
Malam itu di The Viper Room, tempat itu adalah club terbaik yang ada California.
Tampak Jacob sedang menunggu seseorang, tentu saja orang yang dia tunggu adalah Becca mantan kekasihnya.
Orang yang telah berani mengabaikan peringatannya dan orang yang telah berani mengganggu hubungannya dengan Alice Walker.
Malam ini dia akan membuat Becca menikmati malam terakhirnya dan saat nanti, jangan harap wanita itu bisa menikmati malam lagi.
Jacob sedang duduk disebuah kursi panjang dengan segelas minuman ditangannya, sedangkan Andrew tampak berdiri disisinya dengan setia.
Didepan pintu masuk bar itu, tampak Becca sedang masuk kedalam tempat itu. Becca tampak sudah tidak sabar untuk menemui Jacob.
Kali ini dia yakin Jacob akan memohon padanya supaya dia mau kembali pada pria itu. Itulah sebabnya Becca tampak begitu percaya diri.
Becca mengedarkan pandangan, untuk mencari Jacob disana. Tidak perlu bersusah payah mencari pria itu karena Jacob begitu menarik perhatian.
Senyum langsung mengembang diwajah Becca saat melihat pria tampan yang sedang menatapnya dengan tajam.
Becca berjalan sambil melenggak lenggokkan bokongnya agar terlihat sensual untuk menarik perhatian Jacob tapi dia tidak tahu Jacob menatapnya dengan pandangan jijik dan penuh dengan amarah.
"Honey, maaf telah membuatmu menunggu." Becca langsung duduk disamping Jacob.
"It's okay Becca, nikmati saja malam ini karena aku ingin memperbaiki hubungan kita."
"Jacob, apa kau berkata begitu karena kau ingin kembali denganku?" Becca bertanya demikian tanpa basa basi lagi dengan penuh semangat.
Dia sudah sangat yakin jika Jacob pasti akan kembali padanya karena dia juga yakin Alice Walker pasti sudah mati ditangan Jacob.
Lihatlah, pada akhirnya dialah yang akan menang dan tertawa. Sungguh tidak sia-sia rencananya menghasut gadis bodoh itu.
Jacob hanya menatap Becca dengan tajam tanpa menjawab pertanyaan wanita itu, saat ini yang ada didalam pikirannya adalah bagaimana nantinya dia akan menyiksa Becca, yang pasti tidak akan dia ampuni.
"Becca, apa tadi kau bertemu dengan Alice Walker?" Jacob mulai memancing.
Becca melihat kearah Jacob, apa rubah si*alan itu mengatakan sesuatu pada Jacob? Tapi dia tidak perduli karena Alice Walker pasti sudah mati.
"Jacob, untuk apa membicarakan orang yang sudah mati? Bukankah lebih baik kita memperbaiki hubungan kita?"
__ADS_1
"Wah, kau sangat pandai Becca, dari mana kau tahu jika Alice Walker sudah mati?"
Becca tersenyum dengan licik, dari ucapan Jacob bisa dia simpulkan jika Jacob benar-benar sudah menghabisi Alice Walker.
"Honey, aku kenal siapa kau! Kau pasti tidak akan mengampuni orang yang akan membunuhmu sekalipun orang itu seorang wanita." ujar Becca dengan percaya diri.
"Bravo, kau benar-benar pandai." Jacob menuangkan segelas minuman dan memberikannya pada Becca.
Becca mengambil gelas minuman itu tanpa curiga, didalam hatinya bersorak gembira karena sejauh ini rencananya sedang berjalan dengan baik.
"Sesuai permintaanmu Becca, mari kita perbaiki hubungan kita dan nikmati malam ini."
Wajah Becca langsung berseri saat mendengar ucapan Jacob, inilah yang dia harapkan.
"Honey aku sungguh senang mendengarnya, aku berjanji akan menikah denganmu nanti dan melahirkan banyak anak untukmu."
"Aku tunggu Becca." Jacob mengangkat gelasnya didepan Becca dan pada saat itu Becca mengadukan gelas mereka.
"Tanda kita jadian kembali." dengan cepat Becca meneguk minuman yang dipegangnya.
Jacob hanya melihat kearah Becca sedangkan Becca begitu senang sampai dia menjadi gila.
Becca berjoget dengan hati gembira bahkan wanita itu membuka baju yang dipakainya dan memutar baju itu diatas tangan yang diangkatnya.
Setelah dirasa puas Becca kembali kearah Jacob dan duduk disampingnya. Jacob tersenyum terpaksa dan meneguk minuman ditangannya sedikit demi sedikit, pria itu menatap Becca dengan pandangan menjijikan. Kenapa dulu dia bisa menyukai wanita gila seperti Becca?
"Apa kau menikmati malam ini Becca?" tanyanya basa basi.
"Tentu saja honey, aku begitu senang karena kau sudah kembali padaku. Seharusnya waktu itu aku tikam saja Alice Walker supaya dia mati dengan cepat, dengan begitu kau bisa kembali denganku dengan cepat pula." Becca berkata demikian karena dia yakin Jacob sudah menjadi miliknya dan lagipula Alice Walker sudah mati.
Jacob terbelalak kaget, apa maksud dari ucapan Becca? Sepertinya dia harus mencari tahu!
Jacob kembali menuangkan segelas minuman dan memberikannya pada Becca, dia akan membuat Becca mabuk dan mendengar semuanya dari mulut Becca.
"Bisa kau jelaskan sedikit dengan ucapanmu itu Becca? Apa maksud dengan perkataan menikam Alice Walker?" tanyanya.
"Honey, bukankah dia sudah mati? Jadi tidak perlu dibahas."
__ADS_1
"Aku ingin mendengarnya, seberapa hebat Becca Constanta sehingga kau pantas menjadi istri dari seorang Jacob Smith!"
"Oh honey, kau akan kagum mendengar kehebatanku."
"Jadi katakan padaku seberapa hebat dirimu supaya aku bangga bisa memperistri dirimu nantinya."
Becca meraih sebuah botol minuman diatas meja dan meneguk minuman itu dari botolnya.
"Kau pasti akan kagum honey,waktu itu aku bertemu dengan ja*lang itu disebuah supermarket, aku menyabetkan sebuah pisau kearahanya tapi sayang gadis ja*ang itu menahan pisauku menggunakan tangannya."
Becca kembali meneguk minuman itu sebelum melanjutkan perkataannya.
"Apa kau tahu, aku juga yang memerintahkan seseorang untuk meledakkan tempatnya bekerja supaya dia mati berkeping-keping dan tadi aku juga menghasutnya." Becca kembali meneguk minumannya dan wanita itu sudah tampak mabuk.
Rahang Jacob mengeras, teryata Becca dalang dibalik semua ini! Ingin rasanya Jacob mengiris daging Becca saat itu juga tapi harus dia tahan.
Bagaimanapun dia akan menghabiskan wanita itu tapi akan dia pastikan, tidak akan ada satupun yang akan mengetahui kematian wanita itu dan akan dia pastikan juga, tidak ada satu orangpun yang akan tahu kemana Becca pergi nantinya.
Dia akan membuat Becca hilang bagai ditelan Bumi dan akan membalas perbuatan Becca terhadap Alice Walker.
"Wah Becca, kau benar-benar hebat dan aku menyesal telah memutuskan hubungan kita waktu itu."
"Jadi bisa kau katakan padaku siapa yang telah menghabisi keluarga Alice Walker?"
"Oh honey, akhirnya kau sadar betapa hebatnya aku!" Becca hanya menjawab itu tanpa menjawab pertanyaan Jacob yang terakhir.
"Jadi, sebagai kembalinya hubungan kita maka mari habiskan minuman yang sudah aku pesan ini dan katakan padaku siapa yang telah menghabisi Adam Walker dan keluarganya."
"Honey, aku tidak tahu!" Becca kembali meneguk minuman memabukkan itu dan minum sampai tidak sadarkan diri.
Becca mabuk berat dan bergumam tidak jelas, pada saat itu Jacob lansung memerintahkan Andrew.
"Andrew bawa wanita ja*lang ini kemarkas, kau tahukan apa yang harus kau lakukan?"
"Siap master."
Dengan beberapa anak buahnya Andrew segera mengangkat tubuh Becca dan membawanya pergi dari sana.
__ADS_1
Jacob menatap kepergian Andrew dengan tanda tanya besar dihatinya, siapa sebenarnya yang telah menghabisi keluarga Alice?
Tapi besok dia akan mencari tahu dan akan memaksa Becca mengatakan siapa dalang dibalik kematian keluarga Alice Walker.