
"Yaudah deh gw balik ke tenda dulu," ucap Aron yang bangkit lalu pergi meninggalkan Leta beserta yang lain.
Suasana pun berganti dari sore hingga ke malam, semua siswa maupun siswi sibuk untuk membersihkan barang-barangnya dikarenakan besok hari terakhir mereka disini.
"Yok anak-anak jangan ada barang yang ketinggalan, dikarenakan besok sesudah kita berkunjung ke tempat wisata kita langsung pulang jadi Ibuk harap tidak ada yang ketinggalan yaa soalnya jauh jika mau balik lagi paham," ucap Madam menggunakan toa.
"Paham Madam..." jawab mereka dengan kompak.
****
💃Prov Dira & Lisya💃
"Sya menurut lo gw besok pakek baju pink ini atau baju yang biru ini," ucap Dira sambil memperlihatkan bajunya.
"Udah yang biru aja bagus," ujar Lisya menyarankan.
"Tapi sih menurut gw pakek yang pink aja deh unyu-unyu gitu," celoteh Dira dengan tersenyum.
"Dih gimana sih orang sendirinya minta saran tapi dia yang saranin sendiri," balas Lisya kesal.
Dira seketika tertawa melihat Lisya yang marah-marah dengannya, mungkin Lisya sedang pms atau mood nya yang tiba-tiba berubah karena melihat Gibran sering menggoda para siswi disini.
"Lo kenapa ketawa? ketawain gw lo?" tanya Lisya menatap sinis ke arah Dira.
Dira seketika menahan tawanya, "Enggak kok ini gw bayangin aja gw lagi pakai baju pink ini pasti lucu."
Lisya menatap Dira dengan malas, "Alasan lo pasti ngetawain gw kan ngaku lo."
"Lagian lo kenapa sih marah-marah gini, lo cemburu yaa Gibran banyak ngegoda siswi disini," ledek Dira kearah Lisya.
"Dih sok tau lo, siapa juga yang cemburu sama kutu badak itu ogah gw mah," balas Lisya dengan sangat kesal.
"Kalo lo gak cemburu kenapa pas lo liat Gibran ngengoda perempuan lo langsung kesel terus pergi?"
"Dih ya gw malas aja gw bosen disana suasanya kaya gitu aja jadi gw pergi, nih lo kebanyakan nonton sinetron jadi apa-apa lo sangkut-pautkan sama sinetron," jawab Lisya sambil membuang muka nya.
"Dih kenapa jadi bahas sinetron lo kalo cemburu itu cemburu ajaa jangan sangkut pautkan sama yang lain," balas Dira tertawa.
"Nambah ngaco ni anak dahlah gw mau tidur." Lisya langsung merebahkan badannya menghadap ke arah kanan agar tidak bertatapan dengan Dira.
"Sya-sya kalo lo suka itu ngomong."
.
.
💫 Flashback on 💫
Saat sedang waktunya makan seperti biasa saat ada siswi yang lewat didepan mata Gibran, Gibran langsung mengambil ancang-ancang untuk menggoda siswi tersebut.
__ADS_1
"Hai cantik..." goda Gibran sambil memegang dagu siswi tersebut.
"Eh Gibran.. ada apa?" tanya siswi tersebut.
"Emm enggak kamu cantik hari ini nanti abis pulang dari sini mau gak kita makan malam di restoran gw teraktir deh," jawab Gibran dengan menaikkan kedua alisnya.
Entah kenapa Lisya merasa kesal dengan tingkah Gibran itu, apa karena Lisya tidak suka sama cowok yang playboy seperti Gibran? atau jangan-jangan Lisya malah cemburu sama Gibran?
Lisya masih berpikiran positif tentang perasaan nya, mungkin Lisya memang tidak suka jika Gibran banyak ngegoda perempuan atau banyak perempuan dipermainkan oleh Gibran.
"Dih ngapain sih lo modus lagi, gak usah mau tu sama Gibran lagian lo mau aja diajak makan palingan lo yang nanti disuruh bayar," ucap Lisya dengan ceplas-ceplos.
Mereka semua terkejut mendengar pernyataan yang dikeluarkan dari Lisya itu.
"Yaudah sih Sya terserah Gibran dong kenapa lo yang sewot," ujar Cia heran.
"Dahlah gw mau pergi aja males gw disini." Lisya lalu pergi mengarah ke tendanya.
"Dih tu anak kenapa sih," ucap Dira sangat heran dengan tingkah Lisya.
💫 Flashback Off 💫
.
.
.
"Diem lu gw bacok juga nih lama-lama," dengus Lisya sambil melirik ke punggung belakang tubuhnya.
"Emm gw diem nih," ungkap Dira sambil menutup mulutnya.
****
🌈Prov Leta & Elvano🌈
"Let ternyata kalungnya cocok kalo lo pake," puji El sambil menatap kearah Leta.
"Hehe iya," ucap Leta tersenyum malu.
"Dira sama Lisya mana?" tanya El yang melihat kearah tenda.
"Paling juga udah tidur duluan," kata Leta fokus pada handphone nya.
"Yaudah kamu tidur juga gih, udah malem juga kan ntar sakit lagi besok kita mau pulang loh," ujar El yang menumpukan dagunya di bahu Leta.
"Bentar lagi.. tuh liat Cia masih ngobrol sama Kevin," tunjuk Leta dengan memegang pipi El agar menoleh kearah Cia dan juga Kevin.
"Yaudah aku juga masih di sini kok," ujar Elvano dengan memainkan jari leta yang masih memegang pipi El.
__ADS_1
"Kamu lagi liatin apa sih?" tanya El sambil mendekatkan wajahnya ke layar gadget Leta.
"Ini banyak banget yang kepo sama foto yang waktu itu aku post," ungkap Leta dengan menatap wajah El.
"Emang foto yang mana?" tanya El yang penasaran.
"Nih foto aku tapi ada rambut kamu," ujar Leta yang sedang menahan senyumnya.
"Ehh kok aku nggak tau sih," kata El yang nampak terkejut.
"Hehehe kan kamu nya lagi bobo Sayang," ungkap Leta sambil mengacak rambut El dengan gemas.
El terdiam saat Leta memanggil dirinya dengan sebutan Sayang, rasanya berbeda tidak seperti mantan-mantan El yang lainnya.
"Apa-apa coba ulang sekali lagi," celoteh El dengan antusias.
"Hemm nggak ada pengulangan yahh," kata Leta dengan senyum yang merekah.
"Ihh nggak boleh gitu dong," rengek El sambil mengusel-ngusel tangan Leta.
"Hahaha kamu lucu deh," ungkap Leta dengan di iringi gelak tawa yang membuat El juga merasa senang.
"Iya lucu.. makanya banyak yang suka sama aku," celoteh El yang malah mendapatkan pukulan dari Leta.
"Dihhh," dengus Leta sambil memukul bahu El.
"Hahaha nggak kok sekarang kan Aa' El cuman punya Leta doang eakk," tutur El sambil menusuk-nusuk pipi Leta dengan gemas.
"Apaan sih mulai deh penyakitnya kambuh lagi," ucap Leta yang menahan tawanya dan berlaga marah.
"Yee ngambek nih," ledek El yang masih menggoda Leta.
"Ihh apa sih El, nggak lah gw nggak ngambekan orangnya," ungkap Leta yang menaruh handphone nya dengan gusar.
"Aduhh idaman banget deh pipipipip calon mantu," ujar El menaik turunkan alisnya.
"Hahaha El muka lo bengek gw," tutur Leta yang tak bisa menahan tawanya.
"Nahh kan ketawa juga, ye ye berhasil-berhasil horee," teriak El yang mulai mengangkat tangannya keatas.
"Shuttt.. El jangan kenceng-kenceng ntar yang lainnya pada keganggu," tegur Leta sambil menarik El agar duduk kembali.
"Hehehe kelepasan gw Let, Let tidur gih udah malem banget nih," ungkap El yang melihat kearah jam tangannya.
"Iya Let yok tidur gw udah ngantuk juga nih," kata Cia menanggapi.
"Yaudah El aku tidur dulu yah byee.. " pamit Leta sambil tersenyum dan langsung masuk kedalam tenda.
"Byee," balas El yang juga tersenyum. El dan kevin pun juga kembali ke tenda mereka dan bergegas untuk tidur.
__ADS_1