IPA IPS Jadi Penghalang

IPA IPS Jadi Penghalang
Memikirkan rencana baru


__ADS_3

🍑BRAYN POV🍑


"Apess banget gw hari ini, akhh mana di liatin satu cafe," dumel Brayn yang menjalankan si Black.


"Moga-moga aja tu annabel ngak ngeliat gw, kalo tu anak sampe tau behh bisa auto meroket," sambung Brayn yang tak henti-hentinya untuk merutuki kecerobohan yang ia lakukan.


Brayn terus menyusuri jalan dengan kecepatan yang lumayan tinggi. Malam ini suasana jalan seperti biasa selalu ramai dengan kendaraan dan juga cafe-cafe yang cukup di bilang ramai. Brayn memberhentikan motor nya di salah satu kedai, dirinya membeli sedikit makanan untuk di bawa ke rumah Nora.


...🥑Cafe Rembulan🥑...


"Heh Dek! kok lu bengong gitu," tegur Vino yang menepuk tangan Vina.


"Hah? apa Bang?" tanya Vina yang dengan gelabakan.


"Tuh buruan di makan ntar dingin ngak enak," kata Vino yang langsung mengganti topik pembicaraan.


Vina memilih untuk memakan makanannya sedang kan Vino tengah asik mengobrol dengan Sinta.


"Hemm gw liat-liat cantik juga sih ni cewek emang si Vino kalo nyari mangsa selalu yang good looking," tutur Vina yang tengah mengunyah sambil melirik kearah Sinta.


"Oh ya Sin lo masih deket sama anak Akutansi?" tanya Vino yang membuka obrolan.


"Ekhem dari minggu kemarin udah ngak deket lagi sih," jawab Sinta sambil mengaduk-aduk jus yang ada di hadapannya.


"Owhh gitu pantes gw ngak liat story kalian lagi haha," ujar Vino yang merasa sangat senang karena jalan untuk mendekati hati Sinta sangat mulus.


"Idihh pasti lu seneng banget kan kenapa ngak jungkir balik aja sekalian," celetuk Vina yang menoleh kearah sekitar, Vino langsung menghentikan aksi tertawa nya dan sedikit menyenggol bahu Vina.


"Ishh ngak bisa banget lu liat gw seneng dikit," dumel Vino dengan suara membisik.


Sedari tadi Sinta menahan tawa melihat kelakuan Vina dan juga Vino yang menurut nya cukup menggemaskan.


"Owh iya lo masih ngelatih futsal gitu?" tanya Sinta kenapa Vino. Vino yang di tanya pun langsung gelagapan menjadi salah tingkah.


"Hehe alhamdulillah masih Sin, eh kapan-kapan ntar gw ajak lo ke tempat futsal deh," celoteh Vino dengan semangat.


"Boleh juga tuh," jawab Sinta dengan senyuman yang membuat Vino seketika terbuai.


"Hadehh nasib jadi obat nyamuk gini nih," kata Vina yang melanjutkan sesi makan.


...🍓Kediaman Nora🍓...


"Assalamualaikum..." sapa Brayn saat masuk kedalam rumah.

__ADS_1


"Waalaikumsalam ehh Abang Ayn," saut Mama Nora yang tengah duduk di ruang nonton.


"Sendiri aja?"


"Iya Mi Ayn sendiri, Nora nya ada kan?" tanya Brayn setelah menyiumi punggung tangan Mama Nora.


"Ada kok naik aja keatas paling juga lagi nonton drakor."


"Kalo gitu Ayn keatas yah.. nih ada cemilan untuk Mami," ungkap Brayn yang menaruh kantong kresek berisikan makanan ke atas meja.


"Wahh buat Mami juga ada makasih loh," balasnya dengan yang kemudian langsung membuka kantong kresek tersebut.


Setelah selesai menyapa Mama Nora, Brayn langsung bergegas menuju kamar Nora dirinya menaiki tangga dengan cepat.


Tap..


Tap..


Tap..


Langkah Brayn saat menaiki tangga.


Tok..Tok..


Ceklekk..


Brayn membuka pintu kamar dan langsung masuk dengan membawa kantong kresek yang masih ia genggam.


"Tumben lo kesini?" tanya Nora yang mengubah posisi menjadi duduk.


"Yahh gabut aja sih makanya gw kesini.. nihh cemilan," tutur Brayn yang menaruh kantong tersebut ke atas kasur.


"Gabut apa gabut, pasti lo kesini ada sesuatu kan udahlah Bray gw udah paham sama sifat lo," ucap Nora judes.


"Suhuzon terus lo mah sama gw, tapi emang bener sih hehe," jawab Brayn sambil menggaruk tukuk lehernya yang tidak gatal.


"Tuh kan.. dah lah sekarang jangan banyak basa-basi lo mau ngapain kesini?" tanya Nora langsung to the point kearah Brayn.


"Ini sih masalah Leta.."


"Leta lagi Leta lagi gak lo gak El, Letaa Mulu perasaan deh lo beneran suka sama Leta atau gimana gw tanya nih!"


"Enggak kok gw cuman mau balas dendam aja sama El," ujar Brayn yang berbohong padahal dalam lubuk hatinya dia sudah mencintai Leta. Dia harus menghargai Nora karena Nora sangat membenci Leta.

__ADS_1


"Halah balas dendam apa balas dendam udahlah gak papa kalo lo suka sama Leta."


"Udah lah ngapain bahas perasaan gw, nih gw mau lo kasih saran gimana caranya buat hubungan Leta sama El hancur soalnya nih ya gw mau kerja sama, sama Vina untuk buat hubungan mereka retak," kata Brayn keapda Nora.


"Vina?"


"Iyaa jadi Vina itu cinta mati banget sama El, gw salut sama tu anak masa terang-terangan aja dia berani deketin El sampai-sampai di katain teman-teman El dan juga Leta tapi masih aja deketin El heran gw. El makek pelet apa ya kok manjur banget haha," jawab Brayn dengan gelak tawanya.


"Heh sembarangan lo! ya El itu gak cuman ganteng tapi sifatnya yang humoris mungkin aja para cewe suka sama dia karena sifatnya kalo gw sih gitu."


"Apaan gantengan gw lagi buta tu Leta suka sama El!"


"Dih lo kok yang sewot," balas Nora.


"Yaudah cepet lo ada ide gak buruan gw udah gak sabar mau deketin Leta!"


"Kalo menurut gw sih kan El Deket tuh sama Mamanya Leta, terus Mamanya Leta kaya udah percaya gitu sama El nah gimana kalo kita buat supaya Mamanya Leta benci sama El," ujar Nora memberi saran.


"Lo tau dari mana kalo El Deket sama Mamanya El?"


"Ya taulah Lo kaya gak tau gw aja, mata-mata gw banyak."


"Ya jdi sekarang gimana rencanannya?"


"Sini gw bisikin." Brayn pun mendekat kearah Nora dan Nora pun mulai membisikan suatu kata yang membuat Brayn mengangkat senyumnya.


.


.


Hayoloh rencana apa nih yang dibuat oleh Brayn dan juga Nora 🤔


✨LETA POV✨


"Buset dah banyak banget nih tugas.." celoteh Leta dengan kesal.


"Gak papa Leta yok kamu harus semangat besok mau dikumpul soalnya," ucapnya lagi sambil mengerjakan tugasnya.


"Eh kok El gak kabarin gw ya, emm atau El lagi sibuk tapi tumben," kata Leta yang tiba-tiba teringat akan El.


"Coba deh gw lihat dulu kapan terakhir dia aktif." Leta langsung membuka handphone nya.


"Emm emang gak aktif WhatsApp sih tapi kemana ya kok tumben, emm mungkin lagi sibuk kali yaudah lah gw mau lanjut nugas nanti gak selesai lagi ni tugas!"

__ADS_1


Leta melanjutkan kembali tugasnya tetapi tak lama kemudian handphone nya berbunyi, Leta berharap notifikasi itu berasal dari El dengan sesegera mungkin Leta membuka handphone nya.


__ADS_2