Istri Kecil Ku Yang Hebat

Istri Kecil Ku Yang Hebat
Meminta Maaf


__ADS_3

Hari ini, semuanya berjalan dengan lancar seperti biasa. Alana berubah menjadi seorang istri sekaligus ibu yang sangat lembut dan penuh kasih sayang, berbeda dari saat dia menghukum para musuhnya.


Lukas yang memiliki rumah di belakang rumah Alana juga melakukan aktivitas seperti biasanya. Sudah 1 tahu pria tampan itu memutuskan untuk membangun rumahnya sendiri di tanah milik Devan, dia memang sengaja melakukan hal itu karena baginya hanya Alana kerabat dekatnya dan Devan juga tidak keberatan.


Setelah sarapan, Lukas yang sudah bersiap-siap untuk berangkat kerja tiba-tiba di kejutkan dengan sosok yang sedang berdiri tepat di depan pintu rumahnya.


“ nak “ ucap Lukman bahagia.


Lukas yang mendengar dan melihat ekspresi bahagia sang ayah menjadi terdiam, sejujurnya jauh di lubuk hatinya. Lukas sangat merindukan sosok Lukaman, dia masih memendam perasaan ingin hidup bersama dengan sang ayah. Namun dia juga tidak bisa melupakan bagaimana hidupnya yang di abaikan oleh pria itu ketika mereka masih tinggal di satu atap.


“ untuk apa anda ke sini “ ucap Lukas datar.


Lukman yang mendengar ucapan sang putra menjadi sedih, dia tahu bahwa putranya masih belum bisa melupakan setiap perlakukannya di masa lalu dan dia juga merasa kebencian sang putra bertambah setelah mengetahui perselingkuhan serta alasan di balik kematian ibunya.


“ ayah ingin meminta maaf pada mu “


Saat mendengar perkataan sang ayah, Lukas tersenyum miris. Dia tidak tahu mengapa ayah yang selalu dia rindukan di masa lalu tiba-tiba saja datang dan ingin meminta maaf padanya.


“ untuk apa anda meminta maaf, bukankah kita hanya orang asing. Anda bahkan selalu memberikan punggung dingin untuk ku, jadi ku pikir kita tidak memiliki hubungan apa pun “ ucap Lukas datar.


“ ayah tahu bahwa selama ini ayah berlaku tidak adil pada mu dan menyalahkan mu atas perbuatan yang tidak pernah kau lakukan. Ayah juga sudah membuat mu merasakan kejamnya dunia sejak usia muda “


“ jika anda sudah mengetahuinya maka untuk apa lagi anda datang dan mengucapkan omong kosong di depan ku “


“ karena ayah ingin meminta maaf dan menebus 20 tahun yang membuat mu tersiksa “


“ anda mengatakannya seolah-olah itu hanya kejadian yang bisa di tebus dengan permintaan maaf “ ejek Lukas.


“ ayah tahu itu tidak mudah, tapi ayah juga tidak akan menyerah untuk membuat mu bersedia memaafkan ayah “


Saat Lukas akan mengatakan hal lain, tiba-tiba saja ponselnya berdering. Ketika dia melihat si penelpon, Lukas langsung menjawabnya.


“ Lukas, bisakah kau menggantikan ku untuk menghadiri meting hari ini “ ucap Raiden.


“ tentu, tapi apa yang terjadi kak. Mengapa kau meminta ku untuk mewakili mu “


“ perusahaan yang ada di Negara D sedang mengalami sedikit masalah jadi aku harus segera pergi untuk menanganinya. Aku juga meminta mu untuk mengambil alih semua pekerjaan di perusahaan untuk sementara waktu “


“ apakah perusahaan itu baik-baik saja kak, jika memang sangat mengancam biarkan aku yang pergi. Kakak bisa tinggal, bagaimana pun kakak pemimpin di perusahaan pusat “


“ tidak perlu, aku bisa menanganinya. Kau harus tetap di perusahaan pusat, aku tidak akan lama “


“ baiklah kak, ingat untuk berhati-hati dan tolong hubungi aku jika sesutu yang buruk terjadi “ ucap Lukas.


“ baik “


Setelah itu, Raiden memutuskan sambungan telepon. Lukman yang melihat perubahan sang putra menjadi bahagia sekaligus bangga, dia tidak menduga bahwa putranya sekarang sudah menjadi seorang pria dewasa dan bertanggung jawab.


“ dimana kau kerja nak “ tanya Lukman.


Lukman masih belum tahu apa jabatan dan dimana putranya bekerja, dia bahkan berfikir putranya akan melanjutkan cita-citanya menjadi artis ketika tinggal di Negara A.


“ itu bukan urusan anda. Aku hanya ingin mengatakan hal ini, tolong pergilah dan hiduplah dengan keluarga anda. Jangan ganggu hidup ku lagi atau bahkan mengunjungi ku “


Setelah mengatakan hal itu, Lukas pergi meninggalkan Lukman. Meskipun hatinya sedikit sakit mengatakan hal kejam itu, namun dia juga tidak bisa melupakan bagaimana penderitaanya di masa lalu.


“ ayah akan tetap berusaha untuk membuktikannya nak, ayah tidak akan pernah menyerah untuk meminta maaf “ ucap Lukman.


Lukas yang mendengar perkataan sang ayah hanya bisa diam, dia juga tidak menunjukan tanda-tanda bahagia atau sedih saat mendengarnya.


‘ aku harus bertanya kepada kakak tentang hal ini ‘ batinnya.


Lukas tahu bahwa kakaknya, Alana pasti ikut andil dalam hal kedatangan Lukman. Karena bagaimana pun untuk masuk ke kediaman Devan tidaklah mudah.


Setelah kepergiaan sang putra, Lukman memutuskan untuk menunggu putranya kembali. Dia sengaja duduk di teras rumah Lukas, dia juga tidak memperlihatkan keputusasaan atau bahkan sakit hati ketika mendengar ucapan kejam putranya. Baginya itu hal yang wajar mengingat bagaimana dirinya dulu memperlakukan putra yang lahir dari wanita yang sangat dia cintai sebelum terjebak rayuan Lili.


Alana yang sedari tadi mengawasi interaksi Lukas dengan sang ayah hanya tersenyum, dia tahu bahwa perjalanan Lukman tidaklah mudah untuk mendapatkan maaf dari putranya. Bagaimana pun, setiap kaca yang pecah. Meskipun di satukan kembali dia tidak akan pernah sama lagi. Seperti halnya hati yang sudah di lukai, mereka akan sangat sulit untuk di obati.

__ADS_1


“ mama, siapa paman yang sedang duduk di depan rumah paman Lukas “ tanya Jasmine.


Selain Alana, Jasmine dan kedua anaknya pemandangan itu dari jauh, keluarga Pompom dan Brownie juga ikut bergabung dengan mereka dan Jasmine sangat antusias saat melihat kehadiran Lukman.


“ dia adalah ayah dari paman Lukas, sayang “ ucap Alana.


“ paman memiliki ayah “ ucap Jasmine.


“ iya sayang “


“ tapi mengapa paman Lukas tidak membiarkan ayahnya untuk masuk, paman bahkan meninggalkan ayahnya sendirian “


“ mereka memiliki kesalahpahaman di masa lalu, jadi ayah paman Lukas ingin meminta maaf kepada paman Lukas “


“ apakah Jamsine boleh mengampirinya ma “


“ mengapa Jasmine ingin menghampirinya ? “


“ Jasmine merasa kasihan melihat paman itu ma, dia terlihat kesepian dan Jasmine tahu bagaimana rasanya sendirian. Jadi, apakah Jasmine boleh ma “


“ tentu sayang “


Alana tidak pernah melarang putra dan putrinya untuk berbuat baik kepada siapa pun dan tidak memandang status sosialnya, dia bahkan mendukung mereka. Bagaimana pun, Alana ingin kedua anaknya tumbuh menjadi sosok yang sederhana namun bersahaja.


Setelah mendapatkan persetujuan sang mama, Jasmine menarik sang kakak untuk menemaninya bertemu dengan Lukman.


“ halo kakek “ ucap Jasmine semangat.


Sejujurnya, dari kedua anak Alana dan Devan. Hanya Jasmine yang memiliki sifat ceria serta mudah akrab, dia bahkan berani memanggil orang-orang yang baru di kenalnya dengan panggilan akrab.


Saat Lukman mendengar sapaan dan melihat kehadiran dua sosok anak kecil yang menggemaskan serta dingin, wajahnya menjadi cerah. Meskipun dia belum mengenal keduanya, tapi dia merasa kehadiran mereka mampu membuat hatinya yang kosong menjadi penuh dengan cinta.


“ halo nak, siapa nama kalian ? mengapa kalian ada di sini “ tanya Lukamn ramah.


“ perkanalkan, nama ku Jasmine dan ini kakak ku, Al “ ucap Jasmine semangat.


“ lalu mengapa kalian berada di sini nak “ tanya Lukman sekali lagi.


“ rumah kami ada di sini kakek “ ucap Jasmine sambil menunjukan rumahnya yang tepat di depan rumah Lukas.


Saat Lukman melihat arah yang di tunjuk, dia langsung paham bahwa kedua anak yang ada di hadapannya merupakan anak dari Alana dan Devan.


“ apakah kakek sudah sarapan ? “ tanya Jasmine.


“ sudah. Apakah paman boleh tahu mengapa Jasmine mamanggil kakek “ tanya Lukman penasaran.


“ mama mengatakan bahwa kakek adalah ayah dari paman Lukas, jadi Jasmine harus memanggil kakek karena paman Lukas adalah adik laki-laki mama “ ucap Jasmine.


Saat Lukman mendengar penjelasan Jasmine, dia langsung terkejut. Dia tidak menduga bahwa putri Alana akan sepintar itu dan bisa menjawab pertanyaanya dengan mudah.


“ apakah kakek tidak suka jika Jasmine tiba-tiba memanggil dengan sebutan itu “ tanya Jasmine cemas.


“ tentu saja suka, paman bahkan senang saat mendengar bahwa Jasmine ingin memanggil kakek “


Ketika Jasmine mendengar persetujuan Lukman, wajahnya menjadi serah. Dia bahkan mulai melakukan pendekatan dengan mengajak pria itu berbicara banyak hal. Sedangkan Al hanya duduk diam di sisi sang adik.


Saat Lukman melihat tindakan diam Al, dia akhirnya paham bahwa keduanya memang memiliki kepersibadian yang berbeda. Lukman juga yakin bahwa sifat dingin Al di warisi dari sang ayah.


Ketika Alana melihat tindakan putrinya serta perlindungan putranya, dia hanya tersenyum dan melanjukan pekerjaanya untuk membantu Raiden mengurus masalah yang ada di Negara D.


Alana tahu bahwaada seorang pengianat di perusahaan itu dan saat ini, dia sedang menyelidikinya untuk di berikan pelajaran berharga.


Saat Alana sedang sibuk dengan perkejaanya, tiba-tiba saja sosok Rafael berjalan mendekati Alana. Hari ini, dia sengaja datang untuk bertemu putrinya. Dia sudah sangat merindukan Jasmine karena beberapa hari ini tidak bisa bertemu lantaran harus menemani sang ibu serta mengawasi penyembuhan adik perempuannya.


“ dimana putri ku “ tanya Rafael langsung.


Alana yang sudah tahu kehadiran Rafael langsung memberitahu keberadaan putrinya tampa mengalihkan dirinya dari layar laptopnya.

__ADS_1


“ dia sedang berinterkasi dengan ayah Lukas “


Setelah mendengar perkataan Alana. Rafael memutsukan untuk bergabung dengan kelompok putrinya. Sesampainya di tempat, Jasmine yang melihat kedatangan sang ayah langsung berteriak bahagia.


“ ayah “


“ sayang “


Saat Al melihat interaksi berlebihan Rafael dan adiknya, dia langsung memasang wajah jenuh. Di matanya, tingkah laku Rafael dan sang papa tidak jauh beda. Mereka berdua sama-sama menggelikan jika berinteraksi dengan adiknya serta sang mama.


“ paman berlebihan “ ucap Al jenuh.


Rafael yang mendengar ucapan Al langsung mengabaikannya, dia tahu bahwa saudara kembar putrinya sangat dingin dan tidak terlalu suka dengan tingkah berlebihannya dan Devan.


Lukman yang melihat kehadiran serta interaksi ketiga orang itu hanya bisa tersenyum, dia juga merasa seperti di rumah saat melihat ketiganya dengan masing-masing sifat yang berbeda saat berinteraksi .


“ halo, perkenalkan nama ku Rafael. Ayah baptis Jasmine “ ucap Rafael pada Lukman.


“ halo tuan Rafael. aku Lukman, ayah Lukas “ ucap Lukman ramah.


“ apakah anda sedang menunggu Lukas “ tanya Rafael.


Rafael sudah tahu bahwa tujuan Lukman, sedangkan Lukman juga sudah mendengar tentang ayah baptis putri Alana. Meskipun dia penasaran dengan identitas dan alasan Rafael menjadi ayah baptis putri Alana, Lukman memustukan untuk tidak bertanya atau mencari tahunya.


“ iya, saya ingin meminta maaf padanya. Anda pasti sudah tahu cerita tentang kami “


“ tentu, meskipun itu terdengan sangat kejam. Namun karena anda sudah memutuskan untuk memilih Lukas maka anda harus berusaha dengan keras agar dia bersedia memaafkan anda “


“ terima kasih tuan “


“ tolong panggil aku Rafael, sebutan tuan sedikit mengganggu “


“ baiklah, jika begitu kau juga harus memanggil ku paman “


“ baik “


Setelah itu, mereka melanjtkan perbincangan sejenak. Saat Rafael melihat wajah dingin Al, dia tiba-tiba mendapatkan ide untuk membuat putra Alana memanggilnya ayah.


“ Al, lihat. Paman memiliki buku terbaru “ ucap Rafael sambil memamerkan buku yang sedang di incar oleh Al.


Rafeal sengaja membawa buku itu karena dia teringat Al yang sangat menginginkan buku tersebut.


Saat Al melihat buku tersebut, dia menjadi semangat. Rafael yang melihat itu menjadi senang.


“ paman berikan itu pada Al “ ucap Al semangat.


“ tentu, tapi ada sayaratnya “


“ apa ? “


“ Al harus memanggil paman dengan sebutan ayah “


Saat mendengar ucapan Rafael, Al yang sedang bersemangat menjadi kesal. Dia tidak menduga bahwa Rafael akan mengajukan permintaan seperti itu.


“ ayaolah, paman hanya ingin Al memanggil ayah. Jika Al mau, paman akan memberikan setiap buku yang Al inginkan “


Mendengar tawaran yang menggiurkan tersebut, Al yang masih kecil dan tidak tahan dengan godaan buku akhirnya setuju.


“ baik, ayah. Tolong berikan buku itu pada Al “


Saat Rafeal mendengar ucapan Al yang memanggilmya ayah, wajahnya menjadi cerah. Sejujurnya, dia sudah lama ingin mendengar Al memanggilnya ayah. Bukan karena dia egois dan ingin meminta lebih atau tidak puas dengan Jasmine, dia hanya ingin kedua anak Alana bersedia menganggapnya seoarang ayah tampa ada perbedaan.


“ sekarang ini milik Al “


“ terima kasih ayah “


Meskipun Al merasa itu terdengar sangat aneh dan dia masih belum terbiasa. Dia tetap mengucapkan terima kasih karena mamanya mengajari untuk mengucapkan terima kaish sertiap kali di beri atau di bantu oelh orang lain.

__ADS_1


__ADS_2