
Maria sampai di toko, dilihatnya bunga bunga tersusun rapi.Maria lalu menghampiri Tia yang sibuk menata bunga.Dengan berjalan mengendap-endap Maria berniat mengagetkan Tia.
"Da......".suara kencang keluar dari mulut Tia, sebenarnya Tia sudah melihat Maria dari kejauhan.Hingga dia tau kalau Maria mau menjahilinya.jadi bukan Tia yang kaget malah Maria.
"ih....curang kan aku yang mau ngagetin kamu,kok malah kebalik sih , sebel".gerutu Maria sambil memonyongkan bibirnya .
Mereka berpelukan, melepas rindu dan mengobrol sebelum ada pelanggan yang datang.
"Tia...tadi Dio udah Dateng belum,aku mau buat kejutan kalo aku udah bisa liat".Maria menanyakan kehadiran Dio yang selama beberapa hari ini dia tidak bertemu karena harus menjalani operasi mata.
"kebetulan Dio juga gak pernah kesini sejak kamu dirawat di Rumah sakit, bahkan hari ini juga Dio gak Dateng".jawab Tia yang mengetahui kegalauan Maria.apalagi Maria sangat ingin melihat wajah Dio,wajah lelaki yang berhasil menggetarkan hati nya.
"Kira kira Dio kemana ya?aku gak tau tempat kerjanya, rumahnya, bahkan nama panjangnya pun aku tak tau".Maria mulai menyesalkan karena selama dia berteman tidak pernah menanyakan hal sedetil itu.Yang dia tau bahwa Dio orang yang sangat baik, dilihat dari tutur bahasanya dan tingkah laku nya.Dan yang pasti Tia Pernah berujar bahwa Dio kemungkinan orang kaya dilihat dari pakaian dan mobil yang Dio gunakan.
__ADS_1
Dua Minggu lebih Maria menantikan kedatangan Dio tapi selalu tak pernah ketemu.Maria mulai pasrah, kalaupun mereka berjodoh Tuhan pasti akan mempertemukan mereka.
Maria berencana mulai masuk kuliah lagi.karena dirasa dirinya sudah sehat,dan penglihatan nya sudah kembali.orangtua Maria juga setuju dengan keputusan Maria.
_
_
_
_
Maria sudah siap untuk masuk kuliah lagi, dengan berdandan feminim menggunakan blus putih dan rok selutut berwarna pink serta dipadankan flatshoes kegemaran nya.rambut panjang sengaja dibuarkan terurai tak lupa memakai tas bahu serta buku buku ditangan nya.Maria tampak cantik,dan wajar jika dia menjadi idola kampus.Apalagi dengan kepintarannya serta tindak tanduk yang sopan.Maria turun dari mobil diantar supirnya.Karena Bu Tari masih khawatir jika membiarkan Maria pergi menggunakan taksi online seperti biasanya.
__ADS_1
Semua memandang Maria yang begitu anggun berjalan menyusuri halaman kampus.Dan teman teman Maria pun sudah mengetahui bahwa hari ini Maria sudah mulai masuk lagi.
"Santi...Dina... ".Teriak Maria memanggil teman satu geng nya yang ada di depannya.
Dengan berlari kecil mereka pun saling menghampiri dan berpelukan.Tak terasa mereka tertawa bahkan Karena asyiknya tertawa Santi sampai menitikkan air mata .
"Eh lo Napa nangis San?seru Dina yang melihat Santi malah menitikkan air mata di ujung matanya.
"Gue seneng sampe terharu liat Maria bisa kumpul kita lagi, apalagi sekarang Maria udah bisa liat kita hiks hiks hiks...".sambil sesenggukan Santi terus ngomong hal hal yang memang selama ini pengen mereka obrolkan.
"Yaudah yuk kita ke kantin... nanti kita ngobrol disana,aku udah kangen makanan kantin...".ajak Maria yang ngidam makanan kantin, karena beberapa bulan harus cuti kuliah karena kecelakaan yang menimpanya.
Waktu pun berjalan cepat,tak terasa kelas sudah mau dimulai.mereka bertiga menuju kelas dan mencari tempat duduk dipinggir jendela tempat favorit mereka bertiga.Dosen pun masuk dan kelaspun dimulai.
__ADS_1
Maria Titania .