
Elvano dan Leta telah menikmati waktu bersama dengan dihiasi canda tawa dan juga moment romantis yang pasti Leta tunggu-tunggu karena kemarin-kemarin mereka sedikit renggang yahh bisa di bilang Leta sedikit galau.
"Let kamu udah izin kan sama Bang Aron kalo pulang sekolah kita bakal main ke markas?" tanya Elvano yang sedang memainkan game online.
"Hehe belum, tapi ntar aku telpon Abang deh supaya Mama nggak cemas," tutur Leta yang menyengir.
"Hemm Iya-iya, yaudah ke kelas yok. Ini Ramon chat gw katanya Cia sama yang lainnya udah jalan ke kelas," ungkap Elvano yang berdiri dan menarik tangan Leta dengan lembut.
"Lohh iya yah? yaudah ayok," balas Leta yang kemudian juga ikut berdiri.
Mereka berjalan beriringan dengan El yang memegang pergelangan tangan Leta. Di perjalanan Leta sudah melihat Cia dan juga teman-temannya yang lain.
"Tuh mereka," tunjuk El kearah depan.
"Iya.."
...🐼Kantin🐼...
"Ehh bel masuk kapan sih?" tanya Lisya pada mereka. Gibran langsung melihat kearah jam tangan miliknya.
"Lima menit lagi masuk," jawab Gibran dengan datar.
"Yaudah kita langsung kekelas aja yok," ajak Cia yang menoleh kearah mereka.
"Ganti baju dulu kali," ungkap Dira yang menyadarkan mereka bahwa mereka masih memakai baju olahraga.
"Haha ogep gw lupa kalo kita masih pake baju olahraga," Sambung Cia yang melihat kearah baju yang ia pakai.
"Yaudah buruan kita ganti baju, ntar keburu gurunya masuk kelas," ujar Lisya yang kemudian mereka beranjak dari kursi masing-masing.
"Kita duluan ke kelas yah," pamit Cia yang mewakilkan.
"Iya... tiati lu ntar ada putih-putih lagi waktu kalian ganti baju," ucap Gibran yang membuat mereka jadi takut kecuali Lisya.
"Udah deh nggak usah banyak omong," dengus Lisya yang menatap tajam kearah Gibran.
"Y-yaudah yok buruan ganti baju," ajak Dira dengan kikuk. Cia, Dira dan juga Lisya berjalan lebih dulu keluar kantin dengan di susul oleh Kevin, Ramon dan juga Gibran.
"Eh kita jadikan belanja nanti?" tanya Lisya pada mereka.
"Jadi dongg kan kita mau main ke markas mereka," balas Cia dengan semangat.
"Iya gw juga udah minta izin kok sama nyokap," tutur Dira yang berjalan paling depan.
__ADS_1
"Woii," teriak Leta yang kemudian berjalan menghampiri teman-temannya.
"Udah nih dua-duaan nya?" tanya Cia yang menggoda Leta. Leta hanya tersenyum malu sambil melirik kearah Elvano.
"Yaudah sana," tutur El yang menyuruh Leta untuk bergabung bersama teman-temannya.
"Kalo gitu kita duluan yah," pamit Leta pada mereka semua.
"Ntar yang cowok nunggu kalian di parkiran," balas Elvano yg memberitahu.
"Oke siap," balas mereka dengan kompak.
Leta, Cia, Lisya dan juga Dira berjalan menuju toilet dan tak lupa mereka mengambil seragam putih abu yang berada di dalam loker.
...🚽Toilet🚽...
Brakk...
"Ehh gw duluan yah udah di ujung nihh," celoteh Leta yang membuka pintu toilet dengan gusar.
"Santay aja Let," ingat Lisya yang menggelngkan kepala.
"Haha Leta-Leta.." sambung Cia yang juga menggelengkan kepalanya.
Setelah beberapa lama mengganti pakaian, akhirnya mereka semua sudah rapi dengan seragam masing-masing.
"Eh Let gw heran deh sama si Vina," celoteh Cia yang tiba-tiba membahas tentang Vina.
"Kenapa?"
"Nih ya lo pikir-pikir aja tu Vina ganjen banget sama El udah tau ditolak mentah-mentah gitu masih aja," kata Cia lagi kearah Leta.
"Iya gw setuju kaya ngejer-ngejer El banget ya gak," sambung Dira yang setuju dengan perkataan Cia.
"Udah lah gak usah dipikirin biarin aja, kalo dia sampai macem-macem baru kita labrak hehe," ujar Leta dengan santai sambil tertawa cengegesan.
Setelah mengganti pakaiannya, Leta, Cia, Dira dan juga Lisya menuju ke kelas karena sebentar lagi waktu istirahat telah usai dan bergantilah jam pelajaran baru. Mereka mengikuti pelajaran dengan tertib tak terasa bel pulang sekolah pun berbunyi.
Tett..tett..tet...
"Udah jam pulang, mari silahkan meringkas kan buku-buku kalian sebelum pulang," kata guru yang mengajar di kelas Leta. Mereka dengan cepat membereskan buku-buku mereka.
Satu persatu mereka sudah keluar kelas, ada yang terburu-buru ada juga yang santai saat pulang sekolah.
__ADS_1
"Woi kita jadikan ke markas tengkorak?" tanya Dira memastikan.
"Iya jadi dong," sahut Cia yang sangat bersemangat.
"Oh iya gw lupa ngabarin Bang Aron nanti dia nyariin gw lagi, emm kelas dia udah pulang belum ya," kata Leta sambil melirik ke semua murid, siapa tau Aron baru pulang.
"Kaya nya udah di parkiran deh Bang Aron," ujar Lisya kearah Leta yang masih mencari keberadaan Aron.
"Iya yok kita cari di parkiran aja."
Sesampainya di parkiran, Leta langsung melihat Aron berjalan ingin membuka pintu mobil bersama dengan Gavin. Dengan secepat mungkin Leta langsung menghampiri Aron.
"Eh itu Bang Aron, bentar ya," ujar Leta yang langsung berlari kearah Aron dan meneriaki Abangnya itu.
"Bang Aron!!" Aron yang merasa namanya di panggil langsung menoleh dan dilihatlah Leta yang sedang meneriaki dia sedari tadi.
"Eh kenapa Dek?" tanya Aron to the point langsung.
"Emm Bang.. Leta pulangnya agak lambat ya soalnya Leta mau main ke markas El sama yang lain nanti omongin ke Mama aja kalo Mama nyariin," jawab Leta memberitahu kepada Aron.
"Oh iya udah nanti Abang bilangin, pulangnya jangan malem-malem awas aja," kata Aron memperingati Leta.
"Siappp!!"
"Let.. aku ke markas dulu ya kamu sama rombongan Cia nanti nyusul aja," pamit Aron sambil mengendarai motornya di susul oleh Kevin, Gibran dan juga Ramon.
"Iya hati-hati ya," balas Leta dengan senyumannya.
🦞Prov Cia, Dira dan Lisya🦞
Saat sudah sampai di parkiran, Leta meminta izin untuk menghampiri Aron terlebih dahulu sebelum mereka berangkat ke markas.
"Eh itu Bang Aron, bentar ya," ujar Leta yang langsung berlari kearah Aron dan meneriaki Abangnya itu.
"Yaudah kita langsung ke mobil aja ya," ujar Cia kepada El, Kevin, Gibran dan juga Ramon.
"Iya nanti ketemuan aja di markas," jawab Kevin. Lalu Cia dan yang lainnya menunggu Leta terlebih dahulu di parkiran sedangkan rombongan El sudah pergi terlebih dahulu untuk membereskan markasnya agar tidak terlalu berantakan.
Lalu tak lama saat Leta sudah meminta izin ke Aron, Leta langsung balik ke mobil teman-temannya.
"Haii gusy yok jalan," ajak Leta yang baru saja masuk ke dalam mobil.
"Gimana boleh kan?" tanya Cia memastikan.
__ADS_1
"Boleh Aman.."