Gadis Penjual Bunga

Gadis Penjual Bunga
bab 27


__ADS_3

jam empat pagi Maria bangun dengan mata yang masih terkantuk.Dia melihat suaminya masih memeluknya.Diraba wajah suaminya dari kening,pipi,mata,hidung hingga bibir.


"Kamu ganteng banget mas,I love you".


Maria mengecup singkat bibir Dio,dan melepaskan pelukan suaminya dengan perlahan.Maria menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu.Dan ternyata Dio sudah bangun dan berdiri didepan pintu kamar mandi


"Mas udah bangun?".


"he em..... tunggu aku kita jamaah,aku wudhu dulu".


" ya mas".


akhirnya Maria dan Dio sholat subuh berjamaah.setelah selesai Maria menuju dapur untuk membuatkan sarapan sedangkan Dio sibuk dengan laptop nya.


Dio melihat pesan email dan terkejut bahwa perusahaan nya yang berada di Singapura mengalami sedikit problem dan harus segera ia tangani sendiri tanpa perwakilan.


Dio menuruni tangga dan mencari sosok istrinya yang kedapatan sedang memasak nasi goreng.Dio memeluk Maria dari belakang.


"yanx pagi ini aku harus berangkat ke Singapura.... perusahaan ku yang disana lagi ada problem sedikit.kamu bisa nemenin aku kan?".


"tapi mas,maaf aku gak bisa.aku juga ada kerjaan kan disini, lagipula aku mau bilang apa kalo gak masuk,gak mungkin kan aku bilang ikut kamu mas''.


"Makanya yanx kita seharusnya gak nutupin hubungan kita ke karyawan aku,biar mereka tahu posisi mu".


"Aku juga pengen mas,tapi jangan sekarang .... oke".


Maria mematikan kompor dan memutar tubuhnya menghadap suaminya.


"Mas mandi gih,aku siapin kebutuhan mas selama mas di Singapura".


Dengan langkah gontai Dio menuruti permintaan Maria.Dio menghubungi Adam.


"*Dam siapkan pesawat,aku akan ke Singapore pagi ini juga".


"baik tuan*".


Dio segera menuju kamar mandi dan bersiap-siap.


"Mas kira kira berapa hari di sana?mau aku bawain baju berapa?".


"mungkin empat atau lima hari yanx,aku janji begitu selesai aku cepet cepet pulang".


"iya mas......"


satu jam persiapan mereka telah selesai.Dio bergegas meninggalkan apartemen menuju bandara di antar Adam.


"yanx aku berangkat,kamu hati hati ya dirumah.aku udah hubungi bik Nah buat nginep selama aku gak ada,aku juga udah nyuruh pengawal aku buat jagain kamu".


"mas juga hati hati, jaga kesehatan jangan lupa vitaminnya diminum".


"iya sayang,aku pamit."


kecupan sayang di kening Maria,tak lupa Maria juga mencium punggung tangan suaminya.

__ADS_1


"Assalamualaikum"


"Wa'alaikumsalam"


Maria melihat kepergian suaminya.


"oh jadi gini ya rasanya LDR baru juga belum lima menit tapi aku udah kangen".Lirih Maria menunju kamarnya untuk bersiap-siap kerja.


drettt.... drettt.... ponsel Maria mendapat pesan.


"sayang selama aku gak ada kamu kerja atau kemampuan di antar jemput supir,gak boleh nolak oke".


mas mas kamu perhatian banget sama aku.


"iya suami aku yang posesif".


Maria meletakkan ponselnya di nakas dan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.tak sampai tiga puluh menit Maria keluar kamar mandi dan berganti pakaian.Maria menggunakan rok putih dibawah lutut dengan atasan kemeja pink dan menggunakan sepatu berwarna putih.rambutnya sengaja dibiarkan tergerai.sedikit make up membuat wajahnya tampak cantik dan menarik.


Maria menuju lantai dasar dan menuju pelataran apartemen.sebuah mobil sedan BMW berwarna hitam dan seorang supir muda yang ternyata perempuan sudah menunggunya.


"silahkan masuk nyonya...saya Diyana yang ditugaskan Tuan Dio untuk mengantar anda kemanapun dan kapanpun".


"oh ya....saya Maria".


Maria duduk dikursi penumpang dan sesekali melihat Diyana.


"kamu nanti turunkan aku di depan kafe sebelum kantor ya Di..."


"tapi biasanya Dio juga nurunin aku disitu".


"maaf nyonya tidak bisa,anda silahkan bertanya kepada tuan saja ..saya tak berani melawan perintahnya".


Maria mengambil ponsel dan mencoba menghubungi Dio tapi tak berhasil.


"Ah sial ponselnya mati...pasti dia udah terbang".


Dengan wajah kesal Maria terpaksa menuruti sopir barunya.mobil sampai di depan lobby perusahaan.Maria sibuk melihat ke semua arah sebelum dirinya turun dari mobil.Dan lagi lagi Oca si ratu gosip memergokinya dari kejauhan dan memotret Maria saat turun dari mobil mewah.


"kena kau Maria...".Oca menyeringai licik dan berjalan memasuki perusahaan.


Oca mulai melancarkan aksinya,dia telah menyebar foto foto Maria saat turun dari mobil mewah dengan caption "PELAKOR".


karyawan di perusahaan D'LION mendapat pesan grup dan kaget dengan pesan yang mereka terima.Mereka tak percaya jika selama ini Maria yang terlihat seperti wanita baik baik ternyata seorang wanita simpanan.


belum percaya dengan foto foto pertama mereka mendapat foto yang memperlihatkan Maria memasuki mobil Dio Alexander sang CEO perusahaan D'LION.


"wah ternyata dia tidak sebaik yang kita tau "


"ternyata dibalik wajah ayunya dia seorang yang gak punya hati"


para karyawan berasumsi sendiri dengan lelaki Maria, mereka tidak tau apa yang sebenarnya terjadi.


Maria memasuki ruang kerja nya,dia menyapa teman teman nya tapi mereka seolah cuek dan tak menggubris.bahkan mereka melengos tiap Maria sapa.

__ADS_1


"mereka kenapa sih".gumam Maria dalam hati


Maria menyibukkan diri dan tak memperdulikan perlakuan teman teman nya.


"ih kebelet..."Maria bergegas menuju kamar mandi perusahaan dan didapati ada tiga karyawan wanita yang sedang bergosip didalam nya.mereka memandang rendah Maria.


"oh jadi ini si 'pelakor' itu "


"muka aja manis,kelakuan kaya ******"


Maria yang tidak merasa sebagai PELAKOR pun hanya mendiamkan mereka bertiga dan memasuki ruang toilet.Saat di toilet karyawan wanita tadi masih saja menyindir kelakuan Maria.


Maria keluar dan segera mencuci tangan dan merapikan penampilannya langsung meninggalkan ketiga wanita penggosip tadi.


Hingga waktu makan siang tiba Maria ke kantin tidak ada yang mau duduk dengan nya, mereka menyingkir jika Maria mendekat.Tapi tidak dengan Hasan, karyawan baru yang rupawan malah menghampiri Maria.


"aku boleh duduk sini kan?"


"silahkan..."


mereka berdua makan makanan yang sudah mereka pesan berupa bakso dan es teh manis, kebetulan keduanya memesan makanan yang sama.


Maria bengong dan menaruh beberapa sendok sambal ke dalam mangkuk baksonya.


"Mar gak kebanyakan sambelnya....."


"Ap.. apa...."


"itu sambelnya gak kebanyakan?".


"astaghfirullah.... aku ngalamun,gak kemakan deh,huft".


"mau aku pesenin yang baru?".


"gak gak usah San,aku udah gak nafsu".


Hasan dan Maria sesekali bercengkrama seolah tak memperdulikan tatapan aneh teman temannya.Hasan mengetahui perasaan apa yang sedang dirasakan Maria.Dia datang untuk sekedar menghibur Maria.


"kemaren ama siapa, sekarang udah ganti lagi".


"Dasar cewek gampangan"


mereka menatap dan menyindir Maria dengan suara yang sengaja ditinggikan.


_


_


_


_


🌸Dasar mulut deterjen,gak tau aja Maria istri bos.Tau rasa kalian..............

__ADS_1


__ADS_2