
Alice dan Jacob keluar dari perusahaan mendiang kakak Alice bersama-sama sambil membawa beberapa dokumen yang harus diperiksa oleh Alice. Mereka berjalan kearah mobil Jacob yang terparkir didepan gedung itu.
Alice sengaja membawa pulang pekerjaannya karena gadis itu ingin mengerjakan pekerjaannya dirumah saja.
Mungkin dia bisa lebih konsentrasi jika bekerja dirumah dari pada dikantor dan lagi pula dia malas untuk datang kekantor setiap hari, jadi dia memang sengaja membawa pekerjaannya pulang.
Jacob membukakan pintu mobilnya untuk kekasih cantiknya itu, tentu saja setelah dia menyimpan dokument yang dibawa oleh Alice dikursi bagian belakang mobilnya.
Setelah Alice masuk kedalam Jacob juga masuk kedalam mobilnya, didalam sana Alice tampak sedang mengirimkan pesan untuk Jane.
Dia memberi tahu Jane jika dia sudah kembali kerumah, dia juga mengatakan pada Jane jika dia tidak akan datang keperusahaan besok dan akan mengerjakan pekerjaannya yang tertunda dirumah.
Setelah selesai barulah dia akan meminta Jane mengambil semua dokument yang dia kerjakan dirumahnya.
Senyum Jacob mengembang diwajahnya saat melihat Alice begitu serius dengan ponselnya.
"Alice sayang." Jacob memakaikan sabuk pengaman untuk kekasihnya.
"Hm?" Alice masih tampak sibuk mengetik pesan dilayar ponselnya.
"Apa kau mau pergi kencan denganku?"
"Kencan?"
"Yes."
"Boleh, tapi kita mau kencan dimana?"
"Ikut saja sayang, aku akan mengajakmu ketempat yang bagus."
"Oh ya?" Alice memasukkan ponselnya kedalam tasnya kembali dan melihat wajah tampan kekasihnya sedangkan Jacob tersenyum padanya, tangan pria itu sedang mengusap wajah Alice dengan lembut.
"Aku yakin kau pasti akan suka."
Alice mengangguk dan tersenyum pada Jacob, kencan? Mereka belum melakukannya.
Sebelum menyalakan mesin mobilnya Jacob menciumi pipi Alice sejenak, setelah itu dia membawa mobilnya melesat dengan cepat untuk tiba kesuatu tempat.
Jacob membawa Alice menuju ke Venice Canals Walkway, dia tahu Alice menyukai ketenangan jadi dia mau mengajak kekasihnya itu menikmati Canals yang tenang.
__ADS_1
Venice Canals Walkway
Tak jarang ketika orang mendengar kata Venice, hal pertama yang terlintas dibenak pastinya sebuah pantai Venice dan Boardwalk. Namun ternyata Venice yang dimaksud disini ialah kanal. Kanal ini bak sebuah permata yang terselip beberapa blok dari pantai.
Di tempat ini terdapat beberapa jembatan yang ada di sepanjang kanal yang difungsikan untuk menyebrang dari satu sisi ke sisi yang lain. Untuk menunjang keindahan kanal, terdapat bentangan panjang trotoar di setiap sisi kanal untuk bejalan-jalan, jogging, maupun bersepeda.
Venice Canals Walkway ini berada di selatan pusat kota LA. Kanal-kanal ini asli di bangun pada tahum 1905. Venice Canals Walkway merupakan tempat wisata yang selalu dikunjungi oleh turis saat berkunjung ke Los Angeles.
Ketika berjalan di kanal ini, akan merasa bagaikan berjalan kedalam sebuah film fantasi. Terdapat kano yang berada disetiap tep kanal, bahkan terdapat beberapa kano memiliki desain yang menawan.
Bukan hanya itu saja setiap rumah-rumah yang terdapat di tempat ini memiliki keunikan tersendiri. Semua yang ada di kawasan ini berisikan keindahan, kedamaian, dan ketenangan.
Sebab itulah Jacob ingin mengajak Alice kesana, untuk menghilangkan stres akibat pekerjaanya yang menumpuk karena bisa dia lihat, pekerjaan Alice yang begitu banyak dan belum juga seleasi.
Yang pastinya setelah ini dia akan membantu kekasihnya itu untuk memeriksa setiap dokument yang ada karena dia tidak mau Alice stress nantinya. Bukankah dia juga harus refresing? Jadi dia ingin mengajak Alice menikmati canals yang indah bersama-sama.
Saat tiba di canals yang indah itu, Alice tampak begitu senang. Walaupun sedang musim dingin tapi canals itu tampak semakin cantik dengan cristal es yang tampak diatas danau karena air danau yang membeku.
Disepanjang jalan tampak salju menumpuk diatas pepohonan yang ada disepanjang jalan yang mereka lalui.
Jacob memeluk pinggang Alice dengan erat, mereka berjalan bersama menyusuri trotoar. Suasana tenang seperti itulah yang sangat disukai oleh Alice, suasana seperti itu sangat menenangkan jiwa dan pikirannya.
Karena musim sedang dingin tidak ada yang keluar untuk joging tapi ditempat itu terdapat beberapa pasangan seperti mereka untuk menikmati ketenangan.
Mereka berdiri disebuah jembatan untuk menikmati pemandangan danau yang membeku, Alice sangat mengagumi tempat itu sedangkan Jacob memeluk Alice dari belakang.
Jacob menyembunyikan tubuh Alice didalam baju hangat yang dipakainya supaya kekasihnya itu merasa hangat.
"Wow, ini sangat indah." gumam Alice kagum.
"Apa kau suka sayang?" Jacob berbisik ditelinga Alice dengan lembut.
"Tentu saja Jacob."
Alice mengangkat tangannya untuk mengusap wajah kekasihnya yang sedang memeluknya dari belakang.
"Terima kasih kau paling tahu apa yang aku inginkan." kata Alice lagi.
"Alice sayang,tentu saja aku tahu. Karena kau gadis yang paling aku cintai."
__ADS_1
Senyum Alice mengembang diwajahnya, mulai sekarang dia akan menyukai musim dingin lagi karena ada Jacob bersamanya.
Dia berharap hubungan mereka akan terus seperti itu tanpa ada yang mengganggu dan dia juga berharap dendamnya cepat terbalas agar dia bisa memulai hidup baru tanpa dibayangi oleh dendamnya lagi.
"Terima kasih Jacob, berkat kau hariku menjadi penuh warna lagi dan aku sudah tidak begitu membenci musim dingin lagi."
Jacob memutar tubuh Alice agar gadis itu menghadap kearahnya, Alice tersenyum dengan manis dan kembali mengusap wajah kekasihnya.
"Alice sayang, aku akan selalu ada untukmu dan akan selalu bersamamu. Apapun yang terjadi nanti berjanjilah padaku jika kau tidak akan pergi dariku."
"Aku berjanji Jacob, tapi aku berharap kau tidak mencelakai dirimu sendiri untuk melindungi aku."
"Tentu sayang, aku akan selalu menjagamu dan Marry dengan baik."
Senyum semakin mengembang diwajah Alice, gadis itu segera berjinjit untuk mengecup bibir kekasihnya.
"Berjanjilah, jika terjadi sesuatu denganmu hanya karena aku maka aku lebih baik mati karena aku tidak akan bisa melihat orang yang aku cintai mati didepanku lagi."
Jacob terbelakak saat mendengar perkataan Alice, apa maksud ucapan Alice? Apa itu pernyataan cinta gadis itu?
"Alice sayang, apa barusan pernyataan cintamu?"
Alice tersipu malu, gadis itu memeluk Jacob dan menyembunyikan wajahnya didada bidang kekasihnya.
"I love you Jacob." katanya dengan pelan karena dia malu didengar orang walaupun disekitar mereka tidak ada siapa-siapa.
"Oh my." Jacob memeluk Alice dengan erat, dia sangat senang mendengarkan dan ini pertama kalinya Alice mengatakan perasaannya. Sepertinya tidak sia-sia dia membawa Alice ketempat itu.
"Alice."
"Hmm?" Alice mengangkat kepalanya.
"I love you too."
Jacob menunduk dan mengecup bibir Alice dengan lembut.
"Aku tahu."
Alice memejamkan matanya saat Jacob kembali menunduk untuk menciumi bibirnya, mereka berciuman dengan mesra diatas jembatan yang berada diatas canals yang membeku.
__ADS_1