IPA IPS Jadi Penghalang

IPA IPS Jadi Penghalang
Rencana baru


__ADS_3

"Liat nih Pin Abang makan bareng Kakak cantik," ledek El kearah Alvin. Alvin mengembungkan kedua pipinya ia pun berpikir bagaimana caranya agar dia bisa makan bersama Leta juga.


"Abang.... nih ambil aja bakso bakarnya semua, Ipin mau makan bareng Kakak cantik juga," rengek Alvin yang mencoba merayu Elvano.


"Nggak mau ah, makan bareng Kakak cantik lebih enak," ledek El yang tambah membuat Alvin ingin menangis.


"Aaaa hiks.. Ipin mau makan bareng juga," teriak Alvin sambil menggerakkan kakinya. Rena yang baru selesai membuat minum pun heran dengan kelakuan kedua anaknya ini.


"Ipinnn apa lagi sih itu bakso udah ada, mau apa lagi kamu?" tanya Rena yang menaruh nampan di atas meja.


"Tau nih Bun nangis-nangis nggak jelas," bohong El sambil mengerutkan kedua alisnya.


"Hehh udah kamu tidur siang aja, ini udah waktunya tidur siang," kata Rena sambil menaruh kembali bakso bakar yang di genggaman oleh Alvin, dan mengelap mulutnya.


"Aaa hiks Bunda.. Abang yang na.." perkataan Alvin langsung di potong cepat oleh Rena dan langsung menggendongnya.


"Udah-udah cepet buka bajunya abis itu kamu tidur," jelas Rena dan langsung menggendong Alvin.


"Huuuu syukurin lo wekk," ledek El tanpa suara dan mendapat jeweran kecil dari Leta.


"Ell.. nggak boleh gitu," tegur Leta yang menjewer telinga El.


"Leta kamu lanjutin aja makannya Bunda  mau nidurin Alvin dulu yah.. owh ya tadi Bunda udah wa Mama kamu kok kalo kamu main kesini," jelas Rena sebelum masuk kedalam kamar.


"Iya Bun," balas Leta sambil tersenyum. Leta sedikit bingung dari mana Bunda bisa dapat nomor telpon Sonya.


"El kok Bunda ada nomor telpon Mama?" tanya Leta pada Elvano.


"Yahh mana aku tau, mungkin dapet dari temen arisannya kali," jawab El yang berbaring di sofa dengan paha Leta yang menjadi bantalnya.


"Si Brayn masih suka gangguin kamu?" tanya El yang tiba-tiba teringat dengan biang hama satu itu.


"Emm nggak kok, terakhir kali waktu dia pagi-pagi kerumah... udah itu doang," jelas Leta yang mengusap rambut El.


"Mana handphone kamu.. aku mau bikin story biar hama-hama yang mau gangguin kita jadi panas hahaha."


"Nihh.." kata Leta yang menyodorkan gadgetnya.


El mengecek wa Leta dan membaca pesan Brayn, Leta masih memainkan rambut El dan ikut melihat ke layar handphonenya.


"El nih makan," kata Leta yang menyodorkan bakso bakar ke mulut El. El pun dengan senang hati membuka mulutnya dan tak lupa El mengabadikan moment spesial itu di kamera handphone Leta.


"Bagus kan?" tanya El yang meminta saran.


"Iya... bagus post aja nggak papa kok," ujar Leta yang mengiyakan.


El pun segera memposting foto mereka di instastory tak disangka ternyata di handphone Leta langsung banyak notif masuk dari teman-temannya.


...📞 WhatsApp 📞...


...Girls ciwi-ciwi😻...


Dira:


Woi Letaaa!!

__ADS_1


Balik woi balik pacaran mulu


Cia:


Hahaha tau tuh pulang sekolah itu harusnya balik malah main kerumah camer🤣


Dira:


Gw kapan ya digituin..


Lisya:


@Dira heh cowok aja takut sama lo makanya ubah sifat lo yang suka ngomel-ngomel itu


Dira:


Hehh! enak aja lo tu yang suka ngomel-ngomel


Cia:


Lah ini kenapa pada kalian sih yang berantemm! kita kan mau melihat ke uwuan Leta sama El elah🙄


Dira:


Iya mana nih si Leta gak muncul-muncul.


^^^Leta:^^^


^^^Apaan sih kalian^^^


Lisya:


Nah baru muncul tu anaknya


Dira:


Gimana main kerumah camernya? lancar Let hahahaha


Cia:


Lancar lah orang Tante Rena aja suka sama Leta hahaha lampu hijauu nih


^^^Leta:^^^


^^^Hustt diemm aku malu tau^^^


Cia:


Cielah ada malu lo?😆


Dira:


Udah-udah nanti sayangnya El marah haha candaa😝


^^^Leta:^^^

__ADS_1


^^^Bubar bubar bubar!!^^^


Lisya:


Sensi amat mak wkwk


Leta bisa gila akibat meladeni perkataan teman-temannya itu dia pun langsung menutup layar chat nya, dan El malah senyum-senyum sendiri saat membaca percakapan Leta, Cia, Dira dan Lisya itu.


"Kenapa kamu malu pacaran sama aku?" tanya El yang berubah menjadi dingin untuk bersandiwara didepan Leta.


"Eh-eh gak gitu El itu.." Saat Leta ingin berbicara sudah duluan di potong oleh Elvano.


"Haha enggak kok Let.. aku kan cuman becanda serius amat sih takut ya kalo El marah," Ucapan El membuat Leta kesal, bisa-bisanya El membuat Leta khawatir.


"Tau ah."


"Dih ngambek pacar El utututu," ujar El sambil menyubit pipi Leta dengan gemas.


...😈Markas Serigala Merah😈...


"Wehh rame nih basecamp," kata Brayn yang baru saja sampai.


"Tiap hari kalii ni markas rame, lo aja yang jarang kesini," balas Rio yang tengah menghisap sebatang rokok.


"Hehehe..." malas Brayn yang ikut duduk bersama mereka dan langsung mencomot pisang goreng yang sudah tersedia.


"Ehh ini El kan coba deh liat," kata Aldi yang menyodorkan layar gadgetnya kearah mereka.


"Iya bener lahh ni anak pacaran sama Leta," ungkap Rio yang baru tau tentang info itu.


"Iya udah beberapa mingguan sih setau gw," balas Brayn yang menyenderkan bahunya.


"Haha kasian banget lo, kan lo yang naksir ni anak malah di embat orang," ledek Aldi yang kasian pada sobatnya itu.


"Udah tenang aja lo pada bentar lagi mereka berdua bakal pisah," ujar Brayn kepada teman-temannya itu dengan percaya diri.


"Masa? kaya nya El bener-bener suka deh sama Leta gak semudah itu sih kata gw misahin mereka berdua," sambung Aldi dengan nada meremehkan Brayn.


"Tenang gw udah nyusun sebuah rencana tinggal tunggu tanggal mainnya aja," ucap Brayn dengan santai.


Brayn memang mempunyai sejuta ide untuk mendapatkan apa yang ingin dia dapatkan.


...Sore Hari🌄...


Hari menunjukkan waktu sudah sore, Leta pun berpamitan dengan El dan juga Rena untuk pulang ke rumahnya. Saat El ingin mengantarkan Leta pulang, Mobil Aron datang terlebih dahulu seperti nya ingin menjemput Leta.


"Eh itu Bang Aron udah jemput duluan jadi kamu gak usah anter aku ya," ucap Leta kepada El.


"Eh Leta kamu mau kemana?" tanya Rena yang baru saja keluar dari kamarnya, mungkin Rena ketiduran juga saat menidurkan Alvin.


"Emm Leta mau pamit Bunda udah sore, itu juga Bang Aron udah jemput Leta.." jawab Leta dengan sangat sopan.


"Oh gitu.. yah maaf ya Bunda ketiduran tadi abisnya Alvin disuruh tidur lama banget jadinya Bunda ikut molor," ujar Rena menjelaskan.


Leta pun tertawa mendengar pengungkapan dari Rena tersebut dan dia berkata, "Haha iya udah Bun gak papa. Leta pulang ya dahh."

__ADS_1


"Yaudah Bunda sama Elvano anter sampai depan gerbang ya." Leta pun hanya mengganguk mengiyakan lalu mereka pun berjalan beriringan menuju ke gerbang depan rumah Elvano.


__ADS_2