
Akhirnya Abang ojolnya pun datang, Maria akhirnya pulang.Dan setelah melihat Maria naik kendaraan,Dio pun juga pulang ke apartemen nya.
Walaupun belum tumbuh rasa cinta dikeduanya tapi Dio adalah tipe lelaki yang bertanggung jawab.Dio akan berusaha melindungi Maria,walau bagaimanapun Maria adalah calon istrinya.
Kegiatan kantor berjalan seperti biasa hingga waktu hari H-2 pernikahan.Karyawan sudah tau jika Presdir mereka akan menikah dua hari lagi,tapi tak ada satupun karyawan yang diundang.dan sebagai gantinya mereka mendapat tiket liburan ke Bali selama lima hari.Dio dengan sengaja mengadakan pesta pernikahan secara tertutup.Itu adalah janji nya kepada Maria yang harus dipenuhi.
"Gak papa deh gak di undang ke nikahan bos,yang penting kita bisa liburan...ya gak guys??"Ucap salah satu karyawan.
"sebenarnya si bos nikah ma siapa sih,kok ditutup tutupin, penasaran gue..!".seru Oca sambil memukul mukul pulpen ke meja.
"Jangan jangan si bos ngehamilin anak orang!!"seru Oca lagi sambil beranjak dari tempat duduknya yang membuat Maria sampai kaget.
"Uhuk uhuk....".Maria sampai terbatuk-batuk saat minum dia mendengar perkataan Oca.
__ADS_1
"kok kamu ngomong nya gitu sih mbak?".ucap Maria yang merasa tersinggung.
"Lho aku kan cuma menduga,kan mungkin aja.kenapa kamu yang tersinggung?!".jawab Oca sewot.
"Bukannya gitu mbak,aku tau pak Dio itu orang baik,dan gak mungkin melakukan yang melanggar norma".jawab Maria menegaskan.
"udah udah ngapain kita debat sih? lagipula kita kan gak ada untung ruginya si bos nikah ma siapa... yang penting kita dapet liburan udah gitu dapet bonus juga.harusnya kita bersyukur,dan ngucapin terimakasih sama bos, bukanya nggosipin di belakang."Jawabannya bijak Aji,,salah satu karyawan senior menengahi perdebatan antar karyawan.
Semuanya kembali bekerja hingga sore mereka bersiap pulang.sebelum pulang mereka berkumpul untuk rapat satu divisi, membicarakan persiapan liburan.
"Wah rugi Mar kamu gak ikut,ini kesempatan gak Dateng dua kali".ujar Oca dengan menepuk punggung Maria.
"Iya maaf temen temen,aku bener bener gak bisa...".Maria meminta maaf kepada teman teman satu divisi denganya.
__ADS_1
Maria dan Dio direncanakan akan fitting baju terakhir, mereka berangkat sendiri sendiri ke butik tempat mereka memesan gaun pengantin.Dikarenakan Maria yang sangat tidak mau hubungannya diketahui karyawan yang lain.mau tidak mau Dio hanya menurut.
Dio sudah sampai di butik sebelum Maria datang,Dio menunggu di ruang khusus yang sudah disediain oleh pihak butik.setelah menunggu lima belas menit akhirnya Maria datang dengan menggunakan taksi online.Dan dengan segera Maria masuk ke butik.Dio sudah memberi tahu jika dia sudah menunggu di ruang tunggu.
Setelah mereka bertemu dan sedikit berbincang, karyawan butik menunjukkan gaun yang sudah dipesan kedua calon mempelai.Maria mencoba dua gaun yang akan digunakan untuk acara akad dan resepsi.
gaun akad berwarna putih lengan panjang dengan rancangan sederhana tapi terlihat manis.sedangkan gaun kedua lebih terlihat glamor,gaun panjang tanpa lengan dengan panjang menjuntai.
Dio merasa terpana melihat Maria menggunakan gaun pengantin.Dalam
beberapa detik wajahnya mematung.Dan tersadar seketika saat Maria memanggil namanya.
"Gimana bagus gak?? tanya Maria..
__ADS_1
""Bagus !!..jawab Dio singkat.
Gaun pengantin sudah pas tanpa ada yang perlu dirubah lagi.sedangkan Dio sudah mencoba setelan jas sebelum Maria datang.sehingga Maria tidak melihat saat Dio mencobanya.keduanya pulang karena sudah selesai dengan acara fitting baju.Dan dengan terpaksa Maria mau diantar pulang Dio karena hari sudah larut.