
"Ayo masuk dulu," ajak Rena pada Aron, tetapi Aron menolak karena dia masih malu dan juga dia ingin menanyakan sesuatu pada El.
"Nggak usah Tante, El nya kan juga nggak ada jadi Aron pulang aja ya Tan," ujar Aron sambil tersenyum.
"Owh ya sudah kalo gitu sekali lagi terima kasih ya buat kue nya, salamin juga buat Mama kamu," ucap Rena yang sangat senang.
"Iya Tante pasti Aron sampein sama Mama," jawab Aron yang kemudian menaiki motornya.
"Gw rada nggak yakin sih kalo El mau berpaling dari Leta, secara kan setau gw El sayang banget sama Leta," gumam Aron yang tengah melajukan motornya.
Di tengah perjalanan Aron memberhentikan motornya untuk membeli 3 minuman boba, Aron berniat untuk mengembalikan mood Leta.
🌞ELVANO POV🌞
"Eh gw duluan cabut yah," ujar El membuka suara saat Gibran dan juga Kevin tengah bermain ps.
"Cepet amat El biasa juga lo sampe malem," ujar Kevin yang menoleh kearah Elvano.
"Gw baru inget kalo Ipin nitip eskrim pasti tu anak lagi nungguin," kelas El yang segera mengambil kunci motornya.
"Hadehhh si Ipin udah kayak Ibu hamil aja," celoteh Gibran yang mengerutkan alisnya.
"Gw cabut duluan yah," ucap El yang menepuk bahu Ramon.
"Hati-hati... inget nyawa nggak ada jualannya," teriak Gibran yang tetap fokus ke layar phone nya.
El menaiki motornya ia melaju dengan cepat dan berhenti di toko eskrim. El membeli 7 eskrim 3 untuk Alvin dan sisanya untuk Leta.
"Owh ya sekalian gw beliin Leta juga lah, biasanya kan kalo orang lagi dapet itu pengen makan yang manis-manis," gumam El yang kemudian membayar belanjaannya.
🦄LETA POV🦄
"Hoamm.. loh ternyata gw ketiduran," ujar Leta sambil mengucek matanya.
Leta meregangkan ototnya lalu ia berjalan ke kamar mandi untuk mencuci muka agar bisa lebih fresh. Setelah itu Leta berjalan ke bawah.
"Ma.. Bang Aron mana?" tanya Leta saat menuruni tangga.
"Kerumah El," jawab Sonya yang tengah menikmati kue sambil menonton televisi.
"Loh ngapain Ma Abang kerumah El?" tanya Leta yang sedikit terkejut.
"Nganterin kue buat Mama nya El," jelas Sonya yang tahu maksud Leta.
__ADS_1
"Owh gitu kirain Leta ngapain," balas Leta yang ikut duduk di sebelah Sonya.
"Nih cobain kue buatan Mama," ujar Sonya yang menyuapi Leta.
"Emm enak banget Ma... hehe tadi Leta ketiduran jadi nggak sempet deh buat bantuin Mama," ungkap Leta sambil cengengesan.
"Udah nggak papa."
Disela-sela obrolan mereka terdengar lah suara bel yang menandakan bahwa ada tamu yang datang, Leta berjalan kearah pintu dan membukanya ternyata yang datang adalah El dengan membawa kantung kresek di tangannya.
Tingg...Tongg
"Leta aja Ma yang bukain pintu," ujar Leta yang menahan lengan Sonya agat tetap duduk, Leta berjalan kearah pintu dan langsung membukanya.
Ceklekkk...
"Loh El.." kata Leta yang terdiam.
"Kirain yang buka pintu Mama, nih eskrim buat kamu," tutur El yang tengah menyodorkan kantung kresek kearah Leta.
"Makasih... nggak mau masuk dulu?" tanya Leta pada El.
"Owh nggak usah aku titip salam aja buat Mama sama eskrim nya jangan lupa di makan yah kalo gitu aku pulang dulu," jelas El yang kemudian melambai kearah Leta.
El pun segera melangkahkan kaki menuju pulang. Leta hanya bisa tersenyum ke arah Elvano, jujur dirinya masih sangat kesal dengan El.
Sonya yang melihat Leta hanya berdiri didepan pintu pun segera menghampirinya.
"Loh Sayang siapa?" tanya Sonya yang heran tidak ada siapa-siapa diluar.
"Emm itu tadi El Ma.." jawab Leta dengan sedikit gugup.
"Loh kenapa gak disuruh masuk?"
"Udah kok Ma.. Leta udah ajak dia masuk tapi katanya dia buru-buru harus langsung pulang, dan Leta dibawakin ini sama El," jawab Leta sambil menunjukkan sebuah kantong plastik hitam yang berisi kan eskrim.
"Oalah yasudah deh kamu bawak masuk eskrim nya nanti cair." Sonya pun meninggalkan Leta dan kembali menuju kedapur untuk memasak makan malam untuk keluarga.
Leta pun langsung membuka eskrim lalu memakannya sambil menonton televisi. Saat dirinya sedang memakan eskrim ada yang mengetuk pintunya lagi.
Tok..tok..tok
"Huftt siapa lagi sih." Leta dengan sangat malas membuka pintunya, karena dilihat lah Sonya masih sibuk dengan urusan dapurnya.
__ADS_1
Saat Leta membuka pintu, betapa terkejutnya dia melihat Gavin disana.
"Hai Letaa.. emm Aron ada?" tanya Gavin to the point didepan Leta.
"Eh tadi Bang Aron lagi pergi sebentar nganter makanan, Em paling juga bentar lagi pulang.. yok masuk dulu Kak," ajak Leta yang tak enak hati. Gavin pun tersenyum lalu mengikuti langkah Leta untuk menuju ke sofa.
"Siapa lagi Let.." Sonya mengantungkan ucapan nya saat melihat Gavin datang.
"Ooh Gavin ternyata.. cari Aron?" tanya Sonya kearah Gavin.
Gavin pun tersenyum ke Sonya, "I-iya Tante.."
"Bentar lagi paling pulang.. Leta kamu temenin Gavin sementara ya." Leta langsung melotot kan matanya saat Sonya menyuruh dirinya untuk menemani Gavin. Tetapi dengan sangat terpaksa Leta harus mengiyakan.
"Emm iya Ma.."
"Nanti Mama siapin minuman dulu ya.." Sonya lalu kembali menuju ke dapur untuk melanjutkan masakannya.
...🔥RUANG TAMU🔥...
Di ruang tamu Leta dan Gavin tidak ada yang memulai pembicaraan karena mereka masih terlalu canggung, akhirnya Gavin yang tak tahan ingin berbicara pun mengeluarkan suaranya.
"Let?" Leta yang merasa dipanggil itu pun langsung menoleh kearah Gavin.
"Emm i-iya Kak?"
"Kamu masih pacaran sama El?" tanya Gavin dengan santai.
"Emm iya Kak emang ada apa ya," jawab Leta dengan menanyakan balik kepada Gavin.
"Emm gak papa sih, langgeng ya sama El," ucap Gavin sambil tersenyum.
"Aamiin makasih.."
"Emm oh ya Kakak gak punya pacar gitu?" tanya Leta yang ikut penasaran dengan Gavin. Leta berpikir mana mungkin seorang Gavin tidak memilki kekasih karena wajahnya yang lumayan terbilang yaa diatas rata-rata dan para idaman seluruh siswi disekolah nya.
Gavin tersenyum saat Leta menanyakan pertanyaan itu, sudah ditebak Leta pasti akan menanyakan itu kepada Gavin.
"Gak ada Let gw jomblo," jawab Gavin dengan santainya.
"Loh? masa sih tipe kaya Kak Gavin jomblo, secara kan Kak Gavin ganteng mana ketua OSIS pula," balas Leta sambil tersenyum. Ternyata dugaan Leta salah, Gavin tidak memiliki kekasih tetapi kenapa.
"Yaa kalo cewek nya kaya kamu sih gw mau," ucap Gavin keceplosan saat berbicara dengan Leta. Leta yang mendengar ucapan Gavin sangat syok dan meminta Gavin untuk mengulang perkataan nya.
__ADS_1
"A-apa Kak?"