
...🍨Minimarket🍨...
Leta dan juga teman-temannya berhenti di sebuah minimarket untuk membeli makanan ringan dan juga minuman untuk mereka bawa ke markas. Lisya memarkirkan mobil terlebih dahulu dan mereka langsung masuk kedalam untuk mempercepat waktu maka mereka memutuskan Leta dan Cia saja yang keluar untuk berbelanja.
"Let kayaknya lo sama Cia aja deh yang turun," saran Lisya yang menoleh ke kursi belakang.
"Iya.. biar gw sama Lisya tunggu di mobil. Kan biar cepet juga ya nggak?" tanya Dira yang meminta pendapat.
"Yaudah yok Let kita turun," ajak Cia yang kemudian membuka pintu dan di susul oleh Leta.
"Yang cepet yah.. keburu sore nih!" teriak Lisya yang mengingatkan.
"Iya-iya tenang aja," balas Cia yang mengacungkan jempol.
Leta dan juga Cia langsung masuk kedalam, mereka membeli snack dan juga minuman tak lupa mereka juga membeli kacang-kacangan yang pasti banyak di gemari anak-anak markas.
"Let kayaknya ini udah cukup deh?" tanya Cia yang melihat kedalam keranjang.
"Bentar-bentar gw mau masukin eskrim untuk kita berempat buat makan disana," ungkap Leta yang berjalan kearah depan untuk mengambil eskrim.
"Gw juga mau beli lolipop ahh," jelas Cia yang mengambil 2 buah lolipop.
"Ihhh lucuu banget," celoteh Cia yang melihat kearah lolipop bundar dan juga lolipop berbentuk hati.
"Tumben lo inget buat beli itu," kata Leta yang menunjuk kearah lolipop.
"Heheh yaudah yok langsung bayar aja," ajak Cia yang menarik tangan Leta untuk mendekat ke meja kasir.
Setelah semua belanjaan mereka di scan dan juga Cia sudah membayar semu Belanjaan. Sekarang mereka bergegas menuju parkiran karena waktu terus berjalan, El dan juga teman-temannya pasti sudah menunggu mereka.
"Wehh banyak juga belanjaannya," celoteh Dira ketika Cia dan juga Leta masuk kedalam mobil.
"Kan di sana orang nya banyak Dir," balas Leta yang kemudian menutup pintu.
Tupp....
__ADS_1
Suara pintu mobil tertutup.
Setelah mereka semua naik, Lisya langsung menancap kan gas menuju markas tengkorak yang tak jauh dari komplek perumahan Leta.
"Yang mana sih Cia gang nya?" tanya Lisya yang sedikit lupa.
"Itu tuhh yang depan, terus turus aja," ujar Cia yang kemudian di ikuti oleh Lisya.
"Nahh itu ada warung, sebelah warung itu markasnya tengkorak," jelas Cia yang menunjuk kearah depan.
"Wihh besar juga yah markasnya gw kira kecil," tutur Dira yang tidak percaya dengan kondisi markas yang rapi dan juga bersih. Yang Dira pikirkan markas mereka pasti kotor dan juga berantakan.
"Yee jangan salah lu, ni markas ada jadwal piket nya dan mereka lebih pembersih dari pada lo Dir," jelas Cia yang sedikit tertawa.
"Hehe yaa kali kan," balas Dira yang menggaruk belakang leher.
"Yaudah langsung masuk aja yok," ajak Leta yang membuka pintu mobil dan membawa kantong belanjaan yang sudah mereka siapkan.
Mereka berjalan beriringan dengan Cia yang berjalan di depan. Leta, Dira dan juga Lisya tercengang saat melihat kedalam ruangan markas yang vasilitasnya di bilang hampir lengkap.
...👻MARKAS👻...
"Assalamualaikum.." ujar Cia, Leta, Dira dan juga Lisya dengan kompak membuat mereka semua menoleh ke arah pintu depan. Elvano mengembangkan senyumnya saat melihat kekasihnya itu sudah datang. Namun berbeda hal nya dengan Vina yang nampaknya sangat kesal saat El langsung tersenyum dan menyambut hangat Leta.
"Lah ngapain ada hama disini?" tanya Cia yang langsung melihat Vina tak suka.
"Tau ganggu aja deh," sambung Dira yang ikutan tak suka.
"Jangan gitu dong itu kan calon pacar gw ya gak Vin hehe," ucap Gibran cengegesan. Vina tidak menanggapi omongan Gibran maupun teman-teman Leta dia hanya ingin ngomong jika El berbicara kepadanya.
"Emm El di makan dong makanan gw," kata Vina sambil terus membujuk El untuk memakan makanan yang dia bawa.
"Dih dari pada lo makan makanan Vina mending lo makan makanan yang kami bawa ya gak Let," ujar Dira yang menyenggol lengan Leta.
"Iya betul tuh.."
__ADS_1
"Yaudah sini in makanan lo pada gw laper," ungkap Kevin kepada yang lain.
Mereka pun duduk di tempat duduk seadanya ya namanya juga markas laki-laki pasti dibuat berbeda. Leta duduk di samping El dan di depan El adalah Vina. Cia, Dira, dan juga Lisya duduk berhadapan di sampingan Leta.
"Wihh banyak banget kalian beli makanan nya," kata Gibran langsung membuka sebungkus makanan yang rombongan Cia telah bawa.
"Iya nih sengaja biar gak ada makanan lain selain makanan kita hehe," celoteh Cia menyindir Vina. Namun, Vina nampaknya bodo amat dengan perkataan mereka semua.
"Oh iya Ramon kok gak ada ya?" tanya Dira secara tiba-tiba yang sedari tadi tidak melihat keberadaan Ramon.
"Cieee nyariin Ramon ahay," ledek Gibran dengan tawanya.
"Dihh kan tumben aja kenapa gak lihat batang hidung tu anak."
🍋Prov Aron & Gavin🍋
Gavin dan Aron sekarang berada di rumahnya Aron, mereka sedang sibuk untuk mengurus turnament basket dan futsal yang akan di adakan 3 hari lagi di sekolah mereka. Sebenarnya Aron tidak harus ikutan pusing memikirkan turnament ini tetapi Gavin meminta Aron untuk menjadi asisten nya nanti, karena pasti Gavin sangat sibuk.
"Nih minum dulu minuman nya," kata Sonya sambil menyodorkan sebuah teh hangat untuk Gavin dan juga Aron.
"Iya makasih ya Tante.." ucap Gavin dengan sopan dan Sonya hanya tersenyum menanggapi perkataan Gavin.
"Iya sama-sama... oh ya Bang, Leta mana kok belum pulang?" tanya Sonya yang baru ingat akan anaknya itu.
"Oh iya lupa tadi Leta ngomong dia pulangnya agak lambat dikit soalnya dia mau ke markas nya El," jawab Aron seketika lupa dengan Leta karena sibuk untuk mengurusi turnamen ini.
"Ohh begitu ya udah nanti pulang nya kamu jempuat atau gimana?" tanya Sonya lagi.
"Emm kayanya dia pulang sama temannya deh Ma.."
"Yasudah Mama udah masak nih yok makan dulu," ajak Sonya kepada Aron dan juga Gavin.
"Tante pakek repot-repot deh gak usah nanti Gavin makan di rumah aja Tan.." ujar Gavin menolak secara halus, Sonya memang sangat baik kepada teman Aron maupun teman Leta yang datang kerumahnya itu.
"Enggak kok gak repot yaudah yok buruan Vin makan.. Aron juga yok makan," kata Sonya sambil bangkit dan menarik tangan Aron untuk berdiri begitu juga Gavin.
__ADS_1