Istri Kecil Ku Yang Hebat

Istri Kecil Ku Yang Hebat
Kita Bertemu Lagi


__ADS_3

Saat ini, Alana sedang duduk di ruangan kerja sang suami. Sedangkan Devan masih berada di ruang rapat, pria itu juga sudah menyiapkan banyak makanan sehat untuk sang istri.


Ketika Alana sedang asyik dengan komputer sang suami, tiba-tiba saja pintu terbuka. Saat Alana melihat siap yang hadir matanya langsung terbuka lebar.


“ kita bertemu lagi “ ucap sang tamu.


“ kenapa kau ada di sini “ ucap Alana.


“ aku ingin bertemu dengan wanita kesayangan ku “


Alana hanya menatap pria itu dengan tatapan datar, sang pria yang di tatap tidak memperdulikan tatapan itu dan memutuskan untuk masuk ke dalam ruangan.


“ apa yang kau inginkan, suami ku sedang rapat “


“ aku sudah mengatakan bahwa aku ingin bertemu dengan wanita ku “


“ siapa wanita mu “


“ namanya Quenza Alana “


Ketika Alana mendengar itu, dia hanya bisa diam. Pria itu tersenyum dengan ekspresi Alana, dia tahu bahwa wanita itu sama sekali tidak memiliki perasaan padanya.


“ aku ingin berterima kasih karna sudah membawa ku kerumah sakit “ ucap Alana tiba-tiba.


Meski pun dia tidak terlalu menyukai kehadiran pria itu, dia tetap tahu bagaimana caranya berterima kasih.


“ kau menyadari bahwa aku yang membantu mu “ ucap sang pria takjub.


“ tentu, aku juga mendengar setiap ucapan mu “


Sang pria hanya tersenyum. Dia tidak tahu bahwa Alana akan sadar bahwa dialah yang sudah membantu.


“ jika begitu kau harus ikut dengan ku dan menjadi istri ku “


“ aku sudah menikah “


“ aku rela menjadi yang kedua “


“ kau sudah gila “


Mendengar itu sang pria langsung tertawa terbahak-bahak, dia tidak tahu mengapa dia bisa menjadi segila ini kepada Alana.


“ aku gila karna mu “ goda sang pria.


Alana langsung sadar bahwa pria itu sedang menggodanya, dia hanya bisa tersenyum ketika masuk ke dalam jebakan pria itu.


“ lihatlah, senyum mu seindah mentari pagi “


“ aku tidak tahu bahwa pria seperti mu bisa berbicara hal seperti itu “


“ aku bahkan bisa melakukan hal yang lebih “


“ seperti ? “ tanya Alana.


“ aku bisa membawa mu pergi dari negara ini “ goda sang pria.


Bukannya marah, Alana langsung tertawa kecil saat melihat ekspresi serius yang di buat-buat oleh pria itu ketika menggodanya.


“ tapi sayangnya aku sudah melakukan perjanjian pada suami mu, jadi aku tidak bisa merebut mu darinya “

__ADS_1


Mendengar itu Alana menjadi penasaran tentang perjanjian yang di lakukan oleh pria itu dengan suaminya.


“ perjanjian seperti apa ? “ tanya Alana.


“ apakah dia belum mengatakannya pada mu “ tanya pria itu.


“ belum, apakah perjanjian itu berkaitan dengan ku “


“ tentu, perjanjian itu adalah.... “


Sebelum pria itu mengatakan isi perjanjian mereka, tiba-tiba saja Devan datang dan menghentikan ucapannya.


“ kau sudah datang “ ucap Devan dengan nada peringatan.


“ tentu saja, aku juga merindukan wanita ku “


“ ingat batasan mu “


Mendengar itu sang pria hanya bisa tersenyum. Dia sadar bahwa rasa cinta Devan pada Alana lebih besar dari rasa cintanya, hal itu juga yang membuatnya mundur.


“ mengapa dia bisa datang ke sini dan suami tidak melarangnya “ tanya Alana tiba-tiba.


“ dia mengatakan kepada orang-orang bahwa aku adalah sepupu jauh mu dan sangat merindukan mu sayang “ ucap sang pria.


“ Rafael Ernando Caesar ! “ ucap Devan kesal.


Mendengar namanya di panggil dengan lengkap, Rafael langsung tersenyum senang. Kemarahan Devan seperti permainan baru baginya.


“ kalian sudah saling mengenal “ ucap Alana.


“ tentu sayang, bahkan kami sudah melakukan perjanjian saat kau koma “ ucap Rafael.


Saat ini mereka sudah duduk di sofa, Devan sengaja mengangkat sang istri dan mendudukannya di sampinya agar terjauh dari Rafael.


“ perjanjian apa yang telah kalian lakukan “ tanya Alana.


“ itu tidak penting sayang, lagi pula kita juga belum tentu bisa memberikannya “ ucap Devan.


“ benarkah “ tanya Alana.


“ iya sayang “ ucap Devan.


Rafael yang melihat kasih sayang dan tatapan penuh cinta di mata Devan pada Alana menjadi tenang. Sejujurnya, pada pertemuan pertamanya dengan Alana, dia tidak terlalu serius dengan rasa sukanya.


Awalnya dia hanya ingin bermain-main dengan wnaita itu, namun setengah tahun yang lalu, dia mendapatkan laporan tentang kehidupan Alana yang sebenarnya. Dia sangat terkejut ketika mendengar bagaimana perjalanan hidup Alana dan bagaimana mandirinya dia saat hidup di Negara A.


Dia menjadi semakin tertarik padanya dan berniat untuk menikahinya, namun tuhan sepertinya tidak mendengarkan


keinginannya karna tiba-tiba saja dia mendengar bahwa wanita yang di sukai telah menikah.


Hatinya menjadi sakit saat mendengar berita pernikahan Alana, dia juga menyesal karna meninggalkan wanita itu dan tidak mengejarnya. Seharusnya dia menolak perjodohan yang di berikan kepadanya lalu kembali ke Negara A untuk mengejar cintanya.


“ melihat bahwa pria ini sudah menjadi budak cinta mu, hati ku menjadi tenang “ ucap Rafael tiba-tiba.


Devan yang medengar itu sama sekali tidak keberatan dengan ucapan Rafael, dia memang sudah sangat tergila-gila pada istrinya dan tidak akan membiarkan orang lain mengambilnya.


“ apakah kau akan kembali ke Negara S “ tanya Alana.


“ tidak, aku sudah memutuskan untuk tinggal di Negara ini dan menunggu janji suami mu “

__ADS_1


“ mengapa kau mengambil tindakan itu, bukankah kau seorang pangeran di Negara S “ tanya Devan tiba-tiba.


“ dari mana kau tahu “


“ aku memiliki banyak koneksi “


“ sepertinya aku terlalu meremehkan mu “ ucap Rafael tersenyum.


Alana yang mendengar kebenaran itu menjadi terkejut, dia tidak tahu bahwa Rafael adalah seorang pangeran.


“ kau seorang pangeran “ tanya Alana tidak percaya.


“ itu dulu, sekarang aku sudah melepaskan posisi menyebalkan itu “


“ mengapa “ tanya Alana.


“ karna aku sudah lelah dengan perebutan tahta, aku lelah dengan dendam dan trik kotor antar keluarga. Aku ingin hidup tenang sekarang “


Devan dan Alana akhirnya tahu mengapa Rafael sangat menyebalkan, mereka juga tahu bahwa kehidupan mewah pria itu tidak seindah yang di bayangkan oleh orang-orang.


“ pasti sangat sakit saat di musuhi dan di tusuk dari belakang oleh keluarga “ ucap Alana.


“ kau sangat pintar sayang. Bagaimana jika aku menjadi suami kedua mu “ goda Rafael.


Devan yang mendengar itu menjadi kesal kembali, dia tidak tahu mengapa pria itu sangat tidak tahu malu.


“ aku berjanji tidak akan menuntut hal yang berlebihan “ ucap Rafael sekali lagi.


“ berhentilah menggoda istri ku, jika kau terus seperti ini maka aku akan membatalkan perjanjian kita “


“ ternyata tuan Devano suka mengancam “ ejek Rafael.


“ aku hanya tidak suka jika kau terus-menerus menggoda istri ku, itu sangat menyebalkan “


“ baiklah, aku akan menunggu kehadirannya. Jika kau tidak bisa membuatnya hadir maka aku akan membuatnya lebih mudah “ ucap Rafael.


“ aku akan berusaha “


Alana masih tidak mengerti dengan pembicaraan kedua pria itu, dia bahkan menjadi semakin penasaran saat mendengar ucapan Rafael tentang ‘menunggu kehadirannya’. Namun dia juga tidak bisa mendapatkan jawaban pasti dari keduanya.


“ jika kau perlu bantuan, jangan sungkan untuk menghubungi kami “ ucap Alana.


Dia tahu bagaimana rasanya hidup sendri. Meski dia sadar bahwa pria itu tidak memerlukan bantuan, namun dia juga tidak ingin sombong karna bagaimana pun Rafael sudah membantunya saat dia terluka.


“ kau sangat baik sayang, aku pasti akan menghubungi mu saat aku memelukan sesuatu “


“ istri ku mengatakan bahwa ‘kami’ bukan ‘aku’, jadi jangan terlalu percaya diri “ ucap Devan.


“ dasar tuan posesif “ ucap Rafael.


Saat mendengar ucapan Rafael, Alana langsung tertawa. Dia tidak menduga bahwa Rafael bisa mengatakan hal jenaka seperti itu.


Devan dan Rafael menjadi terkejut sekaligus bahagia saat melihat tawa lepas Alana, tawa itu seperti matahari pagi untuk mereka.


“ kau menjadi semakin cantik saat tertawa dan bertindak manis sayang, aku sangat menyukainya “ ucap Rafael.


“ dia milik ku “ tegas Devan.


" aku hanya sedang menggodanya, kau tidak perlu bertindak emosiol seperti itu tuan Devan "

__ADS_1


Setelah pembicaraan itu, mereka bertiga memutuskan untuk makan siang bersama. Devan yang posesif langsung mengambil langkah untuk menghalangi Rafael agar tidak mendekat pada istrinya.


__ADS_2