
...📞 WhatsApp 📞...
...Bby💛...
^^^Leta:^^^
^^^Iya ini juga udah pulang kok, udah makan juga^^^
^^^Mama juga sudah tau kok, kata Mama kamu disuruh main kerumah^^^
Bby💛:
Wahh bagus dong nanti El main kesana ya udah ditunggu calon mantu soalnya😝
Yaudah kamu tidur gih pasti kamu capek kan dah tidur Let😘
^^^Leta:^^^
^^^Emm capek sih tapi nanti ah bentaran baru juga abis makan masa langsung tidur nanti Leta gendut gimana^^^
Bby💛:
Leta Letaa itu pasti alesan kamu kan supaya kita masih chattan begini😜
Hayoo jujur sama aku, kamu pasti kangen aku yaa kan😜😜
^^^Leta:^^^
^^^Ihh apaan sih El kan udah aku bilang baru selesai makan gak boleh tidur dulu hm...^^^
^^^Kamu kali yang kangen sama aku kan pakek nuduh aku segala lagi🙄^^^
Bby💛:
Jadi kamu gak kangen nih sama aku:(
Emm iya emang aku yang kangen kamu tapi sayangnya kamu enggak yaudah deh aku mau tidur aja lah dari pada mimpi seorang Leta kangen sama El🥺
Leta tertawa melihat pesan yang dikirim El kenapa dia yang malah jadi ngambek, yang dikatakan El itu benar Leta sangat ingin chattan dengan El dahulu sebelum dirinya tidur.
^^^Leta:^^^
^^^Ngambek ni yee😜^^^
^^^Iye-iye Leta kangen sama El dah jujur kan😘^^^
Bby💛:
Diajarin siapa romantis begitu🙄
^^^Leta:^^^
^^^Kan diajarin Elvano si buaya darat😝^^^
Bby💛:
Enggak akan jadi buaya lagi kok kan udah di milikin sepenuhnya sama Leta😘
__ADS_1
^^^Leta:^^^
^^^Gombal! dah tidur sono^^^
Bby💛:
Ayok tidur selamat malam Leta pacar El 😝❤️
Tidur nya mimpiin El ya jangan mimpiin yang lain🙄
Awas aja kalo gak tidur cubit nanti!
Dahh zeyengg😘
^^^Leta:^^^
^^^Iyaa Elvano nyeselin🙄^^^
Leta tak henti-hentinya tersenyum melihat pesan yang dikirimkan dari El, dia langsung menutup handphone nya dan bersiap untuk ke kamar membersihkan diri terlebih dahulu sebelum tidur.
Sesudah dari kamar mandi, Leta langsung merebahkan tubuhnya dan tertidur lelap di kasur milik kesayangan nya yang sudah lama tidak dia tiduri.
...🌤️Pagi Hari🌤️...
Leta yang biasanya bangun lebih awal itu sekarang dia lebih siang ya mungkin karena dia kecapekan, untung saja hari ini hari weekend jadi lebih banyak waktu Leta untuk istirahat.
Sonya yang melihat Leta belum turun sarapan pun ingin memanggilnya tetapi tidak tega, lalu dia menyisihkan sarapan untuk Leta makan nanti.
Pukul 09.50 Leta baru terbangun dari tidurnya lantaran pancaran sinar matahari yang tembus dari jendela kamarnya mengenai dirinya dia langsung bangun dan cuci muka terlebih dahulu.
Sesudah itu dia langsung turun untuk sarapan pagi bersama. Leta turun dari tangga langsung di sambut hangat oleh Sonya.
"Emm iya Mama..." jawab Leta yang masih setengah mengantuk.
"Yok makan dulu nih Mama udah siapin sarapan nasi goreng buat kamu," ujar Sonya yang langsung menyodorkan sebuah nasi kearah Leta.
Leta heran kenapa tidak ada Papanya dan Aron di meja makan lalu ia pun bertanya, "Papa sama Abang gak makan?"
"Udah telat lo bangun siang, gw sama Papa udah makan," sambung Aron yang baru saja turun dari tangga pula.
"Emang ini jam berapa Ma?" tanya Leta yang masih menyangka ini jam 6 pagi.
"Nih lihat, ini udah jam 09.50 lo kira ini masih pagi," jawab Aron yang memperlihatkan jam di handphone nya kepada Leta.
"Abang udah ah," tegur Mama Leta yang sudah melihat Aron memancing emosi Leta pagi-pagi.
Huftt dasar Aron:v
"Huu dimarahin Mama sukurin lo," ledek Leta dengan mimik wajah yang menggelitik.
"Yee lo tu tidur apa simulasi mati," balas Aron sambil berjalan kearah lemari pendingin.
Tetapi Leta yang tidak terima dengan perkataan Aron, dirinya langsung menjambak rambut Aron lalu berlari dengan cepat ke belakang punggung Sonya.
"Awwww!" teriak Aron yang kencang.
"Eh anak bagong sini lo!" dengus Aron lalu mengejar Leta dengan cepat tetapi Sonya menghadang mereka berdua.
__ADS_1
"Aaaa Mama liat Bang Aron nih," celoteh Leta yang berlari-lari di sekitaran meja makan.
"Sini lo.. mau lo ngerasain kelitikan super dahsyat gw," ujar Aron yang mengejar Leta.
"Abang Leta udah... kalian itu sudah besar malu sama umur," tegur Sonya masih dengan suara lembut.
"Nggak Ma ini namanya penganiayaan," ujar Aron berlebihan.
"Penganiayaan palak lu dasar cemen," ungkap Leta yang tak mau kalah.
"Owh jadi kalian mau di potong uang jajan nih kayaknya," tutur Papa Leta yang baru saja keluar dari kamar mandi.
"Ehhh enggak Pa, Leta nggak ngapa-ngapain kok," kata Leta yang menghentikan langkahnya.
"Bang Aron Pa yang mulai," ungkap Leta penuh keyakinan.
"Dihh bohong Pa orang Leta kok yang jambak rambut Aron," celoteh Aron yang tidak terima.
"Sudah-sudah sekarang Leta kamu makan tu sarapan terus Abang mandi sana," tegasnya dengan menatap kearah mereka berdua.
"Iya Pa," lirih mereka dengan kompak.
Leta akhirnya berjalan kearah meja makan saat dirinya ingin duduk, Leta masih meledek Aron layaknya sepasang anak kecil yang sedang bermusuhan.
"Apa lo!" dengus Leta tanpa mengeluarkan suara.
"Awas lo!" tunjuk Aron sambil mengarahkan jarinya tanpa mengeluarkan suara.
"Ehemmm," deham Papa yang masih memerhatikan tingkah mereka.
🌵ELVANO POV🌵
"Abang bangun..."
"Bang bangun," kata Alvin yang berusaha keras untuk membangunkan Elvano.
"Ehm apa sih Pin," ujar El yang masi memejamkan kedua matanya.
"Bunda lagi belanja sama Ayah.. Ipin mau makan Bang," rengek Alvin yang terus mengguncang tubuh Elvano.
"Hahh lu mah ganggu gw aja Pin, ini Abang masih ngantuk," dengus El yang mulai beranjak dari tidurnya.
El mendudukkan tubuhnya sambil mengumpulkan kesadaran.
"Hoamm... emang Bunda nggak masak apa?" tanya El yang berjalan kearah kamar mandi untuk mencuri muka.
"Emm masak sih tapi spaghetti Ipin maunya nasi goreng Bang terus pake telor setengah mateng," gumam Alvin sambil membayangkan betapa enaknya bila ia makan nanti.
"Hahh lo mah banyak maunya, udah cepet turun biar gw masakin," tutur El yang berjalan dengan gontai sambil membuka pintu.
...🌻DI DAPUR🌻...
"Bang Ipin minjem hp nya yah," ujar Alvin meminta izin.
"Emm awas lo jangan buka chatting gw," dengus El sambil menunjuk kearah Alvin menggunakan spatula.
"Iya Bang, Alvin cuma mau fotoin Abang masak," cengir Alvin yang mengarahkan kamera ke arah Elvano.
__ADS_1
"Emm Pin orang spaghetti nya enak gini kok," ucap Elvano sambil memejamkan matanya.
"Yah Abang makan aja semuanya Ipin tetep mau nasi goreng sama telor setengah mateng."