IPA IPS Jadi Penghalang

IPA IPS Jadi Penghalang
Sangat capek


__ADS_3

🥑LETA POV🥑


Setelah beberapa jam Leta maraton drakor sekarang matanya sudah sangat berat dan kini ia harus segera beristirahat dan bersiap-siap menuju dunia kapuk. Leta membereskan sisa makanan dan juga menaruh leptop nya kembali setelah itu dirinya membersihkan gigi dan juga mencuci kaki sebelum tidur, itu adalah salah satu yang harus Leta lakukan sewaktu sebelum tidur.


"Hoamm kasian banget gw liat joukyung nilai anjlok alat make up deh sasaran emaknya," gumam Leta yang mematikan layar leptop nya dan menaruhnya kembali ke atas meja belajar.


"Ihh Abang kalo makan pasti nggak nyisain," dengus Leta yang menutup toples besak Aron makan tadi.


"Hemm senang nya... besok bisa sekolah bareng sama El lagi," ungkap Leta yang memasuki kamar mandi dan mulai menyikat gigi.


"Bulat.. bulat.. bulat," celoteh Leta yang melantunkan lagu dari sireal animasi Ipin Upin. Setelah selesai Leta berjalan menuju ranjang nya dan memeluk boneka tedy yang megitu nyaman.


Rebahan🥴


"Owh ya choco kamu tau nggak, kalo gw sama El udah baikan dan rasanya seneng banget," gumam Leta yang bercerita pada choco yah itu adalah sebutan nama bagi boneka tedy milik Leta.


"Tau nggak semua kecurigaan gw itu selama ini salah, dan ternyata cewek itu sepupu nya El," sambung Leta yang menggerak-regakan kepala boneka tersebut.


"Tapii tumben yah El nggak chat gw? biasa nya juga spam," tanya Leta yang bertanya pada dirinya sendiri.


"Kali aja dia capek kan tadi juga udah jalan."


"Hoamm good night El... good night juga Mrs. Choco, sambung nya lagi dan segera memejam kan kedua matanya


🐣ELVANO POV🐣


Elvano kini tengah duduk bersama dengan orang tuanya sedangkan Alvin sudah terlelap sedari tadi.


"Yah.. " panggil Elvano pada Ayahnya.


"Hemm"


"Jadi.. El itu udah bikin rencana buat ulang tahunnya Leta, El pengen nya kalo keluarga kita berdua bisa makan bareng," jelas El dengan gugup.


"Gimana-gimana maksud nya?" tanya Rena yang tidak mengerti.


"Huffft gini Bun, Leta besok kan ulang tahun. Nahh El udah siapin rencana sama si Cinta, El ngasi hadiah nya di depan keluarga Leta sama keluarga El juga," ungkap El dengan antusias.


"Owhh gitu yah Bunda mah setuju-setuju aja sih," balas Rena yang menganggukan kepalanya.


"Terus kamu udah kasih tau sama keluarga nya Leta?" tanya Mahendra yang menyuruput kopinya.

__ADS_1


"Emm belom sih Yah, rencana nya sih malam ini. Tapi kalo tentang tempat sama konsep itu mah udah El sama Cinta yang nyiapin," jelas El yang memberitahu.


"Menurut Bunda sama Ayah gimana?" tanya El yang meminta tanggapan.


"Yahh kalo Ayah sejutu aja asal keluarga Leta menerima undangan makan malam itu atau tidak," jelas Mahendra yang menyarankan.


"Kalo soal itu El lagi usahain sih Yah," cengir El yang menggaruk belakang kepalanya.


"Yaudah coba kamu bicarain dulu sama keluarga Leta mereka sejutu atau nggak," sambung Rena yang mengelus bahu Elvano.


"Iya Bun... Yah, kalo gitu El ke atas dulu ya," ucap El yang di angguki oleh mereka. El berjalan dengan cepat kearah kamarnya, setelah sampai El langsung menelfon Aron untuk mengajak nya mengobrol di luar.


...🥦Kamar Elvano🥦...


...Bang Aron📲...


"Hallo assalamualaikum Bang, lu lagi sibuk nggak?"


📞: "Nggak sih emang napa?"


"Nongki ke Cafe bentar bisa? ada yang mau gw omongin"


📞: "Yaudah ayok sekarang"


📞: "Oke gw langsung otw nih"


"Oke Bang.."


Telpon dimatikan sepihak oleh Elvano, lalu Elvano bergegas untuk mengambil kunci motornya dan menuju ke Cafe yang berada tidak jauh dari rumah Leta dan juga rumah Elvano.


Rena yang melihat anaknya seperti buru-buru ingin keluar malam-malam pun bertanya, "Kamu mau kemana?"


"Emm ini mau ketemuan sama Bang Aron mau bahas pesta nya Leta," jawab Elvano sembari memakai sweater hitamnya.


"Gak bisa besok aja? ini udah malem," saran Rena yang khawatir dengan anaknya itu.


"Bunda... acaranya itu besok yaa masa besok dikasih tau nya kalo Bang Aron sama keluarga Leta besok ngadain acara juga gimana? kan gagal rencana El," ujar El yang sudah siap.


"Tapi..." Saat Rena ingin menyambung perkataannya dipotong lebih dulu dengan El.


"Yaudah El berangkat dulu assalamualaikum," pamit El sambil mencium punggung tangan Rena.

__ADS_1


"Ehh ni bocah belom juga di izinin pergi udah main pergi aja," kata Rena yang heran dengan kelakuan anaknya. Rena tidak bisa memaksa El untuk tidak pergi menurutnya tidak apa karena ini semua demi Leta, lalu Rena pun kembali menghampiri Mahendra.


💅Prov Aron & Elvano💅


Elvano telah sampai di tempat cafe yang sering di kunjungi oleh siswa maupun siswi di sekolah mereka, Elvano pun mencari keberadaan Aron dan ternyata Aron ada di pojok sebelah kanan.


Elvano langsung menghampiri Aron, "Bang udah lama nunggu?"


"Eh enggak kok El baru aja dateng," jawab Aron dengan tersenyum.


"Permisi.. ini pesenan nya," ucap salah satu pelayan yang membawa dua minuman coffe.


"Oh iya makasih," jawab Aron sambil tersenyum. Lalu, pelayan itu pun melangkahkan kakinya untuk pergi.


"Jadi apa yang mau lo bicarain?" tanya Aron langsung kepada Elvano.


"Emm gini Bang.. besok kan Leta ulang tahun tu gw ada rencana buat ngerayain dia di tempat yang udah gw siapin, nahh rencananya gw mau ajak Abang sekeluarga ikut kesana kita ngerayain bareng," jawab El dengan sedikit gugup, dia tidak pernah berbicara berdua seperti ini dengan secara langsung kecalon Kakak iparnya.


"Ohh boleh juga tuh, nanti gw bicarain ke nyokap bokap gw ya," ujar Aron yang setuju dengan perkataan El.


"Emang tempat nya dimana kalo boleh gw tau?" tanya Aron lagi.


"Emm di Dinar Cafe Bang, sepupu gw udah siapin semuanya disana," jawab El sambil tersenyum kearah Aron.


"Emm oghey nanti Abang bilangin tuh minum kopinya nanti keburu dingin," kata Aron dengan menunjuk ke arah kopi di depan Elvano.


"Eh makasih Bang.."


"Terus hadiahnya lo mau kasih Leta apa?" tanya Aron yang seketika.


"Kalo itu mah privasi Bang hehehe, tapi El udah siapin semuanya kok jadi Abang sama keluarga tinggal dateng aja," jawab Elvano dengan menggaruk tukuk kepalanya yang tidak gatal.


...🦞DI RUANG TAMU🦞...


Sonya telah menyiapkan kopi untuk suaminya itu, lalu ikut duduk dan menonton televisi bersama-sama.


"Pah.. besok ulang tahunnya Leta kita mau adain acara apa?" tanya Sonya yang baru akan teringat jika besok adalah ulang tahun anaknya itu.


"Besok?"


"Iya Pah tuh kan lupa ulang tahun anaknya sendiri lagi," jawab Sonya sambil cemberut.

__ADS_1


"Hehe gak lupa kok cuman gak tau tanggal, Papa mana ada lihat tanggal-tanggal sekarang," kata Papa nya Leta kepada Sonya.


__ADS_2