
Malam pun telah menunjukkan pukul 23.30 dan sekarang saatnya Leta, El dan yang lainnya pulang karena besok mereka akan bersekolah kembali.
Sebelum pulang, El meminta waktu sebentar saja untuk mengobrol berdua bersama Leta.
"Emm Bunda.. El mau ngobrol berdua sebentar sama Leta boleh?" tanya El yang meminta izin terlebih dahulu kepada Bundanya itu.
"Ya boleh dong silahkan Putri dan Pangeran mengobrol berdua," jawab Rena dengan senang hati. El lalu mengajak Leta untuk duduk berdua di kursi yang telah El siapkan.
"Let.." panggil El saat mereka sudah duduk bersampingan berdua.
"Kenapa El?"
"Aku minta maaf ya karena aku udah cuekin kamu seharian ini.." ujar El dengan memegang tangan Leta.
Leta tersenyum kearahnya dan berkata, "Iya gak papa kok, malahan aku yang harus minta maaf sama kamu."
"Minta maaf soal apa Let?"
"Yaa karena aku udah mikir yang enggak-enggak tentang kamu.. maaf ya," jawab Leta dengan senyum yang kikuk. Leta sudah salah besar saat menuduh El yang tidak-tidak dia merasa sangat bersalah.
"Gak papa dong kan kamu kayak gitu juga karena aku wajar lah kamu mikir yang macem-macem," kata El dengan senyum yang mengembang.
"Dan maaf ya kalo suprais nya cuma begini aja."
"El kata kamu cuma? ini udah lebih dari cukup kok El makasih ya aku senang banget dan gak nyangka kalo kamu akan kasih aku kejutan sebegitu meriahnya," ungkap Leta yang benar-benar senang sekarang.
"Yasudah ini juga udah malam, yok kita pulang," ajak El yang langsung mengandeng tangan Leta untuk menghampiri yang lainnya.
"Bunda.. Mama yok kita pulang," ujar El kearah Rena dan juga Sonya.
"Udah?" tanya Sonya kepada Leta dan Leta hanya mengangguk mengiyakan.
"Yaudah yok anak-anak kita pulang, oh ya sebelumnya makasih untuk keluarga El karena udah repot-repot nyiapin semua ini untuk Leta.." ujar Sonya sambil tersenyum melihat kearah keluarga nya El.
"Iya sama-sama Jeng kita juga seneng kok.. lagian nanti Leta bakal jadi keluarga kita juga ya gak El," jawaban Rena membuat El menggelengkan kepalanya, bisa saja Rena ini:v
"Yaudah yok Let pulang.."
"Leta sekali lagi happy birthday yaa!!" teriak Cia sebelum mereka pulang kerumah masing-masing.
"Iya Let happy birthday bahagia selalu," kata Dira yang teriak memanggil Leta.
"Sampai ketemu besok dah!!" Kali ini Leta yang berteriak dan melambaikan tangan ke teman-temannya itu.
...🌷DI DALAM MOBIL🌷...
"Cie-cie yang sumbringan cieeeeee," goda Aron dengan menoel dagunya Leta.
"Apaan sih Bang.. iri kan lo makannya punya cewek," balas Leta dengan menatap tajam kearah Aron.
"Yee untuk apa iri wlekk," ledek Aron lagi dengan mengeluarkan lidahnya untuk mengejek Leta.
__ADS_1
"Cari cewek napa Bang gak bosen lo jomblo?" tanya Leta, entah berapa kali Leta menyuruh Aron untuk mencari pacar tetapi Aron tetap saja menolak padahal isi WhatsApp Aron itu asrama putri semua.
"Iya Bang cari pacar napa, lagian kamu juga udah banyak gebetan kan," sambung Sonya yang ikut meledek Aron. Aron merasa terkucilkan sekarang.
"Halah sok jual mahal Abang mah, nanti nyesel lo..."
Leta, Sonya dan Papanya Leta tidak tau jika alasan kenapa Aron tidak ingin berpacaran, di dalam hati Aron dia sangat ingin berpacaran tetapi dia harus menunggu waktu yang tepat untuk mengungkapkan perasaan nya kepada orang yang dia suka.
Sesampainya dirumah Leta langsung masuk kedalam kamar dan mengganti dengan piayama tidur, setelah itu Leta membersihkan makeup dan bersiap untuk tidur.
Ceklekkk...
Pintu di buka oleh Sonya.
"Ma.. Qilla langsung kekamar yah soalnya udah ngantuk banget," ujar Leta yang menjinjing heels di tangannya.
"Iya sayang besok juga kamu mau sekolah," Sonya mengunci pintu dan juga masuk kedalam kamar.
...🐳Kamar Leta🐳...
"Hmm senang nya... ternyata dugaan gw selama ini salah, dan ternyata El masih sayang sama gw," celoteh Leta yang membuka lemari.
"Okeh Leta sekarang bersihin makeup dulu," kata Leta yang mengganti pakaian dan mulai membersihkan makeup di wajahnya ini.
Setelah itu Leta memakai serum dan juga vitamin agar kulit wajahnya tetap terjaga. Qilla merebahkan tubuhnya di atas kasur sambil membuka layar handphone dan melihat-lihat foto pesta tadi.
"Masih nggak nyangka aja sama kejutan mereka semua," ujar Leta yang mengamati foto mereka. Saat Leta tengah mengamati foto mereka, tiba-tiba terdengar notifikasi dari akun sosial media Leta.
"Siapa nih.. owh El kirain siapa," gumam Leta yang kemudian membuka pesan dari Elvano.
...📞 WhatsApp 📞...
...Bby💛...
Bby 💛:
Tidurrr jangan bedagang ntar jadi panda loh.
^^^Leta:^^^
^^^Iyaaaaa By.^^^
🐼ELVANO POV🐼
"Abang pintu garasi jangan lupa ditutup," kata Rena yang memberitahu Elvano.
"Iya Bun siapp," balas Elvano dan kemudian berjalan kepintu garasi yang mengunci dengan baik.
Setelah selesai El langsung masuk kedalam kamar dan segera mengganti pakaiannya.
"Hahh.. akhirnya rencana gw berhasil dan berjalan dengan baik," gumam El yang bersender di tepi kasur.
__ADS_1
"Leta udah tidur apa belum ya?" tanya El pada dirinya sendiri, setelah itu mencoba untuk mengecek sosial media Leta.
"Wahh belum tidur ternyata dia," tutur El yang kemudian mengirim Leta pesan melalui whatsapp.
...📞 WhatsApp 📞...
...Pacar❤️...
^^^Elvano:^^^
^^^Tidurrr jangan bedagang ntar jadi panda loh.^^^
Pacar❤️:
Iyaaaaa By.
^^^Elvano:^^^
^^^Yaudah tidur sana, besok aku jemput yah hehe^^^
Pacar❤️:
Iya.. iya ini mau tidur kok
Goodnight:3
^^^Elvano:^^^
^^^Too:3^^^
Setelah itu Leta hanya mengeread pesan El dan tidak ada lagi tanda online di layar wa Leta, yang berarti Leta memang segera tidur.
"Udah ternyata," kata El yang bermonolog.
"Kalo gitu gw tidur juga deh," tutur El yang kemudian menaruh handphone keatas meja belajar. Setelah El segera memejamkan kedua matanya.
🌄Pagi Hari🌄
Pagi-pagi sekali Leta sudah bangun dari tidurnya, Leta segera memakai seragam sekolah dan segera turun kebawah untuk sarapan bersama. Saat Leta melewati kamar Aron, ternyata Aron tengah menyiapkan buku-buku dan memasuk kannya ke dalam tas.
"Abangg!" teriak Leta yang masuk ke dalam kamar Aron. Kamar Aron sangat rapi dan bersih karena Aron memang orang yang pembersih.
"Apa? ngak usah teriak-teriak Letaa," tegur Aron yang mendorong kepala Leta hingga keluar kamar, karena Aron ingin mengunci kamarnya sebelum dirinya berangkat sekolah.
"Ckk Abang! rusak nih rambut Qilla," celoteh Qilla yang merapikan rambutnya.
"Buruan kebawah ntar El udah jemput lo tapi lo nya belum sarapan," ucap Aron yang menuruni anak tangga dengan cepat.
Leta berjalan menuruni tangga dan langsung duduk di meja makan.
"Kita sarapan apa Ma?"
__ADS_1