Istri Kecil Ku Yang Hebat

Istri Kecil Ku Yang Hebat
S2 Sean Violla


__ADS_3

Sesampainya di kediaman Alana, Violla langsung masuk dan menemui Alana yang sedang duduk di sofa bersama Devan dan Sean. Hari ini, Sean memang sengaja datang ke kediaman sang Bos setelah sarapan untuk melaporkan hasil penyelidikannya.


“Selamat pagi kak Ana, selamat pagi kakak ipar,” sapa Violla. Wanita juga memilih mengabaikan Sean.


“Selamat pagi Violla,” ucap Alana dan Devan bersamaan.


Sean yang melihat bahwa dirinya diabaikan memilih untuk diam, dia tidak berniat untuk mencari keributan dengan Violla yang sudah mempermalukannya di depan umum.


“Aku mendengar dari Mika bahwa semalam kau hampir dirampok. Apakah itu benar?”


Ketika Sean mendengar berita tidak terduga seperti itu, dia langsung menatap Violla dan mencari tahu apakah wanita itu baik-baik saja. Sejujurnya, Sean sedikit perduli pada Violla setelah mengetahui bagaimana kondisi wanita tersebut saat pertama kali mereka bertemu dan Negara S.


“Benar kak, tapi untungnya Mika datang tepat waktu sehingga mereka tidak berhasil.”


“Syukurlah, seharusnya kau membawa salah satu bodyguard ketika pergi ke luar.” Sejujurnya Alana sangat khawatir ketika mendengar berita tersebut dari Mika, namun dia tidak berusaha datang secara langsung untuk menjenguk Violla karena itu akan membuat wanita tersebut semakin terpuruk.


Sean menjadi lega ketika tahu bahwa Violla baik-baik saja, dia juga ikut bersyukur saat melihat bahwa Violla tidak mengalami trauma seperti di masa lalu.


“Aku melupakan itu kak. Oh ya, apakah aku boleh meminta bantuan dari kakak?”


“Apa itu?”


“Aku ingin belajar seni bela diri untuk menjaga diri ketika aku sendirian, jadi aku ingin kakak mengajari ku atau kakak bisa memberikan ku seorang guru pada ku.”


Saat Alana, Devan dan Sean mendengar perkataan Violla. Mereka langsung menatap wajah Violla untuk mencari tahu apakah wanita itu sedang berbohong atau tidak. Bagaimana pun semua orang tahu bahwa tubuh Violla tidak baru saja sembuh dan tidak pernah berlatih ilmu bela diri. Dia bahkan terkenal sangat manja serta di manjakan oleh Rafael.


“Apakah kau yakin?” tanya Alana pada akhirnya.


“Ya kak, aku mohon bantu aku untuk belajar ilmu bela diri.” Violla memberikan tatapan memohon pada Alana, hal itu membuat Alana tidak berdaya dan akhirnya memutuskan untuk meminta Sean yang notabennya sudah menjadi guru bela diri putranya mengambil posisi sebagai guru Violla juga.

__ADS_1


“Baiklah, aku akan meminta Sean menjadi guru mu. Bagaimana pun dia sudah menjadi guru untuk Al, jadi ku pikir dia juga cocok untuk mu.”


Ketika Sean dan Violla mendengar keputusan Alana, keduanya langsung memasang wajah tidak setuju dan itu membuat Alana menjadi penasaran. Sean yang masih belum bisa memaafkan Violla menjadi tidak setuju, bagaimana pun dia sudah di cap sebagai pria tidak baik oleh Violla di depan umum sehingga membuatnya di benci.


“Ada apa? Mengapa kalian terlihat tidak setuju satu sama lain,” ucap Alana penasaran.


“Tidak bisakah kakak mencarikan guru yang baik dan bertanggung jawab untuk ku, ” ucap Violla.


“Apa yang membuat mu terlihat tidak suka jika Sean menjadi guru mu?” tanya Alana.


“Itu karena aku tidak suka jika pria jahat sepertinya menjadi guru ku.”


Saat Sean mendengar perkataan Violla, dia langsung tersinggung dan menegur wanita itu di hadapan Alana. Sean juga masih sedikit kesal dengan kebodohan Violla.


“Nona, anda seharusnya mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu sebelum menghina seseorang,” ucap Sean tidak suka.


“Siapa yang kau sebut pengecut? Bukankah aku sudah mengatakan bahwa apa yang kau lihat belum tentu benar.”


Saat Alana dan Devan melihat bahwa keduanya bertengkar, Alana langsung bertanya apa penyebab dari pertengkaran mereka pada Sean.


“Apa yang telah terjadi pada kalian?”


“Bos, dia melihat kejadian saat wanita menjijikan itu memohon pada ku di mall saat aku sedang menjalankan misi ku. Dia juga menuduh serta mempermalukan ku di depan umum hanya karena dia tidak tahu kebenarannya.”


Ketika Alana mendengar perkataan Sean, dia akhirnya paham apa inti dari permasalahan yang sudah menimpa keduanya. Bagaimana pun Alana sudah tahu tentang wanita yang di juluki ‘menjijikan’ oleh Sean.


“Kak, dia pria yang buruk. Bagaimana bisa dia membiarkan seorang wanita menangis di depan umum, dia bahkan tidak memperdulikan penjelasan wanita itu. Aku benar-benar tidak ingin menjadi muridnya.” Violla yang tidak tahu tentang awal permasalahn Sean masih tetap menuduh Sean sebagai pria jahat.


“Apakah kau berfikir bahwa aku mau menjadi guru mu,” ucap Sean kesal.

__ADS_1


“Aku lebih tidak mau menjadi murid mu,” ucap Violla kesal.


Saat Alana dan Devan melihat bahwa pertengkaran keduanya, keduanya langsung tersenyum. Alana bahkan bisa melihat bahwa tidak ada dendam atau benci di mata keduanya. Sean dan Violla hanya bertengkar selayaknya sepasang kekasih yang salah paham.


“Baiklah, Violla. Sean bukan pria seperti itu, wanita yang semalam kau lihat di mall merupakan mantan kekasih Sean yang pernah mencampakannya beberapa bulan yang lalu karena berfikir bahwa Sean pria miskin. Jadi alasannya mengejar Sean kembali karena dia tahu bahwa Sean anggota dari Black Lion dan orang kepercayaan ku.”


Setelah Violla mendengar perkataan Alana, dia akhirnya tahu inti dari permasalahan Sean, wanit aitu bahkan merasa bersalah pada Sean karena sudah salah paham serta menuduhnya pria jahat.


“Sekarang, karena Violla sudah tahu kebenarannya. Maka kalian harus berbaikan dan Sean akan tetap menjadi guru untuk Violla. Apakah kalian berdua masih keberatan?” Entah mengapa, Alana menjadi sangat tertarik dan ingin tahu apakah keduanya bisa akrab dan memiliki hubungan lebih atau tidak. Bagaimana pun, di mata Alana, Sean merupakan pria baik begitu juga sebaliknya. Violla adalah wanita baik dan membutuhkan pria seperti Sean.


Ketika Sean dan Violla mendengar ucapan Alana, mereka menjadi sedikit keberatan namun tidak mencoba menolak karena takut membuat Alana sedih.


“Baik kak, aku akan menerimanya dan tolong maafkan aku guru. Aku salah karena langsung menuduh mu pria jahat tanpa mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu.” Violla tidak pernah malu untuk meminta maaf, jika dia tahu bahwa dirinya salah maka dia akan segera meminta maaf tanpa banyak drama.


Saat Sean mendengar permintaan maaf dan panggilan ‘guru’ dari Violla, dia menjadi cukup senang karena akhirnya wanita itu bersedia meminta maaf serta mengakuinya sebagai gurunya.


“Apakah kau masih belum memaafkannya Sean?” tanya Alana.


“Aku memaafkannya Bos, aku juga akan menerima posisi sebagai guru untuknya,” ucap Sean.


“Itu bagus, jadi mulai sekarang. Violla akan menjadi murid mu, kau bertanggung atas keselamatnnya.”


“Baik Bos,” ucap Sean patuh.


Violla yang melihat bahwa Sean telah menerimanya langsung merasa senang dan tidak sabar untuk memulai pelatihan mereka. Violla bahkan sudah membayangkan bagaimana hebatnya dia saat menguasai ilmu bela diri, namun sayangnya dia lupa bahwa pelatihan yang akan di ajarkan oleh Sean cukup keras untuk wanita sepertinya.


“Terima kasih guru,” ucap Violla antusias.


Sean yang mendengar sebutan ‘guru’ dari Violla tersenyum bangga, bagaimana pun panggilan’guru’ dari wanita cantik seperti Violla merupakan hal yang membanggakan bagi banyak pria termasuk Sean.

__ADS_1


__ADS_2