IPA IPS Jadi Penghalang

IPA IPS Jadi Penghalang
Sebuah rencana?


__ADS_3

Sesampainya di Alfamart dekat rumah Leta, dia tidak sengaja bertemu dengan Brayn. Brayn pun langsung menghampirinya.


✨Prov Leta & Brayn✨


"Hai..." sapa Brayn kearah Leta. Leta pun seketika terkejut melihat ada Brayn disini.


"E-eh? hai," balas Leta.


"Cantik," ucap Brayn dalam hati.


"Eh lo lagi ngapain disini?" tanya Brayn.


"Iya gw belanja lah disini," jawab Leta.


"Lo cantik Let pantes aja El suka sama lo,". ucap Brayn yang membuat Leta nambah terkejut.


"Hehe bisa aja lo," ujar Leta dengan senyum terpaksa.


"Pulangnya mau gw anter?"


"Eh enggak usah lagian rumah gw dideket sini kok jalan aja udah sampai, terimakasih tawaran nya." ujar Leta kepada Brayn yang masih setia mengikutinya.


"Aduh napa sih ni orang gak balik-balik malah nambah ngikutin gw lagi kan gw risih," ucap Leta dalam hati.


...🔥GENK TENGKORAK🔥...


Panji segera membayar makanannya ke kasir lalu pergi meninggalkan Alfamart menuju ke Basecmp Tengkorak untuk memberitahu El dan yang lainnya.


"Eh Bang gw tadi ngelihat Leta dengan Brayn di Alfamart nih fotonya," ucap Panji memberitahu sambil menunjukkan foto Leta dan juga Brayn.


"Lah? serius Ji? wah tu anak bener-bener ya" ujar El dengan emosi yang memuncak.


"Sabar El jangan gegabah," ucap Ramon menenangkan.


"Tapi dia gak ngapa-ngapain Leta kan Ji?" tanya El lagi.


"Emm enggak Bang cuma ngomong biasa aja, tapi kaya nya Leta risih juga Bang dia ngikutin Leta belanja dari tadi," jawab Panji lagi.


"Ngajak perang nih si Brayn," ucap El yang ingin bangkit dari tempat duduknya namun ditahan oleh Ramon.


"Udah biarin aja El kita lihat aja permainan dia dulu dia kan gak ngapa-ngapain Leta juga, kalo sampe dia berani macem-macem baru kita serang," ujar Ramon bijak.


"Bener tu El, jangan sampai kita di cap Genk cupu oleh Genk gila itu," sambung Kevin.


El pun duduk kembali dan menenangkan dirinya.


✨Prov Leta & Brayn✨


"Lo ngapain sih ngikutin gw?" tanya Leta yang nampaknya tidak bisa menahan amarahnya lantaran Brayn terus saja mengikutinya.


"Gw mau jagain lo nanti lo kenapa-napa," jawab Brayn dengan gaya cool nya.


"Gw gak perlu dijagain udah sana pulang," ucap Leta dengan nada mengusir.

__ADS_1


"Ini kan tempat umum Let terserah gw dong mau pulang atau enggak," balas Brayn.


Leta harus banyak-banyak bersabar atas sikap Brayn yang membuat nya tidak nyaman. Leta pun segera menuju ke kasir supaya cepat terhindar dari Brayn.


"Gw duluan," ucap Leta kearah Brayn.


"Beneran lo gak mau gw anter? gw satu arah kok," ucap Brayn menawarkan.


"Gak usah makasih," ujar Leta yang langsung pergi meninggalkan Brayn.


💥BRAYN POV💥


Melihat Leta tak lagi ada dihadapannya Brayn pun segera menjalankan motornya menuju ke markas tongkrongan nya.


"Eh Bray dari mana aja lo?" tanya salah satu dari temannya sambil memukul bahu Brayn.


"Abis pdkt sama Leta haha," ujar Brayn sambil tertawa.


"Lo mau deketi tu Leta? bukannya dia pacar nya El Genk Tengkorak ya kok lo deketin? emang dia mau Bray," ucap Rio kearah Brayn.


"Belom juga jadi pacar masih bisa gw pepet, lihat aja tu El gw bakal bikin hidup dia ancur perlahan," ujar Brayn dengan penuh kebencian.


"Kita sih pasti dukung Bray kalo udah nyangkut Genk Tengkorak," ucap Rio dan yang lain hanya merespons anggukan.


"Liat aja kedepannya pasti hidup El gw bikin uring-uringan," ucap Brayn dalam hati sambil tersenyum smirk.


🤸‍♂ELVANO POV🤸‍♂


"Udah biarin aja El kita lihat aja permainan dia dulu dia kan gak ngapa-ngapain Leta juga, kalo sampe dia berani macem-macem baru kita serang," ujar Ramon bijak.


"Bener tu El, jangan sampai kita di cap Genk cupu oleh Genk gila itu," sambung Kevin.


El pun duduk kembali dan menenangkan dirinya, "Bener juga kata mereka gw harus cermat dalam mengelabui rencana Brayn," ucap El sambil fokus kearah depan.


"Woii udah jangan terlalu dipikirin, ntar lo kerasukan kan kita yang susah," ucap Gibran menampol bahu Elvano.


"Apaan sih ya nggak lah gila lo," ujar El sambil tertawa hambar.


"Mending gw chat Leta aja deh buat mastiin Dia udah pulang apa belom," ucap El dalam hati lalu Dirinya langsung membuka layar gadget miliknya.


...📞WhatsApp 📞...


...Calon pacar❤️...


^^^Elvano:^^^


^^^Kamu dimana Let?^^^


Calon Pacar❤️:


Baru sampai rumah, habis keluar tadi beli makanan


^^^Elvano:^^^

__ADS_1


^^^Bagus deh kalo udah pulang, kenapa nggak minta anter sama Bang Aron aja?^^^


Calon Pacar❤️:


Bang Aron belum pulang


^^^Elvano:^^^


^^^Trus kenapa nggak chat gw aja^^^


Calon Pacar❤️:


Nggak papa kali El kan deket, orang cuman didepan komplek doang


^^^Elvano:^^^


^^^Yahh sebagai calon pacar tugas gw kan jagain lo, kan Bang Aron nya sibuk^^^


Calon Pacar❤️:


Apaan sih El nggak jelas banget lo


^^^Elvano:^^^


^^^Dihh dibilangin juga^^^


Leta hanya mengeread pesan dari Elvano, Elvano pun langsung menutup layar gadgetnya dan kembali ikut nimbrung bersama teman-temannya.


🦄LETA POV🦄


"Hufttt untung aja dia nggak ngikutin gw lagi," ucap Leta sambil menoleh kebelakang. Lalu Leta membuka pintu rumah dan bergegas untuk masuk.


"Akhirnya aman juga gw," ujar Leta sambil mengambil segelas air serta memasak makanan. Lalu handphone milik Leta pun berbunyi menandakan bahwa ada notifikasi dari sosmed miliknya.


"Akhirnya gw bisa makan juga," ucap Leta sambil membawa makanannya ke ruang nonton.


"Siapa nih yang chat gw," ujar Leta sambil membuka layar gadgetnya.


"Owh El, tumben banget nanya kayak gini," ucap Leta lalu membalas pesan dari El. Beberapa menit kemudian Leta sudah selesai dengan makanannya dan Sonya pun sudah selesai dengan arisannya.


"Assalamualaikum Sayang, Mama lama yah?" tanya Sonya kepada putrinya.


"Nggak kok Ma, ini juga Leta udah makan jadi Mama nggak usah khawatir," jawab Leta sambil tersenyum.


"Oh ya Ma Leta izin malem ini tidur di rumahnya Cia yah, di izinin nggak Ma?" tanya Leta sambil duduk disebelah Sonya.


"Siapa aja yang tidur disana, terus rumahnya itu dimana Mama nggak kenal loh," ucap Sonya.


"Banyak kok Ma ada Dira sama Lisya juga, itu Cia anak temennya Mama. Anaknya Tante Cici Ma," ujar Leta penuh keyakinan.


"Owh dirumah nya Cici, iya kalo itu boleh deh kan Mama udah kenal," ucap Sonya mengizinkan.


"Yeyy tentu Mamaa ku, Leta siap-siap dulu yah," ujar Leta dengan senang. Lalu dirinya bergegas untuk mandi dan menyiapkan perlengkapan.

__ADS_1


__ADS_2