IPA IPS Jadi Penghalang

IPA IPS Jadi Penghalang
Jamkos


__ADS_3

El, Leta dan teman-temannya makan dengan tenang hingga bel pertanda masuk kelas berbunyi.


Tett..tet...tet...


"Woi dah masuk kuy ke kelas," ajak Cia kepada yang lainnya.


"Ya udah yok," jawab Leta dan semuanya bangkit dari tempat duduk menuju ke kelas.


Kebetulan kelas X.IPS 3 satu arah dengan X.MIPA 1 jadi mereka berangkat menunju kekelas bareng-bareng.


"Let?" tanya El membuka suara sambil berjalan


"Iya kenapa El," jawab Leta.


"Lo suka ya sama tu buaya darat?" tanya El lagi.


"Buaya darat? siapa El?" tanya Leta kembali dengan binggung.


"Ya elah masa gak tau sih tu si Ketos sombong," jawab El dengan memalingkan wajahnya kesamping.


Leta pun tertawa pelan, "Bukannya lo yang buaya darat?"


"Enggak gw udah tobat," ucap El.


"Masa? kenapa tobat?" tanya Leta dengan sedikit menahan tawanya.


"Gw kan udah ketemu orang spesial yang udah yang bikin gw berubah gini," ujar El.


Entah perasaan Leta berubah tiba-tiba saat El mengucapkan kata 'Orang spesial'. Dia pun membuang pikirannya jauh-jauh.


"Oh ya? siapa emang?" tanya Leta kepo.


"Kepo yaaa," ledek El sambil menoel hidung Leta tersebut.


"Ihh nyeselin awas aja gw deketin tu Gavin," jawab Leta yang langsung mendapat pelototan dari El.


"Kenapa lo?" tanya Leta.


"Awas aja Let kalo lo deket sama tu cowok," jawab El dengan cuek.


"Lah kenapa? kan lo udah ada orang spesial ya gw juga mau dong cari yang spesial untuk gw nanti," ucap Leta dengan nada yang menyindir.


El yang sadar jika Leta ternyata 'Cemburu' saat El mengucapkan orang spesial itu.


Cieee Leta uhuy:3


"Bener ya kata orang kalo cewek cemburu dia suka ngependem aja gak berani ngungkapin," ujar El kearah Leta.


"Maksud lo?" tanya Leta lagi.


"Ya kayak yang di samping gw ini," ucap El yang menatap kedepan tanpa menatap ke arah Leta.


"Apakah yang dimaksud El itu bener ya gw cemburu," ucap Leta dalam hati.


"Iya bener Let lo cemburu," sambung El yang membuat Leta terkejut.


Jangan-jangan El bisa membaca pikiran Leta lagi wah-wah gawatt hehe.

__ADS_1


"Lah? El bisa baca pikiran gw apa," ucap Leta dalam hati lagi.


El pun melirik sekilas ke arah Leta yang nampaknya sedang binggung.


"Jangankan Pikiran, perasaan lo aja gw bisa baca," ujar El lagi.


Lagi dan lagi Leta terkejut dan Leta memutuskan untuk tidak berbicara dalam hati hati bisa-bisa El membacanya.


"Loh kok," ucap Leta binggung.


El yang menahan tawanya dari tadi dia segera tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi Leta yang kebingungan akibat dirinya.


Sebenernya El tidak bisa membaca pikiran apa lagi perasaan orang lagi, dia hanya menebak saja apa yang ada dipikiran Leta dan ternyata benar tebakannya bahwa Leta sekarang cemburu.


Kevin, Gibran, Ramon, Cia, Dira dan juga Lisya menatap El yang tertawa terbahak-bahak itu.


"El lo kesambet?" tanya Cia yang sedikit ngeri melihat El tertawa seperti itu.


"Tanya aja tu sama Leta," jawab El yang masih tertawa.


Jangankan Cia, Leta saja bingung kenapa El bisa tertawa.


Cia memalingkan mukanya ke arah Leta dengan menaikkan kedua alisnya ke atas menandakan dia bertanya 'Kenapa'.


Leta hanya menaikan kedua bahunya tidak tau.


"Yaudah lah, mending kita langsung ke kelas aja, ntar guru mapel udah masuk lagi," ucap Lisya sambil melirik jam tangan miliknya.


"Tau nih El somplak otak nya kali," ucap Leta sambil menampol bahu Elvano lalu berjalan kearah Lisya dan teman-temannya. Mereka berjalan menuju kelas masing-masing.


🍭 Prov Kevin & Cia🍭


"Iya gw juga yah," balas Cia sambil tersenyum.


"Ntar gw jemput ke kelas," ucap Kevin sambil mengacak rambut Cia.


"Hihihi Iya-iya," tutur Cia sambil membenarkan rambutnya.


"Iya tau dunia emang punya lo berdua, kita mah disini ngontrak," ucap Gibran sambil melirik kearah Kevin maupun Cia.


"Haha makanya cari doi," ledek Kevin sambil menepuk bahu Gibran.


"Gw mah nggak usah dicari, tinggal kedipin mata aja udah lengket," ucap Gibran dengan gaya cool nya.


"Halah banyak omong lu," ujar El lalu menyeret Gibran menuju kelas mereka. Leta dan yang lainnya hanyya tertawa melihat tingkah mereka yang seperti Tom and Jerry.


"Kita duluan yah Byee," ucap Dira lalu mereka berjalan menuju area kelas Mipa.


🍑Prov Leta dan teman-teman🍑


"Let kayaknya El cemburu deh sama kak Gavin," ucap Cia sambil menatap kearah mereka.


"Masa sih?" tanya Leta tak percaya.


"Menurut gw kayaknya Elvano suka deh sama lo," ucap Dira ikut menimbrung.


"Lihat aja kedepannya gimana, kalo El serius pasti dia bakal buktiin sama lo," ucap Lisya meyakinkan. Leta hanya tersenyum melihat teman-temannya yang begitu antusias.

__ADS_1


😎Prov Elvano dan teman-teman😎


"El menurut gw lo harus gerak cepat nih," ucap Kevin sambil menepuk bahu El.


"Iya bener tuh, ntar lo kecolongan sama tu ketos," ujar Gibran penuh keyakinan.


"Gampang itu mah," ucap El sambil mengeluarkan gadgetnya. Lalu dirinya mengabari seseorang.


...📞WhatsApp 📞...


...Bang Aron...


^^^Elvano:^^^


^^^Bang ntar Leta pulangnya sama gw yah^^^


Bang Aron:


Emm yaudah terserah kebetulan gw mau kumpulan basket soalnya


^^^Elvano:^^^


^^^Beres Bang^^^


El menutup layar gadgetnya sambil tersenyum puas. Mereka sedari tadi sudah sampai di kelas dan ternyata kelas X. Ips3 jam kosong (IPS jamkos lancar yah)


"Demen ni gw kayak gini sering-sering aja deh jamkos," tutur Gibran sambil merebahkan tubuhnya.


"Isi otak lu emang ginian," ucap Ramon sambil berbaring disebelah Gibran. Lalu Ramon beralih ke game online miliknya.


"Vin minjem charger dong," ucap El sambil menyenggol lengan Kevin.


"Ada noh di tas ambil sendiri," ujar Kevin sambil menggerakkan dagunya.


"Buju busett, lo mau kesekolah apa mau jualan permen. Banyak bener nih permen lollipop," ucap Elvano sempat terkejut lalu dirinya mengambil charger.


"Biasa untuk stok Cia, gw suka males kalo mau beli jadi gw gampang kalo Cia mau lollipop," ucap Kevin yang masi fokus dengan layar gadgetnya.


"Wehh patut dicontoh tu," ujar El sambil menepuk bahu Kevin.


"Gw kan udah 3 tahun pacaran sama Cia, masa gitu aja gw nggak tau," ucap Kevin memberi tau.


"Iya juga sih," ucap El sambil mengangguk kepalanya.


"Boleh juga nih gw contoh," ucap El dalam hati.


🍑Prov Leta dan teman-teman🍑


"Sya ini gimana ngerjainnya?" tanya Dira pada Lisya.


"Lo nggak denger yang madam jelasin tadi," ujar Lisya sambil fokus dengan tugasnya.


"Enggak hehe," ucap Dira cengengesan.


"Dasar, udah liat punya gw aja," ucap Lisya mulai jengah.


"Yeyy makasih Sya hehe," ucap Dira dengan semangat.

__ADS_1


"Makanya Dir jangan mikirin Ramon terus," ucap Leta menimbrung.


"Haha sa ae lo Let," ucap Cia sambil tertawa.


__ADS_2