IPA IPS Jadi Penghalang

IPA IPS Jadi Penghalang
Ada yang aneh


__ADS_3

...🌸RUANG KELAS🌸...


Saat dirinya berjalan lewat koridor sekolah, Leta malah melihat seperti El yang sedang berada di taman belakang sekolah dengan seorang perempuan. Tetapi, yang Leta lihat perempuan itu bukan lah Vina.


"Itu El sama perempuan siapa lagi sih!" Leta tidak memperdulikan dirinya langsung saja melanjutkan perjalanan nya menuju ke kelas.


Mood Leta benar-benar berantakan sekarang, belum lagi soal Aron dan tadi dirinya bertemu dengan El yang sedang mengobrol di taman belakang sekolah dengan seorang perempuan menambah mood Leta semakin berantakan.


Saat memasuki kelas Leta disambut hangat oleh Lisya dan juga Dira. Namun, Leta langsung duduk dan menatap kedepan dengan tatapan seperti sedang kesal.


"Lo kenapa sih Let?" tanya Dira yang heran melihat Leta pagi-pagi sudah seperti orang yang menahan emosinya.


"Tau lo kesambet ya pagi-pagi," sambung Lisya kepada Leta.


"Huftt gw kesel tau gak kesell!!"


"Dih kenapa dah." Lisya dan Dira saling menatap satu sama lain, mereka tidak berani berbicara sekarang bisa-bisa Leta melahap mereka hidup-hidup wkwk.


Cia yang baru saja datang melihat Leta yang sedang melamun, Dira dan Lisya yang sedang sibuk dengan handphone nya mulai heran. Tumben sekali mereka tidak mengobrol bersama pagi-pagi seperti ini.


"Heh kalian ini lagi kenapa?" tanya Cia yang baru saja datang ke kelas. Lisya dan Dira hanya melempar pandang ke arah Leta yang sedang melamun.


"Ihh gw kesel tau sama Aron!" ucap Leta secara tiba-tiba.


"Lah kenapa lo berantem lagi sama Abang lo?" tanya Cia yang heran, dirinya tau sepertinya bukan hanya Aron menjadi penyebab Leta marah melainkan El.


"Iyaa kesel banget gw pagi-pagi tu yaa dia itu jahilin gw ya gw kesel lah," ujar Leta menjelaskan. Sebenar nya masalah Aron sudah Leta maklumi karena itu memang kebiasaan Aron, yang menjadi penyebab Leta marah sekarang adalah El tetapi Leta tidak ingin menujukkannya kepada teman-temannya itu.


"Gw yakin nih pasti bukan Aron penyebabnya," ungkap Cia yang kurang yakin dengan alasan Leta itu.


"Ya terus siapa lagi menurut lo?" tanya Leta langsung kepada Cia.

__ADS_1


"El ya? lo ada apa lagi sama tu anak?"


Ucapan Cia membuat Leta terdiam, entah kenapa Leta secemburu ini dengan El. Bisa saja kan El ada kerjaan sama tu anak perempuan, kenapa Leta bisa secemburu ini.


"Enggak kok bukan El.."


"Ya elah Let udah lo gak bisa bohongin kita semua, kita udah tau kok setiap hari kan Abang lo suka ngejahilin lo tetapi lo gak pernah semarah ini sama Abang lo itu. Pasti bukan Aron ya penyebabnya tetapi El juga," sambung Lisya yang setuju dengan perkataan Cia.


"Jadi sekarang lo jelasin ke kita sebenernya ada apa?" tanya Dira yang ikut mendesak Leta untuk menjelaskan.


Sekarang Leta tidak bisa menjawab apa-apa lagi mau tidak mau Leta harus jujur, dari pada dirinya menahan rasa sakit terus.


"Sebenernya gw itu tadi ketemu sama El dia lagi ngobrol sama perempuan di halaman belakang taman," ucap Leta dengan ekspresi yang sedih.


"Vina maksud lo?" tanya Dira langsung kepada Leta.


"Enggak bukan Vina.. gw juga gak tau siapa tu cewek," jawab Leta langsung kearah Cia, Lisya dan juga Dira.


"Ciri-cirinya gimana?" tanya Cia yang penasaran.


"Seinget gw tu anak rambutnya panjang terus tau ah gw lupa, soalnya tu cewek menghadap El yah mana bisa lah liat mukanya," jelas Leta yang mulai kesal.


"Lagian kurang kerjaan banget sih El dia masih belum tobat juga jadi playboy," ucap Lisya yang geram.


"Udah Let lo sabar aja kan kita nggak tau yang mereka lakuin, yang intinya jangan salah ngambil tanggapan," tegur Dira yang menenangi.


"Iya Let bener kata Dira lagian kan El famous mungkin cewek tadi salah satu fansnya El kan lo tau banyak banget yang fans sama mereka," tutur Cia yang mengelus bahu Leta.


"Lo santai aja... jangan terlalu di pikirin kan sekarang lo yang jadi pacarnya El kalo El bener sayang sama lo dia nggak mungkin ngelirik cewek lain," kata-kata Lisya mengingatkan Leta dengan pesan Sonya pada El, dan Leta juga teringat waktu kejadian El yang menjelaskan tentang Vina.


Perkataan teman-temannya semua benar, Leta nggak bisa langsung beranggapan kalo El main belakang dari Leta. Dan mungkin disini Leta harus mulai membiasakan dan mulai berpikir lebih dewasa lagi sebab hubungan yang bertahan dan kuat itu semua tergantung dari pola pikir pasangan masing-masing.

__ADS_1


"Hemm iya... makasih yah kalian udah ngingetin aku," lirih Leta yang mulai berpikir positif.


"Nahh gitu dong, lagian kan ntar istirahat kita ketemu sama mereka nah lo bisa klarifikasi tuh sama El," jelas Dira yang tersenyum kearah Leta.


"Nahh bener tu Let... tumben lo pinter Dir," ledek Lisya pada Dira.


"Yee emang gw pinter kali."


"Gw juga dulu sama kaya lo kok," kata Cia yang membuat mereka semuanya memusat kearah Cia.


"Serius lo? gimana-gimana ceritain dong," celoteh Dira yang sangat antusias, sedangkan Leta dan juga Lisya hanya menganggukan kepalanya.


"Iya... jadi awal gw pacaran sama Kevin juga sama kayak Leta. Banyak yang nyamperin Kevin dan dulu Kevin sama El itu sekelas."


"Terus tanggepan lo gimana waktu itu?" tanya Leta yang mulai belajar sedikit demi sedikit dari hubungan Cia dan juga Kevin.


"Yah gw sama kayak lo, awalnya gw bener-bener marah tapi... lama kelamaan gw mulai berpikir bijak karena cewek-cewek yang deketin Kevin itu yah ada yang dari fans nya dan ada juga yang mau ngerusakin hubungan gw sama Kevin," jelas Cia yang membuat Leta terdiam.


"Jadi Let emang kayak ini ujian para pasangan jadi lo harus kuat jangan sampai kalah sama hama-hama yang mau ngerusak hubungan lo sama El," ujar Cia dengan penuh keyakinan.


Leta tersenyum menatap teman-temannya, Leta bersyukur karena di pertemukan dengan orang-orang yang bisa mengajari Leta dan selalu ada untuk dia.


👽ELVANO POV👽


"Owh ya pokoknya Leta sama temen-temennya jangan sampai tau tentang rencana ini," ujar El yang memperingati.


"Okehh tenang aja semuanya udah gw siapin kok," balasnya dengan acungan jempol.


"Inget jangan sampai ada yang salah dan harus bagus," kata El yang mengingatkan.


"Iya El lo tenang aja," ucapnya dengan semangat.

__ADS_1


__ADS_2