Hot Mother And The Bos Mafia Season 2

Hot Mother And The Bos Mafia Season 2
Keputusan Alice


__ADS_3

Diruangan itu, suasana begitu hening bahkan Jacob tidak menjawab pertanyaan Alice. Pria itu hanya menatap Alice dengan tajam sedangkan Andrew masih mengarahkan senjatanya pada Alice.


"Jacob, jawab!!" Alice berteriak padanya.


"Ms Alice, sebaiknya kau turunkan senjata itu." pinta Andrew.


Jacob menurunkan senjata Andrew dan meminta pria itu untuk keluar dari ruangan itu karena dia ingin berbicara berdua dengan Alice.


Dengan berat hati Andrew keluar dari ruangan itu, tapi saat melewati Alice, Andrew menatap gadis itu dengan tajam. Tatapan matanya seoalah-olah mengancam Alice dan akan membunuhnya jika gadis itu berani melukai bosnya walau sedikit saja.


Setelah kepergian Andrew dari ruangan itu, Jacob hendak berjalan mendekati Alice tapi Alice kembali berteriak padanya.


"Jangan mendekat Jacob, cepat kau jawab pertanyaanku!"


"Alice sayang, kenapa kau menuduhku seperti itu?" Jacob balik bertanya.


"Jangan basa basi denganku Jacob, cukup kau jawab saja pertanyaan dariku. Apa kau yang telah membunuh keluargaku?"


Alice masih menangis dan menatap pria itu dengan tajam, sebenarnya dalam hatinya sakit harus mengancam pria itu.


"Jawaban apa yang ingin kau dengar?" Jacob kembali mendekati Alice dan memegangi senjata yang dipegang oleh gadis itu.


"Alice Walker, aku tanya padamu,apa kau akan percaya dengan jawabanku? Apa kau akan percaya dengan setiap ucapan yang aku katakan?" Jacob menatap Alice dengan tajam dan masih memegangi senjata Alice bahkan mengarahkan benda itu didada kirinya.


Alice mengigit bibirnya, selama diperjalanan dia sudah memikirkan hal ini, dia percaya jika bukan Jacob yang menghabisi keluarganya dan dia akan tetap percaya apapun yang Jacob katakan.


Sepertinya Becca mengenal orang yang membunuh keluarganya, dia curiga jika Becca sangat mengenal orang itu hingga Becca mempunyai foto keluarganya dan memfitnah Jacob didepannya supaya dia membenci Jacob.


Alice merasa jika ini tidaklah mudah, orang yang menghabisi keluarganya pasti sangatlah berbahaya, walaupun awalnya dia sempat curiga dan membenci Jacob tapi selama karirnya menjadi polisi dia harus pandai menilai orang.


Dia tahu pria itu tidak mungkin terlibat apalagi dia sudah mengenal ibu dan adiknya yang baik, bahkan selama ini Jacob selalu baik padanya.

__ADS_1


Dan selama diperjalanan itu pula, Alice memutuskan sesuatu dan ini adalah keputusan yang paling berat untuknya.


Sepertinya dia sudah semakin dekat dengan pembunuh keluarganya dan dia tidak mau melibatkan siapapun Juga dalam masalah pribadinya.


Dia tahu Jacob akan membantunya tapi dia tidak akan bisa melihat pria itu terluka ataupun mati hanya gara-gara permasalah pribadinya.


Dia sudah melihat kematian keluarganya dan dia tidak akan sanggup jika melihat Jacob mati didepannya apalagi dia sudah menyadari perasanannya pada Jacob jika dia mencintai pria itu.


Saat membayangkan Jacob mati didepannya saja sudah membuat Alice takut, jika itu terjadi lebih baik dia yang mati.


Jadi Alice memutuskan untuk membuat Jacob membencinya dengan mengarahkan senjata itu pada Jacob, dia berharap pria itu membencinya setelah ini dan tidak mencarinya lagi.


Saat masuk kedalam ruangan Jacob, dia langsung mengarahkan senjatanya pada Jacob, dia menangis karena harus melakukan hal itu supaya Jacob membencinya, semua itu dia lakukan supaya orang yang dia cintai itu tidak terlibat dengan permasalahannya.


Bahkan saat Andrew mengarahkan senjatanya Alice berharap Andrew menembaknya, mungkin dengan demikian dia akan langsung mati dan melupakan dendamnya hingga dia tidak melibatkan siapapun juga.


Selama dia hidup dia akan terus mengingat kematian keluarganya jadi Alice berpikir, mungkin kematian lebih baik saat ini.


Dia bahkan berteriak pada Jacob dan berpura-pura menatap pria itu penuh dengan kebencian. Mungkin dia dianggap bodoh tapi dia melakukan ini supaya Jacob membencinya dan menjauh darinya.


"Alice, jika aku menjawab bukan aku yang membunuh keluargamu apa kau akan percaya padaku? Apa kau akan percaya setiap ucapan yang aku katakan?" Jacob kembali menanyakan hal yang sama.


Alice memejamkan matanya, dalam hatinya berkata jika dia percaya tapi bagaimanapun caranya dia harus membuat Jacob membencinya.


"Jadi apa kau yang menghabisi keluargaku?" Alice pura-pura tidak percaya.


"Alice jika kau menganggap demikian maka tembak aku, aku ada dihadapanmu jadi kau bisa membunuhku saat ini." Jacob kembali mengarahkan senjata yang dipegang Alice kedadanya.


Alice menatap Jacob dengan tajam begitu pula dengan Jacob, setelah itu Alice menurunkan senjatanya, bagaimanapun juga dia tidak akan bisa menembak pria yang dicintainya itu.


Alice segera memutar tubuhnya, berdiri membelakangi Jacob dan mengusap air matanya yang terus mengalir dikedua matanya.

__ADS_1


"Jacob, setelah ini tolong jangan mencariku lagi." pintanya.


"Tidak akan, walaupun kau melarang aku akan tetap mencarimu." Jacob berjalan mendekati Alice dan memegangi tangannya tapi Alice langsung menepisnya.


"Jacob, tidakkah kau tahu?" Alice memejamkan matanya sebelum melanjutkan ucapannya.


"Aku sangat membencimu!" saat mengatakan itu hati Alice sangat sakit, tapi dia harus melakukannya supaya Jacob membencinya dan tidak mencarinya lagi supaya pria itu tidak terlibat dengan permasalahannya.


Alice segera melangkah, keluar dari ruangan itu, disaat dia menyadari perasaanya disaat itu juga dia harus mengatakan benci pada orang yang dia cintai supaya pria itu tidak terlibat dengan masalah pribadinya.


Jacob melihat kepergian Alice dengan sejuta pertanyaan dihatinya, apakah Alice benar-benar membencinya?


Jacob mengusap wajahnya, semua ini gara-gara Becca dan wanita itu telah mengabaikan peringatannya.


Mata Jacob berkilat marah, sepertinya Becca tidak bisa dibiarkan begitu saja dan dia yakin wanita itu pasti tahu siapa yang telah membunuh keluarga Alice.


"Becca, kau telah menggali lubang kuburmu sendiri tapi aku tidak yakin kau bisa dikuburkan nantinya karena akan aku pastikan, kau akan habis tanpa sisa!"


Setelah berkata demikian Jacob mengambil ponselnya untuk menghubungi Becca, dia akan mengajak wanita itu bertemu dan akan dia pastikan jika itu adalah pertemuan terakhir mereka.


Saat mendengar Jacob mengajaknya bertemu, Becca sangat senang. Dalam bayangannya Jacob pasti sudah menyingkirkan Alice Walker karena gadis bodoh itu pasti langsung mencari Jacob untuk menghabisinya.


Dan lihatlah hasilnya, dialah yang mendapat keuntungan dari menghasut gadis bodoh itu dan dia yakin saat ini Jacob ingin kembali padanya.


Pria itu pasti merasa jika tidak ada wanita yang lebih baik darinya, sejauh ini Becca merasa sangat puas. Jika Jacob sudah kembali padanya maka akan dia manfaatkan.


Setelah menghubungi Becca, Jacob segera keluar dari ruangannya, didepan sana tampak Andrew telah menunggu perintahnya.


"Andrew, ikut aku kesuatu tempat."


Andrew menunduk hormat dan menjawab.

__ADS_1


"Siap master."


Mereka segera pergi dari sana untuk memberikan pelajaran pada Becca.


__ADS_2