
Malam hari~
Leta, Dira dan juga Lisya sangat senang tidur bareng dirumah Cia. Mereka banyak sekali memakan cemilan yang sudah disiapkan oleh Cia tak hanya itu mereka memakai masker bareng, buat tiktok bareng dan tak lupa berfoto bareng.
Sekarang saat nya Leta, Dira dan juga Lisya bakar jagung bersama didepan rumahnya Cia. Asisten rumah tangga Cia sudah menyiapkan api untuk membakar jagung serta sudah menyiapkan alat-alat yang lain.
"Woi ayok bakar jagung dah siap ini," teriak Cia.
"Eh iya ayok," balas Dira yang langsung bangkit dan menuju ke tempat Cia disusul oleh Leta dan juga Dira.
Mereka membakar jagung dan langsung melahap nya.
"Woi gila enak banget jagung nya," ujar Leta sambil menikmati jagungnya itu.
"Iya enak banget, hebat banget bokap lo bisa panen jagung sebanyak ini," sambung Dira.
"Hehe iya lah bokap siapa dulu," jawab Cia dengan menepuk dadanya.
Mereka sedang menikmati jagung setelah itu mereka menuju ke kamar Cia lagi untuk menonton film 'Horor'.
Mereka memang sengaja untuk menonton film 'Horor' saat tengah malam, biar suasana nya lebih mencengkeram.
"Ya ampun woi itu hantu nya diatas," ucap Dira sambil menutupkan matanya dibantal.
"Dah siap-siap aja nih pasti muncul tiba-tiba hantunya," ujar Leta sama seperti Dira menutup matanya menggunakan bantal.
"Apaan sih serem aja gak," ucap Lisya dengan enteng.
"Eh Sya serem kaya gitu masa dibilang gak serem," ujar Cia enggan untuk menoleh kearah filmnya.
"Biasa aja kok Cia, kalian aja lebay," balas Lisya.
"Lebay lebay pala lu," ucap Dira yang langsung melempar bantal ke arah Lisya.
"Ihh Dira!" bentak Lisya.
"Udah diem fokus dong sama film nya, mau serem mau gak yang penting ditonton aja," ujar Leta dengan agak kesal.
Mereka menonton film hantu dengan suara teriak yang besar, yang membuat Asisten rumah tangga Cia sampai mengetuk pintu kamar Cia untuk memastikan.
Tok..tok..tok..
"Cia ada yang ngetok tu," ucap Lisya kepada Cia.
"Cia... jangan dibuka jangan-jangan itu..." ujar Dira menggantungkan omongannya.
"Apaan sih Dir elah takut bener, udah buka aja Cia," jawab Lisya.
Cia juga sebenernya takut dan sudah berfikiran yang tidak-tidak saat ada yang mengetuk pintu kamarnya, tetapi dia harus memberanikan dirinya untuk membuka pintu tersebut.
Ceklek
__ADS_1
"Astaghfirullah Bibi..." ucap Cia sambil mengelus dadanya.
"Eh Non kenapa?" tanya Asisten Cia.
"Gak kenapa-napa kok Bi," jawab Cia kepada nya.
"Kirain Bibi kenapa Non teriak-teriak diatas, sampai bawah kedengeran loh Non."
"Eh iya Bi... kami lagi nonton film hantu makannya teriak kenceng gitu hehe," ucap Cia tak enak hati.
"Ya udah Bibi kebawah dulu ya Non," pamit Asisten Cia.
"Eh Bi Mami udah pulang?" tanya Cia lagi.
"Udah Non kayaknya yaudah ya Non Bibi kebawah," ujar Asisten Cia yang langsung pergi meninggalkan kamar Cia.
Cia masuk kembali kedalam kamarnya.
"Eh Cia siapa?" tanya Leta.
"Ooh itu Asisten rumah tangga gw katanya dia khawatir kita teriak kenceng-kenceng takut ada apa-apa," jawab Cia menjelaskan.
"Tuh kan gak ada apa-apa Dira lo yang lebay," ujar Lisya kearah Dira.
"Kan kali aja itu yang ngetok bukan orang melainkan yang difilm ini kan serem," jawab Dira dengan menyondorkan mulutnya kedepan.
"Ini nih kalo terlalu terbawa film ginian, menurut gw sih biasa aja," ucap Lisya sombong.
"Allahuakbar," ucap Dira takhenti-hentinya dengan tubuh yang memeluk boneka tedy berd untuk menghilangkan rasa takutnya.
"Ehh jangan kesana woi pasti disana ada anu nya," ucap Cia sambil menggigit selimut dengan wajah yang tak kalah tegang.
"Awass di belakang lo," ujar Leta sambil memegang pundak Lisya.
"Kyaaaa," teriak mereka kompak termasuk juga Lisya.
"Gila kaget gw," ucap Lisya sambil memegangi dadanya.
"Astagfirullahh... jantung gw mau copot woi," ujar Dira dengan badan yang sudah keringat dingin.
"Gw nggak takut tapi tu setan munculnya mendadak banget gilaaa," ucap Leta yang memeluk tubuh Lisya.
"Woi liat dia mau lompat," ujar Cia dengan antusias. Mereka yang tengah asiknya menonton tiba-tiba dikaget kan dengan sebuah tempat pensil yang tiba-tiba terjatuh dari atas meja belajar milik Cia.
Bedebuk...
(Kurang lebih bunyinya seperti itu ya hehe:v)
Suara tempat pensil yang sudah terjatuh kelantai, lantas mereka semua menoleh keasal suara tersebut.
"Kok jatoh sendiri woi," ucap Leta dengan parno.
__ADS_1
"Jangan-jangan setan yang di film ini dateng kesini lagi," sambung Dira sambil menutup wajahnya dengan boneka.
"Dihh halu lo ketinggian," ucap Lisya sambil menampol wajah Dira.
Cia beranjak dari duduknya lalu membenarkan tempat pensil ke atas meja dan ternyata ada Moza disana.
(Moza kucing anggora putih milik Cia)
"Ya ampun Moza, ternyata Kamu yang bikin kita semua jadi panik," ucap Cia sambil menggendong Moza menuju kearah mereka.
"Meong," kata Moza sambil menjilati tangannya.
"Tuh kan gw bilang juga apa, nggak ada setan disini," ucap Lisya dengan bangga.
"Hehe kan kali aja Sya," ujar Dira sambil cengengesan. Disela-sela cekcok Dira dan Lisya pintu kamar Cia diketuk ternyata itu adalah Mami Cia yang menyuruh mereka untuk segera tidur.
Tok...Tok...Tok...
"Ciaa.." ucap Mami sambil mengetuk pintu.
"Eh tunggu bentar, kayak nya itu Mami gw," ucap Cia lalu beranjak dari duduknya.
"Iya Mi tunggu bentar Cia bukain," teriak Cia lalu segera membuka kan pintu. Mami Cia langsung masuk dan menyuruh mereka untuk tidur.
"Wahh kalian nobar yah," ujar Mami sambil duduk di pinggir kasur.
"Hihi iya Tante," ucap Leta sambil tersenyum.
"Sekarang udah jam sebelas, kalian jangan begadang nggak baik buat kesehatan. Sekarang beresin ini habis itu gosok gigi trus langsung tidur," ucap Mami sambil menatap mereka semua.
"Ay ay kapten," ujar Cia sambil hormat.
"Ya udah beresin gih, Mami mau tidur dulu, Cia inget jendela sama pintu jangan lupa dikunci," ucap Mami lalu berjalan keluar dan menutup pintu.
"Yaudah yok kita beresin," ajak Leta lalu membersihkan sisa snack mereka.
"Itu tarok disana aja Sya," ucap Cia memberitahu. Sekarang mereka sudah membereskan barang dan sekarang mereka semua tengah berbaring dan menuju ke alam mimpi.
Susah tidur~
"Kok gw nggak bisa tidur yah?" ujar Cia sambil menatap langit-langit kamarnya.
"Iya gw juga," ucap Leta menyahuti.
"Sya lo udah tidur ya?" tanya Leta ke arah Lisya.
"Belom," jawab Lisya.
"Dira tumben diem," ucap Cia yang heran.
"Dir lo nggak... dihh udah terlelap ternyata," ucap Cia yang menoleh kearah Dira.
__ADS_1
"Cepet banget tu anak tidur," ujar Leta sambil memeluk bantal.