
Beberapa waktu lalu saat Jacob pergi dari rumah Alice, sebenarnya Lucas sudah memerintahkan anak buahnya untuk mengintai rumah itu dengan menyamar.
Anak buah Lucas berpura-pura menjadi seorang pembersih jalan dan berdiri tidak jauh dari rumah Alice untuk memantau gerak-gerik yang ada dirumah itu.
Tidak lama kepergian Jacob dari rumah itu, Lucas datang kesana dengan anak buahnya untuk menangkap Alice tapi pada saat itu Alice keluar dari rumahnya. Lucas tidak langsung menangkap Alice Walker karena gadis itu dikawal oleh dua orang bodyguard jadi dia akan menunggu Alice kembali, memberikan kejutan untuknya barulah menangkapnya.
Jika dia langsung bertindak bisa jadi Alice lari dan jika sampai itu terjadi dia hanya bisa membunuh dua pengawal yang sedang menjaga Alice, hal itu bisa membuat kesempatannya hilang untuk mendapatkan gadis itu dan akan menjadi sulit baginya untuk mendapati Alice Walker kembali karena dia sangat tahu pengawal itu dari siapa.
Saat Lucas datang hari masih siang, jadi untuk tidak membuat orang-orang curiga mereka berpura-pura menjadi tamu sedangkan senjata tersembunyi dibalik baju mereka.
Lucas mendekati rumah Alice dengan beberapa anak buahnya sedangkan sisanya dia perintahkan untuk menunggu dimobil Van tentu untuk melaporkan padanya jika ada yang datang atau Alice telah kembali.
Dia berdiri didepan pintu rumah itu dan memerintahkan anak buahnya untuk membuka pintu tapi pintu itu terkunci.
Tapi itu bukan masalah untuk mereka, anak buah Lucas membuka kunci itu dengan cara mereka dan tidak lama kemudian pintupun terbuka.
Lucas segera menerobos masuk kedalam rumah Alice Walker, senyum jahat menghiasi wajahnya saat sudah berada didalam sana.
Senyum jahat semakin lebar saat melihat foto Adam Walker tergantung diruang tamu, dia memperhatikan foto itu begitu lama dan bergumam:
"Adam Walker, aku kembali lagi kerumahmu ini, kau tidak pernah menyangka bukan?"
"Seharusnya aku kembali setahun lalu untuk menghabisi putrimu tapi aku tidak punya waktu untuk bermain-main dengannya, tapi sekarang?" Lucas menatap foto Adam Walker dengan tajam sedangkan senyum jahatnya tetap menghiasi wajahnya.
"Aku disini sekarang untuk membalas kematian George tapi kau tidak perlu khawatir dan kau harus bersyukur karena aku tertarik dengan putrimu."
"Jadi lihatlah aku menangkap putrimu dari fotomu itu dan aku harap kau senang mendapat menantu sepertiku nanti."
Setelah berkata demikian Lucas duduk diatas sofa sedangkan dia mulai memerintahkan anak buahnya memasang beberapa bom dirumah itu.
Dia berencana meledakkan rumah itu setelah menangkap Alice Walker karena dia akan menghilangkan jejak dengan meledakkan rumah itu.
Lucas menunggu begitu lama sampai anak buahnya yang berjaga dimobil Van memberi laporan untuknya.
__ADS_1
"Bos, ada sebuah mobil berhenti."
Saat mendapati laporan itu, Lucas memerintahkan anak buahnya untuk berjaga didepan pintu sedangkan Lucas mengintip dari balik jendela untuk melihat siapa yang mendekati rumah Alice Walker.
Dua orang gadis turun dari sebuah mobil dan sedang berjalan kearah rumah tapi bukan Alice Walker, itu putri Jay Walker dan sahabat Alice yang menolong Alice waktu itu.
Lucas langsung memberi perintah kepada anak buahnya yang berada diluar sana:
"Habisi supirnya." perintahnya.
Anak buah Lucas mendekati mobil Olivia, mengetuk jendela mobil itu dan pada saat melihat orang diluar sana Steve menurunkan kaca jendela mobilnya, pada saat itu juga pelipis Steve langsung dipukul oleh anak buah Lucas sampai dia pingsan.
Supaya tidak ada yang curiga, Steve dibuat seolah-olah sedang tidur didalam mobil setelah itu anak buah Lucas kembali berjaga.
Olivia menggandeng Marry tanpa curiga, dia tidak tahu jika supirnya telah dibuat pingsan karena Steve telah memarkirkan mobilnya didepan sana. Olivia mengeluarkan kunci rumah Alice hendak membuka pintu rumah itu tapi ternyata pintunya tidak terkunci.
"Dasar ceroboh." gumam Olivia.
"Angkat tanganmu nona dan jangan berteriak jika tidak aku lubangi kepala kalian." kata anak buah Lucas.
Marry tampak ketakutan,dia langsung memeluk kaki Olivia sedangkan Olivia mengangkat tangannya.
"Kakak, aku takut." Marry menyembunyikan wajahnya dikaki Olivia dan menangis.
"Hei siapa kalian!" tanya Olivia.
"Masih ingat denganku nona." Lucas berdiri didepan Olivia.
"Kau!!" bagaimana mungkin dia lupa orang yang telah menggangu sahabatnya, ada apa sebenarnya ini?
Apa Alice terlibat sesuatu dengan pria ini? Kenapa sahabatnya tidak menceritakan hal ini padanya!
"Katakan padaku dimana Alice Walker?" Lucas meletakkan senjatanya dibawah dagu Olivia.
__ADS_1
"Aku tidak tahu!" jawab Olivia.
Dia berharap Alice akan lama kembali, sekarang dia jadi tahu kenapa kakaknya memerintahkan bodyguard untuk menjaga Alice. Jika dia tahu sejak awal dia tidak akan meminta kedua pengawal itu untuk pergi dan lagi-lagi kenapa tidak ada yang mengatakan hal ini padanya?
Kakaknya memang menghubunginya tadi pagi dan memintanya untuk membawa Alice pulang kerumah tapi mana dia tahu jika Alice sedang diincar oleh seseorang?
"Tidak masalah, kalian umpan yang bagus untuk membawanya padaku, tangkap dia!" perintah Lucas.
"Hei kau!!"
Pada saat itu seseorang menempelkan sesuatu dihidung Olivia sedangkan yang satunya lagi menangkap Marry dan melakukan hal yang sama.
Olivia dan Marry langsung pingsan, dengan cepat Lucas memerintahkan anak buahnya untuk membawa kedua gadis itu kedalam mobil dengan diam-diam supaya tidak ada yang curiga.
Dengan perintah Lucas, Olivia dan Marry dibawa kedalam mobil yang sudah dia siapkan, didalam mobil itu sudah ada pelayan pribadinya. Lucas memerintahkan pelayanan pribadinya untuk membawa kedua gadis itu untuk pergi sedangkan dia menunggu didalam mobil Van.
Dia akan menunggu sebentar lagi untuk melihat apakah Alice Walker akan segera kembali?
Beberapa saat menunggu dia mulai gusar, Lucas segera memerintahkan anak buahnya untuk meledakkan rumah Alice Walker. Lagi pula dia sudah dapat umpan yang bagus jadi dia yakin Alice pasti akan datang padanya.
Saat rumah itu meledak, Lucas belum beranjak dari sana, dia tampak tersenyum dengan puas melihat rumah musuhnya yang terbakar.
Dia melihat kobaran api dari kaca spion mobil Vannya tapi siapa yang menyangka Alice Walker berlari kearah rumahnya seorang diri tanpa dua bodyguard yang mengawalnya tadi?
Alice berdiri didekat mobil Lucas karena disana memang terdapat beberapa mobil sedang terparkir, Alice hendak berlari kearah rumahnya tapi Lucas sudah memerintahkan anak buahnya untuk menangkap Alice Walker.
Tanpa gadis itu duga, anak buah Lucas langsung menarik tangannya dan membiusnya.
Lucas tampak tersenyum puas saat melihat Alice Walker tidak sadarkan diri didalam mobilnya, dia segera memerintahkan anak buahnya untuk langsung pergi sebelum ada yang curiga.
"Alice Walker, akhirnya aku mendapatkanmu tanpa bersusah payah."
Lucas segera menghubungi pelayan pribadinya untuk melakukan rencana selanjutnya.
__ADS_1