IPA IPS Jadi Penghalang

IPA IPS Jadi Penghalang
Menunggu besok..


__ADS_3

"Iya Pa... Leta tadi pulang nya telat dan dia nggak ngabarin Mama dulu kalo mau jalan-jalan sama El," ucar Sonya sengaja mengadu kepada suaminya.


"Bener itu Leta kamu nggak ngabarin Mama dulu kalo mau pulang telat?" tanya Papa dengan wajah serius.


"Emm iya Pa soalnya tadi Leta lupa kalo belum ngabarin Mama," ujar Leta yang sedikit kikuk.


"Kamu ini lain kali kalo mau pulang telat itu kabari dulu salah satu orang di rumah kalo nggak kasih tau Aron," tegur Papa yang mengingat kan Leta.


"Iya-iya Pa Leta nggak ngulangin lagi kok," tutur Leta yang merasa bersalah.


"Yaudah ayo kita makan dulu," ungkap Papa yang mulai menyedok lauk dan mulai menyantap makanan nya.


🐣Aron & Gavin🐣


Aron dan juga Gavin kini masih berada di dalam Mall sekarang mereka sedang menyuruput secangkir coklat hangat dan juga beberapa makanan.


"Lo mau ngasih kado buat Leta nya kapan?" tanya Aron yang melihat kearah bingkisan.


"Paling juga besok pagi waktu di sekolah," ucar Gavin dengan enteng nya.


"Gilaa niat banget lo, lo nggak takut apa di gibahin anak-anak Nusa Bangsa?" ungkap Aron yang heran dengan temannya satu ini.


"Yahh kenapa? biasa aja kali kan gw ngasih buat Leta ya kalo yang lainnya pada sewot itu mah urusan mereka bukan urusan gw," jelas Gavin dan bersikap biasa saja.


"Ada bener nya juga sih omongan lo," tutur Aron yang menunjuk kearah Gavin dengan menggunakan sumpit.


Aron melihat kearah jam tangan nya, Aron terkejut karena jam menunjuk kan bahwa sudah waktunya makan malam. Salah satu peraturan di rumah mereka adalah bila waktunya makan bersama semua anggota keluarga harus lengkap, Aron langsung menghabiskan minuman nya dengan cepat, pasti sampai di rumah Aron akan di ceramahi oleh Papanya.


"Matii gw!" ungkap Aron yang melihat kearah jam tangannya setelah itu meneguk minum dengan cepat.


"Lahh kenapa lu buru-buru gitu santai aja kali," kata Gavin yang sedikit menyengir.


"Gw udah telat nih bokap gw pasti udah pulang," jelas Aron yang kemudian langsung berdiri.


"Buruan woi anterin gw pulang," dengus Aron yang menoleh kearah Gavin.


"Iya-iya sabar gw bayar dulu nih makanan," balas Gavin yang kemudian membayar makanan mereka setelah itu baru mereka berjalan kearah luar Mall.


...🐳KEDIAMAN SONYA🐳...


"Pa tambah lagi yah sup nya," kata Sonya yang menyedok kan sup kedalam mangkuk kecil.

__ADS_1


Ceklekkk..


"Assalamualaikum.." tutur Aron yang baru saja pulang. Dirinya langsung menyalami tangan Sonya dan juga Papa.


Leta menoleh kearah Aron dan dirinya tertawa menahan geli karena melihat raut wajah Aron yang sudah ketakutan.


"Hem dari mana aja kamu Bang?" tanya Papa yang menyeruput sup kesukaan nya.


"Emm anu Pa.. Aron abis beli barang-barang buat tugas kelompok," jelas Aron yang berbohong. Tidak mungkin bila dia mengatakan bahwa habis membeli kado buat Leta, bisa-bisa gagal lah rencana kejutan buat adiknya itu.


"Yaudah taruh dulu barang-barang kamu habis itu baru makan," ungkap Papa dengan raut wajah yang tidak bersahabat.


"Iya Pa," balas Aron yang kemudian langsung berjalan menuju kamar nya.


Leta menunduk kan kepala nya, dirinya berusaha menahan tawanya karena melihat raut wajah Aron yang begitu menggelikan.


Setelah Aron menaruh barang-barang nya, baru lah dia datang dan ikut bergabung bersama Leta dan Papa nya. Mereka menikmati makan siang nya dengan tenang dan damai.


🌹ELVANO POV🌹


Sepulang dari mengantar Leta pulang dia langsung membersihkan badannya dan sesudah itu El membuka handphone tumben-tumben sekali grub chat tengkorak tidak ramai. Dia pun langsung mengetikkan sesuatu disana.


...📞 WhatsApp 📞...


^^^Elvano:^^^


^^^Woi^^^


^^^Sepi amat ni grub^^^


^^^Penghuni nya mana nih..^^^


"Kemana sih ni orang kompak banget gak balas chat gw," ucap El yang melihat tidak ada balasan dari teman-temannya itu. El sebenarnya tidak tau jika teman-temannya itu pergi ke Mall untuk membeli kadonya Leta.


"Mending gw chat Leta dulu ah."


El menunggu balasan dari mereka, sembari menunggu El memberikan sebuah pesan dulu ke Leta.


...📞 WhatsApp 📞...


...Pacar❤️...

__ADS_1


^^^Elvano:^^^


^^^Hallo pacar..^^^


^^^Udah mandi belum, kalo belum mandih gih bauk😋^^^


Melihat tidak ada balasan juga dari Leta, El lalu keluar dari aplikasi WhatsApp dia langsung membuka galeri dan melihat foto-foto Leta dan dirinya yang sangat romantis itu hehe.


Dan tak lama El mangantuk lalu memejamkan matanya dan tertidur pulas diatas kasur dengan handphone yang masih membuka galeri foto Leta dan juga El.


...🍁RUMAH GAVIN🍁...


Setelah Gavin menghantarkan Aron pulang, dirinya pun langsung pulang juga kerumah karena hari sudah sore.


Sesampainya dirumah Gavin langsung masuk ke dalam kamarnya dan melihat lagi kado yang ingin dia berikan ke Leta itu.


"Cantik.. pas untuk orang yang cantik.." ujar nya sambil tersenyum melihat kalung serta gelang yang dia beli untuk Leta.


"Semoga aja Leta mau pakai kalung pemberian gw," ucap Gavin yang masih tersenyum saat dirinya membayangkan Leta memakai kalung nya itu.


Tok..tok..tok..


Seketika ada yang mengetuk pintu kamar Gavin.


"Siapa? masuk aja," jawab Gavin dari dalam kamar.


Ceklek


"Eh Mami kenapa?" tanya Gavin yang langsung menyembunyikan kalung dan gelang yang dia beli di mall.


"Apa itu ditangan kamu?" tanya Mami Gavin yang tak sengaja melihat sebuah gelang yang dipegang Gavin, tetapi kenapa Gavin menyembunyikannya.


"E-enggak bukan apa-apa Mi," jawab Gavin dengan gelabakan.


"Udah sini mana mau Mami lihat penasaran nih," ujar mami Gavin yang mendekat ke arah Gavin, lalu mengambil paksa kalung dan gelang yang disembunyikan oleh Gavin itu.


"Wah untuk siapa ini?" tanya Mami Gavin sambil tersenyum kearah Gavin. Sebenarnya Gavin tidak mempermasalahkan jika kalung dan gelang itu ketahuan oleh Maminya, tapi Gavin hanya malu kepada Maminya karena Maminya akan menyangka jika ini untuk pacarnya Gavin. Padahal Gavin tidak mempunyai pacar sama sekali.


"Em ini kalung sama gelangnya temen Gavin Mi," ungkap Gavin berbohong, dirinya tidak ingin jika Maminya terus menerus bertanya.


"Heh udah berani boong ya ini pasti untuk pacar kamu ya kan," kata Maminya Gavin dengan menoel hidung Gavin.

__ADS_1


"E-enggak kok Mi ini teman Gavin tadi nitip di Gavin katanya dia numpang simpen dulu ni kalung dirumah Gavin," jawab Gavin yang tak mau jujur.


"Udah lah jangan boong, coba kenalin siapa calon mantu Mami?" tanya Mami Gavin dengan senyum yang mengembang. Sudah Gavin sangka maminya pasti bertanya ini kepadanya, Gavin tidak tau harus menjawab apa perkataan Maminya itu.


__ADS_2