
Setelah selesai memposting foto dan menulis pernyataan, Lukas di ajak untuk sarapan bersama. Pria itu juga mendengar bahwa Alana dan Devan akan pulang hari ini.
" kita akan pulang hari ini " ucap Devan.
" mengapa begitu cepat " tanya Alana.
" jika kau terlalu lama tinggal disini, maka wanita itu akan lebih sering menyakiti mu "
" aku bisa mengatasinya "
" tidak, aku tidak bisa melihat kau terus di ganggu olehnya. Jadi hari ini kita akan pulang, lagi pula ayah dan ibu pasti sudah sangat merindukan mu "
Setelah mendengar ucapan Devan, Alana akhirnga sadar. Dia juga seharusnya segera pulang agar kedua orang tuanga tidak khawatir.
" baiklah "
Ketika suasana menjadi hening, tiba-tiba saja Lukas berbicara.
“ aku ingin ikut “ ucap Lukas.
“ apakah kau yakin, kau tahu bahwa Negara A tidak sebaik Negara M. Ada banyak kejahatan di sana, lagi pula karir mu sedang bagus di sini “ ucap Alana.
“ aku tetap ingin ikut, aku tidak perduli dengan karir ku. Bagi ku sekrang kau adalah keluarga ku dan aku harus ikut kemana pun kau pergi “
“ baiklah, jika kau memang ingin ikut maka sekarang pulanglah dan kita akan bertemu pada jam 5 sore di bandara “
“ oke “
Setelah itu, Lukas langsung pulang ke apartemennya dan mempersiapkan barang-barang bawaanya. Namun semua persiapannya hanya menjadi sia-sia karna Alana dan Devan harus segera pulang karna memiliki sesuatu yang darurat, mereka juga melupakan Lukas.
“ apakah kita melupakan sesuatu “ tanya Alana yang sedang duduk di dalam pesawat.
“ tidak, jangan pikirkan apa pun. Sekarang kita harus segera pulang untuk melihat kondisi kakek “
“ mengapa tiba-tiba kondisinya menjadi seperti ini “ tanya Alana cemas.
“ dokter mengatakan bahwa dia sudah sangat merindukan mu, dia juga mulai berhalusinasi bahwa kau sudah meninggal “
Mendengar perkataan Devan, Alana langsung sedih. Dia langsung merasa bersalah pada sang kakek.
“ jangan khawatir dan menyalahkan diri mu, kakek akan baik-baik saja “
“ iya semoga saja “
Setelah itu, Devan memeluk tubuh mungil sang istri untuk memberinya rasa tenang. Sejujurnya dia juga merasa sedikit bersalah karna tidak membawa Lukas ikut bersama mereka.
Saat Devan dan Alana sedang berada di pesawat, Lukas yang akhirnya mengetahui bahwa kakak perempuanya sudah pergi dan meninggalkannya langsung marah-marah di bandara. Dia juga menyalahkan Devan yang dengan sengaja membawa Alana lebih dulu.
__ADS_1
“ aku akan membalas mu Devan Fernadez. Saat aku berhasil masuk ke Negara A aku akan merebut perhatian kakak perempuan ku dan membuat mu cemburu “ janji Lukas.
Setelah mengatakan hal itu, Lukas langsung pulang ke apartemennya untuk mulai merencanakan kepergiannya. Meski dia sudah di tinggal, tapi dia merasa sedikit bersyukur karna sempat mengambil kartu nama Alana, dengan kartu itu Lukas yakin dia bisa masuk ke Negara A.
Sesampainya di apartemen, ketika hendak membuka pintu. Tiba-tiba saja Lukas mendengar suara yang selama ini sudah dia lupakan dan ingin dia hindari.
“ Lukas “ ucap pihak lain.
“ ada apa tuan Lukman yang terhormat, memgapa kau bisa datang ke tempat tinggal ku yang kumuh ini “ ejek Lukas.
Lukman yang mendengar perkataan sang putra menjadi sedih, dia tahu bahwa putranya sudah sangat membencinya.
“ ayah ingin kau kembali ke rumah “
Saat Lukas mendengar perkataan pria itu, dia langsung tertawa terbahak-bahak. Perlakukan itu membuat Lukman menjadi semakin sedih.
“ maaf tuan Lukaman, aku bukan putra mu jadi berhentilah untuk memanggil diri mu ayah dan satu hal lagi, sekarang aku sudah mendapatkan keluarga baru yang bahkan menyayangi ku meski kami tidak terikat darah “
“ maafkah ayah nak “
“ tidak, berhentilah memanggil diri mu ayah dan menganggap hubungan kita baik-baik saja. Karna bagaimana pun aku sudah menghapus nama keluarga Adiputra dari nama ku “
“ kau tidak bisa melakukan itu nak "
Mendengar panggilan Lukman padanya membuat emosi Lukas menjadi semakin meningkat. Dia sudah sangat membenci pria itu, baginya dia tidak lagi pantas untuk menjadi ayahnya.
“ apakah kau pernah berfikir bagaimana perlakukan mu terhadap ku selama 20 tahun ini. Kau bahkan mengabaikan ku dan menganggap ku tidak ada, dimana kau saat aku hampir mati, dimana kau saat aku membutuhkan pelukan seorang ayah “ ucap Lukas dingin.
“ tidak, aku sudah tidak berminat dengan hubungan keluarga mu. Jadi sekarang pergilah dari hadapan ku dan kembali pada keluarga bahagia mu, jangan pernah hiraukan aku. Berlakulah seperti biasa saat kau tidak menganggap ku ada “
“ nak tolong maafkan ayah “
“ pergilah dari sini ! “
Setelah itu, Lukas langsung membuka pintu apartemennya dan membantingnya dengan keras di depan Lukman.
Lukman yang mendapatkan perlakukan seperti itu langsung tertunduk sedih, dia sangat menyesal karna sudah terlambat untuk memperbaiki hubungan mereka.
“ sayang, apakah kau marah pada ku “ ucap Lukman pelan.
Dia tidak tahu bahwa akan ada saat dimana putranya sangat membencinya dan dia menyesali semua perlakukannya selama ini terhadap putranya.
“ aku tahu mungkin aku sudah terlambat, tapi aku tidak akan menyerah. Aku berjanji akan membawa putra kita kembali sayang “ ucap Lukas.
Setelah berdiri selama 15 menit di depan pintu apartemen Lukas, Lukman segera pergi dan memanggil orangnya.
“ halo tuan “
__ADS_1
“ Liam, aku ingin kau melakukan sesuatu untuk ku “
“ apa itu tuan “
“ aku ingin kau membuat Lukas keluar dari dunia entertaiment, buat dia tidak memiliki pekerjaan apa pun di Negara M “
“ baik tuan “
Setelah itu, Lukman memutuskan sambungan telponnya. Pria itu berfikir bahwa ketika Lukas sudah tidak menjadi artis dan kehabisan sumber daya, maka putranya akan mencarinya. Saat itu terjadi Lukman berniat untuk mengumumkan pada publik bahwa Lukas adalah putranya.
Namun, ide itu hanya akan menjadi omong kosong. Karna setelah hari ini Lukas akan segera pergi meninggalkannya Negara M dan membuat Lukman menderita penyesalan seumur hidupnya.
Saat Lukas sedang memikirkan kapan dia bisa pergi ke Negara A, tiba-tiba saja ponselnya berbunyi. Ketika melihat siapa penelponnya Lukas hanya memintanya untuk datang ke apartemennya.
Ketika sang manajer tiba, Lukas langsung duduk bersama dengannya. Mereka sudah berteman lama, jadi Lukas tahu bahwa temannya itu pasti memiliki hal yang serius.
“ katakanlah “ ucap Lukas.
“ ayah mu memblokir semua pekerjaan kita di industri hiburan “ ucap Vanessa.
Mendengar itu, Lukas sama sekali tidak khawatir. Dia juga sudah tahu bahwa pria itu akan melakukan hal-hal menjijikan itu untuk mendapatkannya kembali.
“ jangan sebut dia ayah ku, aku tidak mengenalnya “
“ apakah kau tidak ingin berdamai dengannya, mungkin setelah ini dia akan menjadi menyayangi mu dan hidup mu akan bergelimang harta “
“ tidak, sampai kapan pun aku tidak akan pernah bisa memaafkannya. Lagi pula dia sudah memiliki dua orang anak jadi untuk apa aku kembali padanya “
Vanessa yang mendengar itu hanya bisa tersenyum, dia tahu bahwa sahabatnya sudah sangat membenci ayahnya sendiri.
“ Nessa, bagaimana jika kita pergi ke Negara A dan memulai hidup dengan damai di sana “ ucap Lukas.
Vanessa yang mendengar itu langsung terkejut, dia tidak tahu harus mengatakan apa lagi pada pria itu.
“ apakah kau tidak ingin pergi dengan ku, bagaimana pun kau sudah yatim piatu. Aku tidak ingin meninggalkan mu sendrian di Negara ini “
“ apakah kau yakin ingin pergi ke Negara itu, kita semua tahu bahwa Negara A sangat susah untuk di kunjungi “
“ aku yakin, aku sudah memiliki kakak perempuan di sana dan memiliki kartu namanya. Besok aku ingin kita pergi ke Negara itu “
“ baiklah, aku akan mengikuti kemana pun kau pergi “
Lukas yang mendengar ucapan sahabatnya menjadi tersenyum senang. Mereka sudah bersahabat sejak usia 10 tahu, Vanessa adalah sosok teman baik untuknya. Mereka saling membantu satu sama lain.
“ oke, sekarang kita harus mempersiapkan keberangkatan dan barang-barang kita. Ingat kita akan pergi besok pagi “
“ iya “
__ADS_1
Setelah itu, Vanessa langsung pulang dan mempersiapkan semua keperluan mereka. Lukas juga sudah mempersiapkan semuanya dan mengambil seluruh tabungannya untuk biaya perjalanannya dengan sang sahabat. Dia berharap di Negara A hidup mereka akan menjadi lebih baik.
“ tunggu aku kakak perempuan “ ucap Lukas tersenyum.