IPA IPS Jadi Penghalang

IPA IPS Jadi Penghalang
Lari pagi


__ADS_3

Cia sudah keluar dari kamar mandi dan segera lah dia mengajak Leta dan yang lainnya langsung joging.


Mereka turun melewati tangga dan mereka berpapasan dengan Mami nya Leta.


"Cia? kalian mau kemana?" tanya Mami Cia kepada Cia dan yang lain.


"Kami mau joging Mami," jawab Cia dan yang lain hanya merespon anggukan.


"Yaudah hati-hati ya Mami mau masak dulu abis pulang joging langsung makan oke," ucap Mami Cia yang langsung pergi kedapur untuk membuat makanan.


Cia dan yang lain langsung berjalan menuju ke taman komplek didekat rumah Cia.


✨KEVIN POV✨


Setelah mendapatkan pesan dari Cia, Kevin segera mengabari teman-temannya untuk mengajaknya joging bersama tetapi sepertinya mereka semua belom pada bangun.


...📞 WhatsApp 📞...


...GC Somplak☠️...


^^^Kevin:^^^


^^^Woi^^^


^^^Bangun woi!!^^^


^^^Pe^^^


^^^Pe^^^


^^^Pe^^^


^^^Yaelah kebo banget dasar lo semua^^^


Ramon:


Paan dah?


^^^Kevin:^^^


^^^Lo udah bangun pokemon?^^^


Ramon:


Elah gw mah bangun terus tiap pagi, bukan kaya Gibran sama El noh gak pernah bangun pagi.


Lo ngapain chat pagi-pagi gini tumben?


^^^Kevin:^^^


^^^Gw mau ajak lo pada joging^^^


Ramon:


Lah? tumben banget lo ngajak joging segala


^^^Kevin:^^^


^^^Iya Cia yang ajak yaudah yok Mon kita joging, El sama Gibran biar gw aja yang nelpon.^^^


Ramon:


Yaudah gw siap-siap dulu


Kevin mengetik nomor El dan langsung menelponnya namun beberapa kali Kevin menelpon tidak ada jawaban dari Elvano.

__ADS_1


"Memang dasar kebo banget tu El," ucap Kevin sambil menggelengkan kepalanya.


Lalu Kevin beralih kenomor Gibran dan langsung menelponnya dan hasilnya nihil seperti El, Gibran sama sekali tidak mengangkat telpon darinya.


"Dasar ya tu dua anak emang sama-sama susah banget dibanguni padahal udah gw telpon beberapa kali, yaudah lah terserah nanti gw sama pokemon aja yang joging," celoteh Kevin kesal.


...📞 WhatsApp 📞...


...GC Somplak☠️...


^^^Kevin:^^^


^^^Mon yok berangkat^^^


Ramon:


El sama Gibran gimana?


^^^Kevin:^^^


^^^Biasa susah dibangunin udahlah kita berdua aja, biarin mereka nyesel termasuk El gak ketemu tuh sama Leta wkwk^^^


Ramon:


Yaudah gw otw nih


Kevin langsung menutup handphone nya lalu berjalan kearah depan gerbang untuk menunggu Ramon.


Tak lama Ramon datang dengan menggunakan motornya, Rumah Ramon agak jauh dengan rumah Kevin maka dari itu dia menggunakan motor untuk kerumah Kevin.


Namun, Ramon orang nya tidak 'Ngaret' atau tidak mengundur waktu saat ada janji dengan seseorang, Ramon orangnya tepat waktu dan tegas itulah alasan kenapa dia yang dipilih jadi ketua Genk tengkorak.


"Taruh aja noh motor lo digaransi, Bokap gw gak ada juga," ucap Kevin memberitahu.


Kevin dan Ramo segera berjalan kearah komplek Cia yang bersebelahan dengan komplek Kevin.


"Iya kayaknya bener-bener yaudah kita susul yok," ucap Ramon.


Mereka berhasil menyamakan langkah kaki mereka dengan Cia, Leta, Dira dan juga Lisya. Mereka berempat pun terkejut lalu menghentikan aktifitas joging nya


"Loh kok kalian cuma berdua aja?" tanya Leta kearah Kevin dan Ramon.


"Cie nyariin El yah," ledek Kevin sambil tertawa.


"Dih siapa yang nyariin dia, ya tumben loh kan kalian berempat terus kok ini cuma berdua tu si Gibran juga mana," ujar Leta malu-malu.


"Ngomong aja kalo lo nyari El kan Let, Cie malu-malu," goda Kevin kepada Leta, Leta pun langsung membuang mukanya.


"Gibran sama El masih tidur susah dibangunin nya kalo gak dibangunin mana mau dia bangun pagi paling siang nanti dia bangun," tutur Ramon menjelaskan.


"Yahh nggak seru dong kalo cuman kalian berdua," rengek Cia sambil mengelap keringatnya.


"Yaudah yok jalan lagi. Dikit lagi sampai taman noh, gw udah capek banget," ajak Dira dengan nafas yang tak beraturan.


"Hahh.. payah lu ketauan banget kalo jarang olahraga," ejek Lisya sambil mengibaskan tangannya tepat di depan wajah Dira.


"Hehee tau aja lo Sya," cengir Dira malu-malu.


Akhirnya mereka melanjutkan sesi joging, dengan diiringi langkah kaki dan alunan musik dari handphone milik Lisya.


🐼ELVANO POV🐼


"Emmm udah pagi aja, padahal gw masih ngantuk," celoteh El sambil meregangkan ototnya.


"Hoamm jam brapa ni?" ucap El sambil melihat ke arah jam weaker dan langsung membuka handphone nya. Dia melihat grup somplak sudah dipenuhi dengan perbincangan.

__ADS_1


...📞 WhatsApp 📞...


...GC Somplak☠️...


Kevin:


Mon yok berangkat


Ramon:


El sama Gibran gimana?


Kevin:


Biasa susah dibangunin udahlah kita berdua aja, biarin mereka nyesel termasuk El gak ketemu tuh sama Leta wkwk


Ramon:


Yaudah gw otw nih


"Kampreet gw di tinggalin, pasti Leta juga ikut tu," tutur Elvano dengan panik.


Lalu Dia bergegas memakai hoodie dan mengambil sepatu.


Barulah Elvano ingin turun dari tangga Dirinya mendengar suara klakson motor yang sepertinya Itu adalah Gibran.


"Bun Abang pergi joging dulu yah," teriak El sambil turun dari tangga.


"Masyaallah Abang nggak usah sampai teriak-teriak," tutur Bunda menasehati.


El membuka pintu dan di kagetkan dengan kedatangan Gibran yang sudah berdiri didepan pintu.


"Buju busett," teriak Elvano sambil memegangi dadanya.


"Ehh lo kenapa muncul tiba-tiba sih ngagetin gw aja," celoteh El sambil berkacak pinggang.


"Heheh maaf, eh buruan kita udah di tinggal sama mereka," tutur Gibran sambil menarik tangan El.


"Pakek sepeda gw aja, lo pakek punya Ayah gw," ucap El memberi tahu.


"Bener juga dari pada jalan pasti kita nggak bakal nyampek," ujar Radit lalu mereka berjalan menuju garasi dan bergegas mengambil sepeda milik El.


Mereka bergegas menggayuh sepeda dengan secepat mungkin, sekarang mereka sudah memasuki komplek perumahan Cia dan mereka segera menuju kearah taman komplek yang berada di tengah-tengah perumahan.


"Woii El santai dong orang udah di komplek nya juga," rengek Gibran yang ditinggal oleh Elvano.


"Berisik lo, laki bukan lembek banget," celoteh Elvano sambil melihat kearah Gibran dengan sekilas.


"Yeye bawel lo," ucap Gibran dan langsung menyusul Elvano.


"Hufft capek banget gw," rengek Gibran sambil mengelap keringatnya dan masih menggoes sepeda.


"Gila tu anak cepet banget, takut banget Leta kenapa-kenapa," celoteh Gibran sambil melihat kearah Elvano.


"Buruan Ran lelet banget lo," ujar El yang telah jauh.


"El kayak itu mereka deh," tunjuk Gibran sambil menepuk bahu Elvano lalu mereka menghampiri Kevin dan yang lainya.


...🌼TAMAN KOMPLEK🌼...


"Let napa muka lu murung gitu?" tanya Lisya sambil menyenggol lengan Leta.


"Hah apa Sya? nggak kok gw nggak kenapa-kenapa," ucap Leta yang menutupi kebohongan padahal mereka tau bahwa Leta berharap klo El bisa ikut joging bersama mereka.


"Udah Let nggak usah galau, paling juga El sama Gibran nyusulin kita kesini," ungkap Dira menasehati.

__ADS_1


"Eh itu mereka nyusul, woii buruan sini," ucap Dira sambil menunjuk kearah El dan juga Gibran.


"Udah Dir lo nggak usah bohongin gw," rengek Leta sambil meneguk minumannya.


__ADS_2