
Maria sudah siap pergi bersama teman temannya.sekedar hang out di mall dan menonton film bioskop.Dengan dress berwarna mint dan dipadankan dengan denim berwarna putih nampak paras ayu Maria.
Maria Hendak berpamitan Dengan Dio yang duduk santai di ruang tengah sembari menonton TV.
Dio memanggilnya dan menyuruhnya duduk di sebelahnya.
"Duduklah...". pinta Dio.
Maria menurut saja dan duduk disebelahnya agak berjauhan.
Dio memberikan satu ATM dan satu Blackcard untuk Maria gunakan.
"Pakailah sesukamu". Dengan meletakkan dua kartu dimeja tanpa basa basi terlebih dahulu.
"tidak usah,aku masih pegang uang cash lagipula aku juga masih punya simpanan".jawab Maria yang menolak dua kartu didepannya.
"Itu adalah hakmu, ambillah.aku bukan lelaki yang tidak bertanggung jawab terhadap istri.itu adalah kewajibanku memberi mu nafkah,jadi kuharap kau mau menerimanya".jawab Dio menegaskan.
"Baiklah ini aku simpan, terimakasih".Maria mengulurkan tangannya dan berniat mencium punggung tangan suaminya.
"Aku pergi dulu". jika kau butuh sesuatu hubungi saja nomerku, permisi".Maria gegas meninggalkan apartemen untuk bertemu teman-teman nya yang sudah lama tidak dia jumpai.
..........................
__ADS_1
Di salah satu mall terbesar di ibukota yang ternyata juga milik RHINO GRUP Maria dan teman temannya Santi dan Dina bertemu.Dan tanpa disadari Maria, sebenarnya Dio sudah mengutus dua orang pengawal untuk menjaga Maria.
Sesekali Maria dan teman teman nya masuk ke toko tas tapi keluar tanpa membeli apapun,masuk ke toko sepatu dan mencoba beberapa sepatu tapi tidak juga membelinya.
Sebenarnya mereka bisa saja membelinya,tapi karena tidak ingin menghambur hambukan uang mereka tak membeli apapun.setelah Berjam jam keluar masuk toko tanpa membeli apapun, mereka kelelahan dan masuk ke kafe untuk sekedar membeli minuman dan beristirahat.
Tanpa mereka sadari,semua kegiatan Maria sudah dilaporkan kepada tuannya.dan membuat Dio heran adalah,mereka bertiga sama sekali tidak membeli apapun.
"dasar gadis gadis bodoh,buat apa keluar masuk toko tapi tidak membeli apapun".gumam Dio dalam hati sambil merebahkan kepalanya disandaran sofa.
Maria memberi tahu Dio bahwa dia akan pulang terlambat, karena jadwal film yang ingin mereka tonton diputar malam hari.
"Dio maaf aku nanti pulang telat,kau tak usah menunggu ku , makanlah terlebih dahulu"
Setelah berkirim pesan ketiganya masuk ke gedung bioskop yang sebelumnya telah membeli popcorn dan minuman ringan.
........
Tak berpikir lama Dio mengambil kunci mobilnya dan memakai jaket hitam serta topi hitam menuju mall tempat Maria bertemu dengan teman-temannya.
Kebetulan sekali Dio sampai mall saat Maria dan kedua temannya Hendak pulang kerumah masing masing.
"Maria..."panggil Dio dari jarak sepuluh meter.
Maria yang merasa namanya disebut menoleh untuk melihat siapa yang memanggil begitupun Santi dan Dina.
__ADS_1
wah ganteng banget.... gumam Dina dalam hati...
Dio berjalan menghampiri Maria dan tersenyum kepada dua temannya.
"Dio...ngapain kamu kesini". ucap Maria bingung.
"Mau jemput kamu".jawab Dio santai..
"Lo kenal cowok cakep ini Maria?". tanya Santi yang terpana ketampanan Dio.
"e....kenalin Dio...dia..... "Maria tidak berani meneruskan perkataannya,dan Dio sudah mengulurkan tangannya.
"Dio....suami Maria".jawab Dio enteng.
"What...!!!! Suami,kapan Lo nikah?kenapa gak undang undang gue!!".ujar Santi marah mengetahui teman baiknya sudah menikah tanpa mengundang mereka berdua.
"ceritanya panjang,kalo gue ceritain bisa semalem gak kelar".jawab Maria kesal.
Dio memandang wajah istrinya yang lagi cemberut malah terlihat imut dan membuat dadanya bergetar.
"Udah ya gue pulang dulu".pamit Maria kepada dua temannya dan berlalu meninggalkan dio.
"Maria ...Lo utang penjelasan sama kita,awas Lo ya!!ujar Dina berteriak kepada Maria.
Dio yang masih berdiri di samping Dina dan Santi tersadar jika Maria telah pergi meninggalkannya.
__ADS_1
"Maaf saya pamit dulu".pinta Dio dan berlari mengejar istrinya.