Istri Kecil Ku Yang Hebat

Istri Kecil Ku Yang Hebat
S2 Lukas Athaya


__ADS_3

Setelah Lukas dan Athaya mendiskusikan tentang hubungan mereka, keduanya akhirnya meninggalkan kafe. Lukas juga mengantar Athaya pulang.


Sebulan setelah kejadian itu, hubungan mereka semakin dekat. Lukas beberapa kali mengajak Athaya pergi ke rumahnya untuk bertemu dengan ayah serta kakak dan kakak iparnya.


Sang ayah yang melihat bahwa putranya kini telah menemukan wanita yang baik ikut bahagia. Dia berpesan agar Lukas tidak menyakiti Athaya atau bahkan mengecewakannya.


" aku ingin berbicara serius dengan mu " ucap Lukas tiba-tiba.


Hari ini Lukas sedang berada di rumah Athaya, mereka selalu menyempatkan diri untuk bertemu meski Lukas terkadang sibuk.


" apa yang ingin kau bicarakan? "


" jika aku dan keluarga ku datang ke rumah mu, apakah kau mau menerima lamaran ku? "


Saat Athaya mendengar perkataan Lukas, dia menjadi tercengang. Athaya bahkan tidak mampu merespon pertanyaan Lukas dala. Beberala menit.


" apakah perkataan ku terlalu aneh? "


" tidak. Aku hanya terkejut saat medengarnya, lagi pula. Apakah itu tidak terlalu cepat"


" sepertinya tidak, bukankah kita sudah semakin dekat. Aku juga tahu bahwa kau mulai nyaman bersama ku, jadi untuk apa kita menunggu waktu lebih lama lagi "


Saat Athaya mendengar perkataan Lukas, dia juga ikut setuju. Sekarang dia sudah terbiasa dengan kehadiran Lukas dan akan terasa kosong ketika pria itu menjauh darinya.

__ADS_1


" apa yang membuat mu ingin menikah dengan ku? "


Meskipun mereka semakin dekat, namun Athaya harus mencari tahu apa alasan Lukas menikahinya. Dia tidak ingin menyesal di kemudian hari hanya karena tidak bertanya alasan pria itu ingin menikah dengannya.


" karena kau berbeda, bersama mu aku bisa jadi diri ku sendiri. Aku tidak perlu bertindak sebagai pria dingin dan acuh seperti pria lain "


Lukas benar, selama dia bersama dengan Athaya. Dia bisa menjadi dirinya sendir, Athaya tidak pernah keberatan dengan lidah tajamnya serta tingkah anehnya. Wanita itu bahkan menerima dan mengatakan bahwa setiap orang memiliki hak untuk menjadi dirinya sendiri.


" apakah aku boleh bertanya? " ucap Athaya.


Wanita itu tidak merespon perkataan Lukas, dia sengaja melakukannya karena ingin melihat tingkat keseriusan pria itu padanya. Bagaimana pun, bagi Athaya. Pernikahan merupakan momen sakral dan sekali seumur hidup, dia tidak ingin pilihannya akan menghancurkan masa depannya.


" tentu "


" jika nanti Athala menolak pernikahan kita dan menuntut mu untuk kembali padanya. Apakah kau akan melakukannga? "


" mengapa kau selalu mengaitkan wanita itu dengan ku? Apakah kau tidak percaya dengan ketulusan ku? "


Lukas sadar bahwa pertanyaan dan ketakutan Athaya merupakan hal yang lumrah mengingat dia dan saudara kembarnya pernah menjalin hubungan dan hampir menikah. Namun dia juga jenuh karena Athaya selalu menyebut nama wanita itu setiap kali mereka akan melanjutkan hubungan mereka ke tingkat yang lebih serius.


" aku hanya ingin memastikan saja, kau pasti tahu bahwa Athala seperti bom waktu untuk kita. Jika kau masih mencintainya dan dia meminta mu kembali, mungkin saja kau akan pergi meninggalkan ku. Hal itu yang membuat ku selalu takut untuk melanjutkan hubungan kita "


Seperti dugaan Lukas, Athaya selalu merasa bahwa Athala bisa merebutnya kapan pun dan membuatnya terluka.

__ADS_1


" aku tidak akan kembali padanya meskipun wanita di dunia ini musnah dan hanya dia yang tertinggal. Jadi ku mohon, berhentilah mengkhawatirkan hal-hal yang tidak penting seperti itu "


Setelah mendengar perkataan Lukas, Athaya menjadi sedikit tenang. Dia percaya bahwa Lukas adalah pria yang selalu menepati ucapannya.


" baiklah, jika memang kau yakin ingin menikah dengan ku. Maka minta ijinlah kepada ayah dan ibu ku. Meskipun aku tidak dekat dengan mereka, namun aku masih tetap bagian dari mereka. Jadi aku tidak bisa bertindak sendirian "


Lukas yang mendengar perkataan Athaya menjadi bahagia. Dia tidak menduga bahwa wanita itu bersedia menerima lamarannya tanpa meminta waktu untuk berfikir.


" baik, besok aku akan datang ke kediaman orang tua mu dan aku minta kau juga hadir disana "


" aku akan melakukannya "


Athaya tahu bahwa ini terlalu cepat untuknya setuju dengan lamaran Lukas. Namun dia juga tidak bisa menunggu waktu lebih lama lagi karena takut Lukas akan pergi meninggalkannya ketika dia meminta banyak waktu untuk berfikir.


" baiklah, sekarang aku akan pulang. Aku harus mempersiapkan semuanya untuk acara lamaran besok "


" baik, hati-hati di jalan "


" iya "


Setelah itu, Lukas pergi meninggalkan Athaya sendirian dengan fikirannya yang sedang mengembara kemana-mana.


" Tuhan, semoga keputusan ku untuk menikah dengan pria itu benar " doa Athaya dalam hati.

__ADS_1


Athaya berharap besok adalah hari yang baik untuknya dan Lukas. Dia berharap semuanya berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan termasuk gangguan dari Athala.


Athaya selalu merasa bahwa Athala akan merebut Lukas darinya, mungkin permikiran itu tidak sepenuhnya benar. Namun entah mengapa hatinya merasa tidak baik setiap kali mengingat hubungan Athala dan Lukas di masa lalu.


__ADS_2