
Di Negara A.
Sesampainya di Negara A, Alana dan Devan langsung ke rumah sakit terbesar di negara itu untuk menjenguk tuan Edgar. Dia juga sudah menghubungi Myra untuk menunggunya di rumah saja, Alana berencana untuk membawa pulang sang kakak dan memperkenalkannya pada keluarga barunya, Alana masih tidak tahu bahwa kakeknya merupakan ayah dari Albert.
Saat di rumah sakit, Alana dapat mendengar suara sedih sang kakek yang mengatakan bahwa dia sudah tiada. Ketika Alana masuk ke kamar, air matanya langsung mengalir.
“ kakek “ ucap Alana pelan.
Edgar yang mendengar suara yang sudah sangat dia rindukan langsung berbalik ke arah pintu. Ketika dia melihat sosok kecil cucunya, pria itu langsung berhambur ke arahnya dan memeluknya.
“ cucu ku “ ucap Edgar.
“ maafkan aku kakek, aku tidak menemui mu lebih cepat “
“ tidak apa-apa, sekarang kau sudah ada di hadapan kakek sayang “
Setelah itu, mereka berdua terdiam sambil masih tetap berpelukan. Alana bahkan tidak bisa menahan air matanya, Devan yang melihat itu hanya bisa mengelus punggu istrinya.
Ketika Edgar sudah puas dengan pelukannya, pria itu melepaskannya dan menatap cucu kesayangnya. Dia dapat melihat perubahaan Alana.
“ kau sudah berubah sayang, kakek bahkan tidak dapat mengenali mu jika kau tidak memanggil ku “
“ aku masih tetap cucu kecil kakek “
Edgar tersenyum ketika mendengar perkataan sang cucu.
“ kemana saja kau selama ini “
“ aku bersembunyi di negara ini kakek, tapi sekarang aku sudah membalaskan dendam ku jadi aku tidak perlu lagi bersembunyi “
“ maafkan kakek karna tidak berada di dekat mu saat itu “
“ tidak apa-apa, lagi pula dengan kejadian itu aku bisa tumbuh lebih dewasa dan bisa sukses seperti sekarang “
Mendengar hal itu, Edgar juga setuju dengan ucapan Alana.
“ apakah kakek tidak keberatan jika aku membawa kakek ke keluarga baru ku “
“ kau sudah mendapatkan keluarga baru “
“ iya, mereka bahkan sangat menyayangi ku “
Melihat bahwa sang cucu sangat antusias dan bahagia ketika menceritakan tentang keluarga barunya, Edgar menjadi ikut bahagia.
“ apakah mereka akan menerima kakek “
“ tentu saja, ayo sekarang kita harus pulang “
“ baiklah “
Setelah mendengar setiap perkataan Alana, Devan langsung tahu bahwa belum saatnya dia meminta sang istri untuk kembali bersamanya.
“ kalian bisa pergi terlebih dahulu, aku sudah menyiapkan sebuah mobil untuk mu dan kakek ”
__ADS_1
“ apakah tidak apa-apa “ tanya Alana.
“ iya, bagaimana pun saat ini bukan waktu yang tepat untuk kita tinggal di tempat yang sama ”
Saat Alana mendengar ucapan Devan, dia semakin yakin bahwa sang suami adalah pria yang baik. Devan bahkan mau mengalah untuknya.
“ baiklah, terima kasih karna sudah membantu dan membiarkan ku untuk tinggal di rumah ”
“ iya, tapi ingatlah untuk menjaga kesehatan mu oke. Kau juga di larang makan es krim terlalu banyak “
“ siap “ ucap Alana sambil tersenyum.
Setelah semuanya selesai, Alana dan sang kakek langsung meninggalkan rumah sakit dan Devan. Ketika di perjalanan, Edar sesekali akan bertanya tentang kehidupan Alana selama dia berada di Negara A.
Tidak berapa lama, akhirnya Alana dan sang kakek tiba. Saat mereka masuk ke dalam rumah keduanya dapat melihat Albert dan sang istri yang sedang menunggu kedatangan Alana, Albert dan Myra juga sudah sangat merindukan kehadiran putri mereka. Hari ini Mike, Justin dan Austin sedang tidak bisa cepat pulang karna harus mengurus beberapa hal yang penting.
“ ayah, ibu aku kembali “ ucap Alana lembut.
Albert dan Myra yang mendengar itu langsung berdiri dan berniat untuk memeluk tubuh putrinya. Namun tindakan itu harus terhenti ketika mereka berdua melihat sosok lain di belakang Alana, Edgar yang melihat itu juga tercengang.
“ ayah “ ucap Albert.
Alana yang masih belum tahu tentang hubungan sang kakek dengan ayah barunya menjadi penasaran saat mendengar perkataan ayahnya.
“ Albert, apakah itu kau “ ucap Edgar.
Tampa menjawab perkataan sang ayah, Albert langsung berlari ke arahnya dan memeluk pria yang sudah lama dia rindukan.
“ aku tidak percaya bahwa hari ini kita akan bertemu ayah “
Alana yang semakin penasaran hanya bisa terdiam ketika melihat interaksi antara kakek dan ayahnya. Myra yang melihat wajah penasaran sang putri hanya bisa tersenyum dan mulai menjelaskannya pada Alana.
“ dia adalah ayah dari suami ku sayang, dalam artian besar ayah mu adalah putra dari tuan Edgar dan juga adik tiri dari Abaromo “
Setelah mendengar perkataan Myra, Alana akhirnya mengerti dengan perlakukan kakek dan ayahnya.
“ apakah kalian sudah tahu bahwa aku adalah keponakan kalian “
“ iya sayang “
“ jadi alasan kalian untuk mengadopsi ku karna aku adalah keponakan kalian “ tanya Alana sedih.
Myra yang sadar bahwa putrinya sudah berperasangka buruk dengan cepat menjawab pertanyaan Alana.
“ tentu saja tidak, kami mengadopsi mu karna kau adalah putri yang manis. Aku bahkan langsung menyukai mu ketika kita pertama kali bertemu “
Setelah mendengar perkataan sang ibu, Alana sedikit lega. Dia takut bahwa keluarga Albert sengaja mengadopsinya karna rasa kasihan dan bukan karna ingin benar-benar menyayanginya.
“ berhentilah berfikir yang tidak-tidak, kami mencintai mu dan tidak pernah memperdulikan latar belakang mu oke “
“ baik ibu “
Myra yang melihat bahwa Alana sudah kembali tenang menjadi bahagia dan memeluk tubuh putrinya dengan sayang.
__ADS_1
“ aku merindukan mu bu “
“ ibu bahkan amat sangat merindukan mu sayang “
Mendengar itu, Alana tersenyum dalam pelukan sang ibu. Edgar dan Albert juga sudah melepaskan pelukan mereka, saat ini ke empat orang itu sudah duduk di sofa.
“ jadi paman mu adalah ayah baru mu “ ucap Edgar.
“ iya kakek, tapi aku tidak tahu bahwa ayah adalah putra kakek “
“ maafkan ayah nak, ayah tidak sempat untuk menceritakan semuanya pada mu “ ucap Albert.
“ tidak apa-apa ayah, lagi pula aku juga langsung sibuk setelah menjadi keluarga kalian “
Albert tersenyum ketika putrinya tidak mempermasalahkan hal itu, dia juga bersyukur bahwa hari ini putrinya bisa membawa ayahnya datang ke rumah mereka.
“ apakah pekerjaan mu sudah selesai di Negara M “ tanya Myra.
“ sudah ibu, lagi pula kalian pasti sudah tahu apa yang selama ini aku kerjakan di sana “
Alana tahu bahwa kakaknya sudah mengirim tentara bayaran untuk melindunginya ketika dia berada di Negara M. Saat mengetahui hal itu, dia sangat bahagia karna keluarga barunya begitu perduli padanya.
“ karna sudah selesai maka mulai sekarang kau harus berjanji untuk tidak pergi ke Negara itu lagi “
“ baik ibu “
Edgar yang melihat perhatian menantunya pada cucu kesayangannya menjadi bahagia. Dia tahu bahwa Myra adalah wanita yang baik.
“ dimana ketiga kakak ku ibu “ tanya Alana.
“ mereka sedang dalam perjalanan sayang, tadi pagi ada sesuatu yang harus mereka urus jadi mereka tidak bisa menyambut mu ketika kau kembali “
“ oh, baiklah. Aku ingin pergi ke kamar dan mandi terlebih dahulu ibu “
“ iya sudah, ibu akan menyiapkan makan malam juga. Hari ini keluarga kita sudah berkumpul bersama “
“ iya bu “
Setelah mengatakan hal Alana langsung naik ke kamaranya untuk mandi dan beristirahat sejenak.
Saat ini, hanya ada Edgar, Albert dan Myra yang tersisa di ruanga tamu. Myra yang masih belum menyapa sang ayah mertua langsung menyapanya dengan sopan.
“ ayah mertua “ sapa Myra.
“ kita akhirnya bertemu lagi Myra “ ucap Edgar tersenyum.
“ iya, bagaimana kabar ayah mertua. Maafkan aku, ini semua karna diri ku sehingga Albert harus pergi jauh meninggalkan mu “
“ tidak apa-apa, lagi pula jika Albert tidak melakukanya. Dia akan tetap pergi jauh meninggalkan keluarga itu “
Setelah mendengar perkataan Edgar, ketiganya terdiam. Mereka tahu apa maksud di balik setiap perkataan Edgar.
Saat suasan menjadi sepi, tiba-tiba saja ruangan menjadi ribut dengan teriakan Justin dan Austin yang memanggil Alana dengan suara keras. Edgar yang melihat kedatangan tiga pemuda menjadi tertegung.
__ADS_1
“ dia adalah putra kami dan juga cucu laki-laki mu, ayah “ ucap Albert.