IPA IPS Jadi Penghalang

IPA IPS Jadi Penghalang
Waspada


__ADS_3

Waktu pulang sudah tiba semua kelas berhamburan keluar kelas setelah mendengarkan suara bel berbunyi.


Leta dan yang lainnya mulai keluar kelas menuju ke parkiran setelah membereskan buku kedalam tas.


Sedangkan El dan yang lainnya sudah ada diparkiran, mereka sangat antusias jika mendengarkan bel pulang sekolah berbunyi apa lagi bel istirahat wkwk:v


🐣Prov Leta & Elvano🐣


Setelah Leta dan yang lain sudah sampai diparkiran El segera menyodorkan sebuah helm kepada Leta.


"Lah?" Leta terkejut saat El menyodorkan sebuah helm kepada dirinya.


"Ayok balik," ucap El yang langsung menghidupkan mesin motor nya.


"Gw balik bareng Bang Aron El," ujar Leta kerah El.


"Udah tadi Bang Aron bilang dia lagi sibuk gak bisa anter lo pulang, jadi dia nitipin lo ke gw," ucap El menjelaskan namun Leta sepertinya tidak mempercayai nya.


Leta menaikan satu alisnya ke atas dengan tangan dilipat kedepan dada.


"Udah nunggu apa lagi malah bengong," ujar El yang sudah siap dengan motornya.


"Alesan aja kan lo mau ajak gw," ucap Leta tak percaya.


"Alesan apa sih Let kalo lo gak percaya tanya aja nanti pulang sekolah ke Bang Aron, dah buruan naik panas nih," celoteh El sambil memperagakan gaya kepanasan nya.


"Awas ya lo kalo lo bohongin gw," ucap Leta dengan nada mengancam.


"Ya elah takut banget enggak dong calon pacar," ujar El.


Leta pun naik ke atas motor dan El langsung menjalankan motornya.


"Gw duluan ya," ujar Leta kepada teman-teman nya.


"Iya hati-hati Let," jawab Cia dan yang lain.


El membawa motor dengan kecepatan pelan agar lama sampai nya (Bisa aja sih El:p). Diperjalanan El membuka suara duluan.


"Let pegangan dong nanti lo jatuh," ujar El.


"Gak ah lo nanti modus," jawab Leta.


"Ya udah kalo gak mau nih gw ngebut ya awas aja kalo jatuh gw gak tanggung jawab," ucap El lalu menambah kecepatan bermotornya dengan sangat cepat.


"El lo gila!" bentak Leta yang nampaknya sangat ketakutan.


"Kan udah gw bilangin pegangan Calon pacar susah amat dah," ujar El.


Mau tidak mau Leta memeluk pinggang El dan menenggelamkan wajahnya di sweater yang dikenakan El.


El pun tersenyum penuh kemenangan dia pun melambat kan kecepatan bemotor nya.


"Tuh kan lo modus," ujar Leta sambil memukul bahu El.


"Pegangan Let gw ngebut lagi nih," ucap El yang membuat Leta langsung memeluknya lagi.


Disana Leta hanya pasrah, sedangkan El melihat dari kaca spion dengan tersenyum.


Sampailah mereka disebuah rumah yang minimalis namun mewah.


"Mau mampir dulu gak?" tanya Leta.


"Gak lah nanti aja," jawab El.


"Kenapa nanti?" tanya Leta lagi.


"Nanti kalo gw udah jadi pacar lo, gw duluan bye jangan kangen ya," jawab El menoel hidung Leta dan langsung pergi meninggalkan Leta.

__ADS_1


Leta tersenyum malu lalu masuk kedalam rumah nya tersebut.


...🌻Rumah Leta🌻...


"Assalamualaikum," ucap Leta mengucapkan salam.


"Waalaikumsalam," jawab Sonya.


"Kamu pulang sama siapa Sayang? Bang Aron kok belom pulang?" tanya Sonya kepada putrinya itu.


"Emang Bang Aron belom pulang ya Mam?" tanya Leta kembali.


"Belom Sayang, makannya Mama nanya sama kamu kok gak pulang sama Bang Aron," ucap Sonya kepada Leta.


"Tadi sih kata temen Leta Bang Aron lagi sibuk disekolah Mam jadi pulangnya agak telat, makannya Leta dianter temen Leta," ujar Leta menjelaskan.


"Owh gitu, terus kenapa kamu nggak ngajakin Dia masuk?" tanya Sonya sambil membuka majalah


"Katanya nanti aja Mam," jawab Leta sambil menaiki tangga menuju kamar miliknya.


"Sayang bentar lagi Mama mau pergi arisan bentar, kamu kalo laper beli jajan di depan aja," teriak Sonya dari bawah.


"Iya Mama tenang aja, Leta kan udah gede," balas Leta lalu menutup pintu kamarnya.


"Huftt capek banget gw," ucap Leta sambil merebahkan tubuhnya. Leta memejamkan kedua matanya dan seketika terlintas sosok Elvano yang membuatnya tersenyum geli.


"Haha kok gw langsung percaya gitu aja yah sama El, mungkin ajakan dia bohongin gw," ucap Leta sambil merubah posisi tubuhnya menjadi duduk.


"Terus tadi gw berani banget..." ucapan Leta terhenti karena ada panggilan masuk dan ternyata itu dari Aron. Leta langsung


mengangkat telfonnya.


🐼Prov Leta & Aron🐼


...📳Abangg wee📳...


"Waalaikumsalam Dek lo udah pulang kan?" tanya Aron dengan nafas yang tak beraturan.


"Udah kok Bang tadi Leta bareng El, kenapa Abang ngomongnya ngos-ngosan?" tanya Leta sambil duduk di meja riasnya.


"Bagus deh kalo lo udah pulang, gw abis Latihan basket. Udah dulu Dek gw mau lanjut," ucap Aron lalu menutup panggilan.


"Iya Bang," ucap Leta lalu mengganti pakaiannya.


...📞 WhatsApp 📞...


...Girls ciwi-ciwi😻...


Cia:


Woi


Pe


Pe


Lisya:


Apaan dah


Dira:


:2


Cia:


Malem ini lo semua tidur dirumah gw yok, soalnya bonyok gw banyak banget beli sosis terus habis panen jagung

__ADS_1


^^^Leta:^^^


^^^Bonyok lo panen dimana^^^


Cia:


Ngambil di kebun gw


Dira:


Jam brapaan nih kumpulnya


Lisya:


Sore aja


^^^Leta:^^^


^^^Oke^^^


Dira:


Oke


Cia:


Okee gw tunggu


Leta turun kebawah untuk mengisi amunisinya. "Yahh beneran nih Mama nggak masak," celoteh Leta sambil membuka tudung saji.


"Ini apaan," ucap Leta sambil membuka kulkas.


"Gw nggak doyan beginian, terpaksa harus Alfamart depan nih," ucap Leta dengan pasrah.


Leta menggunakan baju kodok dengan celana pendek lalu dirinya mengurai rambutnya yang semakin menambah kecantikan pada Dirinya.


"Untung cuacanya nggak panas," ucap Leta bermonolog.


...💥BASECMP💥...


"Lama amat lo nganterin Leta," ucap Kevin yang melihat El baru memasuki markas kemudian duduk disebelah nya.


"Jalan-jalan dulu lah sama sama calon pacar," ujar El sambil membuka minumannya.


"Halah gaya lo El, baru juga calon belom lo resmikan," ucap Gibran sambil merebut minuman dari tangan El.


"Pentol korek biasaan banget lo," celoteh El sambil mendengus kearah Gibran.


"Lo mau kemana?" tanya Ramon pada Panji yang nampaknya hendak keluar.


"Ngisi bensin bentar Bang," jawab Panji sambil memakai jaket miliknya yang berlambang tengkorak.


"Gw nitip minuman cimory di Alfamart," ucap Gibran lalu fokus ke game online miliknya.


"Siap Bang," ujar Panji lalu menaiki motornya.


"Dihh ketua Tengkorak yang katanya sangar ternyata minum cimory," ucap Gibran sambil meledek kearah Ramon. Minuman cimory adalah minuman favoritnya Ramon.


"Masih gw liatin belom gw sobek tu mulut," ucap Ramon dengan datar. Gibran langsung ciut mendengar ancaman dari Ramon.


🐞PANJI POV🐞


"Tadi Bang Ramon nitip cimory rasa apa yah," ucap Panji yang kebingungan.


Barulah Panji ingin membayar belanjaannya, seketika dirinya melihat Leta yang sedang berbincang dengan seorang pemuda dari komplotan musuh bebuyutan dari genk tengkorak.


"Eh itu bukannya cewek yang deket sama Bang El, harus gw kasih tau nih." Panji langsung memfoto kan Leta serta Brayn dan langsung mengirimkan nya kepada Elvano.

__ADS_1


__ADS_2