IPA IPS Jadi Penghalang

IPA IPS Jadi Penghalang
Sibuk berbelanja


__ADS_3

...🍭PUSAT KOTA🍭...


Elvano dan Leta sudah sampai di pusat kota. Memang pemandangannya sangat indah disana, banyak sekali jualan-jualan seperti pasar malam. Tetapi bedanya kalo pasar malam itu diadakan pada malam hari sedangkan ini pada siang hari.


"Let kita duduk disana yok," tunjuk El ke salah satu kursi yang masih kosong.


"Ayok," jawab Leta dengan sangat setuju sambil tersenyum. Mereka pun berjalan beriringan dengan bergandeng satu sama lain.


"Oh iya kamu mau makan apa?" tanya Elvano yang lupa membelikan sebuah makanan untuk Leta.


"Emm.. kayak nya somay itu enak deh El," jawab Leta dengan menunjuk sebuah tukang gerobak yang menjual somay.


"Emm boleh juga tuh aku beliin ya kamu tunggu sini." Leta hanya mengganguk dan tersenyum sedangkan El segera berlari untuk menuju ke mamang penjual somay.


Leta duduk di bangku taman pusat kota itu, dia melihat sekeliling ada yang bersepeda, ada yang sedang bermain-main, dan ada yang sedang berpacaran duduk berdua.


El yang sudah membeli somay dengan kantong plastik berwarna putih yang berisi minuman itu pun segera duduk di sebelah Leta.


"Nih Let..." El pun menyodorkan sebuah makanan dan juga minuman itu ke Leta.


"Makasih El," balas Leta sambil tersenyum.


"Let maafin aku yah, pasti kemarin-kemarin kamu kacau banget karena mikir kalo aku itu selingkuh," kata-kata yang di ucapkan oleh Elvano membuat senyum Leta memudar.


"El... ini nggak sepenuh nya salah kamu kok, aku nya aja yang salah paham sama kamu," balas Leta yang menatap kearah Elvano dan tersenyum hangat.


"Kamu gemes... pengen aku karungin deh," ucap El yang mencuil hidung Leta.


"Hehehe... udah-udah aku jadi malu nih," ungkap Leta yang menutup wajahnya dengan kedua tangan.


"Let kita naik sepeda itu yok kayak nya seru tuh," tunjuk Elvano pada sebuah stan tempat penyewahan sepeda-sepeda unik.


"Ayokk aku udah lama banget nggak main sepeda," balas Leta dengan semangat. El dan juga Leta berjalan mendekati stan tersebut. Setelah menyewa sepeda El membonceng Leta untuk berkeliling di sekitar lokasi.


"El ini gimana naik nya?" tanya Leta yang sedikit bingung.

__ADS_1


"Itu kan ada injakan kaki nya, nah kamu injak itu terus... pegangan di pundak aku," jelas El dan di angguki oleh Leta. Setelah Leta naik El pun mengayuh sepedanya dan bersenandung kecil.


"Gimana serukan?" tanya El yang melirik sekilas kearah Leta.


"Emm iya seru banget hihi," cengir Leta yang tetap memegang pundak El agar Leta tidak jatuh.


"Let" ujar Elvano yang memanggil Leta.


"Apa?" tanya Leta yang masi menikmati sekeliling nya.


"Let... " ujar Elvano yang sengaja ingin membuat Leta marah.


"Ihhh apa El? dari tadi Lat Let terus," dengus Leta yang mengeruti alisnya.


"Bhaha langsung marah... canda elahh," sambung Elvano yang puas melihat raut wajah Leta.


🦔Cia, Kevin dan teman-teman🦔


"Woii... gw capek nihh kita duduk dulu kek," rengek Dira yang sudah bersender di bahu Lisya.


Mereka berjalan kearah Cafe dan duduk disana sambil memasan makanan.


"Ckk lo nya aja yang lebay," balas Ramon yang menatap datar kearah Dira.


"Terserah lo deh gw capek banget nggak kuat buat berantem," ujar Dira yang mendudukan bokongnya di kursi yang telah tersedia.


"Sya pesenin gw minum sama makan juga," lirih Dira yang menetralkan nafas nya.


"Hihi Dira-Dira..." ucap Cia yang menggelengkan kepalanya.


"Eegr... iya-iya," balas Lisya yang ingin mencengkeram rambut Dira.


"Lahh itu bukan nya Bang Aron yah," tunjuk Kevin kearah seberang. Mereka yang penasaran pun langsung menoleh kearah yang di maksud oleh Kevin.


"Iya... bener tuh, itu sama sih Gavin nggak sih?" ujar Gibran yang menyipitkan kedua matanya.

__ADS_1


"Dari postur badannya sih iya... kayak Kak Gavin," balas Cia yang ikut menimbrung.


"Kayak nya mereka mau beli kado buat Leta juga deh," tutur Dira yang masi menidurkan kepalanya ke meja.


"Udah lo diam aja, nyawa lo udah skarat juga masih aja mau ikut-ikutan," ungkap Ramon yang mengusel wajah Dira.


"Ihh singkirin tangan lo dari muka gw!"


"Haha bisa juga lo marah," ledek Ramon tanpa rasa bersalah.


"Lagi ngomongin apaan sih?" tanya Lisya yang baru sudah memesan makanan untuk mereka semua.


"Kepoo lu," ungkap Gibran dengan cepat.


"Dihh siapa juga yang nanya sama lo," balas Lisya dengan sewot.


Eh liat-liat Kak Aron sama Gavin mau kesini," tunjuk Dira kearah Aron dan juga Gavin.


❄️Prov Aron & Gavin❄️


Aron dan juga Gavin sudah keluar dari toko mas di mall, mereka segera menuju ke toko tas dan juga heels untuk Leta.


Disaat mereka dalam perjalanan, Aron tak sengaja melihat rombongan teman-teman nya Leta. Aron pun mengentikan langkahnya.


"Kenapa Ron?" tanya Gavin yang seketika heran saat melihat Aron berhenti secara tiba-tiba itu.


"Lo lihat deh itu kan rombongan Leta ya gak?" tanya Aron yang memperhatikan mereka dari jauh sambil tangannya mengarahkan kepada teman-teman Leta.


"Iya Ron itu mereka, tapi tunggu Leta sama El kok gak ada ya?" tanya Gavin lagi yang sedari tadi memperhatikan satu persatu dari mereka dan dia baru menyadari jika El dan juga Leta tidak ada disana.


"Eh iya bener juga lo, kira-kira Leta udah pulang sekolah belom ya? mana dia tadi pas gw pulang dia belum pulang kerumah mungkin jalan-jalan dulu sama El," jawab Aron yang menjelaskan panjang lebar.


"Lo izinin Leta pulang sama El? mereka gak pulang kerumah loh Ron kalo nanti ada apa-apa sama Leta gimana? kita kan gak tau," ujar Gavin yang mulai panik kepada Leta. Entah kenapa Gavin tidak suka saat melihat Leta berjalan berdua dengan El, karena Gavin telah mengetahui sejak awal sikap El yang super duper kurang ajar. Dan El yang seperti anak berandalan takutnya ada musuh tertentu yang mengincar El dan Leta yang jadi sasarannya.


Dan disisi lain Gavin juga cemburu melihat El dan Leta berjalan berdua seperti itu. Karena Gavin sudah menyukai Leta sejak pertama mereka bertemu.

__ADS_1


"Lo kenapa sih? kaya panik banget nih denger ya Leta itu udah besar Gavin terus gw dan nyokap gw beserta bokap gw juga udah kenal El itu seperti apa orangnya, ya jadi gak masalah dong," ucap Aron dengan menaikkan kedua alisnya keatas.


__ADS_2