
Sesi makan mereka telah mereka lewati seperti biasa ada perdebatan sedikit antara Dira, Lisya, Gibran dan juga Ramon.
Setelah mengisi perutnya mereka kembali ke kelasnya untuk memulai pelajaran.
...🌥️Suasana Kelas MIPA🌥️...
"Duh gw binggung nih nanti pakai baju apa ya untuk ke puncak," rengek Dira dengan menendang-nendang kakinya ke meja.
"Emang lo yakin diizinin bokap lo Dir?" tanya Lisya mengangkat satu alisnya ke atas.
"Yakin lah tenang aja gw mah," ucapnya percaya diri.
"Let, Sya kalian boleh gak?" tanya Cia kearah Leta dan juga Lisya.
"Gw gak tau semoga aja ya boleh soalnya gw susah banget kalo mau izin ginian, Mama gw tuh orangnya mudah khawatir jadi belom aja pergi nanti udah khawatir duluan," jawab Leta menjelaskan.
"Kalo gw sama Let kayak Mama lo tapi gw punya ide supaya gw dibolehin tenang aja gw pasti pergi," ujar Lisya.
"Ya udah deh bagus semoga kita semua dibolehin pergi, kapan lagi kan kita liburan ke puncak bareng tahun baru lagi," tutur Cia sambil tersenyum.
"Eh kok kayaknya Buk Sisi gak masuk ya? tumben banget ini udah jam berapa lagi," dumel Dira.
"Bagus dong kalo gak masuk nanti kita malah disuruh baca puisi terus kan bosen," sambung Lisya.
Kelas MIPA 1 yaitu kelas Leta, Cia, Dira dan juga Lisya sedang jam kosong, suasananya ribut seperti kelas saat jam kosong biasanya.
.
.
.
2 hari menuju tahun baru telah mereka lewati seperti biasanya sampailah mereka pada moment tahun baru yaitu satu sekolah mengadakan jalan-jalan kepuncak.
H-1 mereka mempersiapkan perlengkapannya untuk pergi ke puncak.
Akhirnya dengan berbagai alasan Leta, Cia, Dira dan juga Lisya diperbolehkan ikut asal dapat menjaga perilaku disana.
🌝LETA POV🌝
Leta sudah siap dengan tas gunungnya yang dia bawak lalu dia turun untuk menghampiri Mama dan izin kepada Papa nya.
Papa Leta orang yang sangat sibuk, dia jarang sekali bertemu dengan Papa nya itu dari pagi Papa nya kerja sampai ke malam hari. Lalu pagi harinya pun langsung bekerja lagi.
Jadi Leta kadang tidak melihat ada Papanya, tetapi Leta memakluminya.
"Mama ayok berangkat," ajak Leta yang melihat Sonya ada di sofa dia langsung menghampiri Mamanya disana.
__ADS_1
"Oh iya Papa dimana Mam udah berangkat?" tanya Leta yang mencari keberadaan Papanya.
"Udah Sayang, Papa sibuk banget dia nitip pesan jaga diri baik-baik disana."
Pernyataan yang dilontarkan oleh Sonya membuat mood Leta langsung bersedih, sesibuk apakah Papanya? padahal ini masih pagi dan Leta hanya ingin berpamitan dan mencium tangan Papanya itu.
Tapi ya sudahlah Papanya udah berangkat juga.
"Papa sibuk banget ya hm, tapi gak papa gak boleh sedih dihadapan Mama," ucap Leta dalam hati yang langsung tersenyum.
"Ya udah yok Mam," ujar Leta yang langsung menarik tangan Sonya.
"Eh tunggu Sayang Abang kamu mana?" tanya Sonya yang melihat tidak ada Aron dibelakang Leta.
"Iya dia lagi siap-siap dulu Mam, nah tu dia," ujar Leta sambil menunjuk Aron yang telah keluar dari kamarnya tersebut.
"Yok berangkat."
Hari ini Sonya ikut menghantarkan kedua anaknya itu.
Dimobil-
"Aron Mama titip Leta ya awas kalo Leta sampai kenapa-napa kamu gak Mama maafin," ucap Sonya dengan nada mengancam.
"Ay ay kapten..." tutur Aron dengan tangan yang berlagak hormat.
"Hahaha tenang aja kan ada Bang Aron," ungkap Leta sambil tersenyum kearah Sonya.
Leta dan Aron yang melihat raut wajah Sonya yang berubah itu seketika langsung tertawa. Sonya dari dulu sangat khawatir jika putri nya pergi kemana-mana tanpa dirinya.
"Bang penampilan Leta sudah oke belom?" tanya Leta yang meminta tanggapan dengan pakaian yang ia gunakan.
"Emmm..." tutur Aron sengaja menjahili Leta sambil menyipitkan kedua matanya.
"Seriuss Bang gimana?" tanya Leta sambil mengguncang lengan Aron.
"Udah lo mau di gimanain juga tetep cakep," celoteh Aron sambil mendorong wajah Leta.
"Abang!! rusak ni rambut gw," dengus Leta dengan kesal.
...🍉SMA Nusa Bangsa 🍉...
Dari kejauhan Cia sudah melihat Dira dan juga Lisya yang duduk di halaman depan sekolah dengan tas gunung yang sudah mereka siapkan.
"Hayy... kalian udah dari tadi yah?" ucap Cia lalu duduk didepan mereka.
"Nggak kok kita juga baru nyampe," jawab Dira dengan memegang jaket bulu-bulu miliknya.
__ADS_1
"Leta mana yah kok belom dateng juga?" tanya Lisya sambil melihat sekeliling.
"Paling juga bentar lagi dateng," tutur Cia menganggapi. Cia melihat kearah gerbang terdapat Kevin, El, Radit serta Ramon. Lalu Cia memanggil mereka agar duduk bersama.
"Vin... sini," teriak Cia dengan tangan yang melambai. Mendengar nama nya di panggil lantas Kevin menoleh dan berjalan kearah Cia dan diiringi yang lainnya.
"Bis nya belom dateng ya?" tanya Kevin pada mereka.
"Iya belom sih soalnya anak-anak yang lain juga belom lengkap," tutur Lisya memastikan.
"Kok cuman kalian bertiga, Leta nya mana?" tanya El menanyai Leta.
"Sabar El mungkin Leta lagi di jalan," jawab Dira dengan santai.
"Hayy gw telat yah.." tutur Leta yang baru saja datang.
🦄LETA POV🦄
"Bang buruan napa ntar kita telat," rengek Leta kepada Aron.
"Iya-iya sabar elah ini juga gw udah cepet," celoteh Aron sambil mengerutkan alisnya.
"Iya Sayang sabar dong kayak gak sabaran banget sih," tutur Sonya kearah Leta dan Leta hanya merespon senyum smirk nya.
"Noh Dek udah rame," ungkap Aron yang baru saja sampai di perkarangan sekolah.
"Hufft rame banget ternyata, mana Cia sama yang lainnya ya?" ujar Leta dalam hati sambil memperhatikan satu persatu murid disana.
"Nahh itu mereka disana," ungkap Leta dalam hati yang sudah melihat keberadaan teman-temannya.
"Bang gw turun disini aja," ucap Leta sambil membuka pintu lalu menggendong tas gunung miliknya.
"Sini gw bantu," ujar Aron lalu mengeluarkan tas milik leta dari mobil.
"Mama, Abang Leta mau nyusul temen-temen Leta ya kesana," tunjuk Leta kearah segerombolan anak.
"Ehh tunggu Mama mau ikut dong, mau kenalan sama temen-temen kamu pokoknya Mama mau nemenin kamu sampai kamu masuk ke bis," ujar Sonya yang nampaknya sangat khawatir kepada Leta.
"Emm Mama... yaudah ayok Mama Sayang," ajak Leta dengan menarik tangan Sonya untuk mendekat ke teman-teman nya.
"Dih gw malah ditinggal dasar Mama sama Anak sama aja hm," ucap Aron bermanolog sambil mengangkat tas gunung yang dibawak Leta lalu menyusulnya.
🐼Prov Leta dan teman-teman🐼
"Nahh ini Leta udah dateng," ungkap Dira dengan antusias.
"Baru juga di tanyain sama calon pacar nongol aja," ledek Gibran sambil melirik kearah Elvano.
__ADS_1
"Ehh tapi itu Leta sama Mamanya woi sama Bang Aron juga nah loh El ada Mama Leta," ujar Cia sambil menyenggol bahu El yang berdiri tepat disampingnya.
"Waduh serius Cia? duh gw harus gimana nih gw udah ganteng belom nih Vin," ucap El sambil membenarkan bajunya agar terlihat lebih rapih.