IPA IPS Jadi Penghalang

IPA IPS Jadi Penghalang
Seenaknya


__ADS_3

Leta lalu menutup handphone nya dia tidak ingin jadi berpikiran yang tidak-tidak ke El, bagaimana pun mereka menjalin sebuah hubungan dan harus saling percaya.


"Huftt dari pada gw galau mending gw kebawah cari makanan," ujar Leta lalu membuka pintunya menuju ke dapur.


Leta mencari sebuah makanan di lihatlah stok eskrim yang Aron belikan untuk Leta masih banyak, lalu Leta mengambilnya dan memakannya dengan santai sambil menonton televisi.


Ting..tong..


Tiba-tiba bel rumah Leta berbunyi, Leta langsung membukanya dan dilihat lah Gavin dengan membawa map berwarna kuning.


"Ehh Leta.. emm Aron nya ada?" tanya Gavin basa basi.


"Bang Aron nya lagi latihan basket Kak.. em ada apa ya?"


"Oh iya ini gw bawak berkas tolong titipin ke Aron ya suruh dia pegang berkas ini jangan sampai hilang," kata Gavin dengan memberikan map kuning tersebut kepada Leta.


"Oh iya Kak nanti Leta sampaikan, em mau masuk dulu?"


"Gak usah Let gak enak juga gak ada siapa-siapa di rumah lo," jawab Gavin berbohong. Sebenarnya Gavin ingin sekali masuk dan mengobrol lebih banyak dengan Leta tetapi Gavin tidak boleh terlihat menyukai Leta.


"Oo iya udah Kak gak papa."


"Em yasudah gw pulang dulu ya jangan lupa sampaikan ke Aron," pamit Gavin kepada Leta.


"Iya Kak."


🔥BRAYN POV🔥


Brayn memantau rombongan tim El dan juga Vina, nampaknya Vina memang benar-benar menyukai El dan ini kesempatan untuk Brayn memisahkan El dengan Leta.


"Bro lo cari tau nomor WhatsApp Vina ya," ujar Brayn kepada salah satu temannya.


"Oke siap beres itu mah."


"Gw pergi keluar dulu." ujar Brayn lalu dia keluar dari lapangan menuju ke supermarket.


"Pasti sekarang Leta lagi di rumah, gw kerumah dia ajalah mumpung El lagi main futsal," kata Brayn dengan senyum yang mengembang dan membeli makanan di supermarket untuk di bawakan kerumah Leta.


"Leta kiranya suka gak coklat, tapi kayanya suka deh gw beliin aja semua," ucap Brayn yang memborong semua makanan yang ada di supermarket tersebut. Lalu sesudah itu dia langsung kerumah Leta.


...🌸RUMAH LETA🌸...


Tok..tok..tok..


Ceklek~

__ADS_1


"Eh Brayn a-ada apa ya?" tanya Leta yang nampaknya sangat gugup saat melihat Brayn.


"Gak papa kok Let gw tadi habis dari supermarket abis beli minuman jadi gw sekalian deh beliin lo makanan sekali-kali nganter makanan ke tempat lo," jawab Brayn dengan tersenyum.


"Oh seharusnya lo gak perlu repot-repot," kata Leta dengan tersenyum hampa.


"Oh iya lo sama siapa di rumah? tumben sepi?" tanya Brayn sambil melihat kedalam rumah Leta seperti tidak ada orang.


"Iya Nyokap lagi arisan, Aron lagi main basket Bokap lagi kerja hehe. Emm duduk dulu disini Bray maaf ya gak nawarin masuk soalnya gak ada orang, takut ada yang lihat nanti dikira kita macem-macem lagi di rumah berdua," jawab Leta menjelaskan.


"Iya gak papa kok, gw ditawarin duduk di sini aja udah seneng banget," kata Brayn yang tak henti-hentinya tersenyum kearah Leta.


"Bentar ya Bray gw mau ambil minuman dulu." Leta lalu masuk ke dalam rumah dan menutup pintu rumahnya, di balik pintu Leta menghembuskan nafasnya kasar dia tidak mungkin mengusir Brayn apa lagi Brayn sudah membawakan makanan yang banyak untuk Leta.


🌼LETA POV🌼


"Huft.. ckk tu orang mau bikin gw jantungan aja," dengus Leta setelah menghembuskan nafas dengan pelan. Leta berjalan kearah dapur dirinya membawa minuman kaleng dan juga air mineral, Leta juga membawa setoples cemilan ringam.


"Duhh mendingan gw kasih tau El sekarang aja deh ntar malah salah paham lagi," ungkap Leta yang kemudian mengeluarkan handphone lagu mengirim pesan kepada Elvano.


...📞 WhatsApp 📞...


...Bby💛...


^^^Leta:^^^


"Yahh El ngak aktif lagi duhh gimana nih," lirih Leta yang kemudian mematikan handphone dan kembali membawa nampan ke depan teras.


Leta berjalan dengan santay tetapi di dalam hatinya Leta sangat was-was dan juga gelisah.


...👻Teras Rumah👻...


Ceklekk..


"Maaf yah lama.. nih diminum," tawar Leta yang menaruh nampan ke atas meja setelah itu Leta kembali duduk di kursi.


"Ehemm makasih ngak usah repot-repot gitu Let," celoteh Brayn yang membuat Leta menjadi jengkel.


"Dihh norak banget basa-basi lo," dengus Leta yang memilih untuk memainkan gadget.


Leta membuka WhatsApp, dirinya mengabari Cia, Lisya dan juga Dira. Karena Leta juga tidak tahu harus berbuat apa dan bagaimana cara mengusir Brayn agar cepat-cepat pergi dari rumahnya.


...📞 WhatsApp 📞...


...Grils ciwi-ciwi😻...

__ADS_1


^^^Leta:^^^


^^^Woii lu pada^^^


^^^ada Brayn nih di rumah gw^^^


Dira:


Loh kok bisa?


^^^Leta:^^^


^^^Mana gw tau ogepp dia nya aja dateng sendiri^^^


Cia:


Bentar gw telfon Kevin dulu, biar Kevin ngasih tau El biar langsung serbu kerumah lo


^^^Leta:^^^


^^^Buruann😫^^^


Leta sangat fokus pada handphone nya sampai tidak menyadari bahwa Brayn sedari tadi mengajak Leta untuk membuka obrolan.


"Mama lo seneng taneman tah Let? gw liat-liat halaman lo asri banget," ujar Brayn yang tidak mendapat balasan dari Leta. Brayn yang heran pun akhirnya menoleh kearah Leta, ternyata Leta sedang fokus pada benda pipih yang ia genggam membuat Brayn menjadi sedikit kesal.


"Yee ni anak orang gw mau ngajakin ngobrol dia malah asik sendiri," dengus Brayn ketika menoleh kearah Leta.


"Ngak papa dah demi Leta juga.. yang penting kan gw bisa berduaan sama dia," sambung Brayn yang mulai mengangkat lengkungan tipis di bibirnya.


"Let.. lo denger ngak apa yang gw bilang tadi?" tanya Brayn yang menyenggol lengan Leta.


"Hah? apa Brayn lo bilang apa tadi?" tanya Leta yang menjadi kikuk.


"Hadehh bener kan lo ngak denger yang gw bilangin tadi," celoteh Brayn yang mengusap wajahnya.


"I-iyahh gw tadi lagi fokus main gadget makanya ngak denger, emang lo nanya apa?" tanya Leta yang tidak enak hati.


"Itu.. nyokap lo suka teneman?" tanya Brayn yang menunjuk kearah halaman.


"Iya suka tapi ngak terlalu sih," jawab Leta seadanya saja.


"Owh gitu besok-besok ntar gw bawain tenaman yah kebetulan nyokap gw juga suka ngoleksi gituang," ungkap Brayn yang ingin memberikan Sonya sebuah tanaman.


"Ehh ngak usah Bray gw ngak minta kok," wajab Leta dengan cepat.

__ADS_1


"Udah ngak papa orang gw yang mau ngasih kok," balas Brayn yang masih kekeh.


__ADS_2