
...🕊️DI MOBIL🕊️...
"Let Abang lo kalo pulang sama Gavin terus ya?" tanya Dira secara tiba-tiba.
"Emm kaya nya sih iya soalnya satu arah juga kan," jawab Leta sambil membuka handphone nya.
"Pantes aja kalo ada Aron pasti ada Gavin kaya gak bisa di pisahin gitu," ujar Lisya yang ikut menimbrung perkataan Dira.
"Biasalah, udah jangan bahas mereka lagi," kata Leta yang bosan saat mendengar nama Gavin terus.
"Oh iya jangan lupa Sya ke Alfamart dulu beli makanan," ujar Cia mengingati Lisya agar tidak lupa untuk mampir terlebih dahulu.
"Iya-iya ini didepan ada Alfamart kita langsung aja beli takutnya mereka udah nungguin."
Sesampainya di Alfamart mereka semua turun dari mobil dan segera masuk Alfamart untuk membeli makanan.
...🔥Kembali ke Vina🔥...
"Vin gw denger sih rombongan Leta bakal ke markasnya El," kata salah satu siswi teman Vina.
"Oh ya lo tau dari mana?"
"Tadi gw gak sengaja denger sih pas mereka di kantin katanya mau ke markas-markas gitu, mending lo samperin deh Vin kan lumayan jadi lo bisa nambah deket lagi sama El," ujar siswi tersebut memberitahukan kepada Vina. Ini kesempatan bagus untuk Vina.
"Iya ya lo betul juga yaudah thanks ya infonya," ucap Vina kepada siswi tersebut.
"Iya gw juga gak terlalu suka El sama Leta paling Leta cuma dijadikan mainan aja sama El secara El kan gitu orangnya," ungkap siswi tersebut.
"Iya tau lah El gimana."
Lalu sepulang sekolah, Vina langsung bergegas untuk menuju ke rumahnya lalu pergi ke markasnya El dan yang lain.
"Mending gw cepetan deh kesana dari pada diduluin Leta sama teman-temannya," kata Vina yang langsung membawa mobilnya dengan kecepatan agak cepat. Sesampainya di rumah Vina langsung masuk ke dalam kamarnya dan mengganti baju, tak lupa dia memakai parfum agar menarik rasa suka El kepadanya.
Vina pun telah siap dengan pakaiannya, lalu segera menuju ke markas sebelum itu dia sudah memesan makanan terlebih dahulu minta di buatkan asisten rumah tangga Vina untuk di bawa ke markas, karena Vina tau El pasti belum makan sehabis pulang dari sekolah.
__ADS_1
"Non.. ini pesenannya udah Bibi buatin," kata asisten rumah tangga Vina.
"Iya Bi makasih ya, Vina pamit dulu kalo Mama sama Papa nyariin bilang aja Vina lagi dirumah temen ngerjain tugas ya Bi, dah Assalamualaikum," pamit Vina yang langsung berlari menuju ke mobilnya.
...🤠Markas🤠...
Sesampainya di markas tengkorak, Vina langsung keluar dari mobil sambil menjinjing totebag yang berisikan makanan untuk teman-teman El yang ada di markas.
"Huft dah siap semua tinggal ke markas El deh," ujar Vina saat menuju ke markas El dia melihat masih sangat sepi apakah rombongan Leta belum dateng.
"Kok sepi sih, tapi bagus deh jadi gw bisa berduaan dulu sama El," ungkap Vina yang langsung membuka pintu mobilnya dan berjalan perlahan menuju ke markas.
Vina masuk begitu saja dengan percaya dirinya dia menghampiri Elvano dan langsung duduk berkumpul bersama mereka. Aksi Vina tersebut membuat El dan juga yang lainnya terheran-heran dengan tingkah Vina yang semakin hari semakin meresahkan.
"Heii El.." sapa Vina saat yang dia lihat pertama kali adalah El.
"Wihh ngapain lo kesini?" tanya Kevin yang heran dengan kedatangan Vina tanpa di undang ini.
"Ya mau ketemu sama El lah," jawab Vina dengan santai. Lalu duduk di samping El dengan membawakan kantong putih berisikan makanan.
"Bran cewek lo nih urusin," ungkap El kearah Gibran yang membuat Vina melototkan matanya.
"El kok gitu sih," rengek Vina dengan cemberut.
"Dihh pacar gw mah Leta," sambung El yang duduk di sebelah Ramon.
"Iya-iya gw tau kok nggak usah di perjelas juga kali," tutur Vina yang mengeluarkan makanan dari dalam totebag yang ia bawa.
El hanya mengusap wajah nya dengan kasar, dirinya tidak tahu lagi mau berbuat apa dengan kelakuan Vina yang benar-benar menjengkel kan. Saat Vina mengeluarkan makanan, saat itu juga anak-anak markas datang dengan begitu ramainya membuat Vina menatap mereka dengan membinar.
Brummm..brummm
Suara motor mereka yang membuat kericuhan.
Panji berjalan lebih dulu dan di ikuti oleh Tio serta yang lainnya. Mereka duduk di tempat yang sudah di sediakan, ada duduk di sofa bersama senior dan aja juga yang duduk di warung depan sambil memakan tempe mendoan yang memang mereka dambakan.
__ADS_1
"Assalamualaikum," kata Panji yang menaruh tangannya seperti sedang hormat.
"Waalaikumsalam.." jawab mereka dengan kompak.
"Eh sini-sini duduk. Nih gw bawain makanan buat kalian semua," kata Vina yang membuat Bima dan juga Edo langsung mengurungkan niat mereka untuk duduk di pojokan dan memilih untuk duduk di sebelah Panji.
"Wehhh rezeki anak sholeh nih," celoteh Edo yang duduk di lantai sambil membawa gitar hitam miliknya.
"Iya ini cobain aja," ujar Vina yang menyodorkan makanan tersebut kearah Edo. Edo mengambil satu potong Dimsum.
"Emm enak.. enak Bim cobain deh," ungkap Edo dengan wajah yang penuh menyakinkan.
"Serius lo.. bagi dong Kak," kata Bima yang kemudian juga mengambil satu.
"Wihh enak bener enak parahh," jelas Bima yang membuat Gibran juga ingin mencicipi.
"Eh gw mau dong, woi lo semua sini-sini nihh gebetan gw bawain kalian makanan!" teriak Gibran yang dengan sengaja membuat Vina terkejut, sedangkan mereka semua yang mendengar ada makanan pun langsung mendekat.
"Wihh baru lagi nih Bang?" tanya Tio pada Gibran.
"Iya dong.. gimana, cantik kan?" ujar Gibran yang semakin menjadi-jadi membuat El, Kevin dan juga Ramon hanya menahan tawa mereka.
"Eh Cia sama yang lainnya kok lama banget yah?" tanya Kevin yang mulai khawatir.
"Loh emang Kak Cia mau main ke sini Bang?" tanya Bima yang membuka suara.
"Iya.. sama pacar nya El juga," ujar Kevin yang membuat mereka menjadi ricuh kecuali Vina yang sangat-sangat tidak suka kalau membahas tentang Leta.
"Owhh Kak Leta ya Bang? yang pernah Abang Post waktu dia ulta itu?" tanya Panji dengan semangat.
"Iyapp gimana cantik kan pacar gw?" tutur Elvano dengan sombong.
"Behh bukan ngak lagi Bang, malah cantik bangett," balas Tio yang membawa senampan tempe mendoan yang sedang panas-panasnya.
"Assalamualaikum" ujar Cia, Leta, Dira dan juga Lisya dengan kompak membuat mereka semua menoleh ke arah pintu depan. Elvano mengembangkan senyumnya saat melihat kekasihnya itu sudah datang.
__ADS_1