
"Bukannya di sekolah tadi udah ketemu?" tanya Rena yang menepuk-nepuk pipi Elvano.
"Iya Bun emang ketemu tapi kan nggak ngobrol kayak biasanya," rengek Elvano yang nampak sangat terpukul.
"Sabar aja Bang orang ntar malem acaranya, kamu harus berjuang dong ini kan demi Leta juga," jelas Rena yang menenangi Elvano.
"Huffft Abang kayak ngerasa jahat banget Bun sama Leta, udah nyuekin Leta seharian. Leta juga nangis di depan mata Abang gimana Abang nggak stres coba," gumam Leta yang menunduk.
"Uluh-uluh si kasep mah galau mulu, udah sekarang kamu ganti baju habis itu makan siang gih," ujar Rena yang mendorong tubuh Elvano. Elvano beranjak dari duduknya dan berjalan kearah kamar dengan langkah gontai.
"Bun.. Abang kenapa? sakit yah?" tanya Alvin dengan polos nya.
"Iyaa gw sakit puas lo," dengus El yang menatap tajam kearah Alvin. El kemudian menaiki tangga dengan langkah yang sangat berat.
"Hayo ipin yang cepet makannya, bentar lagi Bunda mau pergi," tutur Rena yang menyuapi Alvin.
"Ipin ikut yah.."
"Ipin di rumah aja sama Abang," balas Rena dengan cepat.
"Yahh Bunda," rengek Alvin yang memajukan bibirnya.
...🍪DI PERJALANAN🍪...
Di sepanjang jalan Leta hanya melamun dan menatap lurus kedepan, sesekali Aron melihat wajah Leta dari kaca spion dirinya juga bingung seperti nya adik kecilnya ini sedang tidak baik-baik saja.
"Let.. lo mau eskrim? tuh ada di depan komplek," tawar Aron pada Leta, namun Leta menolak.
"Nggak deh Bang lain kali aja," balas Leta yang masih saja menatap lurus dengan tatapan kosong.
Aron memberhentikan motor dan turun sejenak untuk membelikan eskrim buat Leta. Leta tak menghiraukan Aron dirinya tetap diam dan berdilema dengan pikiran dan juga perasaannya sendiri.
Setelah selesai membeli 5 eskrim untuk Leta, Aron pun kembali menaiki motor dan melajukan kecepatan sampai tiba di depan rumah mereka. Ketika sudah sampai Leta langsung turun dan membuka pintu.
Ceklekk...
"Assalamualaikum.." tutur Leta yang membuka pintu dan melepas sepatu sekolahnya. Sonya datang menghampiri dan sedikit heran saat melihat raut wajah putrinya seperti sedang menggambar kan bahwa hati Leta sedang kacau.
"Waalaikumsalam," jawab Sonya dan kemudian bertanya pada Aron dengan menunjuk menggunakan dagunya, Aron hanya membalas dengan menaikan bahunya menandakan bahwa dirinya tidak tahu.
Sonya memutus kam untuk kembali keruang nonton dan berkutat dengan handphone miliknya. Sedangkan Leta dan juga Aron berjalan kearah kamar mereka masing-masing.
🐳LETA POV🐳
Leta melempar tasnya ke sofa dan membuka lemari untuk mengganti pakaian dan juga mandi, setelah mandi Leta turun ke bawah untuk makan siang. Leta tak melihat Aron di meja makan sepertinya dia masih berada di dalam kamar.
Leta duduk di meja makan dan mulai menyedokan nasi dan juga lauk pauk.
Leta menoleh kearah Sonya, ternyata Sonya sedang sibuk menelfon entah dengan siapa mungkin teman dekatnya.
__ADS_1
"Hallo Jeng jadikan siang ini?"
📞: "Iya.. biar kita beli gaun sama jas nya senada gitu."
"Iya Jeng kita ketemuan di mall yah, bentar lagi saya kesana"
Setelah selesai menelfon Sonya mematikan handphone dan berjalan kearah garasi.
"Mama mau kemana?" tanya Leta yang tengah mengunyah.
"Mau ke mall sebentar sama temen Mama, owh iya mobil Mama bawa sebentar yah."
"Hati-hati Ma.. pulang jangan lupa bawa makanan!" teriak Leta kearah Sonya.
"Lahh Mama mau kemana Dek?" tanya Aron yang baru saja turun.
"Gak tau tuh katanya dia mau ke Mall," ujar Leta sambil melanjutkan makan siangnya.
"Oh iya abis ini gw mau keluar ya Abang dirumah aja kan?" tanya Leta di sela-sela makan siangnya.
"Mau kemana lo?" tanya Aron dengan menaikkan satu alisnya ke atas.
"Biasa lah temen gw ngajak ke Cafe," jawab Leta dengan nada yang meremehkan.
"Eleh.. yaudah kalo lo mu pergi nanti gw ajak Gavin aja main kesini," ucap Aron yang langsung mengambil nasinya untuk dia makan.
"Iya terserah lo deh.. gw siap-siap dulu." Leta yang baru saja sudah memakan siangnya, dia segera menuju ke kamarnya untuk membersihkan diri dan bersiap ke Cafe. Sebelum itu, Leta tak lupa untuk mengabari teman-teman terlebih dahulu.
...Girs ciwi-ciwi😻...
^^^Leta:^^^
^^^Pe^^^
^^^Pe^^^
^^^Letaa^^^
^^^Jadi kan ya hari ini^^^
Cia:
Iye-iye jadi lo yang bayar kan yaa hehe
Dira:
Jam 2 kan ya
^^^Leta:^^^
__ADS_1
^^^@Cia iya gw yang bayar dasar lo pada^^^
Lisya:
Asiqqqq dibayarin
Dira:
Yaudah gw siap-siap dulu bye!
Lisya:
Lo mah cepet kalo soal makanan dasar
Leta menutup handphone nya dan segera untuk membersihkan badannya.
"Saat nya mandi.."
Tak beberapa lama Leta pun keluar dari kamar mandi yang nampaknya sudah siap dengan pakaian untuk dia kenakan di Cafe.
"Gw mau bawak tas yang mana ya.." ucap Leta dengan melihat berbagai macam tas yang ada di lemarinya.
"Yang ini aja lah." Akhirnya Leta sudah siap dengan pakaiannya, dia segera turun dan menuju ke Cafe. Saat dirinya menuruni tangga dia sudah melihat ada Gavin disana.
"Cepet banget tu anak udah disini aja," ucap Leta dalam hati sambil melihat ke arah Gavin yang menghadap ke arah tv.
💃Prov Leta, Gavin & Aron 💃
"Hai Let, happy birthday.." ujar Gavin dengan menyondorkan kue dan juga buket bunga kecil untuk Leta.
Leta yang melihat Gavin memberikan sebuah kue pun merasa senang dan tersenyum ke arah Gavin.
"Cie.. ditiup dong lilin nya masa di lihatin terus," ucap Aron yang ikut mengawal Gavin dari belakang. Sebelum meniup lilin, Leta berdoa terlebih dahulu di dalam hatinya lalu langsung meniup lilinnya.
"Yeyy potong dong kuenya," ungkap Aron yang nampaknya tergiur dengan kue yang diberikan Gavin.
"Bentar Leta ambil pisaunya dulu," kata Leta dengan langsung melangkahkan kakinya menuju ke dapur lalu kembali menuju ke ruang tamu untuk menemui Aron dan juga Gavin.
Leta mulai memotong kue dengan potongan yang rapih.
"Sayangnya gak ada Tante Sonya sama Papa kamu Let, kalo ada pasti lengkap," kata Gavin dengan senyum yang mengembang.
"Cie lah mau banget lo jadi Adek ipar gw?" tanya Aron dengan nada yang bercanda, namun membuat Leta melorotkan matanya.
"Biasa aja kali Dek hahaa. Mata lo mau keluar tuh," jawab Aron sambil tertawa saat melihat ekspresi Leta berubah drastis.
"Kak Gavin makasih ya udah ngerepotin," ungkap Leta yang seperti tidak enak hati dengan Gavin.
__ADS_1
"Enggak kok, oh iya gw ada kado untuk lo nih, semoga lo suka ya." Gavin pun menyodorkan sebuah buket bunga dan juga sebuah kotak kecil untuk Leta.