IPA IPS Jadi Penghalang

IPA IPS Jadi Penghalang
Malu-malu kucing


__ADS_3

Kevin pun menoleh ke arah yang ditunjuk oleh Cia, "Iya romantis kaya kita ya gak."


"Iyaaa seneng bisa lihat Leta akhirnya taken juga sama El," ucap Cia dengan senang.


Akhirnya mereka telah sampai di tempat mereka mendirikan tenda. Cia yang melihat teman-teman nya belum bangun pun segera membangunkan mereka.


"Leta.. El.. bangun-bangun," ucap Cia sambil memukul pipi Leta dan menggoyangkan badan El agar mereka berdua terbangun.


"Lisya.. Dira.. bangun woi dah sampe kalian mau tidur dibis," ujar Cia yang gantian membangunkan Lisya dan juga Dira.


Mata Leta, Lisya dan juga Dira terbuka perlahan, "Hoamm... dah sampai ya kita."


"Udah buruan bangun, Leta El itu suruh bangun susah banget," celoteh Cia kearah Leta.


"El mah memang susah bangun," sambung Gibran dari arah belakang.


"Kaya lo mudah bangun aja, heh kalian itu satu server ya," balas Ramon dengan cuek.


"Dihh gak ya Pokemon gw gini-gini kalo dibanguni bakal bangun lah El udah dibegituin gak bangun-bangun," jawab Gibran dengan kesal.


"Heh perihal bangunin El aja kalian ribut banget udah sama aja kalian berdua," kata Kevin yang ikutan kesal.


"Yee enak aja lo kita disamain," ujar Gibran tak terima.


Mendengar suara ribut El pun perlahan membuka matanya, "Heh ribut banget orang lagi tidur juga."


"Noh orangnya dah bangun yok turun tinggal kita berdelapan nih disini nanti malah dicariin tu Madam kenapa gak turun-turun," celoteh Gibran.


"Lah emang udah sampe?" tanya El yang masih mengumpulkan nyawanya.


"Udah!" jawab mereka kompak.


"Dih biasa aja dong yaudah yok turun," ujar El yang langsung menarik tangan Leta untuk turun dari bis meninggalkan yang lain.


"Wahh udah mulai songong nih orang kita pada nungguin dia, dia nya malah pergi gitu aja," ucap Gibran yang tak henti-hentinya berbicara.


.


.


Dimaklumi ya Gibran emang mulutnya kaya perempuan:3


.


.


Sesampainya di tenda mereka diberikan nasi kotak untuk makan bersama-sama, nasi kotak diambil perwakilan dari setiap kelas.


Satu persatu dari perwakilan kelas masing-masing sudah maju dan mengambil nasi kotak tersebut, lalu semua murid memakan nasi kotak tersebut sambil menikmati suasana keindahan dipuncak.


Drettttt..Dretttttt...


Saat makan handphone Leta berbunyi tertera disana nama 'Mama:*' Leta pun segera mengangkat nya.


...πŸ“žVideo Call WhatsApp πŸ“ž...


...πŸ“³Mama:*πŸ“³...

__ADS_1


"Haii Mama assalamualaikum..."


πŸ“ž: Waalaikumsalam anak Mama udah makan belum? gimana-gimana tadi abis dari mana aja kamu?


"Ini Leta lagi makan Mama... tadi Leta habis dari air terjun terus Museum Geologi mah.."


πŸ“ž: Wah asik dongg.. Abang kamu mana? Mama mau ngomong


"Bentar ya Leta panggil dulu, Nih lo pegang dulu hp gw. Gw mau panggil bang Aron," ujar Leta yang memberikan handphone nya kepada Cia.


"Hallo Tante..."


πŸ“ž: Hai Ciaaa..


"Tante apa kabar?"


πŸ“ž: Baik kok Cia..


"Tante-tante Leta udah punya pacar loh Tante," ucap Cia sambil melirik ke arah El.


πŸ“ž: Oh yaa? siapa? kok Leta gak kasih tau Tante..


"Emm belom kali Tante orang taken nya aja baru kemarin hehe ya gak El."


El langsung melotot kearah Cia, saat ini dia sangat malu entah kenapa El bisa semalu ini.


πŸ“ž: Loh kok El? emang Leta pacaran sama El ya?


"Ihhh iya Tante itu si El yang nembak romantis banget tau Tante dinyanyiin Leta nya hmm"


πŸ“ž: Emm oh ya? wahh jadi keinget Tante masih muda nih haha


πŸ“ž: Ahh Cia Kepo deh


"Ciee ciee si Tante malu ni yee," ledek Cia sambil menunjuk kearah Sonya.


πŸ“ž: Kamu sihh kan Tante jadi malu


"Eh Tan itu Bang Aron nya udah dateng,"


πŸ“ž: Mana-mana cepet kasihin Hp nya sama Aron.


"Iya Tan bentar, nih Bang Tante Sonya mau ngomong," ungkap Cia sambil menyodorkan handphone kearah Aron.


"Hallo Mama Syantik," gumam Aron dengan nada yang berlebihan.


****


πŸ‘€Prov Leta & AronπŸ‘€


"Masa sih Bang Aron," gumam Leta sambil melihat ke segala penjuru. Dan ternyata Aron dan teman-teman nya makan di dekat tenda putri.


"Haaa di sana ternyata," ujar Leta dengan girang, Leta langsung menghampiri Aron jangan ditanya bagaimana teman-teman Aron memandang Leta dengan kagum.


"Bang.. Bang Aron," panggil Leta sambil melambai.


"Eh siapa tu manis bener"

__ADS_1


"Adek lo Ron"


"Sini duduk dulu"


"Wehh punya adek cewek lo"


Aron yang melihat Leta datang pun langsung berdiri dan menghampirinya.


"Iya itu adek gw.. bentar-bentar," ujar Aron sambil beranjak dari duduk nya dan menghentikan aktifitas makan siang nya.


"Napa lo kesini?" tanya Aron sambil membersihkan mulutnya.


"Mama nelfon tapi handphone nya di tenda sana," ujar Leta dengan menunjuk arah tenda dirinya.


"Owh ya udah kita kesana," tutur Aron sambil merangkul bahu Leta.


"Weyy gw ke sana dulu yah," teriak Aron pada teman-temannya dan di angguki oleh yang lainnya.


"Dek ini kalung yang di kasih sama El?" tanya Aron pada Leta.


"Iya Bang bagus kan," ungkap Leta sambil tersenyum.


"Iya bagus.. Abang seneng kalo kamu juga seneng," tutur Aron dengan mata yang tak berbohong.


Setelah sampai di tenda milik Leta, Aron langsung duduk di sebelah Ramon.


"Eh Tan itu Bang Aron nya udah dateng,"


πŸ“ž: Mana-mana cepet kasihin Handphone nya sama Aron.


"Iya Tan bentar, nih Bang Tante Sonya mau ngomong," ungkap Cia sambil menyodorkan handphone kearah Aron.


****


πŸŒ›Prov Aron & SonyaπŸŒ›


"Hallo Mama syantik," gumam Aron dengan nada yang berlebihan.


πŸ“ž: Gimana Sayang disana, kamu udah makan?


"Baru aja sudah selesai Ma, Mama udah makan belom?" tanya Aron pada Sonya.


πŸ“ž: Lagi nunggu pesenan Mama dateng


"Dihh Mama jajan terus yah kalo kita nggak ada di rumah," dengus Aron sambil menyomot jajanan milik Cia.


πŸ“ž: Nggak kok, eh Bang kata si Cia.. Leta disana udah punya pacar ya?" tanya Sonya yang penasaran.


"Hahaha iya Ma, nih mereka lagi pacaran," celoteh Aron sambil mengarahkan handphone kearah Leta dan juga El. Sontak hal itu membuat Leta malu dan segera merebut gadgetnya dari Aron.


"Eh ehh... aduhh Abang," lirih Leta yang masih menutupi kamera.


"Sini in! nggak kok Ma, Leta nggak pacaran orang lagi makan juga. Ntar kalo udah pulang Leta bakal cerita deh sama Mama okee," ungkap Leta dengan ekspresi yang meyakinkan.


πŸ“ž: Bener yahh, awas lo Mama tunggu ceritanya


"Iya Mama Sayang, udah yah bye Mama muachh," ujar Leta dengan cepat. El sedari tadi hanya diam dan menahan rasa malu serta canggung.

__ADS_1


"Lo sih kenapa nggak cerita sama Mama," celoteh Aron dengan alis yang mengkerut.


"Yah kan nanti Bang.. elahh rese banget sih lo," dengus Leta kemudian menaruh gadgetnya.


__ADS_2