IPA IPS Jadi Penghalang

IPA IPS Jadi Penghalang
Mantan kekasih?


__ADS_3

Haiiii readers IPA IPS😻


.


Jangan lupa jika sudah membaca tinggalkan jejak Vote, rate, Like dan author juga butuh saran nih dari temen-temen yok dikomen juga pendapat dan saran untuk author❤️ terimakasih!!


Yok lanjut kecerita nyaaa❤️


.


.


"Tapi kan Sya..." Dira seketika menggantungkan omongannya melihat Lisya sudah terlelap tidur.


"Heh malah tidur orang belum selesai cerita lagian," ujar Dira kesal lalu menyusul Lisya untuk kealam mimpi.


🌼Prov Leta & Cia🌼


Sedangkan Leta dan Cia belum tidur sama sekali dan mereka masih asik mengobrol.


"Let jadi lo beneran udah pacaran sama El?" tanya Cia yang nampaknya masih penasaran.


"Iya gw juga gak tau El tiba-tiba nembak gw gitu aja," jawab Leta sambil memainkan rambutnya.


"Wahh hebat banget tu El nyalinya emang top kalo soal cewek mah," ujar Cia sambil tertawa.


"Haha bener tu Cia.. gw gak bisa tidur nih mana besok mau jalan-jalan ke kebun teh," ucap Leta kepada Cia.


"Iya sama duh kayaknya Dira sama Lisya udah duluan tidur nih.."


"Kita makan cemilan aja yok Let siapa tau kalo kita kekenyangan kita cepet tidur," tawar Cia yang langsung direspon anggukan oleh Leta.


.


.


...💥GENK TENGKORAK💥...


"Wah bro keren banget lo nembak Leta secara langsung gw suka cara lo," ucap Kevin sambil menepuk belakang punggu El.


"Iya lo tadi makek pelet apa sampai Leta mau nerima lo?" tanya Gibran ke arah El.


"Sembarangan gw gak main pelet ya enak aja lo ngomong," balas El kesal.


"Bukannya dulu Leta gak suka banget ya lihat lo kok sekarang jadi suka sama lo." ujar Gibran dengan ekspresi seperti sedang berpikir.


"Ya elah Bran perasaan seseorang itu bisa berubah-ubah karena cinta," sambung Ramon kearah Gibran.


"Tumben pinter lo masalah cinta," ledek El yang membuat Ramon memasang ekspresi cemburu nya.


"Abis lo ni El gw yakin Gibran kalo gak Ramon nyusul jadi kita berempat gak ada yang jomblo hehehe," goda Kevin yang membuat Gibran sekaligus Ramon kebingungan.


Saat-saat sedang mengobrol tiba-tiba handphone El berbunyi ada sebuah notifikasi dari seseorang.


...📞 WhatsApp 📞...

__ADS_1


...+628****...


+628****


Hai El...


Gw yang lo tinggal pas lagi sayang-sayangnya sama lo:)


Wah wah siapa El nih gaess😲


Setelah membaca sebuah notifikasi dari seseorang El sempat berpikir dan mengingat siapa yang mengirimkan sebuah pesan seperti ini untuk dirinya.


El merasa semua cewek pernah dia tinggal pas lagi sayang-sayangnya tetapi siapa dia diantara berbagai banyak cewek yang El tinggal?


(Jahat banget sih El pengen author bejek-bejek🙂)


"Kenapa El?" tanya Kevin penasaran yang melihat El seperti orang yang sedang berpikir.


"Vin lo tau gak ni cewek katanya sih orang yang pernah gw tinggal pas lagi sayang nya," jawab El sambil menunjukkan pesan yang dikirim kan oleh seseorang itu.


"Emm kayaknya ini Nora deh coba lo tanya El," ujar Kevin memberitahu.


"Siapa sih emang?" tanya Gibran yang ikut penasaran.


"Gak tau juga nih gw siapa." El kemudian mengetik sebuah balesan untuk pesan seseorang itu.


...📞 WhatsApp 📞...


...+628****...


+628****


Hai El...


Gw yang lo tinggal pas lagi sayang-sayangnya sama lo:)


^^^Elvano:^^^


^^^Siapa lo?^^^


^^^Mantan yang beberapa gw?^^^


+628****


Haha banyak banget ya El cewek yang lo deketin cuman jadi bahan mainan lo aja.


^^^Elvano:^^^


^^^Gak usah banyak ngomong lo siapa sih, denger ya gw udah punya cewek jadi awas kal sampai lo macem-macem sama cewek gw^^^


+628****


Wah palingan tu cewek nasib nya kayak gw cuman dijadiin mainan lo aja


^^^Elvano:^^^

__ADS_1


^^^Dah gila ya lo gw itu sayang sama dia awas ya lo kalo macem-macem.^^^


Elvano lalu menutup layar handphone nya.


Di sebrang sana nampak seorang wanita yang sedang tersenyum dengan tangan yang menggempal.


"Siapa sih tu cewek? perasaan gw cewek yang udah lo putusin malah nggak perduli lagi sama lo," tutur Ramon yang ikut penasaran.


"Tau ah nggak usah di pikirin modelan kayak gitu," celoteh El lalu masuk kedalam tenda.


Mereka masuk kedalam tenda masing-masing dan segera terlelap. El membaringkan tubuhnya dengan pikiran yang masih tertuju dengan seorang gadis yang mengaku-ngaku sebagai mantan kekasihnya.


"Huftt siapa sih tu cewek... Apa jangan-jangan dia Nora yah soalnya cuman dia sih yang sempet datengin gw ke markas. Eh tapi nggak mungkin deh dia juga sekarang nggak jelas keberadaannya dimana," ungkap El mulai bermonolog.


Kevin yang melihat kearah El yang nampaknya sedang memikirkan masalah perempuan yang sedari tadi mengechat dirinya.


"Udahlah El nggak usah di pikirin paling juga tu cewek mau modus sama lo," ungkap Kevin menasehati lalu dirinya memejamkan matanya dan bergegas untuk tidur.


"Bener juga sih kata Kevin paling juga tu cewek mau modus sama gw," ungkap El lalu memejamkan kedua matanya.


...⛅Pagi Hari⛅...


Ternyata matahari sudah mulai nampak yang menunjukkan bahwa kegiatan mereka akan segera dimulai. Suara dentuman musik aerobik yang di putat Buk Madam menggema di setiap penjuru.


"Duhh siapa lagi yang ngidupin lagu sekenceng ini," tutur Cia dengan mengucek matanya.


"Lah lo udah bangun Let?" tanya Cia dengan mengumpulkan nyawanya.


"Iya hihi, yok buruan siap-siap mandi tu Lisya sama Dira udah nungguin kita," ungkap Leta yang mengaitkan handuk di lehernya serta membawa totebag yang berisikan baju untuk pagi ini.


"Iya lo tunggu depan aja gw mau ngambil baju dulu," ujar Cia yang segera mengambil tasnya.


"Hayy... kita mandinya kemana yah?" Sapa Leta saat keluar dari tenda.


"Tuh dibawah sana ada tempat untuk kita mandi, mana Cia buruan mumpung masih pagi jadi orang-orang masih tidur," celoteh Dira yang menunjuk kearah dataran yang menurun.


"Dia lagi nyiapin baju ganti," balas Leta sambil melihat kearah yang di tunjuk oleh Dira.


"Ayokk kita mandi gw udah siap nih," ucap Cia yang baru saja keluar dari tenda.


"Yaudah yok buruan keburu rame nanti," ujar Lisya dan mereka berjalan kearah tempat untuk mereka membersihkan diri.


Mereka pun membersihkan badannya masing-masing. Kebetulan, disana emang airnya cukup bersih dan segar karena mereka juga berada dipuncak.


"Hahh seger banget airnya," ujar Leta yang baru sudah mandi.


"Iyaa seger banget... eh kita udah semua kan udah mandi yok balik ke tenda kayaknya udah waktu sarapan deh," ungkap Cia yang memberitahu.


Mereka berjalan beriringan menuju ke area perkemahan dan benar saja bus-bus sudah mulai berdatangan.


"Selamat pagi anak-anak," sapa Buk Madam yang baru selesai dengan senam aerobiknya.


"Pagi Bukk," jawab para murid dengan kompak.


"Baiklah semuanya kalian yang belum mandi silahkan mandi dan siap-siap. Kalo udah mandi dan siap-siap, kalian harus berbaris sesuai kelas karena kita akan berkunjung ke kebun teh namun sebelum itu kita akan mampir ke tempat makan untuk kita sarapan bersama," ungkap Buk Madam menjelaskan secara rinci.

__ADS_1


"Okehh Buk," balas mereka dengan antusias. Mereka semua membereskan peralatan mandi dan bergegas ke tengah lapangan untuk berbaris per kelas masing-masing.


__ADS_2