IPA IPS Jadi Penghalang

IPA IPS Jadi Penghalang
Malu?


__ADS_3

"Apasih Pin marah-marah terus?" tanya Rena yang duduk di sofa.


"Ipin mau minjem gamenya Abang Bun tapi ngak di bolehin," adu Ipin dengan wajah yang di buat-buat.


"Inikan mainan orang gede' Bun, seumuran Ipin ngak boleh main," rayu El pada Rena.


"Ipin main handphone Bunda aja yah," kata Rena dengan lembut.


"Tapi di handphonenya Bunda nggak ada game kayak Abang," lirih Ipin yang memanyunkan bibirnya.


"Iya... nanti kalo Abang udah main pasti Ipin di pinjemin, sekarang Ipin main di handphone Bunda dulu yah."


"Iya deh, bener yah Bang ntar Ipin di pinjemin," tunjuk Ipin kearah wajah Elvano.


"Iya-iya bawel lu," dengus El yang beranjak dari duduknya dan berjalan kearah kamar.


...🐼KAMAR ELVANO🐼...


"Hufft nyaman banget," kata Elvano yang mengusel-ngusel di atas kasur.


Barulah El ingin memejamkan kedua matanya terurungkan sebab handphone miliknya berbunyi notifikasi yang sangat banyak.


"Hehh pasti grup somplak nih ganggu kenyamanan gw aja deh," ucap Elvano yang mengambil handphonenya dengan malas.


"Tuhkan bener."


...📞 WhatsApp 📞...


...GC SOMPLAK☠️...


Gibran:


Weyy


Weyyy


Ish sok ngartis lo pada


Kevin:


Ape


Ramon:


Nyimak1_1


Gibran:


Liat tugasnya Bu Eko dong, gw belum nih mana susah lagi


Kevin:


Gw juga belum bambank untung lo ngingetin


^^^Elvano:^^^


^^^Mon liat dong pasti lo sudah kan🤭^^^


Ramon:


Ogah


Gibran:


Dihh gitu yah lo


Kevin:


Oke kita putus Mon


^^^Elvano:^^^


^^^Gw tau pasti lo magerrr kan, udah sebutin aja a, b, c nyaaaa^^^


Gibran:


2


Kevin:


3


Ramon:



A


D


D

__ADS_1


C


A



^^^Elvano:^^^


^^^Maacii Babang Ramon^^^


Kevin:


Lopek deh


Gibran:


The best lah


Elvano langsung menyalin jawaban yang di berikan oleh Ramon, setelah itu ia menghubungi Leta untuk mengobati rasa rindunya.


"Nahh kelar juga ni tugas," setelah itu El membuka aplikasi wa dan segera menghubungi kekasihnya itu.


...📞 WhatsApp 📞...


...Pacar❤️...


^^^Elvano:^^^


^^^Assalamualaikum calon istri^^^


Pacar❤️:


Waalaikumsalam pacar


^^^Elvano:^^^


^^^Lagi apa nih? udah makannya tadi?^^^


Pacar❤️:


Udah kok


Lagi rebahan hehehe 😋


^^^Elvano:^^^


^^^Pap dongg aku lindu nihh sama kamu^^^


Pacar❤️:


^^^Elvano:^^^


^^^Ngapapa atuh^^^


Pacar❤️:


Oke bentar-bentar


^^^Elvano:^^^


^^^Jangan cantik-cantik soalnya kamu emang udah cantik 🤭^^^


Pacar❤️:



^^^Elvano:^^^


^^^🤤^^^


🐣LETA POV🐣


"Ma Leta kekamar dulu yah," kata Leta yang baru selesai membantu Sonya mencuci piring.


"Iya sayang, sekalian anterin ini ke kamar Abang kamu yah," ujar Sonya menyodorkan segelas susu hangat.


"Okehh Mama," balas Leta yang membawa gelas tersebut.


Leta berjalan dengan santai, melihat pintu kamar Aron yang tidak terkunci Leta langsung masuk kedalam.


"Abanggg!"


"Heh nggak usah teriak-teriak di kamar gw," dengus Aron yang tengah memakai earphone.


"Nih susu lo," ujar Leta yang menaruh segelas susu hangat milik Aron.


"Hemm taruh aja di situ terima kasih adekku," balas Aron yang tetap fokus pada layar gamenya. Leta tidak membalas ucapan Aron, ia lebih memilih bergegas menuju kamarnya.


...👾KAMAR LETA👾...


"Hemm untung aja nggak ada tugas hehe," ungkap Leta yang tengah merebahkan tubuhnya.

__ADS_1


Dring..


"Eh ini pasti El," gumam Leta yang kemudian membuka layar gadgetnya.


"Kan bener."


...📞 WhatsApp 📞...


...Bby💛...


Bby💛:


Assalamualaikum calon istri


Leta menyulas senyumnya saat membaca pesan dari Elvano.


^^^Leta:^^^


^^^Waalaikumsalam pacar^^^


Bby💛:


Lagi apa nih? udah makannya tadi?


^^^Leta:^^^


^^^Udah kok^^^


^^^Lagi rebahan hehehe 😋^^^


Bby💛:


Pap dongg aku lindu nihh sama kamu


^^^Leta:^^^


^^^Oke bentar-bentar^^^


Leta pun mengirim foto dirinya saat sedang tiduran di kasur kesayangan nya. Leta merasa tersipu malu sendiri saat El memuji kecantikan dirinya. Leta memang memiliki wajah yang sangat cantik pantas saja El tergila-gila dengan dia.


Sesudah mengirim foto Leta langsung mematikan handphone nya karena merasa malu, sebelumnya dia tidak pernah semalu ini. Leta segera membersihkan diri untuk beristirahat karena besok dia sekolah.


.


.


Pagi Hari🌥️


Pagi-pagi Leta sudah siap dengan seragam sekolahnya dan sedikit make up di mukanya. Dia pun sudah turun untuk sarapan pagi bersama.


"Tumben Dek cepet lo bangun," ledek Aron kearah Leta.


"Bangun pagi salah bangun siang," ucap Leta dengan muka yang tiba-tiba berubah jadi masam.


"Heh pagi-pagi udah gangguin adek nya ya!" kata Sonya yang tak abis pikir dengan Aron. Setiap pagi Aron selalu menganggu Leta entah kenapa itu sudah jadi kebiasaan Aron, jika tidak menganggu Leta dirinya akan merasakan ada keganjalan.


"Tau ni kesel deh." Leta tidak memperdulikan dirinya tetap lanjut untuk sarapan pagi. Sesudah itu, Leta dan Aron berpamitan berangkat ke sekolah.


Di perjalanan Leta hanya menatap Aron kesal, Aron yang melihat Leta ngambek seperti anak kecil pun mulai gemas, di sela-sela perjalanan Aron mencubit pipi Leta dan membuat Leta merintih kesakitan.


"Arghh.. Abang! sakit tau!!" rintih Leta sambil memegangi pipinya yang memerah akibat ulah Aron.


"Ya maaf lo sih pakek ngambek segala kan lucu gemes gw rasanya pingin nyubit hahahaha." Tawa Aron pecah saat dirinya berhasil membuat Leta marah pagi ini.


"Heh gw bilangin Mama baru tau rasa lo! enak aja nyubit gw sakit tauk! dasar Abang nyebelin! kaya nya sehari lo gak ganggu gw resah ya hati lo!"


"Resah hati ini tanpanyaa... memikirkan diaa.." Bukannya menjawab perkataan Leta, Aron malah menyanyi yang membuat Leta semakin naik pitam.


"Heh! malah nyanyi lagi! tau ah kesel gw liat aja gw ngambek sampai pulang sekolah biar tau rasa lo dimarahin Mama!"


Diperjalanan Leta mengoceh sepanjang jalan kepada Aron, tetapi Aron hanya bersikap santai saat mendapat omelan dari Leta.


Saat sudah sampai di sekolah Leta segera turun dengan ekspresi cemberutnya, barulah Leta ingin melangkahkan pergi tangannya dicekal duluan oleh Aron.


"Woi lo gak mau duit jajan?" tanya Aron kepada Leta yang baru saja ingin pergi.


Rasanya Leta ingin cepat-cepat pergi karena dirinya malas melihat wajah Aron yang menurutnya nyebelin.


"Mana?"


Di saat Aron mengambil uang nya di tas, Gavin yang baru saja datang dengan mobil sport nya itu mulai menghampiri Leta dan Aron.


"Duh lama banget lagi ni Abang.. kan ketemu sama Gavin gw," ucap Leta dalam hati dengan sangat malas.


"Hai Let.. hai Ron.." sapa Gavin dengan senyum yang mengembang.


Leta hanya tersenyum menanggapi ucapan Gavin. Aron yang sudah menemukan uang jajannya Leta pun segera memberikan uang jajan itu ke Leta.


"Lama lo!" Leta langsung mengambil uangnya dengan kasar.


"Em Leta duluan ya Kak Gavin.." pamit Leta dengan terburu-buru.

__ADS_1


"Iya.." balas Gavin dengan senyuman.


__ADS_2