
"Busett woi Sya gw belom mau mati," teriak Dira saat Lisya menyalip dua mobil sekaligus.
"Udah lo diem aja kita telat juga karena ulah lo," jelas Lisya yang mulai mengerjai Dira.
"Syaa.. Pertigaan woi hati-hati napa," dengus Dira yang tak henti-hentinya berteriak.
"Tinggal tiga rumah lagi kita nyampai kok," kata Lisya yang terus menyeringai.
Lisya langsung menancap kecepatan di atas rata-rata yang membuat rambut Dira menjadi berantakan. Setelah sampai di depan rumah Cia, Lisya menoleh kearah Dira dan ia melihat rambut Dira sudah tak karuan yang membuat dirinya senang karena sudah berhasil mengerjai sepupunya itu.
"Aaaaa dasar jingong onta! liat nih rambut gw jadi rusakkan," rengek Dira yang takhenti-hentinya menghentakkan kaki serta raut wajah yang ingin menangis.
"Halah gitu aja di mewekin lebay lo," balas Lisya dengan wajah tak bersalah lalu dirinya keluar dari mobil dan berjalan kearah Cia dan juga Leta.
"Untung gw masih cantik," tutur Dira yang bermonolog sambil melihat pantulan dirinya dari cermin.
🐰Prov Leta dan Cia🐰
Setelah mobil Papa pergi barulah Leta menghentikan lambaiannya dan masuk kedalam rumah Cia.
"Misi Pak, Cianya ada?" tanya Leta pada satpam di rumah Cia.
"Owh temennya Neng Cia yah, ada kok masuk aja Neng ngakpapa," kata Satpam yang langsung membukakan pagar.
"Emm terima kasih yah Pak, kalo gitu saya masuk dulu," balas Leta dengan ramah dan diangguki oleh satpam tersebut.
Tingg.. Tongg
Suara bel berbunyi, tak menunggu waktu lama Cia langsung membuka pintu dan sudah siap dengan penampilannya yang begitu cantik.
"Ehh Leta udah dateng ternyata, kita duduk disini ajak kayaknya biar langsung cabut aja ntar," ucap Cia yang mengajak Leta untuk duduk di kursi teras.
"Tante bidan yang ikut kedesa ada berapa?" tanya Leta pada Cia.
"Sama Mama gw jadi berempat, eh lo bawa apaanih lucu bener?" tanya Cia yang penasaran dengan isi totebag yang Leta bawa.
"Owh ini... Mama gw bikin cookies buat anak-anak disana sama buat kita juga sih," jelas Leta yang memperlihatkan isi totebagnya kepada Cia.
"Weyyy ayok kita berangkat!" teriak Lisya dari arah pagar.
"Let Let.. itu Lisya udah dateng, yok buruan kesana," ajak Cia yang kemudian berjalan kearah luar pagar.
__ADS_1
"Eh iya bentar-bentar gw rapiin ini dulu."
Cia dan juga Leta berjalan beriringan menuju luar pagar, setelah Cia berpamitan pada satpamnya barulah mereka masuk dan menjalankan mobil Lisya.
🌵Di Dalam Mobil🌵
"Eh Dir ngaca mulu lo dari tadi," tegur Lisya dengan tatapan heran pada saudaranya satu ini.
"Diem lo," Balas Dira dengan cepat.
"Cia lo beneran tau tempatnya kan?" tanya Leta yang memastikan.
"Iya-iya gw tau kok, udah jalan aja Sya, orang jalannya lurus doang," kata Cia yang meyakinkan. Lisya mulai menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang.
"Lo kenapa sih Dir?" tanya Cia yang sedari tadi memperhatikan Dira.
"Nggak papa hehehe," balas Dira dengan cengengesan.
"Eh kita nggak ngasih tau anak cowok kalo kita pergi kedesa?" tanya Lisya yang tetap fokus menyetir.
"Emm udah kok.. Kevin udah gw kasih tau pasti yang lainnya juga bakal tau," jelas Cia yang mulai mengemut permen lolipop berwana pelangi.
"Owh yang ini yah, banyak juga Sya. Nih minum nya hehe pas banget nih gw juga lagi haus," ungkap Leta yang kemudian meneguk minumnya.
🤸ELVANO POV🤸
"Abang!!" teriak Bunda Elvano yang sedari tadi memanggil Elvano.
"Apa Bund," jawab Elvano yang baru saja keluar dari kamarnya.
"Bunda mau pergi dulu ya kamu jaga Ipin awas aja kalo gak dijaga!" ucap Bunda Elvano, dan Elvano hanya mengganguk mengiyakan.
"Makanan udah Bunda siapin di meja dah Bunda pergi dulu." Bunda Elvano pun melangkah kan kakinya keluar rumah.
"Elvano?" tanya Mahendra yang sudah siap dengan pakaiannya.
"Loh Papa mau kemana?" tanya Elvano yang melihat Mahendra menggunakan pakaian yang rapi tetapi tidak memakai pakaian kerja.
"Papa mau ada urusan kantor mau ketemuan di Cafe sama rekan bisnis Papa, kamu jaga Ipin ya Papa berangkat dulu," pamit Mahendra kepada Elvano dan segera pergi meninggalkan rumah. Nampaknya, Mahendra sangat buru-buru padahal tadi Mahendra santai main PS dengan Alvin.
"Huftt mana nih tiga kutu badak itu belum dateng lagi," ucap Elvano dengan kesal.
__ADS_1
Elvano pun mengecek handphone nya dan dia mendapati pesan dari kekasihnya itu Leta, Elvano segera membukanya.
...📞 WhatsApp 📞...
...Pacar❤️...
Pacar❤️:
Apa El
Udah nih udah makan kok, Leta juga mau mandi dulu yaa kamu jangan jahil sama Ipin awas aja🙄
^^^Elvano:^^^
^^^Ihh kok malah belain Ipin... Aku ngambek nih😒^^^
Melihat tidak ada balasan dari Leta, Elvano mencari keberadaan Alvin terlebih dahulu. Dan ternyata Alvin sedang berada di dekat kolam berenang untung saja Elvano cepat mencarinya kalo tidak bisa-bisa Alvin terjun lagi ke kolam renang:v
"Heh! Ipin ya Allah untung aja gw cepet nemuin ni anak kalo gak abis lo kecebur kolam," celoteh Elvano dengan sangat kesal sedangkan Alvin hanya tersenyum tanpa merasa bersalah.
"Kebiasaan lo ya bikin orang jantungan aja kalo lo nyebur terus lo gak bisa berenang abis gw dimarahin sama Bunda elah." Elvano jika marah seperti perempuan ngoceh aja kerjaan nya🤭
🔥Elvano and the Genk🔥
"Assalamualaikum!!" teriak Kevin, Gibran dan juga Ramon yang telah sampai di rumah Elvano.
"Buset sepi amat ni rumah," ucap Gibran yang heran melihat rumah besar milik keluarga Mahendra tetapi tidak ada orang didalamnya.
"Elvano mana nih," sambung Kevin lalu mereka mencari keberadaan Elvano dan Alvin.
Melihat ada yang mengoceh-ngoceh di arah kolam renang, Kevin, Gibran dan juga Ramon segera menuju ke sana.
"Heh! Ipin ya Allah untung aja gw cepet nemuin ni anak kalo gak abis lo kecebur kolam kebiasaan lo ya bikin orang jantungan aja kalo lo nyebur terus lo gak bisa berenang abis gw dimarahin sama Bunda elah."
Ternyata benar itu adalah suaranya Elvano yang mengomel-ngomel ke arah Alvin.
"Woi bro!" ucap Kevin sambil memukul pundak Elvano.
"Kenapa lagi sih El kaya perempuan aja lo ngomel-ngomel kedengeran tau sampe luar," ujar Gibran yang tak abis pikir.
"Heh gimana gw gak ngomel-ngomel coba nih Ipin gw cari-cari ternyata dia ada dikolam renang ini kalo di kecebur gimana coba? abis gw sama Bunda," celoteh Elvano yang menjelaskan panjang dan lebar.
__ADS_1