
“ apakah kau baik-baik saja sayang “ ucap Devan khawatir.
Malam ini, Devan sengaja datang tampa pemberitahuan kepada Alana setelah tadi siang Alana meminta untuk mengirim kakaknya Mike datang ke Negara S agar bisa membawa serta memproses kejahat sang ilmuan.
“ aku sedikit lelah, bisakah kita kembali “ ucap Alana lemah.
“ baiklah, kita akan kembali “
Mike yang berada tepat di belakang Devan menjadi ikut cemas saat melihat kondisi adik perempuanya. Sejujurnya dia sangat terkejut saat mendengar kejahatan yang di lakukan oleh sang ilmuan, dia juga membawa perwakilan dari beberapa Negara untuk menangani kasus kemanusiaan yang terjadi di Negara S.
“ aku akan membawa Alana kembali ke rumah sewa mereka kak. tolong rawat Rafael dan yang lainnya serta urus pria itu “
“ baik sekarang pergilah, bawa Alana. Aku akan menyusul setelah selesai mengurus mereka “ ucap Mike.
“ baik kak “
Setelah itu, Devan mengendong tubuh lemah istrinya. Malam rombongannya juga menggunkan 5 mobil militer untuk pergi ke hutan.
“ bertahalah sayang, kita akan segara sampai “ ucap Devan.
Devan membawa mobil tersebut dalam kecepatn normal. Dia juga sudah sangat terlatih dengan kondisi jalan yang di lewati.
Setelah berjalan selama satu jam, mereka akhirnya tiba di rumah sewa. Devan yang telah khawatir dengan kondisi istrinya langsung membawanya masuk ke rumah, untungnya Alana memiliki kunci rumah tersebut.
Saat mereka berada di kamar, Devan bergegas untuk membawanya ke kamar mandi dan membantunya untuk mandi. Ketika selesai mandi, Devan membantu Alana memakai piyama lalu membawanya ke ranjang.
“ apakah kau sudah makan malam “ tanya Devan.
“ sudah “
“ apakah kita harus memanggil dokter, aku melihat kondisi mu sedang tidak baik “
“ tidak perlu, besok semuanya akan kembali normal “
“ baiklah, sekarang tidurlah. Aku akan menjaga mu “
“ iya “
Devan memeluk tubuh istrinya untuk memberikan kehangatan. Dia juga tidak bertanya tentang keberadaan putrinya karna dia sudah tahu dari Jordan bahwa Jasmine dengan di rawat di rumah Leyla.
Sejujurnya dia sangat marah ketika mengetahui bahwa putrinya sedang demam karna perbuataan keluarga kerajaan. Dia bahkan sangat ingin membakar atau bahkan menjatuhkan bom ke istana melalui jalur udara, namun itu tidak terjadi karna dia berfikir bahwa itu adalah tindakan yang melanggar norma serta hukuman mati terlalu ringan untuk mereka yang sudah menyakiti putrinya.
“ selamat malam sayang, aku akan menjaga mu “ bisik Devan.
Setelah mengatakan hal itu dan memberikan kecupan di kening sang istri, Devan langsung memejamkan matanya. Dia merasa kerinduannya kepada sang istri telah terobati karna bisa bertemu dan memeluknya saat tidur.
Keesokan paginya, saat Alana membuka matanya. Waktu sudah menujukan pukul 12 siang, tubuhnya juga sudah membaik karna telah beristirahat panjang. Ketika Alana sedang melihat sekitar, tiba-tiba saja pintu kamar terbuka dan dia dapat melihat Devan yang masuk sambil membawa makan siang untuknya.
“ kau sudah bangun sayang “ ucap Devan.
“ sudah, kemana suami ku pergi “
“ aku membuatkan makan siang untuk mu, ayo sekarang bangunlah. Kau harus segera makan agar bisa segera pulih sepenuhnya “
“ baik “
Setelah itu, Devan membantu Alana untuk makan siang. Alana sangat menikmati kebersamaan mereka. Dia juga masih belum bertanya tentang alasan suaminya datang ke Negara S bersama kakaknya Mike. Ketika makanan sudah habis, Devan memberikannya air putih.
“ bagaimana kondisi Rafael dan yang lainnya “ tanya Alana.
“ mereka sudah membaik. Mengapa kau bisa teluka, bukankah kau sudah berjanji untuk menjaga diri mu “ ucap Devan.
“ maafkan aku, kami tidak menduga bahwa kelompok itu memiliki lima robot yang telah di latih “
“ baiklah aku akan memaafkan mu, tapi aku akan pastikan bahwa tadi malam merupakan malam terakhir mu berkelahi. Mulai sekarang kau di larang melakukan hal seperti itu lagi di masa depan “ ucap Devan tegas.
__ADS_1
“ tapi bagaimana jika ada orang yang menyinggung kita atau melukai kedua anak kita “
“ aku akan memperkuat anggota Black Lion di masa depan agar mereka yang akan melakukan misi. Aku lebih rela mengeluarkan banyak uang demi kalian agar kau dan kedua anak ku terjauh dari bahaya “
Saat Alana mendengar ucapan Devan, dia tersenyum haru. Dia tidak menduga bahwa Devan langsung mengatakan hal seperti itu demi menjauhkan mereka bertiga dari bahaya.
“ terima kasih sayang, aku berjanji akan menjadi baik di masa depan “
“ baiklah, sekarang waktunya kita menjemput Jasmine. Aku juga akan menemani Rafael menyelamatkan ibu serta adiknya “
“ sepertinya suami ku sudah tahu bahwa ibu dan adik Rafael masih hidup “
“ iya, tadi pagi pria itu sudah menceritakannya semuanya dan saat ini kondisi kerajaan juga sedang tidak baik “
“ apakah ini semua karna tadi malam “
“ iya, selain hilangnya pendukung mereka. Semalam ibu tiri Rafael menangkap basah suami serta sepupunya di kamar hotel “
“ mengapa itu bisa terjadi “ ucap Alana terkejut.
“ Rafael sengaja menjebak keduanya pada misinya malam itu, dia membuat keduanya menelan obat dan mereka melakukan tindakan yang menjijikan hingga pagi “
“ aku tidak menduga jika Rafael melakukan hal seperti itu “ ucap Alana sambil tersenyum.
“ dia telalu peduh dendam, jadi tidak heran jika dia melakukan hal-hal yang tidak terduga “
Alana setuju dengan ucapan suaminya, dia tahu bahwa Rafael sangat membenci semua keluarga kejaraan termasuk ayahnya sendiri.
“ lalu bagaimana Al saat ini. Apakah keluarga besar telah mengetahui segalanya "
" aku menitipkannya pada Lukas, kau juga bisa tenang, tidak ada yang tahu mengenai hal itu selain kak Mike dan Lukas "
" lalu mengapa suami ku datang tampa memberitahu serta meninggalkan putra kita dengan orang lain “
" kedatangan ku ke Negara S untuk memberi mu hukaman karna terlalu dekat dengan Rafael, tapi karna kau sedang terluka maka aku akan menunda hukumannya “ ucap Devan malu.
“ suami ku sangat cemburu dan posesif “ goda Alana.
“ aku tidak suka jika milik ku berdekatan dengan pria lain, jadi bagaimana bisa aku melihat mu tertawa bahagia dengan pria lain sedangkan aku harus berjauhan dengan mu “
“ baiklah, aku tidak akan melakukannya lagi. Aku hanya ingin menggodanya saat dia berubah menjadi wanita “
Setelah mendengar penjelasan Alana, tampa menjawab. Devan langsung mengecup bibir mungil istrinya yang sudah dia rindukan, Alana yang menerima perlakukan seperti itu hanya bisa membalasnya agar suaminya bahagia. Sejujurnya dia juga sangat menikmati ciuman yang diberikan suaminya.
“ aku merindukan mu sayang “ bisik Devan di telinga istrinya.
“ begitu juga dengan ku “ ucap Alana malu.
Devan yang melihat pipi merah istrinya tersenyum lembut. Dia memberikan kecupan ringan di kedua pipi serta kelopak matanya dengan penuh rasa sayang, Devan juga memeluk tubuh istrinya untuk membayar rasa rindunya selama beberapa hai terpisah jauh.
“ aku hampir lupa mengatakan pada mu, tadi pagi tuan Edrick datang untuk bertemu dengan mu tapi karna kau masih tidur dia mengatakan akan kembali menemui mu nanti malam “
Devan sudah tahu tentang rencana istrinya, dia juga tahu siapa tuan Edrick dan bisnis apa yang sedang di kerjakan istrinya dengan pria itu.
“ baiklah, sekarang kita harus menjemput Jasmine “
“ iya “
“ tunggu sebentar, aku akan merubah pakaian ku “
“ untuk apa, bukankah misi mu sudah selesai. Jadi gunakan saja pakain wanita “
“ baiklah “
Setelah selesai berpakaian, Devan dan Alana keluar dari kamar dan langsung pergi ke rumah Leyla untuk menjemput putri mereka yang telah membaik.
__ADS_1
Sesampainya di rumah Leyla, Jasmine yang telah menanti kehadiran Alana di ruang tamu menjadi bahagia ketika melihat kehadiran kedua orang tuanya.
“ papa, mama “ ucap Jasmine bahagia.
Alana dan Devan bergegas menghampiri Jasmine. Mereka juga sudah menyapa Leyla serta anggota keluarga lainnya.
“ hai sayang, maaf karna mama lama menjemput mu “ ucap Alana lembut.
“ tidak apa-apa ma, Jasmine tahu mama pasti memiliki sesuatu yang penting “
“ terima kasih sayang, putri mama sangat pengertian “ ucap Alana bahagia.
“ sepertinya Jasmine tidak merindukan papa “ ucap Devan sedih.
Saat Jasmine mendengarkan perkataan papanya, dia langsun tersenyum dan memeluk kaki sang papa.
“ jasmine sangat sangat rindu pada papa “ ucap Jasmine manja.
“ benarkah “
“ iya, papa harus percaya pada Jasmine. Hanya papa yang Jasmine rindukan “
“ lalu kakak Al tidak ? “ tanya Devan.
“ tentu saja, kakak Al juga “
Saat semua orang mendengar perkataan tidak konsisten Jasmine, mereka langsung tertawa. Devan juga memutuskan untuk menggendong tubuh putrinya.
“ apakah putri papa sudah merasa baikan “
“ sudah pa, nenek dan bibi Audry merawat Jasmine dengan baik “
Ketika Jasmine pertama kali sadar, Leyla langsung memintanya untuk memanggilnya nenek dan Audry bibi. Devan serta Alana juga tidak keberatan saat mendengar penyebutan itu.
“ apakah Jasmine sudah mengatakan terima kasih kepada nenek dan bibi Audry “
“ belum “
“ lalu sekarang putri papa harus mengucapkan terima kasih terlebih dahulu “
“ baik pa “
Setelah itu, Jasmine turun dari gendongan Devan dan berjalan ke arah Leyla dan Audry untuk mengucapak terima kasih.
“ nenek, terima kasih karna sudah merawat Jasmine “
“ sama-sama sayang “
“ bibi, terima kasih karna sudah merawat Jasmine “
“ iya sayang, bibi sangat senang bisa merawat Jasmine “
Setelah selesai mengucapkan terima kasih, Jasmine kembali ke posisi sang papa untuk meminta di gendong kembali.
“ terima kasih karna sudah merawat serta melindungi putri kami “ ucap Devan.
Devan tahu bahwa akan sangat keterlaluan jika dia tidak mengucapkan terima kasih kepada Leyla. Dia juga tahu bahwa istrinya sudah memaafkan wanita itu, jadi dia juga memutuskan untuk berdamai dengan mereka.
“ tidak perlu berterima kasih. Bagaimana pun dia cucu ku, meskipun Alana masih belum bisa memanggil ku ibu seperti dulu “
Saat Alana mendengar hal itu, dia hanya tersenyum. Alana tahu bahwa tindakannya sangat kekanak-kanakan, namun dia juga tidak bisa memaksakan sesuatu yang masih belum bisa dia lakukan.
“ aku ingin meminta maaf kepada tuan Devan karna tingkah laku di masa lalu, aku bahkan tampa malu-malu meminta anda bertanggung jawab atas tindakan yang tidak pernah anda lakukan “ ucap Audry penuh dengan penyesalan.
“ tidak masalah, lagi pula hubungan ku dengan istri ku baik-baik saja waktu itu. Jadi aku tidak terlalu memikirkannya “ ucap Devan tenang.
__ADS_1
“ syukurlah jika anda sudah memaafkan saya “ ucap Audry penuh rasa syukur.
Setelah berbicara beberapa hal, Devan dan Alana memutuskan untuk pamit. Alana juga memaksa sang suami untuk membawanya bersama putrinya untuk menjemput ibu serta adik perempuan Rafael.