
Tap.. tap.. tap..
Suara langkah Aron ketika menuruni tangga dengan cepat.
"Loh Mama sama Papa kok nggak ada?" tanya Aron yang melihat kearah ruang nonton sudah tidak ada lagi Mama dan Papanya, Aron pun berjalan kearah kamar orang tuanya.
Tokk... Tokk...
"Ma.. Pa.."
Tak lama pintu pun terbuka, ternyata Mama dan Papanya Leta tertidur. Untung saja Aron mengingatkan mereka dan sekaligus membangunkannya.
"Kenapa Bang .. hoamm.." ucap Sonya yang masih setengah sadar.
"Ihh kok kalian malah tidur sih, katanya mau ngerayain ulang tahun Leta nanti jam 12 malam. Mama sama Papa yang ngerayain malah kalian yang lupa ih," celoteh Aron yang tak habis pikir dengan Sonya dan Papa nya itu.
"Astaghfirullah Nak, Mama lupa ya udah Mama bangunin Papa kamu dulu ya.. kamu siapin dulu lilin nya taruh di atas kue cepetan ini 10 menit lagi mau jam 12," perintah Sonya yang langsung membangunkan suaminya.
Aron membuang nafasnya pelan, lalu dia pun menuju ke kulkas untuk mengambil kue tersebut dan tak lupa mengambil lilin untuk di taruh di atas kue itu.
"Nasib-nasib punya orangtua suka lupaan untung gw sayang," ujar Aron sembari mempersiapkan kue Leta.
Tak lama Mama dan Papanya Leta pun keluar dari kamar dan menghampiri Aron.
"Gimana Bang?" tanya Sonya kepada Aron.
"Dah beres semua, tinggal hidupin api nya," jawab Aron sambil mengacungkan jempolnya.
"Nih Papa udah siapin korek nya, sekarang aja hidupin," ucap Papa Leta yang memberikan saran, Aron pun menuruti apa yang di katakan Papanya itu.
"Bang cepetan 3 menit lagi lohh," kata Sonya kepada Aron.
"Iya-iyaaa Ma.. dah yok kita ke atas." Setelah menyiapkan kue dan juga lilin nya, Sonya, Aron dan Papa nya segera bergegas menuju ke kamar Leta.
Kebetulan sekali kamar Leta tidak di kunci, mungkin Leta lupa mengunci nya.
Ceklek~
Sonya, Aron, dan juga Papa nya Leta masuk perlahan tanpa suara sedikit pun. Di lihatlah Leta yang sudah sangat terlelap, nampaknya Leta kecapekan.
__ADS_1
Aron segera mengambil handphone nya untuk mengabadikan moments ini. Lalu tepat jam 00.00 mereka menyanyikan lagu happy birthday bersama-sama untuk Leta.
"Satu.. duaa.. tiga.."
"Happy birthday to youu, happy birthday to youu, happy birthday.. happy birthday, happy birthday to you!!!"
Leta membuka matanya sedikit demi sedikit dan betapa terkejutnya saat mereka melihat di kamarnya sudah ada Sonya, Papanya dan juga Aron.
"Tiup lilin nya, tiup lilin nya, tiup lilin nya sekarang jugaaa sekarang jugaa."
"Yeyy!!" Mereka bertiga bersorak gembira.
Leta merasa sangat-sangat senang kali ini, di umur yang ke 16 tahun ini Leta berharap suatu hari nanti dia bisa membahagiakan Mama Papanya dan juga Aron.
Dengan senyum yang mengembang Leta memeluk Sonya dan mengucapkan banyak-banyak terima kasih karena selama ini sudah menjadi orang tua yang paling terbaik, dan tak lupa dia juga memeluk Papanya dan menangis haru.
Dan terakhir Leta memeluk Abangnya yang menurut nya sangat menyebalkan tetapi dia sangat menyayangi Aron.
"Heh ngapain lo nangis," ucap Aron yang mulai menjahili Leta.
"Abang Mah.." ujar Leta sambil memajukan bibirnya, Sonya dan Papanya ikut tertawa melihat kelakuan 2 anaknya itu.
"Yang maha kuasa terimakasih karena engkau sudah menganugerahi ku keluarga yang begitu aku sayangi dan semoga aku bisa menjadi anak yang berbakti dan juga kelak aku bisa membalas jasa mereka.."
Doa Leta yang tulus ia ucapkan, setelah Leta berdoa dirinya meniup lilin tersebut dan memeluk tubuh Aron dengan air mata kebahagiaan.
"Ehh lohh kok tumpah," ledek Aron yang yang mengacak rambut Leta dengan gemas.
"Hehh nggak boleh nangis dong," kata Sonya yang sudah tertawa.
"Yok sekarang kita foto dulu," ajak Papa yang sudah memegang kamera.
"Ee hiks.. hikss," celoteh Leta yang masih sesegukan.
"Leta sendiri dulu fotonya," tutur Sonya yang merapikan rambut Leta. Leta memegang kue yang di berikan Aron lalu dirinya tersenyum menghadap kamera.
"Satu.. dua.. tiga"
Cekrekk 📸
__ADS_1
"Sekarang sama Abang," kata Aron yang langsung berdiri di sebelah Leta.
Cekrekkk 📸
"Sini biar Abang yang gantian motonya, Papa sama Mama berdiri di sebelah Leta," ungkap Aron yang mengambil kamera dari tangan Papa.
Kini gilirang Sonya dan juga sang suami yang berfoto sama Leta. Setelah semuanya selesai berfoto barulah mereka duduk di ruang nonton dan bercerita bersama.
...🍦RUANG NONTON🍦...
"Kok Leta nggak nyadar yah kalo hari ini ultah nya Leta," tutur Leta yang memakan kue nya.
"Lo kan sibuk pacaran sama El, mana sempet liat tanggal," ledek Aron yang memulai keributan.
"Sembarangan lo!" sembur Leta yang menimpuk Aron menggunakan bantal.
"Emang bener kan," sambung Aron dengan cepat.
Seketika Leta menjadi bungkam dan tak tahu harus menjawab apa. Leta lebih memilih untuk mengecek handphone milik nya, Leta bersorak riang karena banyak sekali fans-fans yang mengucapi selamat ulang tahun yang sudah penuh di sosial medianya.
"Ya ampun banyak banget yang ngucapin gw liat nih Bang," celoteh Leta yang menyodorkan layar gadgetnya ke wajah Aron, sontak Aron menjauh kan layar gadget Leta dari wajahnya.
"Nggak gitu juga kalii ngasih tau nya!" dengus Aron yang menjauhkan gadget Leta dari wajah nya.
"Yeee bilang aja lo sirik," balas Leta yang kembali menyenderkan badannya. Aron hanya menatap malas kearah Leta dan kembali fokus pada game online miliknya.
"Let.. Bang.. tidur gih ini kan udah jam satu nanti kalian kesiangan lagi berangkat sekolah nya," tegur Sonya yang kemudian masuk kedalam kamarnya.
"Hoamm iya Ma.. byee gw mau tidur dulu besok pasti El ngasih gw kejutan," ungkap Leta yang beranjak dari duduk nya dengan wajah yang sudah berangan-angan.
"Ckk sok kepedean lu," cibir Aron yang juga menyusul dan berjalan ke kamarnya.
🍄ELVANO POV🍄
Elvano bergadang sampai larut malam, dirinya memang sengaja untuk menunggu pergantian hari, dirinya mengecek sosial media dan banyak sekali orang-orang yang mengucapkan selamat ulang tahun untuk Leta, El rasanya ingin sekali menelfon Leta dan mengucapkan nya selamat ulang tahun tapi semua itu harus El tahan sampai malam besok tiba.
"Eh udah jam 12 nih, pasti banyak yang ngucapin Leta," gumam El yang kemudian menyenderkan bahunya ke sudut ranjang.
"Kan bener.. wahh gila ini foto Leta jaman kapan," cengir El yang melihat postingan dari salah satu teman Leta yang memposting foto Leta waktu TK.
__ADS_1