Hot Mother And The Bos Mafia Season 2

Hot Mother And The Bos Mafia Season 2
Akhir dari Becca


__ADS_3

Becca membuka matanya dan merasakan kepalanya yang berdenyut akibat alkohol yang dikonsumsinya.


Becca melihat sekelilingnya yang tampak asing, dimana dia berada saat ini? Kenapa dia tidur dilantai yang dingin itu?


Seingatnya semalam dia bersama dengan Jacob disebuah bar, lalu kenapa dia ada ditempat itu saat ini? Becca berusaha bangun dari atas lantai dan duduk dilantai yang dingin itu, tapi satu hal yang membuatnya heran, kenapa kaki dan tangannya di ikat dengan rantai?


Pada saat itu Jacob dan Andrew masuk kedalam ruangan itu, tampak Jacob menatap Becca dengan dingin dan menghampiri mantan kekasihnya itu.


"Sudah bangun, putri tidur!"


"Jacob, apa maksudnya ini? Kenapa aku ada disini dan kenapa kau mengikatku seperti ini?" tanya Becca keheranan.


Andrew memberikan sebuah kursi untuk bosnya dan Jacob duduk didepan Becca, matanya masih menatap wanita itu dengan tajam.


"Seharusnya kau tahu Becca, apa yang telah membuatmu harus berada ditempat ini!" katanya dengan dingin.


"Honey, jangan bercanda denganku. Ini pasti tipuanmu saja untuk menakut-nakutiku bukan?"


"Hahahahaha..!!" Jacob tertawa terbahak-bahak.


"Aku memang suka menipu tapi aku hanya menipu gadis yang aku sukai bukan menipu rubah sepertimu!"


"Jacob ini sama sekali tidak lucu!" Becca mulai takut sekarang, sepertinya Jacob tidak bercanda.


"Andrew."


Saat mendengar panggilan bosnya, Andrew segera mendekati bosnya dan memberikan sebuah pedang pada bosnya.


Jacob mengambil pedang itu dan meletakkan mata pedang yang tajam itu dibawah dagu Becca, hal itu membuat Becca semakin ketakutan.


"Jacob jangan bermain-main dengan benda tajam ini." Becca bergidik ngeri melihat mata pedang yang begitu tajam dibawah dagunya.


"Becca, sejak kapan aku pernah bermain-main?"


"Jacob, apa kesalahanku sampai kau memperlakukanku seperti ini?" Becca mulai merasa mata pedang itu mulai menggores kulit dagunya.


"Kau tidak tahu? Bukankah aku sudah katakan jangan sentuh Alice Walker!!!" teriak Jacob marah.


Mata pria itu semakin memancarkan api kemarahan sampai membuat Becca bergidik ngeri.


"Aku tidak menyentuhnya, bukankah kau telah membunuhnya?" sangkal Becca dengan cepat.


"Oh!" Jacob bangkit berdiri, menarik pedangnya dan melihat mata pedang yang tajam tapi kemudian Jacob kembali melihat kearah Becca.


"Entah kenapa kau begitu bodoh menganggap aku telah menghabisinya."


Becca menelan ludahnya,tidak mungkin? Padahal menurut perhitungannya Alice Walker pasti sudah mati.


Jacob mengarahkan mata pedangnya ketangan Becca dan menggores lengan wanita itu.

__ADS_1


"Seingatku kau bilang ingin menikam Alice dan aku juga ingat, sebuah goresan ditangannya waktu itu dan bisa aku simpulkan goresan itu dia dapat darimu!"


Becca meringis karena Jacob menekan pedang yang berada ditangannya hingga menimbulkan sebuah luka disana. Kenapa dia begitu bodoh mengatakan hal ini? Tapi dia mengira Jacob bersungguh-sungguh ingin kembali padanya dan dia juga mengira Alice Walker sudah mati.


"Tidak Jacob, bukan aku!" elaknya.


"Becca aku sudah memperingatimu sebelumnya jangan pernah menyentuh Alice Walker, jika kau berani maka aku akan menghabisimu tanpa ampun!"


"Kau tahu bukan? Mata ganti mata, gigi ganti gigi dan?" Jacob semakin menekan pedang yang berada ditangan Becca sampai membuat Becca berteriak kesakitan.


"Tangan ganti tangan!" katanya lagi.


"Jacob, maafkan aku dan tolong lepaskan aku, aku berjanji tidak akan mengganggumu lagi." teriak Becca histeris. Sekarang dia menyesal dengan perbuatannya.


"Baiklah, aku akan mempertimbangkannya tapi dengan syarat, beritahu aku siapa yang telah membunuh keluarga Alice Walker?"


Becca mengigit bibirnya, kenapa Jacob selalu menanyakan hal ini? Walau apapun yang terjadi dia tidak akan mengatakan pada Jacob bahwa kakaknyalah yang telah menghabisi keluarga Walker.


"Aku tidak tahu jadi jangan tanyakan ini padaku!" Becca membuang pemandangan.


Jacob berjongkok didepan Becca dan memegangi dagunya.


"Kau tidak tahu tapi kau berani menghasut Alice Walker dengan cara itu?"


Jacob menatap Becca dengan penuh kamarahan sedangkan Becca semakin ketakutan, apapun yang terjadi dia tidak akan mengatakan pada Jacob.


"Jawab Becca!!"bJacob semakin kesal.


"Baiklah." Jacob bangkit berdiri.


"Andrew, rentangkan tangan kanannya. Aku akan mengambil tangan yang sudah berani melukai Alice." perintahnya.


Andrew mengangguk dan mendekati Becca dengan beberapa anak buah yang ada disana untuk merentangkan tangan Becca.


"Jacob jangan !!"


Becca berteriak histeris tapi pada saat itu Jacob sudah mengayunkan pedang yang dipegangnya kelengan Becca dan?


"Crash!!" lengan kanan Becca langsung terputus karena terpotong oleh pedang tajam itu.


Teriakan Becca menggema diruangan itu, dia hanya bisa menangis dan menahan sakit ditangan kanannya yang sudah terputus tanpa bisa berbuat apa-apa.


"Aku beri kesempatan sekali lagi padamu, cepat katakan padaku siapa yang telah menghabisi keluarga Walker?"


Becca memegangi lengan kanannya sambil menggeleng, darah segar terus mengucur dari lengannya yang putus.


"Sudah aku katakan, aku tidak tahu!"


Jacob semakin gusar, sepertinya Becca tidak akan mengatakan siapa yang telah membunuh keluarga Alice.

__ADS_1


"Andrew, keluarkan lidahnya. Aku juga akan mengambil lidah yang telah berani menghasut hubunganku dengan Alice dan yang telah berani memerintahkan seseorang untuk membunuh Alice dengan sebuah bom."


Saat mendengar itu wajah Becca semakin pucat, tubuhnyapun semakin bergetar ketakutan.


"Jangan Jacob, cepat kau bunuh aku sekarang juga!" pintanya.


"Orang yang berani mengabaikan peringatanku maka akan mati dengan cara yang mengerikan!Andrew laksanakan!"


Andrew mendekati Becca dengan sebuah tang ditangannya tapi sebelum itu Andrew telah memberikan sebuah gunting pada bosnya.


Becca memundurkan tubuhnya tapi dua orang pria menahan tubuhnya hingga dia tidak bisa bergerak.


Mata Becca melotot saat kedua pria itu memaksa membuka mulutnya sedangkan Andrew sudah menarik lidahnya keluar menggunakan tang yang berada ditangannya.


Becca bergumam tidak jelas dan hanya bisa menangis, matanya masih melotot untuk melihat lidahnya dan tanpa ampun Jacob menggunting lidah Becca begitu saja.


Setelah selesai Andrew mendorong tubuh Becca, wanita itu hanya mampu menangis marasakan sakit luar biasa dilengan dan pangkal lidahnya.


Kini dia tidak bisa berbicara sama sekali, dengan tangan kirinya yang bergetar Becca memegangi mulutnya yang terus mengeluarkan darah akibat lidahnya yang sudah terputus.


Jacob membuang gunting yang dipegangnnya begitu saja dan kembali menatap Becca dengan tajam.


"Jadi Becca, apa kau masih tidak mau mengatakan padaku siapa yang telah membunuh keluarga Alice? Jika kau mengatakannya maka aku akan mengampuni nyawamu."


Becca diam saja, sudah tidak bisa menjawab Jacob. Dia hanya bisa menggelengkan kepalanya.


"Oh ya aku lupa kau sudah tidak punya lidah untuk berbicara dan tangan lagi untuk menulis, tapi satu tanganmu masih ada bukan?"


Saat itu Andrew meletakkan sebuah kertas didepan Becca.


"Cepat kau tulis nama orang yang telah menghabisi keluarga Alice."


Becca kembali menggeleng, dalam hati Becca mengucapkan selamat tinggal pada kakaknya dan dia berharap kakaknya tidak berurusan dengan Jacob nantinya.


"Baiklah Andrew, apa kau sudah memberi makan buaya hari ini?"


Saat mendengar itu Becca semakin ketakutan, sepertinya dia akan mengalami kematian yang mengerikan. Seharusnya dia melepaskan Jacob dan tidak menghasut Alice Walker.


"Maaf master, sudah tiga hari aku lupa memberi mereka makan."


"Bagus, para buaya itu akan makan enak hari ini. Lempar tubuhnya kekolam buaya dan kau harus pastikan dia tidak berenang ketepian dan kabur, pastikan para buaya itu mencabiknya sampai habis."


"Siap master." Andrew hendak mendekati Becca tapi Jacob kembali memberinya perintah.


"Andrew, awetkan tangan dan lidahnya. Kirimkan itu ke Brazil!"


Andrew menunduk hormat padanya dan menjalankan perintah pria gila itu untuk memberi makan para buayanya.


Jacob segera pergi dari sana, dia yakin Becca pasti mengenal orang yang membunuh keluarga Alice dengan baik.

__ADS_1


Tadinya dia ingin membuat Becca mati tanpa jejak tapi sekarang dia berubah pikiran, saat tangan dan lidah itu sampai ke Brazil, dia ingin lihat selanjutnya apakah orang yang membunuh keluarga Alice akan muncul?


Hari itu Becca menerima kematian mengerikannya akibat mengabaikan peringatan Jacob.


__ADS_2