
Setelah membuat sarapan Alice segera berjalan menuju kamarnya, dia ingin membangunkan Jacob karena kata suaminya hari ini dia ada rapat penting.
Sebenarnya hari ini dia juga harus pergi kekantor karena pagi-pagi sekali Jane menghubunginya dan mengatakan jika ada dokumen yang harus dia periksa dan itu sangat penting.
Kondisinya sudah lebih baik,dia sudah tidak merasa pusing dan mual lagi itu semua berkat obat yang diberikan dokter untuknya.
Mereka harus cepat pulang karena semalam neneknya bilang mereka mau datang jadi dia tidak bisa berlama-lama dikantor, mungkin mereka akan datang nanti siang jadi sebelum keluarga mereka datang, mereka berdua punya waktu untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.
Alice membuka pintu kamarnya dan masuk kedalam, Jacob sudah bangun dari tidurnya dan sedang mandi.
Dia segera membuka lemari pakaian dan menyiapkan pakaian untuk suaminya, Alice mengambil pakaian suaminya dan meletakkannya disisi ranjang tapi entah kenapa rasanya dia sangat tidak puas.
Baju suaminya kebanyakan jas, kemeja dan yah, begitu saja. Bagaimana jika? Senyum langsung mengembang diwajahnya saat sebuah ide terbesit diotaknya. Sepertinya ini sangat menyenangkan dan dia sangat ingin melihatnya.
Mungkin setelah pulang kantor dia bisa pergi membelinya, Alice sedang membayangkan apa yang ada didalam otaknya sedangkan senyumannya semakin lebar.
Uh dia benar-benar sudah tidak sabar untuk segera berangkat kekantor, ini akan jadi tontonan yang sangat menarik nanti.
Saat Jacob keluar dari kamar mandi, dia melihat istrinya sedang mangambil dasi dari dalam lemari sambil tersenyum. Ada apa dengan istrinya? Apa ada hal lucu didalam lemari?
Dia segera menghampiri Alice dan memeluknya dari belakang saat Alice masih berdiri didepan lemari pakaian.
"My honey, apa ada yang lucu didalam lemari?"
"Tidak ada."
"Lalu kenapa kau tersenyum seperti itu?" Jacob menekan pipi istrinya sedangkan senyum Alice kembali menghiasi wajahnya.
"Hmm tidak ada."
"Jangan coba-coba menyembunyikan apapun dariku honey."
"Tidak ada Jac."
Alice memutar tubuhnya dan memeluki suaminya, dia kembali tersenyum didalam pelukan suaminya bahkan rasanya dia ingin tertawa saat dia kembali membayangkan sesuatu.
Tapi dia harus menahannya,jangan sampai suaminya tahu dan curiga dengannya karena dia takut suaminya tidak mau mengabulkan permintaannya nanti.
"Jac."
__ADS_1
"Hmm?"
"Maukah kau melakukan sesuatu untukku nanti?"
"Apa itu honey,vayo katakan! Aku akan melakukan apapun yang kau pinta." Jawab Jacob dengan percaya diri, dia tidak tahu istrinya akan memintanya melakukan hal gila. Semoga dia tidak menyesali ucapannya setelah ini.
"Oh ya? Apa kau serius Jac?" Alice mengangkat kepalanya dan menatap suaminya dengan penuh harap.
"Tentu saja my honey, aku akan melakukan apapun yang kau pinta jadi katakan padaku apa yang kau inginkan."
Jacob mengusap wajah Alice dan menciumi pipinya, dia pasti akan melakukan apapun yang Alice pinta tapi selama permintaan itu tidaklah aneh dan memalukan.
Alice melingkarkan kedua tangannya keleher suaminya, dia sangat senang suaminya mau mengabulkan permintaannya nanti.
"Tunggulah nanti Jac,aku akan menyiapkan sesuatu untukmu." ujarnya dengan penuh semangat.
"Wow apa itu, aku jadi penasaran."
"Kau akan tahu nanti Jac, jadi segeralah bersiap-siap nanti kau terlambat untuk menghadiri rapat."
"Kau benar honey, tapi aku jadi penasaran, sebenarnya apa yang harus aku lakukan untukmu honey?"
Alice menciumi bibir suaminya sejenak setelah itu dia melangkah menuju sisi ranjang, dia mengambil baju suaminya yang dia letakkan diatas ranjang kemudian dia menghampiri suaminya kembali.
Jacob mengambil pakaian dari tangan istrinya dan memakainya sedangkan Alice membantu suaminya mengancingkan kemeja suaminya.
"Jac, jam berapa nenek dan kakek akan datang?"
"Entahlah, mereka bilang nanti siang karena nenek akan membuatkan makanan untukmu."
"Rapatmu selesai jam berapa?"
"Kenapa?" Jacob melihat istrinya dengan curiga.
"Tidak ada apa-apa."bAlice memeluki suaminya dan kembali tersenyum.
Jacob semakin curiga dan sekarang dia jadi punya firasat tidak baik, apa yang sedang direncanakan oleh istrinya saat ini?
"Honey, kau merencanakan sesuatu?"
__ADS_1
"No." Jawab Alice sambil tersenyum.
"Jika sudah selesai ayo keluar,kita sarapan." dia segera melangkah keluar sambil bernyanyi, sedangkan Jacob semakin curiga dengan istrinya.
Apa yang sedang direncanakan oleh istrinya? Pertanyaan itu kembali terbesit diotaknya, walau begitu dia harap Alice tidak memintanya melakukan hal aneh.
Jacob keluar dari kamar dan menuju dapur, disana Alice sudah menunggunya. Selama sarapan tak henti-hentinya Alice menatap suaminya setelah itu senyum selalu menghiasi wajahnya.
Hal itu membuat Jacob jadi gemas dan tambah penasaran, apa sih yang ada dalam pikiran istrinya?
Setelah selesai sarapan mereka segera pergi, sebelum pergi kekantornya Jacob mengantar istrinya tanpa tahu apa yang sedang direncanakan oleh istrinya.
Dia jadi ingat dengan perkataan kakaknya 'saat istrimu sedang hamil sebaiknya kau tidak membahas tentang super hero.' mereka sudah membahasnya semalam, lalu?
Mungkin dia terlalu banyak berpikir dan semoga istrinya tidak memintanya melakukan hal yang aneh dan memalukan, dia harap begitu.
Sementara dikediaman keluarga Smith, Xiau Yu dan Samantha tampak sibuk membuat makanan didapur, tidak hanya itu saja Amanda juga ikut membantu.
Besok dia dan Edward akan kembali ke Colorado dan sebelum kembali dia ingin menjenguk Alice.
Ketiga wanita itu begitu sibuk sampai lupa waktu, bagaimana tidak, Xiau Yu membuat banyak makanan tidak saja untuk diberikan kepada Alice nanti tapi dia juga membuatkan makanan untuk Amanda bawa pulang ke Colorado.
Amanda membantu Xiau Yu sedangkan Samantha menyiapkan makan siang untuk mereka nanti,dia hanya bisa menggeleng melihat ibu mertuanya yang tampak begitu bersemangat.
Dia juga mendengar ibu mertuanya berbicara dengan menantunya dengan hangat dan hal itu membuat Samantha tampak senang, dari dulu ibu mertuanya sangat sayang dengan Edward dan sekarang ibu mertuanya juga sayang dengan istri Edward, mereka adalah keluarga yang begitu sempurna.
Mereka selesai saat waktu sudah menunjukkan jam sebelas siang, tentu mereka tidak langsung pergi tapi mereka beristirahat terlebih dahulu dan makan siang dengan semua yang ada disana.
Lagi pula Jacob telah memberi tahukan jika mereka ada pekerjaan penting dan meminta mereka untuk tidak langsung datang.
Dan pada saat waktu sudah menunjukkan waktu pukul tiga sore mereka semua bergegas untuk pergi kerumah Jacob.
Jacob pasti sudah kembali dengan Alice tapi tidak ada yang tahu Jacob sedang frustasi menghadapi permintaan istrinya.
Saat mereka tiba,mereka segera masuk kedalam. Para lelaki duduk diruang tamu sedangkan para wanita berjalan menuju dapur.
Samantha sangat heran melihat rumah yang sepi, kemana putra dan menantunya?
Dia berjalan menuju kamar putranya dan membuka pintu kamar itu tanpa ragu.
__ADS_1
"Hei apa yang kalian lakukan ber..?" Samantha menghentikan ucapannya dan pada saat itu dia langsung tertawa terbahak-bahak sampai semuanya berlari kearahnya. Ada apa?