IPA IPS Jadi Penghalang

IPA IPS Jadi Penghalang
Momen Eleta:3


__ADS_3

Sebelum mereka menonton film nya, mereka terlebih dahulu membeli tiket untuk bisa masuk ke dalam ruangan bioskop.


...🔆BIOSKOP MUSEUM GEOLOGI🔆...


Didalam ruangan sangat sepi hanya ada beberapa orang saja yang menonton. Lalu mereka memilih tempat duduk yang paling depan supaya lebih terlihat jelas dan bisa mengambil sebuah pelajaran dari film ini.


"Eh duduk didepan aja yok mumpung sepi nih," ajak Cia dan yang lain hanya mengikuti nya.


Didalam bioskop mereka diberi sebuah kacamata hitam 3D agar filmnya terlihat lebih nyata.


.


.


Kalian pernah tidak nonton bareng memakai kacamata 3D kalo pernah berarti samaan dong sama Leta dan yang lain😜


.


.


Semua terdiam saat menonton film 3D tentang Geologi, seperti berbatuan zaman dahulu, manusia purba, dan lain sebagainya.


Kurang lebih setengah jam film berlangsung lalu tak terasa mereka sudah selesai untuk menonton film tersebut.


"Wahh seru banget film nya tau kaya asli," ucap Dira heboh.


"Iyaa keren juga tuh pakek kacamata nambah cakep gw," sambung Gibran dengan percaya diri.


"Dihh pede banget lo, dah yok kita keluar," ujar Lisya sambil melangkahkan kaki duluan untuk keluar dari bioskop museum tersebut.


"Eh kok kita lama banget ya disini, pas waktu di air terjun cepet banget pulangnya," ucap Cia heran.


"Mungkin disini tempat nya bagus jadi kagak ada yang mau pulang hehe," ujar Leta cengegesan.


"Tess..Tess.."


"Baru juga di omongin dah disuruh kumpul aja nih." Mereka tertawa mendengar perkataan Dira segera lah mereka untuk berkumpul ke suara yang dituju itu.


"Perhatian untuk anak-anak silahkan berkumpul didepan museum sekarang, yok yang masih ada didalam museum segera kesini ya."


Semua murid mulai keluar dari museum tersebut dan mendengarkan omongan dari Madam.

__ADS_1


"Baiklah kita sudah mengunjungi 2 tempat hari ini, besok hari terakhir kita disini jadi kita harus mengabdikan dan mengambil semua pelajaran dari tempat yang kita kunjungi ini tadi. Sebelum pulang ke tenda kita berfoto dahulu ya untuk membuat kenangan bersama."


"Baik Madam.." ucap mereka kompak.


Lalu mereka memasang tempat untuk berfoto bersamaan satu sekolah. Jumlah murid yang ikut tidak satu sekolah banget sih, banyak murid yang tidak boleh ikut untuk kepuncak karena banyak orang tua yang takut anaknya kenapa-napa.


"Hai Let..." sapa Gavin yang sengaja memilih tempat berfoto disamping Leta.


El yang melihat Gavin mendekati ke arah Leta pun melototkan matanya, El dengan cepat mengambil alih disamping Leta agar Leta dan Gavin tidak berdekatan.


"Lo kenapa disini hah tempat lo tu disitu," ucap Gavin berbisik ke El.


"Terserah gw dong, Leta cewek gw gak ada satu cowok pun yang boleh deketin dia," balas El sambil berbisik pula.


Gavin memanas mendengar El menyebut bahwa Leta adalah pacarnya.


"Baru juga pacar inget ya pacar bisa kapan aja putus, sebelum jalur kuning melengkung bisa lah gw tikung Leta haha liat aja lo," ujar Gavin dengan nada mengancam.


"Silahkan lo inget gw gak bakal tinggal diam kalo sampai berani-berani nya lo rebut Leta dari gw!" bentak El tetapi masih bersuara pelan.


"Oke kita lihat aja." mereka menghentikan perdebatan nya lalu fokus ke kamera untuk berfoto.


"Satu... dua... tiga..." ujar tukang yang memberi aba-aba untuk memfotokan mereka.


"Lagi-lagi yang banyak ya," teriak Madam memberitahu.


"Okee... bagus, nah kita sudah fotonya sekarang segera masuk kedalam bis masing-masing ya anak-anak," ungkap madam dengan suara lantang. Semua murid langsung bergegas menuju bis masing-masing begitu pun juga dengan Leta dan teman-temannya.


"Ehh Madam dari tadi kerjaan nya teriak mulu heran gw apa nggak kering tu tenggorokan," celoteh Gibran di sela-sela perjalanan memasuki pintu bis.


"Hustt mulut lo kalo ngomong suka bener julidin orang," ujar Ramon dengan menampol kepala Gibran.


"Yeee orang cuman ngomng doang sensi amat lu," dengus Gibran sambil mengusap kepalanya.


"Woi buruan dong yang belakang juga mau masuk!" tegur salah satu siswa yang mengantri di belakang Gibran dan juga Ramon.


****


...🚌 DIDALAM BIS 🚌...


"Cia lo duduk sama Kevin aja, biar gw duduk sama Leta," ujar El dan dengan senang hati di setujui oleh Cia.

__ADS_1


"Okayy..." balas Cia dengan mengacungkan jempol serta senyum yang mengembang.


El melemparkan senyum nya kearah Leta dan langsung duduk disebelah Leta, Leta hanya tersenyum dan kembali memainkan handphonenya.


"Ehh..." Leta terkejut ketika El bersender di bahunya. Ketika Leta melihat kearah El ternyata El sedang membuat story, Leta langsung menutup wajahnya agar identitas nya tidak di ketahui oleh orang lain.


"Kita abis dari Museum Geologi dan sekarang mau pulang ke puncak, Bby liat kesini dong," celoteh El yang sedang memvidiokan wajahnya sendiri, untung saja Leta hanya terlihat sebatas bahu jadi fans-fans El tidak membuly dirinya.


"El apaan sih jangan ngarahin ke gw dong," tutur Leta dengan menutup wajahnya menggunakan handphone.


El segera mengupload vidio yang sudah ia bikin tadi, tak menunggu waktu yang lama sudah banyak notifikasi dari para fans dirinya.


"Muka gw nggak keliatan kan?" tanya Leta sambil melihat kearah gadget milik El.


"Nggak... udah aman fans gw nggak bakal tau kalo itu lo," ujar El sambil menggenggam tangan Leta dengan lembut.


Mereka menikmati perjalanan dengan santai, ternyata El sudah tertidur dengan kepala yang menyender di bahu Leta. Leta berfoto mengabadikan momen tersebut tetapi El hanya terlihat rambutnya saja, setelah itu Leta mengupload di akun sosial medianya.


"El kira-kira besok kita mau kemana lagi yah?" tanya Leta dan menoleh kearah Elvano.


"Dihhh malah tidur, emm gw foto ah hihi," gumam Leta dan langsung mengarahkan kamera ke arahnya.


📸Cekrek..📸


"Iiii ucul banget gw post ajalah kan El nya cuman keliatan rambut doang pasti orang nggak bakal tau," ungkap Leta bermonolog, dirinya langsung menekan aplikasi Instagram dan langsung mengupload di instastory miliknya.


"Hoamm... kok gw ikutan ngantuk," celoteh Leta sambil menutup mulutnya. Perlahan Leta mulai menutup matanya dan terlelap di atas kepala El.


****


🍭Prov Cia & Kevin🍭


"Vin foto yang ini bagus yah?" tanya Cia sambil mengarahkan layar handphone nya kearah Kevin.


"Iya bagus... eh tapi ini muka gw tutup yah soalnya aib tu," ungkap Kevin sambil menunjuk kearah gadget milik Cia.


"Iihh bagus tau ya udah gw coret dikit nih," ujar Cia yang masih fokus ke gadgetnya.


"Eh kok sepi banget?" tanya Cia kearah Kevin.


"Orang-orang pada tidur," ujar Kevin lalu fokus ke game online miliknya.

__ADS_1


Cia yang penasaran pun langsung melihat sekeliling, tanpa sengaja Cia melihat Leta dan juga Elvano yang tertidur pulas.


"Ihh liat Vin, Leta sama El romantis banget," ucap Cia sambil menyenggol lengan Kevin.


__ADS_2