
💫Flasback On💫
"Bang ayoo buruan," rengek Alvin yang menggoyangkan lengan Elvano.
"Iya-iya sabar Ipin ini abang kunci mobil dulu," kata El yang kemudian memegang tangan Alvin. Mereka menyeberang dengan hati-hati, El sengaja memarkirkan mobilnya di seberang jalan.
"Emm Ipin nggak sabar buat ketemu Kakak cantik," ucap Ipin yang memejamkan kedua matanya.
El membuka pintu Cafe yang masih melihat ke wajah Alpin, tetapi saat dirinya mengangkat wajah dirinya terdiam membeku saat melihat Leta yang tersenyum menatap Brayn dengan kue yang di bawanya, El juga melihat ada Nora disana.
"Bang kok kita berhenti kan meja Kakak cantik nya masih di sana," ungkap Alvin yang tidak mengerti.
"Kita pulang," kata El yang masih menatap tajam kearah Leta. Detik itu juga Leta teesadar bila El ada di sana, saat Leta ingin menemui El, El langsung menggendong tubuh Alvin.
"Yahh Abang.. kan Ipin mau ketemu sama Kakak cantik," rengek Ipin yang enggan untuk beranjak dari sana.
"Ipin dengerin kata Abang!" tekan El yang benar-benar sudah terpancing emosi, tanpa banyak bicara El langsung menggendong Alvin menuju mobil.
💫Flasback Off💫
.
.
🐞ELVANO POV🐞
El membuka pintu mobil dan mendudukan Alvin, setelah itu dirinya masuk kedalam mobil dan menutup pintu dengan gusar, dirinya langsung menjalan kan mobil menuju tempat kedai yang menjual salad buah kesukaan Alvin.
Bughh
Suara pintu mobil saat di tutup dengan kuat. El menoleh kearah Alvin yang masih terdiam.
"Sekarang kita beli salad buah nya yah," ujar El yang tetap menampilkan senyum manisnya.
"Abang tadi Kakak cantik sama siapa? kok rame-rame?" tanya Alvin dengan wajah polosnya. El menghembuskan nafas dengan pelan dirinya harus bersikap baik-baik saja saat bersama dengan Alvin.
"Huffft.. Abang jelasin yah, jadi tadi itu Kakak cantik lagi ada urusan penting sama temen-temennya jadi kalo Ipin mau main nanti aja okeyy," bujuk El yang berhasil membuat Alvin percaya.
"Oooo gitu yah oke deh Alvin tunggu sampe Kakak cantik lagi nggak sibuk lagi," celoleh Alvin yang terus memandang kesamping. El mengelus rambut adiknya itu sambil menahan dengan sekuat tenaga dengan perasaan yang mungkin tidak baik-baik saja.
"Bangg! itu toko salad nya ada di depan," teriak Alvin yang antusias.
__ADS_1
"Iya-iya yok kita turun," ajak El yang turun lebih dulu.
🍓Leta & Teman-teman🍓
"Nih Let buat lo," ujar Brayn yang mengeluarkan kotak kecil kearah Leta.
"Makasihh yah," tutur Leta yang membuka kotak tersebut, tetapi Leta kembali menaruh nya kedalam totebag.
"Owh ya ini di makan juga kue nya," ajak Leta pada mereka semua.
"Nahh gusy gw kasih tau yah, sepupu Brayn ini namanya Nora dia salah satu dari mantannya El," jelas Cia pada teman-temannya.
"Gw Dira.."
"Gw Lisya.." ungkap mereka yang saling berkenalan.
Leta sedang melamun kan kejadian beberapa menit yang lalu, dirinya bisa melihat dari sorot mata El yang benar-benar mungkin kecewa ataupun marah arghh Leta saat ini benar-benar pusing. Lisya yang menyadari bahwa Leta sedang memikirkan kejadian tadi pun berusaha menenangkan sobat nya ini.
"Lett nggak usah terlalu di pikirin, nih kue nya lo makan juga," ujar Lisya yang mengelus bahu Leta dan menyodorkan sepotong kue.
"Kayaknya Leta mikirin tentang El yang tadi deh," bisik Dira pada Lisya.
...💅 SUPERMARKET 💅...
El masih terpikiran akan hal yang dia lihat di Cafe tadi, apakah El salah telah merencanakan semua ini. El ada rasa menyesal saat dirinya bukan orang pertama yang mengucap selamat ulang tahun untuk Leta.
"Let.. apa ini rasanya cemburu tapi gw gak bisa salahin Leta sepenuhnya karena ini salah aku," ujar El dalam hati yang menyesali perbuatannya.
"Bangg!! Abang!!" teriak Alvin yang sedari tadi menyadarkan El yang sedang melamun itu.
"Eh napa?" tanya El yang langsung sadar dari lamunannya.
"Abang kenapa sih ngelamun terus!" ucap Alvin yang kesal dengan El.
"Ehh gak papa kok.. itu salad buah nya Ipin mau ngambil berapa?" tanya El yang mengalihkan pembicaraan.
"Em Ipin mau ambil 3 nanti 2 untuk Ipin dan 1 nya untuk Kakak Cantik," jawab Alvin yang menunjukkan gigi ompongnya.
"Huftt ni anak masih aja mau ketemu Leta, semoga aja Brayn udah pulang deh biar gw gak sedikit cemburu," celoteh El di dalam hati.
"Abang! ihh kebanyakan ngelamun! mikirin Kakak cantik ya!" ujar Alvin yang sangat kesal dengan El itu.
__ADS_1
"Siapa juga yang mikirin Kakak cantik, ya udah buruan kita bayar." El dan Alvin langsung menuju ke kasir untuk membayar salad buah yang mereka beli. Lalu sesudah itu mereka segera ke mobil untuk pulang.
...🍃CAFE🍃...
Sedang asiknya mengobrol, Nora mendapatkan telfon dari Maminya dia pun segera mengangkat telfon tersebut.
Drtt..drttt...
...Mamii🌹📲...
"Hallo Mami.."
📞: "Hallo kamu dimana Ra?"
"Oh ini aku lagi di Cafe sama Brayn Mi, emang ada apa ya?"
📞: "Pulang bentar Ra.. Mami mau minta anter Brayn ke tempat teman Mami"
"Yaudah nanti Nora balik.."
Tut..
Telfon sepihak dimatikan oleh Nora.
"Kenapa Ra?" tanya Brayn kepada Nora.
"Mami suruh pulang, dia minta tolong anterin ke tempat temannya. Yok kita pulang," jawab Nora kepada Brayn. Rasanya, Brayn ingin terus lama disini melihat Leta tetapi apa boleh buat Mami nya Nora sudah dia anggap seperti Maminya sendiri jadi tidak enak jika menolak permintaan nya.
"Ya sudah Let, Cia, Dira, Lisya kita pamit duluan ya," pamit Brayn kepada Leta dan teman-temannya.
"Iya hati-hati, makasih ya Brayn," ujar Leta dengan senyumannya yang membuat Brayn semakin suka dengan Leta.
"Harusnya gw jadiin Leta itu bahan untuk ngancurin El tetapi kenapa gw beneran suka sama ni anak.." ucap Brayn dalam hati yang gelisah saat setiap kali melihat Leta.
"Kita pulang dulu ya bye." Nora dan Brayn segera melangkahkan kakinya keluar dari Cafe tersebut.
Leta mengembuskan nafasnya dengan lega.
"Huftt.."
"Let jadi gimana dong sama El pasti El salah paham sama lo," ungkap Cia yang langsung memikirkan keadaan El.
__ADS_1
"Udah biarin aja orang El kan gak peduli lagi sama gw," jawab Leta santai. Cia benar-benar tak mengerti dengan Leta, dia ini sebenarnya kenapa tadi kelihatan panik saat El melihat Brayn sama Leta sekarang terlihat masa bodo.
"Tapi gw gak enak sama Ipin tadi mereka mau kesini loh.. besok gw harus kerumah El untuk ketemu sama Ipin.."