Hot Mother And The Bos Mafia Season 2

Hot Mother And The Bos Mafia Season 2
Hasutan Becca


__ADS_3

Downtown st. Louis Apartmens.


Saat itu Alice turun dari taxi yang ditumpanginya dan melihat bangunan tinggi yang ada didepannya, Alice datang kesana untuk menemui Becca.


Ya, orang yang menahan tangan Alice adalah Becca. Tadinya Becca ingin menemui Jacob tapi pada saat dia turun dari mobilnya, Becca melihat Alice Walker masuk kedalam gedung itu.


Becca tercengang tidak percaya, dia kira Alice Walker sudah mati terkena ledakan bom yang dia kirim, tapi ternyata?


Becca berdiri didepan perusahaan Jacob, sepertinya Alice Walker tidak mudah untuk dibunuh. Pada saat itu sebuah ide muncul dikepala Becca, dari pada membunuh Alice Walker, bukankah lebih menyenangkan membuat gadis itu membenci Jacob dan menjauhi pria itu?


Bahkan bisa saja gadis itu akan mati ditangan Jacob, bukankah hal itu sangat menguntungkan dirinya sehingga dia tidak perlu mengotori tangannya untuk melenyapkan gadis itu?


Saat Becca sedang berpikir tampak Alice Walker berlari keluar dan hendak menyetop sebuah taxi, inilah kesempatannya.


Becca menahan tangan Alice sebelum gadis itu menyetop sebuah taxi.


"Kau!!!" saat melihat Becca perasaan Alice semakin bertambah kesal. Kenapa harus bertemu dengan wanita itu disaat situasi hatinya sedang seperti itu?


"Kau Alice Walker, ternyata kau punya banyak nyawa!" Becca melihat Alice penuh dengan kebencian.


"Jangan bercanda denganku, lepaskan tanganku karena kita tidak ada urusan sama sekali!" Alice menepis tangannya dari pegangan tangan Becca.


"Aku rasa, sebentar lagi kau tidak akan berkata demikian!" Becca mendekati Alice dan berbisik ditelinganya.


"Alice Walker, apa kau tidak ingin tahu siapa yang telah membunuh keluargamu?"


Saat mendengar itu,mata Alice terbelalak kaget. Dari mana Becca bisa tahu permasalahan ini?


"Madam, jangan main-main denganku!!" Alice bertambah kesal.


"Aku sedang tidak bermain-main denganmu Alice Walker, jika kau ingin tahu lebih lanjut maka datanglah ke Downtown st.Louis Apartmens lantai 15 dan aku tunggu kedatanganmu."


Becca langsung melangkah pergi meninggalkan Alice dan tidak lupa dia juga menyebutkan nomor kamar apartemennya, dia akan menunggu gadis itu disana dan kali ini dia yakin, gadis itu pasti akan membenci Jacob.


Setelah kepergian Becca, Alice memutar langkahnya, kembali kedalam ruangan Jacob untuk mengambil tasnya


setelah itu dia pergi ke Downtown st.Louis Apartmens untuk menemui Becca.


Saat tiba disana, dengan cepat Alice menuju kelantai 15 untuk menuju kesebuah kamar dimana Becca telah menunggunya.

__ADS_1


Didepan kamar itu tampak seorang pria telah menunggunya dan membukakan pintu untuk Alice. Dalam sana tampak Becca sedang menunggu kedatangan Alice dengan selembar foto ditangannya.


"Cepat katakan padaku, dari mana kau tahu siapa yang telah membunuh keluargaku?" tanya Alice tanpa basa basi saat dia sudah berada didalam sana.


"Santai saja Alice Walker, aku akan mengatakan semuanya padamu hari ini dan aku harap kau menyiapkan hatimu untuk mendengarnya."


"Madam, cepat katakan! Aku tidak punya banyak waktu!" teriak Alice marah.


Becca bangkit berdiri, berjalan menghampiri Alice. Wanita itu menatap Alice penuh dengan kebencian.


"Asal kau tahu Alice Walker, yang membunuh keluargamu adalah Jacob!" katanya.


Alice menahan nafasnya dan terbelalak kaget, tidak mungkin!


"Jangan menipuku madam! Kau mengatakan ini supaya aku membenci Jacob bukan?"


"Kau benar-benar naif! Apa kau pikir Jacob mendekatimu tanpa suatu tujuan?"


"Jangan banyak bicara, ayahku tidak punya dendam padanya!"


"Hahahahahaha..!!" Becca tertawa terbahak-bahak.


"Madam, apapun yang kau katakan aku tidak akan percaya!" Alice mengepalkan tangannya, dia tidak percaya bahwa Jacoblah yang telah menghabisi keluarganya.


"Alice Walker, dengarkan perkataanku baik-baik dan buka telingamu."


"Keluarga Jacob adalah mafia dan ayahmu adalah seorang agen FBI, coba kau pikirkan sendiri kenapa Jacob mendekatimu?"


"Aku rasa ayahmu telah menyinggung keluarga Smith sehingga Jacob melenyapkan keluargamu, dan jika kau tidak percaya aku punya buktinya."


Emosi Alice semakin meninggi saat mendengar perkataan Becca, tapi dalam hati kecilnya tidak percaya dengan ucapan Becca.


Becca melambaikan foto yang dipegangnya didepan Alice dan tersenyum penuh kemenangan, kali ini Alice Walker pasti akan membenci Jacob dan dia berharap gadis itu mati ditangan Jacob.


"Lihatlah, ini foto keluargamu yang aku ambil dirumah Jacob. Jangan tanya kenapa aku bisa tahu akan hal ini karena aku sudah berhubungan setahun lebih dengannya dan aku sudah tahu semua tentang Jacob. Sedangkan kau?"


Becca melihat Alice dengan tatapan menghina.


"Kau hanya gadis malang yang dia permainkan untuk memuaskan hatinya saja!"

__ADS_1


Alice mengambil foto yang diberikan oleh Becca, matanya terbelalak kaget saat melihat foto keluarganya. Benarkah yang Becca katakan?


"Madam, katakan padaku apa tujuanmu mengatakan ini padaku?"


"Aku hanya membuka matamu Alice Walker, anggap saja aku sedang membantumu terbebas dari pembunuh keluargamu dan balas dendam, itupun jika kau bisa membunuh Jacob!"bjawab Becca dengan penuh percaya diri.


Air mata Alice mulai mengalir dikedua matanya. Peringatan ayahnya kembali terngiang dikepalanya saat ayahnya memperingatinya untuk tidak terlibat dengan keluarga Smith. Apakah ini alasannya?


Apakah benar ayahnya telah mengusik keluarga Smith sehingga Jacob menghabisi keluarganya?


Becca tertawa penuh kemenangan dan melangkah pergi, Sepertinya dia telah berhasil menghasut gadis itu. Sekarang dia hanya perlu duduk dengan manis menonton pertunjukkan selanjutnya.


Setelah Becca meninggalkannya, Alice mengusap air matanya. Gadis itu melangkah pergi sambil membawa foto keluarganya.


Sepertinya dia harus menemui Jacob dan menanyakan permasalahan ini. Jika benar Jacob yang telah membunuh keluarganya maka akan dia bunuh tanpa ragu sekalipun nyawa taruhannya.


Alice kembali menaiki sebuah taxi menuju keperusahan Jacob, mata Alice dipenuhi kemarahan, tangannya mencengkram foto keluarganya dengan erat.


"Jacob, jika benar kau telah membunuh keluargaku maka lihatkah, aku akan membunuhmu tanpa ragu." katanya dalam hati.


Sedangkan saat itu Jacob, setelah meeting yang melelahkan selama berjam-jam akhirnya pria itu kembali menuju ruangannya.


Dia kembali kesana untuk mengambil tas Alice, setelah itu dia ingin pergi kerumah Alice untuk menemui gadis itu. Dia berharap Alice mau mendengarkan penjelasannya nanti dan mau percaya dengan ucapannya.


Jacob masuk kedalam ruangannya tapi dia tidak mendapati tas Alice disana. Apa Alice telah kembali untuk mengambil tasnya?


Pada saat itu Andrew masuk kedalam ruangannya dan mengatakan sesuatu. Dia mendapat laporan dari anak buah yang dia tugaskan untuk mengikuti Becca, sebenarnya anak buahnya sudah sedari tadi memberikan laporan saat melihat Becca berbicara dengan Alice.


Tapi Andrew tidak menjawab panggilan dari anak buahnya dikarenakan harus mengikuti bosnya meeting. Sebab itulah Andrew baru mengetahui hal itu saat melihat ponselnya setelah selesai menemani bosnya meeting.


"Master, anak buahku yang mengikuti Becca mengatakan bahwa beberapa waktu lalu Ms Alice pergi untuk menemui Becca."


Rahang Jacob mengeras, untuk apa Alice menemui Becca? Apa yang direncakan Becca?


"Kalau begitu segera cari Alice." Jacob hendak keluar dari ruangannya tapi tiba-tiba saja Alice muncul dari balik pintu sambil menodongkan sebuah senjata api kearahnya.


Gadis itu tampak melihatnya penuh dengan amarah dan menangis.


Saat melihat itu Andrew langsung mengeluarkan senjata apinya dan mengarahkan benda itu pada Alice, dia harus melindungi bosnya.

__ADS_1


"Jacob Smith, katakan padaku apa kau yang telah membunuh keluargaku?" Alice mengarahkan senjata yang dipegangnya tepat kearah Jacob.


__ADS_2