
Dio dan Adam menuju perusahaan untuk segera menyelesaikan kendala yang terjadi di perusahaan nya.Dio ingin segera menyelesaikan nya secepatnya.Ia tak sabar untuk pulang dan bertemu dengan istrinya yang sangat ia cintai.
.....................
Perusahaan D'LION Jakarta
Maria pergi kekantor seperti biasa,yang berbeda adalah sekarang ia selalu di antar jemput supir pribadinya.Sebenarnya Maria enggan terlihat mencolok menggunakan mobil mewah ke kantor.Karena setahu karyawan di perusahaan D'LION Maria hanya staf biasa dan berpenghasilan rendah.
Bahkan sekarang beredar gosip bahwa Maria bukanlah gadis baik baik.Dimata karyawan Maria adalah seorang gadis PELAKOR, simpanan bos.
"Diyana.... bagaimana penampilan ku hari ini?".
"seperti biasa nyonya terlihat cantik"
"bukan itu Di....maksud ku penampilan ku tidak mencolok bukan?".
"maaf nyonya apa saya harus jujur?"
",tentu!!"Maria dekan tegas pengucapan dengan sedikit penekanan.
"kalo boleh jujur sebenarnya nyonya terlalu sederhana untuk ukuran istri seorang Presdir dan menantu Tuan besar "
"good.... berarti aku tidak ketahuan kan jika aku ini berasal dari keluarga berada".
Maria menuruni mobil mewahnya dan membungkuk terlebih dulu kepada Diyana yang membuat Diyana bingung.
"Nyonya itu cantik,baik, sopan..... beruntung lah keduanya menjadi suami istri tuan juga sama baiknya".Diyana bergumam dalam hati sambil memasuki mobil dan pergi meninggalkan perusahaan.
Maria memasuki ruang kerjanya dan bersikap profesional.Dia tak menghiraukan tatapan tak suka diwajah teman teman nya.Hingga waktu makan siang pun tiba Maria menuju kantin dan ditemani Hasan satu satunya karyawan yang mau berteman dengannya.
"Mar mau makan apa biar aku traktir"
"gak usah repot-repot San"
"Gak repot aku seriusan"
"yaudah beliin aku paket ayam geprek aja kalo kamu maksa"
", Yaudah kamu tunggu sini aku pesenin bentar ya"
Hasan menarik kursi untuk diduduki Maria dan memesan makanan yang sama dengan Maria.
__ADS_1
keduanya tengah asik mengobrol hingga tiba tiba .....
byur.....segelas air putih disiram kewajah Maria.
"Dasar Lo ya PELAKOR gak tau diri"
perempuan itu mengumpat setelah menumpahkan air kewajah Maria.Maria kaget dan langsung berdiri.orang orang didalam kantin hanya melihat Maria yang sudah basah kuyup bahkan dalamannya terlihat transparan karena baju putih yang dikenakan nya basah.
"Kamu apa apaan sih "Hasan menarik lengan gadis yang ternyata adalah kekasih Hasan yang juga karyawan di perusahaan D'LION, hanya saja mereka beda divisi dan beda lantai kerja.
""kamu yang apa apaan berduaan sama cewe yang jelas jelas kamu tuh pacar aku"
Hasan menenangkan Ayu yang tengah nangis sesenggukan.
"Maaf ya Maria ini semua hanya salah faham..kamu bisa pakai jas aku dulu buat nutupin badan kamu yang basah"Hasan melepas jas nya dan memberikan kepada Maria.
"iya gak papa Dan, mungkin pacar kamu salah paham tentang hubungan kita.kamu tenangin dia dulu,aku mau ke toilet"
"Dasar PELAKOR". umpatan sinis para karyawan yang melihat kegaduhan di kantin.
Maria berjalan tergesa-gesa menuju toilet.
Disudut lain dua orang suruhan Dio sudah mengepalkan tangannya melihat nyonya yang harus di awasi nya harus mengalami kejadian buruk bertubi-tubi.
Dua orang suruhan Dio sudah melaporkan kejadian ini kepada Dio tapi tak pernah Dio gubris sekalipun.pesan dan video yang mereka kirim tak pernah dilihat oleh Tuannya.
_
_
_
_
Singapura....
Dio sudah menyelesaikan tugas tugas nya dan berniat pulang ke Indonesia lebih cepat dari perkiraan.Dio sengaja tak mengabari Maria karena ingin membuat kejutan.
"Dam kita pulang malam ini juga, Siapkan pesawat"
"Maaf tuan....hari ini cuaca buruk ... penerbangan semua ditunda,kita bisa pulang besok pagi jika keadaan membaik".
__ADS_1
"Baiklah kalo begitu kita istirahat saja,dan untuk makan malam aku ingin di kamar saja"
"Baik tuan"
Dio dan Adam menuju kamar masing masing.
Dio yang tengah santai karena pekerjaan nya sudah selesai berniat menghubungi Maria tapi setelah berulang kali di telfon Maria tak mengangkat nya dan membuat Dio khawatir.
Dio berniat menghubungi orang suruhan yang bertugas mengawasi Maria.baru akan menekan ponsel nya menerima pesan dari orang suruhannya.Dilihatnya Maria yang sedang dirundung oleh teman sekantor nya.Bahkan ada video yang memperlihatkan Maria tengah disiram air oleh seorang gadis.
"Sial.......berani berani nya mereka merundung istriku!".
Dio mencengkeram kuat sofa yang didudukinya.Dan menekan nomer Adam di ponsel nya.
dalam deringan pertama Adam langsung menjawab.
"Dam...sini sekarang juga".
Dengan suara keras tegas dan gahar Dio menelfon Adam.
tak butuh waktu lama Adam datang dan mengetuk kamar Dio.Dio langsung berdiri dan membuka kamarnya.Didapatinya Adam berdiri tegak di depan pintu dengan pakaian kasual..
Plak.... tamparan keras mendarat di pipi Adam.
Adam memegang pipinya yang terasa panas akibat tamparan Dio.
"Kau lihat ini...."
Dio memperhatikan foto foto Maria yang sedang dirundung ke hadapan Adam.
"Kenapa kau tak melaporkan kepadaku jika Maria mengalami masalah?".
Dengan kasar Dio menarik kerah Adam, perasaannya saat ini sedang berkecamuk dan tidak bisa dibendung lagi.
"Maaf tuan, kemaren saya sudah berusaha memberi tau anda tapi anda malah menghentikan omongan saya dan berlalu memasuki kamar,dan tadi pagi saya sudah menanyakan tentang nyonya tapi tuan bilang sudah menghubungi nyonya.jadi saya pikir Anda sudah tau".
Dio menghempaskan tubuh Adam dan menuju sofa, pikirannya sangat kalut.sedangkan Adam merapikan pakaian nya yang berantakan dan menunggu perintah Tuannya.
"Kemasi barang barang ku dan aku ingin secepatnya pulang ke Indonesia".
"baik tuan... begitu cuaca sudah membaik...kita akan langsung pulang,dan pilot kita sudah standby tuan"
__ADS_1
pagi pun tiba,Dio dan Adam menaiki pesawat pribadi dan langsung menuju Indonesia.Dio memerintahkan Adam mengantar nya langsung ke perusahaan D'LION agar segera bisa bertemu dengan istrinya.