IPA IPS Jadi Penghalang

IPA IPS Jadi Penghalang
Dadar gulung:3


__ADS_3

โœจLeta & Teman-temanโœจ


Leta, Cia, Dira dan juga Lisya sudah selesai untuk membantu Tante Cici dan yang lainnya. Sekarang saat nya mereka istirahat sesudah itu mereka pulang bersiap untuk pulang kerumah.


"Makasih ya Leta, Lisya sama Dira udah mau bantuin Tante Cici," ucap Cici dengan tersenyum.


"Iya Tante sama-sama," balas mereka dengan senang hati.


"Yaudah kalian istirahat dulu baru kita pulang kerumah nih Tante Cici udah beli snack buat kalian makan ya, Tante masih ada kerjaan dikit kalo kalian mau pulang kerumah Tante yang di dekat sini pulang aja duluan. Cia ayok ajak mereka kasihan kaya nya capek banget," ujar Cici yang sangat perhatian dengan Leta dan yang lainnya.


"Iya Mi.. yok gaes kita pulang kerumah gw." Mereka hanya mengikuti Cia dan segera bangkit melangkahkan kaki menuju kerumahnya Cia.


"Cia nyokap lo gak capek ya bantuin segitu banyaknya orang disini," ucap Leta membuka suara.


"Emm ya gitu deh, tapi Mami gw itu biasanya banyak yang bantuin karena hari ini kan gak ada tu yang bantuin cuman beberapa orang nah nyokap gw minta bantu kalian," jawab Cia menjelaskan.


Mereka akhirnya telah sampai dirumah Cia yang megah itu. Leta, Cia, Dira dan juga Lisya merebahkan tubuhnya terlebih dahulu di sofa milik Cia sambil memakan snack yang di berikan oleh Cici itu.


Cia yang baru saja sampai telah mendapatkan telfon balik dari Kevin, Cia segera mengangkat nya.


...๐Ÿ“ณKevin๐Ÿ’™๐Ÿ“ณ...


๐Ÿ“ž: Assalamualaikum Ciaa...


"Waalaikumsalam"


๐Ÿ“ž: Lagi ngapain? udah selesai bantu Mami?


"Udah"


๐Ÿ“ž: Kok kamu kaya cuek gitu sih by..


"Gak papa"


๐Ÿ“ž: Dih kenapa?


"Lagian kamu aku telfon gak diangkat tadi hm"


๐Ÿ“ž: Oh aku itu ketiduran Cia.. Maaf yaa


"Iya gak papa"


๐Ÿ“ž: Udah dong jangan ngambek nanti nambah cantik


"Loh emang kenapa kalo nambah cantik? kamu gak mau aku cantik?"


๐Ÿ“ž: Hmm bukan kaya gitu Cia.. iya nanti kalo kamu ngambek nambah cantik orang-orang sana naksir lagi sama kamu


"Biarin aja"


๐Ÿ“ž: Ih kok di biarin sih Sayang, kamu mau selingkuh dari aku?


"Kalo iya kenapa"


๐Ÿ“ž: Heh! awas aja kalo kamu sampai selingkuh ya!

__ADS_1


Cia tertawa terbahak-bahak saat Kevin marah dengannya, siapa suruh gak angkat telfon hihi:3


๐Ÿ“ž: Malah ketawa!


"Ih kamu tu ya, gak mungkin lah aku selingkuh aku cuman bercanda kali..."


๐Ÿ“ž: Bercanda atau bercanda


"Kaya nya beneran deh"


๐Ÿ“ž: Ihh Cia!


"Hahahaha enggak-enggak kok Sayang gak bakal selingkuh udah dulu ya aku mau siap-siap pulang nih byee"


Telfon dimatikan sepihak oleh Cia.


"Siapa Cia?" tanya Lisya yang melihat Cia baru saja mengangkat telfonnya.


"Kevin," jawab Cia dan mereka hanya mengangguk paham.


Leta, Lisya, Dira dan juga Cia istirahat dulu dirumah Cia sebelum mereka pulang. Dan tak lama Cici pun pulang kerumah Cia setelah menyelesaikan tugas nya.


"Assalamualaikum," ucap Mami Cia yang baru saja pulang.


"Waalaikumsalam," jawab mereka dengan kompak.


"Kalian udah istirahat nya? mau pulang atau nginep sehari disini hm?" tanya Cici kepada Leta, Lisya, dan juga Dira.


"Emm kaya nya pulang deh Tan.. soalnya Leta udah ngomong kalo Leta gak nginep mana Leta juga gak bawa pakaian ganti Tan.." jawab Leta yang seperti tak enak hati.


๐Ÿ„Elvano dan teman-teman๐Ÿ„


Flasback On๐Ÿ’ซ


Disela-sela mereka menikmati cemilan dadar gulung Mang Brewok yang begitu legit dan cukup terkenal karena rasanya yang mantul, handphone milik Kevin tak henti-hentinya berdering dengan volume suara yang cukup kuat.


"Sumpeh dadar gulung Mang Brewok emang the best banget," tutur Gibran yang begitu menikmati kue tradisional satu itu.


"Bener banget rasanya gw mau meninggal cuy," ujar Elvano yang dilebih-lebihkan.


"Yaudah kalo lo meninggal gw embat Leta yah," sela Gibran dengan cepat.


"Enak aja lo gw gorok juga junior lo," sembur Elvano yang langsung mengubah raut wajahnya.


Drttt... Drttt...


"Hp siapa tu yang bunyi?" tanya Ramon yang sedari tadi mengamati banyak omong El dan juga Gibran.


"Tau dah handphone gw dari tadi diem tuh," kata Gibran yang merasa acuh.


"Owhh punya si Kevin nih dari tadi bunyi terus," jelas Elvano yang melihat keatas sofa.


"Siapa yang telfon?" tanya Ramon yang ikut penasaran.


"My lopek lah siapa lagi, haha syukurin pasti Kevin kena semprot nanti sama si Cia," ledek Elvano yang cengengesan.

__ADS_1


Flasback Off๐Ÿ’ซ


.


.


๐Ÿฆ„Leta dan teman-teman๐Ÿฆ„


"Eh kalian tunggu disini aja yah, gw mau bantuin nyokap dulu beresin alat-alat medis," tutur Cia yang langsung langsung bergegas kekantor Cici.


"Udah sore banget nih, paling malem kita sampai rumah," gumam Lisya yang melihat kearah jam tangannya.


"Sya... lo udah pamit sama Bude kan?" tanya Dira yang mencemaskan Lisya karena bisa-bisa mereka berdua sampai rumah malah makan omelan.


"Udah tenang aja lo nggak bakal dimarahin kan perginya sama gw," jelas Lisya dengan santai.


"Loh emang kalian suka dimarahin kalo main keluar gitu?" tanya Leta dengan jiwa kekepoan yang meronta-ronta.


"Kalo gw sih enggak cuman sih Dira aja," jelas Lisya yang menunjuk kearah Dira.


"Loh kok gitu Dir?"


"Nggak di marahin sih cuman kaya di kasih tau aja terus nyokap gw itu kadang suka nggak percaya sama omongan gw makanya Mamanya Lisya yang suka jelasin sama nyokap gw... padahal gw itu nggak pernah bo'ong," kata Dira yang menjelaskan sedemikian rupa.


Setelah menunggu beberapa menit kemudian barulah mereka bergegas untuk pulang.


"Woee nyokap gw sama temen-temennya udah siap mau pulang kan mobil mereka di kantor, yaudah kita pulang juga yok," ajak Cia yang sudah selesai membantu Cici.


"Yaudah yok pulang nggak ada yang ketinggalan kan?" tanya Lisya yang sudah siap.


"Nggak ada kok," balas Leta yang tengah memasukkan handphone nya kedalam tas.


...๐ŸปDI DALAM MOBIL๐Ÿป...


"Itu Mami gw, kita ngikutin dari belakang aja," tunjuk Cia pada mobil yang berada di depan mereka.


Mengingat mereka akan pulang, Leta segera mengabari Elvano agar pacarnya itu tidak mengkhawatirkan kondisinya.


...๐Ÿ“ž WhatsApp ๐Ÿ“ž...


...Bby๐Ÿ’›...


^^^Leta:^^^


^^^Aku otw pulang.^^^


^^^Kalian masih kumpul?^^^


^^^Bunda udah pulang?^^^


Melihat bahwa Elvano ceklis, Leta langsung mematikan handphonenya dan kembali memejamkan matanya.


"Untung aja nggak hujan, kalo hujan bisa-bisa kita nggak bisa keluar," ujar Cia yang tengah memakan cookies milik Leta.


"Iya berarti kita lagi beruntung," balas Lisya disela-sela nyetirnya.

__ADS_1


"Emm btw enak juga cookies nyokap lo Let pantes anak-anak tadi banyak yang suka," ungkap Cia pada Leta.


__ADS_2