
"El!!!! ya ampun pas banget gw tadi rencananya mau nonton futsal eh ternyata lihat ada lo disini wah emang jodoh gak bakal kemana," ucap Vina ceplas-ceplos dia tidak memikirkan jika di lapangan tersebut tidak hanya ada dirinya melainkan banyak orang disana.
"Lo bisa gak sih sehari aja gak ganggu gw? lo belom sadar juga? gw itu udah punya pacar Vina!! dan lo harusnya sadar dong Vin gw gak suka sama lo.."
"Enggak kok gw gak ganggu, lagian takdir yang bawa gw kesini dan ketemu sama kamu.." ungkap Vina dengan senyum yang mengembang.
"Udah lah El percuma lo ngomong sama dia juga gak bakal ngerti," sambung Kevin yang ikutan geram saat melihat kehadiran Vina secara tiba-tiba itu, sepertinya Kevin sudah menebak jika Vina pasti kesini bukan karena kebetulan melainkan mengkepoi keseharian El.
"Yok tim tengkorak silahkan giliran kalian main di lapangan.." teriak wasit kepada Kevin, El, Gibran, Ramon, Tio dan Bima. Kali ini mereka bermain satu markas dulu baru nanti mereka akan berlatih untuk perwakilan membawa nama sekolah. Mereka yang di panggil pun langsung bangkit dan berjalan memasuki lapangan futsal tersebut.
"Ayok El semangat!!" teriak Vina yang memberikan semangat kepada El, meskipun El tidak pernah menerima cinta nya tetapi Vina yakin suatu saat El akan jatuh cinta kepadanya maka dari itu Vina sampai sekarang akan terus mengejar El.
Ternyata sepasang mata sudah memperhatikan gerak gerik El dan Vina sedari tadi tanpa mereka sadari.
🕺Prov Brayn & teman-teman🕺
Hari ini Brayn dan teman-temannya bermain futsal juga di lapangan pahlawan. Dan saat memasuki lapangan tersebut mereka bertemu dengan anggota Genk tengkorak siapa lagi kalo bukan El, Kevin, Gibran, Ramon, Tio dan juga Bima.
"Ehh ada genk El tuh lagi main," tunjuk salah tau teman Brayn.
"Eh iya, udah kita cuekiin aja." Mereka berjalan angkuh di hadapan rombongan El yang membuat Genk tengkorak dan yang lainnya memanas.
Genk Brayn duduk di sebelah kursi panjang yang di duduki oleh genk tengkorak. Tak disengaja Brayn melihat ada seorang perempuan nampaknya sangat menyukai El.
""El!!!! ya ampun pas banget gw tadi rencananya mau nonton futsal eh ternyata lihat ada lo disini wah emang jodoh gak bakal kemana," teriak perempuan itu dengan histeris.
"Siapa itu kalian kenal gak?" tanya Brayn kepada para teman-teman nya.
"Enggak Bray gw aja baru lihat, kaya nya sih temen satu sekolah nya El," jawab salah satu teman Brayn.
"Tapi kayanya tu cewe suka deh sama El.. bisa gw manfaatin nih ya gak," ujar Brayn yang mengambil kesempatan saat bertemu dengan Vina.
"Iya Bray pantau aja terus."
__ADS_1
Brayn mengamati gerak-gerik dari Vina, sepertinya Vina begitu cinta matinya dengan El sampai rela-relain datang kesini cuma buat lihat El main saja.
Brayn lalu mencoba memberanikan diri untuk mendekati Vina.
"Kalian tunggu sini ya.."
Saat di samping Vina, Vina melihat Brayn hanya biasa saja dia tetap fokus ke arah El yang sedang bermain futsal itu.
"Hgmm... boleh gw duduk?" tanya Brayn yang hanya di kacangi oleh Vina. Vina hanya menoleh sekilas kearah Brayn, karena tidak ada balasan dari Vina Brayn pun memutuskan untuk langsung duduk saja.
"Lo suka ya sama El?" tanya Brayn langsung kearah Vina, Vina yang mendengarnya hanya menoleh dan tidak memperdulikan sama sekali omongan Brayn.
"Hallo.. gw ngomong loh sama lo," ucap Brayn yang masih berusaha mendekati Vina.
"Menurut lo," jawab Vina dengan ketus.
"Eh geseran dikit dong.. nanti El bisa salah paham," ujar Vina dengan pd nya membuat Brayn tertawa.
"HAHA apa kata lo? El bakal salah paham HAHA pd banget," ledek Brayn yang tidak bisa menahan tawa membuat Vina menjadi kesal.
"Ehh tunggu tunggu dulu," balas Brayn yang menjauhkan tangan Vina yang terus mendorong bahunya.
"Apa!" saut Vina yang emosi.
"Gw mau ajak lo kerja sama.. mau ngak?" ucap Brayn yang membuat Vina kebingungan.
"Maksud lo??" tutur Vina yang menaiki alisnya.
"Gini-gini lo suka kan sama El, nah gw bisa bikin lo jadian sama El.. tapii lo harus juga bantuin gw buat jadian sama Leta," jelas Brayn yang memajukan wajahnya dengan sorotan mata yang benar-benar tidak sedang bercanda.
"Owhh jadi lo suka Leta?" tanya Vina memalingkan wajahnya menghadap ke depan.
"Shuttt heh ngak kenceng-kenceng juga lo ngomong nya," dengus Brayn yang menutup mulut Vina dengan gelabakan.
__ADS_1
"Ihh iya-iya gw diem," kesal Vina saat Brayn menutup mulutnya.
"Gimana lo setuju ngak?" tanya Brayn yang memastikan.
"Emm okeh gw setuju," sambung Vina yang menatap mata Brayn. Tanpa di sadari mereka malah saling memandang satu sama lain, sampai salah satu teman Brayn yang menepuk bahu Brayn barulah mereka menghentikan aksi tatapan yang tidak sengaja itu.
"Woiii team kita di suruh kumpul tuh," tegur salah satu teman Brayn yang menepuk bahu Brayn.
"Hah? owh iya gw kesana," jawab Brayn dengan kikuk.
"Kalo lo perlu dm aja gw," celoteh Brayn sebelum dirinya pergi menghampiri teman-temannya yang lain.
"Hmm," balas Vina yang masih bersikap bodo amat. Setelah Brayn pergi menjauh Vina kembali meneriaki Elvano agar tetap semangat, El hanya bisa menahan malu nya saat Vina meneriaki nama dirinya dan untung saja mereka semua sudah tahu kalau kekasih Elvano tetaplah Leta.
"Semangatt El!!" teriak Vina yang heboh sendiri.
"HAHA El kesambet kayak nya tu anak," ungkap Kevin yang menepuk bahu Elvano.
"Udahlah ngak usa di pikirin ngak penting juga," ucap Elvano yang tidak ambil pusing.
🍑VINA POV🍑
Vina membuka layar handphone dirinya membuka akun sosial media untuk melihat-lihat ada berita apa hari ini. Tak sengaja Vina membuka story milik Leta, dan betapa kesalnya Vina saat melihat foto yang di posting oleh Leta adalah Elvano.
"Hah! ini kan El. Idihh sok romantis banget," dengus Vina yang tidak suka.
"Halahh gw juga bisa post foto beginian," celoteh Vina yang kemudian membuka camera dan memotret kearah Elvano yang sedang bermain bola di lapangan.
Cekrekk📸
"Gw bakal post juga liat aja pasti si anak onta bakal sewot haha," celoteh Vina yang kemudian memposting foto Elvano taklupa Vina mengetag nama akun instagram milik Elvano.
"Hmm ganteng nya," tutur Vina yang memandangi El dari kejauhan.
__ADS_1