IPA IPS Jadi Penghalang

IPA IPS Jadi Penghalang
Tersesat


__ADS_3

"Yaelah lagian nih adek lo kenapa ada disini," ucap Ramon kepada El.


"Gak tau gw gak jelas banget nih bocah ada disini," jawab El lalu dia mulai bertanya kepada Alvin kenapa dia berada disini.


"Lo ngapain sih Pin disini?" tanya Elvano dengan nada pelan agar Alvin menjawabnya.


"Ini loh Ipin mau ambil belalang ini," jawab Alvin yang menunjukkan belalang nya.


"Tuh kan aneh banget nih anak cuma perihal belalang aja dikejer sampai ke kolam renang," balas Elvano yang tak habis pikir dengan Alvin.


"Udahlah lo marah-marah mulu deh yaudah kita ke ruang tamu aja gw udah laper nih," ajak Gibran yang sedari tadi memegangi perutnya.


"Elahh lo kalo makan aja nomor satu yaudah yok, eh Ipin ayok," ujar Elvano sambil menggendong Alvin.


Elvano, Kevin, Gibran, Ramon dan tak lupa Alvin yang sedang digendong menuju ke ruang tamu.


"Wahhh nyokap lo banyak juga ya masaknya," ucap Kevin yang terkagum melihat makanan yang ada dimeja makan sangat banyak.


"Iya emang Bunda lo kemana sih El?" tanya Ramon yang penasaran.


"Bunda gw katanya ada arisan noh di komplek sebelah yaudah yok kita makan aja," jawab El yang langsung duduk di meja makan tersebut.


Mereka langsung menyantap makanan yang telah dibuat oleh Bundanya Elvano disela-sela makan, Kevin memberitahu sebuah informasi dari Cia jika rombongan mereka ingin pergi ke Desa untuk membantu membagikan obat-obatan disana.


"Eh woi Cia kabarin gw nih katanya mereka mau ke Desa tempat dinas Maminya Cia," ujar Kevin sambil menyodorkan handphone nya.


"Leta juga ikut Vin?" tanya El yang langsung melihat ke arah handphone Kevin.


"Iya ikut Dira sama Lisya aja ikut kok masa Leta gak ikut," jawab Kevin sambil memakan makanan nya.


Elvano yang mendengar langsung informasi dari Kevin dia segera mengabari Leta untuk memastikan.


...📞 WhatsApp 📞...


...Pacar❤️...


^^^Elvano:^^^


^^^Let^^^


^^^Letaaa^^^


^^^Kamu dimana? kamu ikut Cia ya ke Desa tempat Dinas nyokap Cia?^^^


Tak lama menunggu balasan, muncul notifikasi pesan balasan dari Leta. El segera membukanya.


Pacar❤️:


Iya nih El kami udah dijalan, gak papa kan aku ikut?


Oh iya nanti kalo udah sampai sana Leta kabarin deh

__ADS_1


^^^Elvano:^^^


^^^Kok kamu gak bilang sih dari awal ihh, untung aja Kevin kasih tau ke aku kalo gak aku gak bakal tau apa-apa🙄^^^


Pacar❤️:


Iya El maaf ya tadi mau ngabari mau ngabarin kamu tapi kamu nya gak aktif, toh aku juga sibuk mau siapin untuk ke Desa nanti


Jadi aku mau ngabarin kamu kalo udah di Desa aja rencananya tapi kamu keburu tau duluan dari Kevin ya udah gak jadi😶


^^^Elvano:^^^


^^^Ihh dasar ya kamu yaudah hati-hati ya pacar kesana nya jangan genit sama cowok-cowok di desa sana awas aja, aku nyusul nih kesana kalo genit😒^^^


Pacar❤️:


Iya-iya Bapak Elvano pacar Leta yang bawel


^^^Elvano:^^^


^^^Ihh yaudah kamu lanjutin perjalanannya kalo udah sampai kabarin, aku mau lanjut makan dulu yaa sama jagain Ipin^^^


Pacar❤️:


Loh jagain Ipin? emang Bunda kamu kemana?


^^^Elvano:^^^


^^^Biasa Bundahara lagi arisan dikomplek sebelah jadi anaknya yang ganteng ini disuruh jadi pengasuh adik nya🙂 untung aja ada 3 kurcaci yang nemenin^^^


Pacar❤️:


^^^Elvano:^^^


^^^Siapa lagi kalo bukan Kevin, Gibran, sama Ramon noh sogok aja makek makanan pasti mau kesini^^^


Pacar❤:


Yaudah lanjut lagi gih makannya, aku off dulu yah bye by.


Setelah mengirim pesan tersebut Leta langsung mematikan handphonenya dan kembali fokus pada perjalanan mereka.


...🐿DI DALAM MOBIL🐿...


"Nah gimana nih, ini ada pertigaan terus kita belok kemana?" tanya Lisya yang menoleh kearah Cia.


"Emm kayaknya belok kiri deh."


"Loh kok kayaknya sih Cia, coba inget-inget lagi kalo nggak liat maps deh," saran Leta yang mengerutkan alisnya.


"Iya dari pada ntar kita nyasar," kata Dira yang ikut menimbrung.

__ADS_1


"Oke bentar-bentar gw cek... yahh hp gw nggak ada sinyal gimana nih? coba cek hp kalian kali aja ada sinyal," tutur Cia yang memanyunkan bibirnya ketika melihat tidak ada sinyal sedikitpun.


"Yaelahh gw juga," rengek Leta yang melemaskan tubuhnya.


"Coba lo Dir," saran Cia dan langsung diangguki oleh Leta.


"Gw juga nggak ada woii," lirih Dira dengan kesal.


"Duhh gimana nih hp gw lagi low, coba lo inget-inget lagi Cia," ungkap Lisya yang ikut panik.


"Emm kayaknya sih belok kiri, coba kita belok ke kiri aja dulu," ucap Cia yang menyakinkan. Lisya pun mengikuti saran dari Cia dan menjalankan mobilnya.


"Cia.. kok jalannya kayak gini," rengek Dira yang melihat sekeliling.


"Coba jalan aja terus," kata Leta yang mencoba berfikir dengan tenang.


Lisya menjalankan mobilnya dengan sangat pelan, hingga di ujung jalan mereka menemukan bahwa jalan tersebut di tutup.


"Lohh kok jalannya di tutup?" tanya Lisya yang menghentikan mobil mereka.


"Aduhh berarti seharusnya tadi kita belok ke kanan," lirih Cia yang menampol dahinya sendiri.


"Kita puter balik aja Sya," Kata Leta yang ikut cemas.


"Jalannya ini kecil banget, tapi semoga aja bisa," tutur Lisya yang mulai mengegas mobilnya dengan sangat hati-hati.


"Sya hati-hati!!" teriak Cia, Dira dan juga Leta dengan kompak.


"Shuttt kalian tenang aja aman kok," ujar Lisya yang sudah kering dingin. Lisya mulai memutar mobilnya dengan lihay dan setelah berhasil mereka kembali ke persimpangan.


"Untung aja kita nggak nyungsep ke jurang," ungkap Dira dengan nafas lega.


"Lo juga sih Cia masak jalan kebun sendiri nggak inget," dumel Lisya pada Cia.


"Yee maap gw kan lupa," ucap Cia yang tak enak hati.


"Yaudah nggak papa yang penting sekarangkan kita udah aman dan pasti nggak nyasar lagi," tutur Leta menengahi.


👽Prov Elvano dan teman-teman👽


"El ps lo mana?" tanya Kevin sambil memetik gitar milik El.


"Ada noh di pojokan," balas Elvano yang menunjuk kearah dinding paling sudut.


"Kalo gitu mari kita gas kan," celoteh Gibran yang mulai bangkit dari duduknya dan berjalan kearah vidio game tersebut.


"Gw ikut!" teriak Kevin yang langsung melompat.


"Yah kalian main duluan aja, gw masih ngurusin ini," jelas Elvano yang tengah fokus kelayar gadgetnya.


"Aa' Ipin mau ikut main juga dong," bujuk Alvin pada Gibran.

__ADS_1


"Iya boleh deh tapi... Aa' Gibran dulu yang mainnya oke," ungkap Gibran yang mengajak Alvin untuk bertos.


"Oke deh Ipin nonton Aa' main ajalah," ucap Alvin yang mulai duduk di pangkuan Gibran.


__ADS_2